0 Comments

Wali Kota Metro Pimpin Upacara HUT KORPRI ke-54, Tekankan Penguatan Integritas dan Transformasi ASN

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 yang digelar di Lapangan Samber, Senin (1/12/2025). Pada kesempatan tersebut, Wali Kota membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional yang menegaskan kembali peran KORPRI sebagai pilar pelayanan publik, penjaga persatuan, dan abdi negara. Dalam amanatnya, Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh anggota KORPRI yang selama 54 tahun tetap menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme. Ia menegaskan bahwa peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen ASN dalam menjaga kualitas pelayanan publik di seluruh Indonesia. Wali Kota juga mengulas sejarah lahirnya KORPRI yang dibentuk pada 29 November 1971 melalui Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971 oleh Presiden Soeharto. Menurutnya, perjalanan panjang organisasi ini menjadi bukti kuatnya konsistensi ASN dalam mengabdi kepada masyarakat. Adapun tema HUT KORPRI ke-54 tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”, dinilai mencerminkan tekad ASN untuk menjaga persatuan, memperkuat profesionalisme, dan menjadi motor penggerak birokrasi. Tema tersebut juga menegaskan KORPRI sebagai kekuatan moral dan pemersatu bangsa. Wali Kota menekankan pentingnya kesejahteraan ASN sebagai bagian dari penguatan organisasi, termasuk menjaga netralitas dan kemandirian KORPRI agar terhindar dari intervensi kepentingan politik. Ia menyebut netralitas sebagai fondasi utama dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan efektif. Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan era digital. ASN, katanya, harus mampu bekerja lebih cepat, inovatif, dan menjadi penggerak utama transformasi digital pemerintahan, termasuk memperkuat transparansi dan pelayanan publik berbasis teknologi. Bambang turut menyoroti penguatan kebijakan melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang menjadi landasan baru reformasi birokrasi. Penguatan regulasi tersebut dinilai penting untuk menjaga kode etik profesi dan meningkatkan standar pelayanan ASN di seluruh tingkat pemerintahan. Dalam sambutan yang dibacakannya, Ketua Umum KORPRI menegaskan peran strategis ASN sebagai perancang dan pelaksana kebijakan publik. Ia menyoroti peran penting ASN dalam mengelola anggaran negara, yakni Rp3.600 triliun APBN dan Rp1.300 triliun APBD, sehingga dituntut fokus dalam mewujudkan capaian pembangunan nasional. Menjelang akhir upacara, Wali Kota mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil sikap Korpri Siaga sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi tantangan tahun 2025 dan memasuki tahun 2026. Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI turut ditegaskan, mulai dari memperkuat persatuan, menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, hingga mengawal reformasi birokrasi dan menjaga nama baik organisasi. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi ASN dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, mencegah kebocoran anggaran, serta membantu penyelesaian isu-isu strategis seperti kemiskinan dan pelayanan dasar masyarakat. Di akhir sambutannya, Wali Kota menyampaikan harapan agar semangat pengabdian ASN terus menyala demi terwujudnya Indonesia Maju 2045. Ia menutup dengan ucapan selamat HUT ke-54 KORPRI dan mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga soliditas, integritas, pdan profesionalisme. “Selamat HUT ke-54 KORPRI Tahun 2025. Dengan semangat bersatu dan berdaulat, KORPRI teguh berintegritas dan profesionalisme menuju Indonesia Maju 2045. KORPRI setia hingga akhir,” tutupnya. (yd/rm/ygg)

