Sekretaris Daerah Kota Metro, Ir. Bangkit Haryo Utomo, mewakili Pjs. Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda, menyampaikan sambutan dalam Kunjungan Study Banding Paskibraka Kabupaten Bangka Barat 2024 di Kota Metro. Dalam sambutannya, Ir. Bangkit mengucapkan selamat datang kepada rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, seraya menyampaikan harapan atas terjalinnya silaturahmi yang lebih erat antar kedua daerah. “Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak-Ibu di Kota Metro, Bumi Sai Wawai yang sama-sama kita cintai ini. Semoga kunjungan ini membawa manfaat serta menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan,” ujarnya. Bangkit menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia menyebut bahwa para anggota Paskibraka harus memiliki akhlak yang baik, cerdasan dalam berpikir dan bertindak, serta fisik dan mental yang sehat. Harapannya, generasi muda mampu mengabdi dengan penuh semangat dan melakukan yang terbaik untuk negara, tanpa memandang perbedaan identitas, suku, maupun agama. “Kepada anak-anakku anggota Paskibraka, isi masa muda kalian dengan persiapan yang matang. Perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras adalah kunci untuk mencapai masa depan yang gemilang,” ungkapnya. Selain itu, kegiatan study banding ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat nilai-nilai nasionalisme generasi muda. “Kegiatan wawasan kebangsaan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme di kalangan generasi muda. Mari kita bersama-sama memaknai pentingnya memahami sejarah dan budaya bangsa kita,” timpalnya. Harapannya kegiatan ini bisa menjadi awal dari kerja sama erat antara Kota Metro dan Kabupaten Bangka Barat, khususnya dalam pengembangan program kepemudaan yang bermanfaat bagi generasi mendatang. Kegiatan ini menjadi momentum sakral dalam mempererat hubungan antar daerah dan memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, khususnya anggota Paskibraka, yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Soleh, memaparkan sekilas mengenai Kabupaten Bangka Barat dalam sambutannya, “Wilayah kami, Bangka Barat memiliki luas sekitar 250,8 km² dengan populasi 8.000 jiwa, dibentuk pada tahun 2003 melalui pemekaran wilayah Provinsi Bangka Belitung menjadi empat kabupaten baru. Daerah ini kaya akan sejarah, termasuk menjadi lokasi pembahasan perjanjian penting serta pengalihan ibu kota negara,” katanya. Soleh juga menambahkan, “Bangka Barat itu punya keunggulan dibandingkan daerah lain di Pulau Bangka, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam seperti timah dan potensi investasi. Kami berencana menjalin kerja sama dengan daerah lain untuk memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan stabilitas ekonomi,” imbuhnya Sebagai penutup, Soleh tidak lupa mengajak para hadirin agar apabila suatu saat menyempatkan mengunjungi wilayah Bangka Barat yang memiliki keunikan budaya dan sejarah yang beragam, serta fasilitas pendidikan yang cukup maju dengan menjelaskan aksesibilitas ke wilayah tersebut, baik melalui jalur udara maupun darat, untuk memudahkan pengunjung. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, Dra. Rosita, MM., memaparkan proses panjang dan detail dalam rekrutmen Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Metro tahun 2024. “Rekrutmen ini dimulai dengan kunjungan kelas pada tanggal 22 Januari hingga 5 Februari 2024, diikuti oleh 385 siswa dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kota Metro. Kami menerapkan kriteria tinggi badan minimal 170 cm untuk putra dan 165 cm untuk putri,” ungkapnya. Selanjutnya, dari 385 peserta awal, 280 siswa terpilih untuk mengikuti praseleksi pada 19 dan 20 Februari 2024 di Stadion Tenyosari. Praseleksi ini mencakup tes kesamaptaan, kesehatan, dan parade, dengan melibatkan tim penguji dari berbagai unsur, seperti TNI, Polri, dan Purna Paskibraka Indonesia. “Hasilnya, 106 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tingkat kota,” tambah Rosita. Setelah serangkaian tahapan seleksi yang ketat, terpilihlah 31 peserta terbaik yang terdiri dari 16 putra dan 15 putri. Mereka menjalani latihan intensif selama 10 minggu, mulai 9 Juni hingga 4 Agustus 2024, untuk mempersiapkan diri dalam pengibaran bendera pada Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 di Stadion Tejosari. “Kami harapkan dengan latihan ini, para peserta tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang tangguh,” tutur Rosita. (tm/rhm/sbl/ygy)