0 Comments

Milad Muhammadiyah ke-133 ini pesan Wali Kota Metro, H. Bambang

Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 yang diselenggarakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Metro, Minggu (30/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Metro dan Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, sosial, dan pembangunan masyarakat. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Metro, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro, organisasi otonom Muhammadiyah, para dosen, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya. Tema Milad Muhammadiyah tahun ini menekankan peran organisasi dalam memajukan peradaban dan meneguhkan komitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi atas kiprah Muhammadiyah yang selama lebih dari satu abad konsisten hadir dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan pelayanan sosial yang luas kepada masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro akan terus mendukung program dan gerakan Muhammadiyah, khususnya di sektor pendidikan yang menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah. “Muhammadiyah telah memberikan kontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia di Kota Metro. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Wali Kota. Kegiatan resepsi milad turut diisi dengan pemaparan tausiah, penyerahan penghargaan, serta berbagai penampilan seni budaya dari mahasiswa. Suasana acara berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat keislaman yang moderat, sesuai dengan karakter persyarikatan Muhammadiyah. Universitas Muhammadiyah Metro sebagai tuan rumah juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi institusi pendidikan yang unggul dan berperan aktif dalam pengembangan mutu pendidikan di Kota Metro. Pemerintah Kota Metro berharap momentum Milad Muhammadiyah ke-113 dapat memperkuat kolaborasi strategis antara Pemkot, kampus, dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan Metro sebagai kota pendidikan yang maju, religius, dan berbudaya. (Dns/Yd/Mdn/Ys)

0 Comments

Metro kembali raih Penghargaan Swasti Saba Padapa, penghargaan dalam pengelolaan sanitasi penduduk

Dalam kolaborasi antara Kementerian PMK, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan, Kota Metro diberikan penghargaan Swasti Saba Padapa. Penghargaan ini, atas upaya daerah, provinsi, kabupaten atau kota yang mampu menerapkan sanitasi yang sehat di setiap rumah rumah penduduk. Daerah yang berhasil menerapkan STBM atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) disebut Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dengan mencapai pilar-pilar STBM. Hal ini juga tertuang dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 dan 1138/MENKES/PB/VIII/2005 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat. Sebelumnya dilaksanakan penilaian kinerja implementasi KKS dan STBM Tahun 2025 melalui proses verifikasi pelaksanaan KKS dan STBM Tahun 2025 oleh Tim Verifikasi Tingkat Pusat. Penghargaan ini juga sesuai eputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1125/2025 tanggal 14 November 2025 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Kesehatan NomorHK.01.07/MENKES/922/2025 tanggal 15 September 2025 tentang Penganugerahan TandaPenghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Tahun 2025. Terdapat 3 kategori, dalam Penghargaan ini yaitu Swasti Saba Wistara, Swasti Saba Wiwerda, Swasti Saba Padapa. Dengan rincian penerima sebagai berikut: Gubernur1. Aceh;2. Bali;3. D.I. Yogyakarta;4. Jawa Barat;5. Jawa Tengah;6. Jawa Timur;7. Sulawesi Selatan; dan8. Sumatera Barat; Bupati / Wali Kota1. Kabupaten Banyumas;2. Kabupaten Banyuwangi;3. Kabupaten Bireuen;4. Kabupaten Boyolali;5. Kabupaten Gunungkidul;6. Kabupaten Jember;7. Kabupaten Lumajang;8. Kabupaten Luwu;9. Kabupaten Pangkajene Kepulauan;10. Kabupaten Poso11. Kabupaten Purwakarta12. Kabupaten Sidoarjo;13. Kabupaten Sragen;14. Kabupaten Tana Toraja;15. Kabupaten Wajo;16. Kota Banjarbaru;17. Kota Bontang;18. Kota Denpasar;19. Kota Jambi;20. Kota Jayapura;21. Kota Langsa;22. Kota Palembang;23. Kota Probolinggo;24. Kota Surabaya;25. Kota Tasikmalaya.26. Kabupaten Aceh Barat Daya27. Kabupaten Aceh Besar28. Kabupaten Aceh Sumeulue29. Kabupaten Aceh Tenggara30. Kabupaten Aceh Timur31. Kabupaten Aceh Utara32. Kabupaten Nagan Raya33. Kabupaten Pidie34. Kabupaten Pidie Jaya35. Kabupaten Singkil36. Kota Sabulussalam37. Kabupaten Dharmasraya38. Kabupaten Limapuluh Kota39. Kabupaten Sijunjung40. Kabupaten Solok Selatan41. Kabupaten Tanah Datar42. Kota Bukittinggi43. Kota Padang Panjang44. Kota Payakumbuh45. Kabupaten Deli Serdang46. Kota Medan47. Kota Batam48. Kabupaten Belitung Timur49. Kota Sungai Penuh50. Kabupaten Rejang Lebong51. Kota Metro52. Kabupaten Muara Enim53. Kabupaten Musi Banyuasin54. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur55. Kota Cilegon56. Kota Tangerang57. Kota Tangerang Selatan58. Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta;59. Kota Administrasi Jakarta Pusat, DKI Jakarta;60.Kota Administrasi Jakarta Utara, DKI Jakarta;61. Kabupaten Bandung62. Kabupaten Bandungg63. Kabupaten Bekasi64. Kabupaten Bogor65. Kabupaten Cianjur66. Kabupaten Ciamis67. Kabupaten Majalengka68. Kabupaten Pangandaran69. Kabupaten Subang70. Kabupaten Sumedang,71. Kabupaten Tasikmalay;72. Kota Bandung,73. Kota Bekasi,74. Kota Bogor,75. Kota Banjar, ;76. Kota Cimahi,77. Kota Cirebon78. Kota Depok,79. Kota Sukabumi,80. Kabupaten Banjarnegara,81. Kabupaten Blora,82. Kabupaten Cilacap,83. Kabupaten Demak84. Kabupaten Grobogan,85. Kabupaten Jepara, 86. Kabupaten Kebumen,;87. Kabupaten Kendal, ;88. Kabupaten Klaten, ;89. Kabupaten Kudus, ;90. Kabupaten Magelang,91. Kabupaten Pati, ;92. Kabupaten Pekalongan,;93. Kabupaten Pemalang,94.Kabupaten Purbalingga,95. Kabupaten Rembang,96. Kabupaten Semarang97. Kabupaten Sukoharjo, ;98. Kabupaten Tegal, ;99. Kabupaten Temanggung, ;100. Kota Magelang, ;101. Kota Salatiga,102. Kota Semarang, ;103. Kota Surakarta, ;104. Kota Tegal,105. Kabupaten Bantul,106.Kabupaten Kulon Progo,107. Kabupaten Sleman,108. Kota Yogyakarta, ;109. Kabupaten Bangkalan, ;110. Kabupaten Blitar, ;111 Kabupaten Bojonegoro, ;112. Kabupaten Bondowoso,113. Kabupaten Gresik, ;114. Kabupaten Kediri, Jawa Timur;115. Kabupaten Lamongan,116. Kabupaten Magetan,117. Kabupaten Malang, 118. Kabupaten Mojokerto,119. Kabupaten Nganjuk, ;120. Kabupaten Pacitan,121. Kabupaten Pamekasan, ;122. Kabupaten Ponorogo; ;123. Kabupaten Probolinggo,124. Kabupaten Sampang,;125. Kabupaten Situbondo, ;126. Kabupaten Sumenep, ;127 Kabupaten Tuban, ;128.Kabupaten Tulungagung, ;129. Kabupaten Trenggalek, ;130. Kota Batu, ;131. Kota Kediri, ;132. Kota Madiun, ;133. Kota Malang, ;134. Kota Mojokerto, ;135. Kota Pasuruan,136. Kabupaten Badung, ;137. Kabupaten Bangli,138. Kabupaten Gianyar ;139. Kabupaten Jembrana,140. Kabupaten Tabanan141. Kabupaten Sumbawa Barat,141. Kabupaten Tana Tidung,143. Kota Banjarmasin,144. Kabupaten Berau,145. Kota Balikpapan,146. Kota Samarinda,147. Kabupaten Kepulauan Sangihe,148. Kota Gorontalo,149. Kabupaten Morowali,150. Kota Palu,151. Kabupaten Barru,152. Kabupaten Bone,153. Kabupaten Bulukumba, 154. Kabupaten Gowa,;155. Kabupaten Jeneponto,156. Kabupaten Kolaka,157. Kabupaten Luwu Timur,158. Kabupaten Sidenreng Rappang, ;159. Kabupaten Sinjai,160. Kabupaten Soppeng,161. Kota Parepare,162. Kabupaten Pinrang,163. Kabupaten Maros, ;164. Kabupaten Takalar, ;165. Kabupaten Toraja Utara, ;166. Kota Makassar167. Kabupaten Buton, ;168. Kota Baubau169. Kota Kendari170. Kota Ternate.