TPID Kota Metro diberikan Capacity Building
Pemerintah Kota Metro melalui Bagian Pemerintahan menyelenggarakan “Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Metro Tahun 2024” yang digelar di OR Setda Kota Metro, Selasa (23/10/2024). Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Metro sebagai narasumber, serta Forkopimda, OPD, dan perwakilan berbagai instansi terkait. Dalam sambutannya, Pjs. Wali Kota Metro, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Yerri Ehwan, M.T., menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis. “Capacity Building ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, wawasan, dan inovasi seluruh unsur tim pengendalian inflasi,” ujarnya. Yeri menambahkan bahwa Kota Metro selama ini berhasil menjaga inflasi dalam koridor yang ditetapkan pemerintah, bahkan mampu menunjukkan inflasi yang rendah dan stabil. Yeri juga mengungkapkan, “Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terus menciptakan kondisi yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian inflasi.” Sejak tahun 2020, inflasi tahunan Kota Metro tercatat sebesar 2,53 persen, meningkat menjadi 5,37 persen pada tahun 2022, namun kembali turun ke 3,05 persen pada 2023. Upaya untuk menjaga inflasi terkendali terus dilakukan, termasuk dengan menerapkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif. Dalam menghadapi tantangan inflasi, Yerri menyoroti pentingnya menjaga stabilitas pasokan pangan dan harga melalui kerjasama yang erat antara anggota TPID dan instansi terkait. “Kami meminta seluruh pihak untuk memperkuat upaya pengendalian inflasi, termasuk menjaga kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif kepada masyarakat,” tuturnya. Sebagai penutup, Yerri mengungkapkan harapan agar langkah-langkah konkret dapat dirumuskan untuk meningkatkan koordinasi antar instansi serta kebijakan yang efektif dalam menjaga stabilitas inflasi di Kota Metro dan diakhiri dengan pembukaan resmi kegiatan. Zurizal, Analis Kebijakan Ahli Madya yang mewakili Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, Rinvayanti, menyampaikan pentingnya pengendalian inflasi sebagai upaya menjaga kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa inflasi, yang merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum, berperan penting dalam menentukan kesejahteraan. “Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada September 2024, Lampung mencatat inflasi sebesar 0,05 persen month-to-month, dan secara tahunan mencapai 2,16 persen. Ini masih dalam target kendali inflasi tahun 2023 yang ditetapkan di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi landasan bagi pihak-pihak terkait untuk terus membangun semangat kebersamaan dalam mengendalikan inflasi di Provinsi Lampung. Zurizal juga menyoroti tantangan yang dihadapi akibat ketidakpastian ekonomi global, yang berimbas pada perekonomian nasional dan daerah. Sebagai respons, Provinsi Lampung terus mencari solusi efektif melalui strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif. Kehadiran narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Badan Pusat Statistik Kota Metro turut diharapkan memberikan masukan yang dapat diadopsi oleh Pemerintah Kota Metro untuk menjaga kestabilan harga. “Kami berharap pemerintah kota dapat mengadopsi masukan ini untuk mengendalikan inflasi, sehingga gejolak harga tidak berdampak negatif pada kesejahteraan masyarakat,” kata Zurizal. Zurizal juga mengingatkan kembali arahan Penjabat Gubernur Lampung yang disampaikan dalam High Level Meeting sebelumnya, yang menekankan perlunya langkah-langkah konkret dalam pengendalian inflasi. (bsr/ygy)
Pemkot Metro gelar bimtek aplikasi Srikandi
Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Pusarda) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penerapan Aplikasi Srikandi, yang berlangsung selama tiga hari mulai 21 hingga 23 Oktober 2024 di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Senin (21/10/2024). Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, Komaruddin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan arsip berbasis elektronik di lingkungan pemerintahan. “Aplikasi Srikandi hadir sebagai solusi untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang efisien, modern, dan berbasis teknologi informasi,” ungkapnya. Komaruddin menjelaskan bahwa penerapan aplikasi Srikandi didasarkan pada beberapa regulasi penting, seperti Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Selain itu, penerapan aplikasi ini juga didukung oleh sejumlah peraturan daerah, termasuk Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 2 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan kearsipan dan Peraturan Wali Kota Metro Nomor 3 Tahun 2019 tentang pengelolaan arsip dinamis. “Penerapan aplikasi ini melalui berbagai tahapan, mulai dari koordinasi antarorganisasi, pelatihan operator dan admin, hingga peluncuran resmi aplikasi Srikandi,” jelasnya. Asisten Wali Kota Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro, Yerri Ehwan menyatakan bahwa aplikasi Srikandi merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance) di Kota Metro. “Penerapan aplikasi Srikandi bukan hanya sekadar memenuhi amanat regulasi, tetapi juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian reformasi birokrasi di tingkat daerah,” katanya. Dirinya juga menekankan bahwa aplikasi ini akan mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik yang lebih efektif dan efisien. “Srikandi memungkinkan koordinasi yang lebih mudah, termasuk pengelolaan surat dan dokumen yang melibatkan lintas instansi, baik di tingkat lokal maupun vertikal ke provinsi,” tambahnya. Bimtek ini diikuti oleh 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Metro, dengan masing-masing OPD menugaskan admin untuk mengikuti pelatihan. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia, antara lain Ibu Sri Wulandari, S.ST.Ars., Arsiparis sekaligus Ketua Tim Penyelenggaraan Kearsipan Wilayah Barat II, dan Ibu Ufina S.Tr.Si., Arsiparis dari ANRI. Peserta diberikan pelatihan teknis menyeluruh, mulai dari pengoperasian aplikasi Srikandi hingga penerapan format dan tata cara pengelolaan arsip yang sesuai dengan ketentuan. Melalui sambutan tersebut, Yerri menjelaskan pentingnya penerapan standar pengelolaan arsip yang seragam, sesuai dengan Peraturan Wali Kota Metro Nomor 19 Tahun 2023 tentang tata naskah dinas. “Dengan adanya format dan tata cara yang telah diatur, mulai dari surat dinas, nota dinas, hingga surat perintah, diharapkan seluruh OPD dapat menerapkan pengelolaan arsip yang konsisten dan berkualitas,” selain itu, tata cara penulisan, termasuk pengaturan margin, jenis font, dan ukuran huruf juga dijelaskan secara rinci untuk memastikan keseragaman. Pemerintah Kota Metro berharap melalui Bimtek ini, kualitas penyelenggaraan kearsipan dapat terus ditingkatkan, mendukung kelancaran administrasi, dan memudahkan koordinasi antarinstansi. Aplikasi Srikandi diharapkan menjadi tonggak baru dalam transformasi digital kearsipan, memungkinkan akses dan pengelolaan dokumen yang lebih cepat dan terintegrasi. “Kami menargetkan seluruh OPD dapat segera mengimplementasikan aplikasi ini di lingkungan masing-masing, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan akuntabel,” pungkasnya. Kegiatan Bimtek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro Tahun 2024, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan publik di Kota Metro.(tm/rhm/ygy)
Komunitas Kendaraan Antik Metro Pameran dan Kopdar di MCH
Guna menjaga solidaritas antar sesama pecinta kendaraan antik. Sejumlah komunitas kendaraan antik, menggelar event bertajuk, Komunitas Metro Antique Classic (MAC) Kota metro Bersatu Jilid 1. Sejumlah komunitas berkolaborasi memamerkan koleksi barang antik yang dimiliki, antusiasme masyarakat dan para pecinta kendaraan antik memadati Metro Creative Hub (MCH), Sabtu (19/10/2024) malam. Meski sedikit gerimis para peserta tampak tetap semangat dalam mengikuti kegiatan dengan dimeriahkan oleh Band Band Lokal, kegiatan ini diikuti oleh 11 Komunitas barang antik yang ada di Kota Metro. Dalam Kesempatan ini Sekertaris Daerah Ir. Bangkit Haryo Utomo, yang juga pecinta kendaraan antik dalam sambutannya mengatakan acara ini bukan hanya menjadi ajang pameran barang-barang antik akan tetapi sebagai sarana untuk memperkuat ikatan antara masyarakat dan memperkenalkan kekayaan Budaya serta sejarah. “Setiap barang antik yang di pamerkan disini menyimpan cerita sejarah dan nilai nilai yang patut kita hargai dalam setiap detail kita bisa melihat refleksi dari kehidupan masyarakat jaman dahulu,” Katanya. Dirinya juga menyampaikan bahwa dulu ia juga merupakan penggemar barang antic yang mana diketahui pada saat itu dirinya mempunyai Mobil VW Kodok dan juga VW Combi. “Saya juga merupakan penggemar mobil antik yaitu VW saya sudah touring kemana mana naik mobil kesayangan saya saat itu, mempunyai barang antik menurut saya menjadi nilai tersendiri setiap detail dan juga penampilannya mengkisahkan sejarah,” Ujarnya. Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah untuk saling bersilaturahmi bertukar cerita dan menajdi pengalaman tersendiri. “Saya berharap acara ini dapat menjadi inspirasi dan membawa manfaat bagi kita semua, dan kedepan nya dapat lebih meriah lagi dari ini,” tambahnya. (bsr/ygy)