0 Comments

Pemkot Metro sukseskan Muskomwil II APEKSI upaya tingkatkan kolaborasi antar daerah

Wali Kota Metro dan jajaran Pemerintahan Kota Metro, turut menyukseskan Musyawarah Komisariat Wilayah (MUSKOMWIL) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 se-Sumbagsel yang menempatkan Kota Jambi sebagai tuan rumah. Setelah resmi dibuka oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Pembukaan kegiatan berlangsung pada Kamis siang (27/11/2025) di Ballroom Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi. Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kota Yang Maju dan Bahagia Masyarakatnya” Kegiatan ini dihadiri para Kepala Daerah anggota Komisariat Wilayah (Komwil) II. Di kesempatan ini hadir pula, Sekretaris Dewan Pengurus yang juga Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam yang mewakili Ketua Umum APEKSI Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya Muskomwil II APEKSI ini untuk menguatkan kolaborasi antar daerah. Ditengah menghadapi tantangan kedepan yang luar biasa, salah satunya adalah penurunan transfer pusat ke daerah. “Pulau Sumatera ini adalah penyumbang terbesar dibidang pertanian, oleh karena itu mari kita berkolaborasi dan bersaing untuk berlomba. Dalam hal memperbaiki daerah masing-masing diberbagai bidang agar Kota-Kota ini lebih baik dan menjadi besar, serta Mandiri,” tekannya. Ia juga mendorong Kota Jambi, sebagai Ibu Kota Provinsi, untuk terus tampil sebagai barometer pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Provinsi Jambi harus tercermin dari perkembangan yang terlihat langsung di Kota Jambi sebagai pusat pemerintahan dan layanan publik. “Maka melalui APEKSI ini, kita ingin menunjukkan bahwa kemajuan sebuah kota harus diwujudkan dengan cara saling menguatkan. Bukan saling menjatuhkan, tetapi bersaing secara sehat untuk mencapai sebuah kemajuan bersama,” ucapnya. Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana yang juga selaku Ketua Komwil II APEKSI menekankan bahwa kolaborasi merupakan hal terpenting dalam kemajuan sebuah daerah. Oleh karena itu, menjadi tuan rumah Muskomwil Sumbagsel adalah kehormatan bagi Pemerintah Kota Jambi. “Kota Jambi siap berkolaborasi dalam penguatan digitalisasi layanan, tata kelola pemerintahan, inovasi kebijakan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan Sumbagsel,” tekannya. la berharap, Muskomwil II APEKSI yang diikuti 10 Kota se Sumatera Bagian Selatan ini dapat menunjukkan rekomendasi untuk pusat yang ditandatangani bersama sebagai wujud kerja sama kolaboratif dengan saling mendukung. Karena menyelesaikan permasalahan tidak bisa secara sendiri. “Mudah-mudahan dengan terhubung nya tol Sumatera nantinya pertumbuhan ekonomi bisa meningkat secara bersama-sama,” pungkas Wali Kota Maulana. Dikesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pengurus yang juga Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam mengapresiasi penyambutan luar biasa yang dilakukan dalam Muskomwil II APEKSI. “Pastinya ini tidak lepas dari kolaborasi yang luar biasa antara pemimpin bersama jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Forkopimda hingga masyarakat,” ucapnya. Dia juga menyebutkan, tantangan yang tidak main-main menjelang penutup tahun 2025 ini. Diantaranya adalah, Advokasi Kebijakan dan Regulasi Kebijakan, serta bagaimana APEKSI selalu menampung aspirasi untuk disampaikan ke pengurus Pusat. Usai dibuka secara resmi oleh Gubernur Jambi Al Haris, Muskomwil II APEKSI 2025 dilanjutkan dengan Sidang Pleno yang membahas terkait dengan Program Kerja Komwil II Periode 2025-2028, Rekomendasi Komwil II Periode 2025-2028, Penentuan Tuan Rumah Penyelenggaraan Raker Komwil II Tahun 2026, serta Pengukuhan Ketua Komwil II APEKSI, yang diikuti para Kepala Daerah Komisariat Wilayah (Komwil) II. (bsr/yg)

0 Comments

Wali Kota Metro hadiri peresmian Taman Banjuran Budayo Jambi sebagai upaya pelestarian Cagar Budaya

Dalam rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II APEKSI Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi meresmikan “Taman Banjuran Budayo”, yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Remaja, sebagai upaya pelestarian nilai adat serta penguatan identitas budaya Melayu Jambi. Penetapan nama baru ini dinilai lebih representatif secara historis dan filosofis, selaras dengan kekayaan budaya lokal. Walikota Metro, Bambang Iman Santoso beserta istri turut hadir dalam Peresmian tersebut kegiatan ini sekaligus menandai pembukaan Festival Keris Siginjai dan Diberanda Kota, yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif, UMKM, serta komunitas seni. Festival yang diharapkan menjadi ruang ekspresi budaya, edukasi sejarah bagi generasi muda, sekaligus wadah pengembangan ekonomi kreatif lokal. Kegiatan ini digelar dalam rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II APEKSI, Kamis malam (27/11/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, bersama para Kepala Daerah peserta Muskomwil. Di tengah suasana yang hangat dan keakraban ini Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa penggantian nama taman telah melalui proses panjang, melibatkan tokoh adat dan tokoh masyarakat. Langkah ini juga sejalan dengan program unggulan Kota Jambi Bahagia, khususnya pilar “Bahagia Berbudaya”. “Peresmian Banjuran Budayo merupakan lembaran sejarah bagi Kota Jambi. Ini adalah penegasan identitas budaya yang telah mendapatkan legitimasi melalui keputusan resmi Pemkot Jambi dan rekomendasi Lembaga Adat Melayu Pesako Betuah,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa nama Banjuran Budayo memuat filosofi mendalam: sebidang tanah penghubung yang ditumbuhi tanaman bermanfaat — simbol ruang tumbuhnya kreativitas, kebudayaan, interaksi sosial, dan kebanggaan masyarakat lintas generasi. Dirinya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan kajian serta landasan filosofis dalam proses penetapan nama tersebut. Terkait Festival Keris Siginjai, dirinya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan budaya dan simbol marwah Tanah Pilih Pesako Betuah. “Keris Siginjai bukan hanya pusaka, tetapi penanda martabat dan pengingat bahwa masyarakat Jambi memiliki sejarah dan peradaban yang luhur,” ujarnya. Sementara itu, program di beranda kota ini hadir sebagai platform komunitas untuk menampilkan kreativitas, seni pertunjukan, literasi, UMKM, serta berbagai aktivitas inklusif anak muda. Konsep ini memberikan ruang terbuka bagi masyarakat untuk berkarya dan berbagi budaya. Berbagai rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari transformasi menuju Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera). Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Ketua Pelaksana, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan bahwa Festival Keris Siginjai dan Diberanda Kota digelar selama empat hari kedepan, hingga 30 November 2025. Ia menegaskan bahwa festival ini juga mendorong pembenahan dan optimalisasi potensi SDM, sejalan dengan kondisi Kota Jambi yang tidak memiliki sumber daya alam. “Kami berterima kasih kepada Wali Kota Jambi yang terus mendukung kreativitas anak-anak muda. Kegiatan ini menggabungkan tiga program prioritas: Ruang Milenial (Rumel), Kota Tangguh, dan BALIKAT,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi menyerahkan cinderamata kepada peserta Muskomwil II APEKSI. Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni yang mengangkat adat dan budaya Melayu Jambi. Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala daerah peserta Muskomwil II APEKSI, Deputi Kepala Bank Indonesia Provinsi Jambi Robby Fathir Nashary, unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekda Kota Jambi, serta jajaran Pemkot Jambi. (Bsr)