Pjs. Walikota Metro silaturahmi ke PWRI, pesankan jaga kondusifitas Pilkada
Pjs. Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda, mengadakan silaturahmi dengan jajaran DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Metro di Kantor DPC PWRI, Kamis (17/10/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pejabat penting lainnya, seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan Kepala Dinas Kominfo Kota Metro. Dimana Pertemuan tersebut bertujuan untuk mempererat kerja sama antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Kota Metro. Ketua PWRI, Muktaridi, dalam wawancaranya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pjs. Wali Kota dan para pejabat lainnya. “Alhamdulillah hari ini kita bisa melakukan silaturahmi ke PWRI. Ini merupakan bagian dari tugas Pjs. Wali Kota untuk memastikan pemerintahan di Kota Metro tetap berjalan dengan baik,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sinergi antara media dan Pemkot Metro sangat diperlukan untuk mempublikasikan kemajuan pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kami berharap PWRI bersama Pemkot Metro terus dapat berkolaborasi dalam memberitakan kemajuan yang ada,” lanjut Muktaridi. Disamping itu Pjs. Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda juga menyampaikan pesan kepada setiap aggota PWRI terkait suasana menjelang Pilkada. Ia menegaskan pentingnya menjaga kondusifitas dan mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh Bawaslu. “Untuk Pilkada, ini adalah hak kita masing-masing sebagai warga negara. Namun, kita harus tetap tegak lurus terhadap aturan dan tidak boleh menggunakan fasilitas di luar kewenangan kita,” jelasnya. Ia juga mengingatkan agar seluruh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Metro dapat mengikuti aturan yang berlaku demi terciptanya kompetisi yang sehat. Tak hanya itu Dirinya juga menegaskan komitmennya dalam menjaga netralitas ASN selama proses Pilkada berlangsung. “Netralitas ASN adalah nomor satu. ASN tidak boleh menggunakan sarana maupun kewenangannya untuk mempengaruhi hasil Pilkada. Kita harus memastikan ASN tetap berada dalam jalur yang benar sesuai dengan tugas yang diamanahkan oleh Pak Gubernur,” tegasnya. Lebih lanjut Descatama juga membahas terkait upaya peningkatan kompetensi dalam setiap Insan Pers, dirinya mendorong para jurnalis di Kota Metro untuk lebih aktif dalam mengikuti pelatihan dan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). “Saya sarankan untuk lebih banyak berdiskusi dengan Dinas Kominfo dan membangun ide-ide yang konstruktif. Dengan begitu, kemampuan dan kompetensi wartawan di Kota Metro akan terus berkembang,” katanya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemberitaan dan peran pers dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (bsr/rhma/ygy)
Pjs. Walikota Metro, Kapolres serta para Forkopimda Komitmen jaga Kondusifitas Pilkada
Demi jalannya Pilkada yang aman dan damai, Polres Kota Metro menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) berlokasi di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Kamis (17/10/2024). Kegiatan ini dihadiri, Pjs. Walikota Metro, Descatama Paksi Moeda serta para Forkopimda termasuk, Kapolres Metro, Ketua DPRD Metro, Dandim Metro, Ketua PN dan PA serta seluruh masyarakat. Kegiatan mengangkat tema “Penguatan Partisipasi Elemen Masyarakat di Kota Metro Guna Meningkatkan Komunikasi Antar Warga Menghadapi Pilkada 2024 Dalam Rangka Terciptanya Situasi Kamtibmas Yang Aman dan Kondusif.” Pjs. Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda, menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung setiap inisiatif yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada. Ia menekankan pentingnya upaya cooling system untuk mencegah potensi konflik yang mungkin muncul. Descatama juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai. “Melalui FGD ini, kami berharap dapat memperkuat komitmen semua pihak untuk menjaga Kota Metro tetap kondusif dan damai,” ungkapnya. Kapolres Metro, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.IK., M.IK, ikut memberikan pernyataan dalam acara tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. “Kita harus bersama-sama berkomitmen menjaga kondusifitas agar pelaksanaan Pilkada berlangsung aman dan lancar,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Heri juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga situasi Kamtibmas demi Pilkada yang damai. FGD ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda. Kegiatan ini bertujuan untuk mengelola dinamika sosial yang ada di tengah masyarakat agar tercipta suasana yang kondusif menjelang Pilkada. Heri menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi Kamtibmas. Ia mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap pelanggaran, termasuk praktik money politics, kepada Gakumdu sebagai pengawas pemilu. “Jangan biarkan berita yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan muncul di tengah masyarakat,” tegasnya. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga pemilu damai agar Kota Metro dapat menjadi lebih baik ke depannya. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret untuk memperkuat sinergi antar elemen masyarakat, sehingga Pilkada 2024 dapat berjalan dengan jujur, adil, dan transparan. Dengan demikian, Kota Metro akan mampu mewariskan budaya demokrasi yang sehat kepada generasi mendatang. (tm/ygy)
Kembali Berprestasi, Indeks Statistik Kota Metro Tahun 2024 Raih Predikat Baik
Pemerintah Kota Metro kembali menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil memperoleh nilai 2,67 yang menempatkannya dalam kategori “Baik” dalam Indeks Statistik Tahun 2024. Pencapaian ini membuahkan Piagam Penghargaan yang diberikan berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung. Prestasi membanggakan ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Subehi mewakili Pjs. Wali Kota Metro Descatama dalam acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Survei Ekonomi Pertanian (SEP) 2024 yang digelar di Swiss-Belhotel Bandar Lampung pada Rabu (16/10/2024). Kepala BPS Lampung, Atas Parlindungan Lubis, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi dan kontribusi Pemerintah Daerah dalam membangun sistem data statistik yang berkualitas. “Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif Pemerintah Daerah dalam Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yang berkualitas di Lampung,” ujar Atas Parlindungan Lubis. Proses penilaian dilakukan secara sistematis oleh BPS Provinsi Lampung melalui verifikasi dan validasi informasi terhadap hasil penilaian mandiri. Penilaian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan Statistik Sektoral. Atas Parlindungan Lubis juga berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para Wali Data yang ada di wilayah Provinsi Lampung untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan Satu Data Indonesia (SDI) sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019. Menurutnya, hal ini juga dapat mendukung pemerintahan dalam pengambilan kebijakan yang lebih baik pada segala bidang yang ada. “Dengan diberikannya penghargaan ini, kami berharap dapat mendorong semangat kolaborasi dan integritas dalam penyelenggaraan statistik sektoral di Daerah, demi pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan di masa mendatang,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Subehi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPS Provinsi Lampung. “Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan kualitas data statistik,” ungkap Subehi. Ia juga menekankan bahwa piagam penghargaan yang berhasil diraih Kota Metro dengan nilai 2,67 yang masuk dalam kategori baik akan menjadi motivasi untuk terus berupaya meningkatkan kualitas data statistik di Kota Metro. Tujuannya adalah agar data statistik yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh BPS Provinsi Lampung. Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kota Metro terhadap kualitas data statistik,” tegas Subehi. Subehi menyadari bahwa data statistik yang akurat dan berkualitas sangat penting dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. “Data yang valid dan reliable akan membantu pemerintah dalam menentukan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif serta menjadi fondasi yang kuat untuk pembangunan yang berkelanjutan,” terangnya. Dirinya juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bersama seluruh OPD di Kota Metro telah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data statistik di Kota Metro. “Upaya ini akan dilakukan melalui berbagai program dan kegiatan, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem data, dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder,” pungkas Subehi. Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi Pemerintah Kota Metro dalam membangun sistem data statistik yang akurat dan berkualitas. “Hal ini juga menjadi bukti bahwa Kota Metro memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung program Satu Data Indonesia (SDI) yang digagas oleh pemerintah pusat. Saya yakin, dengan data statistik yang berkualitas, Kota Metro dapat terus maju dan berkembang menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan, “ungkapnya. Untuk mendukung kualitas data statistik yang baik, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro juga akan terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BPS Kota Metro dan BPS Provinsi Lampung. (yl/bsr/ygy)
Pjs. Walikota Metro Terima Penghargaan dari Karang Taruna Nasional
Pjs. Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bulan Bhakti Karang Taruna Nasional sekaligus menerima penghargaan Satyalencana Aditya Karya Mahatya Yodha. Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Kepala Daerah yang dianggap peduli terhadap perkembangan dan kemajuan Karang Taruna di Daerahnya, dengan melakukan sinergi hingga pemberdayaan Karang Taruna di Daerahnya. Pjs. Walikota Metro hadir didampingi Ketua Karang Taruna Metro, Welly Adi Wantra, Sekretaris Karang Taruna Metro, Ferry Handono, dan jajaran pengurus Karang Taruna Metro. Penerimaan penghargaan ini dilakukan di Ballroom Hotel Mason Pine, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Selasa 15 Oktober 2024. Hadir pula, Wakil Presiden RI terpilih Gibran Rakabuming Raka, Ketua Karang Taruna Nasional, dan jajaran. Menurut Descatama, Pemerintah Kota Metro akan senantiasa mendukung kegiatan Karang Taruna. Ditambah lagi, saat ini kegiatan Karang Taruna Kota Metro, sangat kreatif dan inovatif, serta selalu mengikuti perkembangan zaman. “Terimakasih atas penghargaan yang diberikan ini, saya juga mengajak pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna untuk terus berinovasi dan berkontribusi mendukung kerja-kerja sehingga menciptakan pembangunan Kota Metro lebih yang baik kedepan,” kata Descatama. Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Dendi yang juga hadir mengaku bangga atas penghargaan bergengsi ini. Ia juga berterimakasih kepada kader Karang Taruna, yang senantiasa menjalankan program dan berkontribusi kepada pembangunan di daerah. Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Dr. H. Didik Mukrianto, SH., MH. menyebut agenda ini sebagai bagian dari penguatan semangat berkarya dan agenda pemberdayaan Karang Taruna secara nasional. “Usia 64 tahun usia yang sangat dewasa bagi sebuah organisasi untuk bisa bertahan di tengah-tengah dinamika dan keterbukaan. Kegiatan ini juga sebagai tonggak momentum penting untuk menjadi alat ukur bagi pencapaian kinerja Karang Taruna sebagai organisasi sosial,” tandasnya. (ygy)
Sekda Metro Pimpin Apel, tekankan nilai “BerAKHLAK”
Dalam upaya mewujudkan birokrasi yang lebih baik, Pemerintah Kota Metro memberikan penghargaan kepada pegawai yang telah berhasil mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN “BerAKHLAK”. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi 22 pegawai untuk terus meningkatkan kualitas kerja. Hal ini disampaikan Sekertaris Daerah Kota Metro, Ir. Bangkit Haryo Utomo, M.T. saat menjadi pembina apel pagi di halaman Pemerintah Daerah Kota Metro pada Senin, (14/10/2024) pagi Dalam amanatnya, Bangkit Haryo Utomo, menyampaikan ucapan selamat kepada tiga orang pegawai yang telah meraih penghargaan sebagai pegawai terbaik triwulan III tahun 2024. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja luar biasa yang telah ditunjukkan oleh para penerima penghargaan. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Metro untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Saya mewakili Pak Pjs. Walikota Metro Pemerintah menyampaikan ucapan Selamat Pegawai ASN dan Non ASN terbaik pada periode Juli sampai dengan September 2024 (Tri Wulan III) di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Metro saya berharap penghargaan ini menjadi contoh dan menambah semangat kerja seluruh pegawai di Sekretariat Daerah Kota Metro,” ujarnya. Pemerintah Kota Metro terus berupaya melakukan transformasi birokrasi yang signifikan. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ASN. Melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan, diharapkan ASN Kota Metro dapat meningkatkan kompetensi, dan integritas.lebih lanjut dirinya juga menyampaikan di era digitalisasi, kolaborasi dan inovasi menjadi kunci keberhasilan organisasi. Pemerintah Kota Metro mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik. “Dari segi SDM, ASN harus terus menambah pengetahuan, pengalaman, sikap mental dan integritas yang kuat. Dalam tata kelola, ASN harus sudah menerapkan sistem digitalisasi. Sedangkan di bidang organisasi harus mampu berkolaborasi dan berinovasi” paparnya. “ini merupakan bagian dari siklus manajemen yang tidak terlepas dari perubahan paradigma baru dalam manajemen pemerintahan dan pelaksanaannya penilaian setiap Tri Wulan,” katanya. “Para pegawai yang telah meraih penghargaan ini diharapkan dapat menjadi role model bagi seluruh ASN dan Non ASN lainnya. Keberhasilan mereka membuktikan bahwa dengan dedikasi, kompetensi, dan disiplin yang tinggi, setiap individu dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi organisasi dan masyarakat,” imbuhnya. Bangkit menyatakan bahwa acara pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi tahun ini telah berjalan dengan lancar dan sukses. Acara tersebut bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah menunjukkan kinerja terbaiknya sepanjang tahun 2024. (bsr/salwa/ygy)
Sekda Metro apresiasi Pendidikan Kecakapan Wirausaha
LKP I Tech Metro resmi menutup kegiatan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2024. Program ini didanai sepenuhnya oleh Direktorat Kursus Pelatihan, Dirjen Vokasi Kemendikbud RI. Sebanyak 40 peserta, yang terdiri dari 19 perempuan dan 21 laki-laki, ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Direktur I Tech Metro, Elda Susilowaty Tambara, mengungkapkan bahwa program ini ditujukan untuk anak-anak muda berusia 18-25 tahun yang tidak sedang bersekolah, baik di tingkat SMA maupun S1, serta belum memiliki pekerjaan. “Program PKW ini bertujuan untuk memberikan keterampilan berwirausaha kepada anak-anak muda, agar mereka mampu menciptakan lapangan kerja baru,” jelasnya di Aula Gedung I Tech setempat, Senin (14/10/2024). Yang menarik, dari 40 peserta yang mengikuti program ini, 21 di antaranya merupakan lulusan S1. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan kewirausahaan masih menjadi perhatian serius, bahkan di kalangan lulusan perguruan tinggi. “Mereka mungkin masih kesulitan mencari pekerjaan, sehingga memilih untuk mengikuti program ini dan berwirausaha,” tambah Elda. Lebih lanjut, Elda menjelaskan bahwa seluruh dana yang digunakan dalam program ini berasal dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Ia juga menekankan bahwa pendanaan ini didapatkan melalui proses pengajuan proposal yang ketat. “Kami setiap tahun berjuang untuk mendapatkan dana ini, bukan serta-merta diberikan tanpa usaha. Ini dilakukan agar anak-anak muda di Kota Metro dan sekitarnya, yang kurang mampu, dapat memperoleh pelatihan wirausaha,” kata Elda. Dari total 38 provinsi di Indonesia, hanya 24 yang mendapatkan program PKW ini, menjadikan Kota Metro salah satu kota yang terpilih. “Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami karena mampu mengelola dana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peserta,” ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menyampaikan apresiasinya kepada LKP I Tech Metro atas kontribusinya dalam mendukung program kewirausahaan di kota ini. Ia juga menekankan pentingnya pendataan jumlah lulusan SMA dan perguruan tinggi yang belum bekerja agar program pelatihan kewirausahaan dapat lebih terarah. “Program ini luar biasa karena dibiayai setiap tahun oleh Kemendikbud dan mampu menghasilkan wirausaha-wirausaha baru,” kata Sekda. Ia berharap program ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Metro. “Saya berterima kasih kepada I Tech Metro atas kontribusinya dalam membantu Pemerintah Kota Metro menciptakan masyarakat yang memiliki keterampilan dan kemandirian,” tutupnya. (tm/ygy)