0 Comments

Kota Metro ikuti Muskomwil II APEKSI, bahas inovasi untuk kemajuan daerah

Setelah melalui sejumlah rangkaian agenda kegiatan, Musyawarah Komisariat Wilayah (MUSKOMWIL) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 se-Sumbagsel yang menempatkan Kota Jambi sebagai tuan rumah, resmi dibuka oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Pembukaan kegiatan berlangsung pada Kamis siang (27/11/2025) di Ballroom Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi. Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kota Yang Maju dan Bahagia Masyarakatnya” Kegiatan ini dihadiri para Kepala Daerah anggota Komisariat Wilayah (Komwil) II. Dikesempatan ini hadir pula, Sekretaris Dewan Pengurus yang juga Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam yang mewakili Ketua Umum APEKSI Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya Muskomwil II APEKSI ini untuk menguatkan kolaborasi antar daerah. Ditengah menghadapi tantangan kedepan yang luar biasa, salah satunya adalah penurunan transfer pusat ke daerah. “Pulau Sumatera ini adalah penyumbang terbesar dibidang pertanian, oleh karena itu mari kita berkolaborasi dan bersaing untuk berlomba. Dalam hal memperbaiki daerah masing-masing diberbagai bidang agar Kota-Kota ini lebih baik dan menjadi besar, serta Mandiri,” tekannya. Ia juga mendorong Kota Jambi, sebagai Ibu Kota Provinsi, untuk terus tampil sebagai barometer pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Provinsi Jambi harus tercermin dari perkembangan yang terlihat langsung di Kota Jambi sebagai pusat pemerintahan dan layanan publik. “Maka melalui APEKSI ini, kita ingin menunjukkan bahwa kemajuan sebuah kota harus diwujudkan dengan cara saling menguatkan. Bukan saling menjatuhkan, tetapi bersaing secara sehat untuk mencapai sebuah kemajuan bersama,” ucapnya. Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana yang juga selaku Ketua Komwil II APEKSI menekankan bahwa kolaborasi merupakan hal terpenting dalam kemajuan sebuah daerah. Oleh karena itu, menjadi tuan rumah Muskomwil Sumbagsel adalah kehormatan bagi Pemerintah Kota Jambi. “Kota Jambi siap berkolaborasi dalam penguatan digitalisasi layanan, tata kelola pemerintahan, inovasi kebijakan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan Sumbagsel,” tekannya. la berharap, Muskomwil II APEKSI yang diikuti 10 Kota se Sumatera Bagian Selatan ini dapat menunjukkan rekomendasi untuk pusat yang ditandatangani bersama sebagai wujud kerja sama kolaboratif dengan saling mendukung. Karena menyelesaikan permasalahan tidak bisa secara sendiri. “Mudah-mudahan dengan terhubung nya tol Sumatera nantinya pertumbuhan ekonomi bisa meningkat secara bersama-sama,” pungkas Wali Kota Maulana. Dikesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pengurus yang juga Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam mengapresiasi penyambutan luar biasa yang dilakukan dalam Muskomwil II APEKSI. “Pastinya ini tidak lepas dari kolaborasi yang luar biasa antara pemimpin bersama jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Forkopimda hingga masyarakat,” ucapnya. Dia juga menyebutkan, tantangan yang tidak main-main menjelang penutup tahun 2025 ini. Diantaranya adalah, Advokasi Kebijakan dan Regulasi Kebijakan, serta bagaimana APEKSI selalu menampung aspirasi untuk disampaikan ke pengurus Pusat. Usai dibuka secara resmi oleh Gubernur Jambi Al Haris, Muskomwil II APEKSI 2025 dilanjutkan dengan Sidang Pleno yang membahas terkait dengan Program Kerja Komwil II Periode 2025-2028, Rekomendasi Komwil II Periode 2025-2028, Penentuan Tuan Rumah Penyelenggaraan Raker Komwil II Tahun 2026, serta Pengukuhan Ketua Komwil II APEKSI, yang diikuti para Kepala Daerah Komisariat Wilayah (Komwil) II. (bsr/yg)

0 Comments

Wali Kota se Indonesia studi tiru IPAL di Kota Jambi, rangkaian Muskomwil II APEKSI 2025

Di hari kedua, pada rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, yang juga selaku Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) II memimpin langsung kegiatan visitasi lapangan yang di hadiri para peserta dari berbagai Kepala Daerah se-sumbagsel bersama pendamping. Visitasi atau kunjungan lapangan dilakukan di dua Lokasi. Yaitu, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpusat Sijenjang, dan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi, yang merupakan kompleks percandian Buddha-Hindu terluas di Asia Tenggara, Kamis (27/11/2025). Sebanyak 10 Wali Kota se-Sumbagsel mengikuti kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpusat Sijenjang, salah satu infrastruktur strategis milik Pemerintah Kota Jambi. Dengan melakukan peninjauan fasilitas utama, mulai dari sistem pretreatment, kolam aerasi, hingga unit pengolahan akhir. Dihari kedua, pada rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, yang juga selaku Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) II memimpin secara langsung kegiatan visitasi lapangan oleh para peserta yang terdiri dari Kepala Daerah bersama pendamping. Visitasi atau kunjungan lapangan dilakukan di dua Lokasi. Yaitu, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpusat Sijenjang, dan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi, yang merupakan kompleks percandian Buddha-Hindu terluas di Asia Tenggara, Kamis (27/11/2025). Sebanyak 10 Wali Kota se-Sumbagsel mengikuti kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpusat Sijenjang, salah satu infrastruktur strategis milik Pemerintah Kota Jambi. Dengan melakukan peninjauan fasilitas utama, mulai dari sistem pretreatment, kolam aerasi, hingga unit pengolahan akhir. Dalam kunjungan lapangan yang di pusatkan di candi Muaro Jambi tersebut, para kepala daerah yang hadir membahas sejumlah isu strategis, salah satunya mengenai potensi sejarah dan kebudayaan yang menghubungkan berbagai wilayah di kawasan Sumatera bagian selatan. “Dari diskusi yang kami bicarakan, ternyata kita semua adalah Bumi Sriwijaya. Ternyata setiap daerah memiliki jejak sejarah yang, jika dirangkai, membentuk satu kesatuan. Jadi kesimpulannya, kita semua adalah Bumi Sriwijaya yang memiliki peradaban tua dan unggul,” ungkapnya. Ia menekankan bahwa kesamaan sejarah yang dimiliki antar daerah di Sumatera Bagian Selatan menjadi modal penting untuk memperkuat kerja sama regional. Menurutnya, jejak sejarah yang saling terhubung itu harus diterjemahkan ke dalam komitmen pembangunan bersama, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah. “Ini menjadi landasan untuk kolaborasi yang akan kami bangun bersama para Wali Kota se-Sumatera Bagian Selatan dalam upaya mewujudkan kemajuan ekonomi regional,” tekannya. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda Muskomwil II yang tidak hanya membahas isu pemerintahan. Tetapi juga memperkenalkan potensi lokal Kota Jambi baik dari segi infrastruktur modern maupun kekayaan sejarah dan budaya. (bsr/dlbs)

0 Comments

Ketua TP PKK Metro jalin silaturahmi dengan Ketua TP PKK anggota Apeksi

Ketua TP-PKK Kota Metro, Ny. Eni Bambang, S.IP menghadiri Gala Dinner sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Tahun 2025 yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kota Maju dan Bahagia Masyarakatnya.” Acara berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Jambi pada Rabu, 26 November 2025, dan dihadiri oleh para wali kota serta delegasi pemerintah kota se-Komwil II Apeksi. Kegiatan Gala Dinner ini menjadi pembuka agenda Muskomwil II yang bertujuan memperkuat koordinasi dan kerja sama antarpemerintah kota. Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis pembangunan perkotaan dibahas, mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ekonomi daerah, transformasi digital, hingga upaya mewujudkan kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Wali Kota Jambi, Dr. Dr. H. Maulana, M.K.M selaku tuan rumah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menekankan bahwa kebersamaan antar kota merupakan modal penting dalam menghadapi dinamika pembangunan nasional yang terus berkembang. “Kami merasa bangga dapat menjadi tuan rumah Muskomwil II Apeksi 2025. Melalui forum ini, kita tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga membangun komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan kota yang lebih efektif dan adaptif,” Ujarnya “Tantangan global dan nasional menuntut pemerintah kota untuk saling mendukung dan memperkuat kerja sama. Dengan kolaborasi, kita dapat menciptakan kota yang lebih nyaman, modern, dan sejahtera bagi masyarakat,” tambah Wali Kota Jambi. Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan pengukuhan susunan pengurus Komisariat Wilayah II (Sumbagsel) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) periode 2025–2028. Pengurus baru ini resmi menggantikan kepemimpinan sebelumnya yang diemban oleh Wali Kota Bandar Lampung. Untuk periode 2025–2028, posisi Ketua Komisariat Wilayah II kini dipercayakan kepada Wali Kota Jambi. Sementara itu Ketua TP-PKK Kota Metro, Ny. Eni Bambang, S.IP dalam wawancaranya mengatakan, pentingnya kolaborasi lintas wilayah sebagai landasan mewujudkan pembangunan kota yang progresif. Ia menilai bahwa tantangan perkotaan semakin kompleks sehingga diperlukan kerja sama yang lebih erat antaranggota Apeksi. “Muskomwil Apeksi ini merupakan forum yang sangat strategis karena memberi ruang bagi kita untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi. Tentunya Kota-kota di Indonesia ini memiliki tantangan yang serupa, sehingga kolaborasi adalah jalan terbaik untuk mempercepat capaian pembangunan,” Katanya. “Dengan semangat kolaborasi dan bekerja sama antar Daerah, kita dapat mewujudkan kota yang maju serta menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat,” Kata Eny yang hangat disapa bunda Eny ini. Suasana Gala Dinner berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk menyamakan visi terkait arah pembangunan perkotaan, terutama dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi, tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, serta kebutuhan untuk menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pertumbuhan kota. Muskomwil II Apeksi 2025 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Dengan agenda kegiatan seperti Ladies Program, Festival Tugu Kreasi Siginjai, dan peresmian Banjuran Budaya (Banjuran Budayo) Kota Jambi yang terpusat di Taman Remaja, hingga penyusunan program kerja bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah. Dimana yang diharapkan dari hasil musyawarah ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah kota dalam menyusun kebijakan inovatif yang berpihak pada kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat. Dengan terselenggaranya Gala Dinner dan rangkaian Muskomwil II Apeksi 2025, pemerintah kota se-Komwil II diharapkan dapat memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas tata kelola, serta mempercepat tercapainya pembangunan perkotaan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebahagiaan warganya. (Bsr)

0 Comments

Wakil Wali Kota Metro apresiasi Peringatan Hari Guru Nasional 2025

Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 di Kota Metro berlangsung meriah melalui Festival Guru dan Murid yang digelar Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Kecamatan Metro Pusat. Acara yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” tersebut digelar di Lapangan Samber Park, Rabu 26/11/2025. Kegiatan ini menampilkan ragam kreativitas peserta didik dari SD se-Kota Metro, mulai dari kerajinan tangan, tarian seni budaya, hingga berbagai kreasi inovatif. Guru-guru dari Metro Pusat juga memamerkan karya ilmiah sebagai bentuk peningkatan kompetensi dan profesionalisme. Acara dihadiri kepala sekolah SD se-Metro, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro. Wakil Wali Kota Metro, Muhammad Rafieq Adi Pradana, memberikan sambutan pada kesempatan tersebut. Ia hadir mewakili Wali Kota yang berhalangan karena sedang bertugas di luar kota. Turut mendampingi, Kepala Dinas Pendidikan, Kapolsek Metro Pusat, Ketua Dewan Pendidikan Kota Metro, serta pengurus PGRI Kota Metro. Dalam sambutannya, Rafieq mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Metro. Ia menegaskan pentingnya menjaga kesejahteraan guru, sekaligus memastikan pengelolaan anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBD dapat memberikan manfaat optimal. “Pendidikan adalah produk utama kita, dan guru-gurunya adalah kunci utama. Tolong berikan kesejahteraan yang baik kepada mereka, tidak hanya dalam ekonomi, tetapi juga dalam lingkungan dan sarana prasarana,” ujar Rafieq. Selain itu, Rafieq menekankan perlunya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi guru. Ia mengimbau seluruh pihak untuk menghormati peran guru dan menghindari segala bentuk tekanan yang dapat menghambat kinerja mereka. Usai sambutan Wakil Wali Kota, Ketua K3SD Metro Pusat, Sumarni, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah yang berpartisipasi dan kepada para donatur yang mendukung terselenggaranya acara. Ia menilai festival ini menjadi bukti kepedulian Kota Metro terhadap kemajuan peserta didik dan dunia pendidikan. “Untuk menunjukkan wajah Kota Metro yang hadir dan nyata, yang melahirkan murid cerdas dan berprestasi. Hari Guru bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi lebih dari itu,” ujar Sumarni yang juga Kepala SDN 01 Metro Pusat. Festival Guru dan Murid kemudian ditutup dengan berbagai penampilan siswa yang memukau para tamu undangan, sekaligus memperlihatkan semangat kolaborasi antara guru dan peserta didik di Kota Metro. (Dns/Ys)

0 Comments

Ratusan warga antusias ikuti pasar murah, ini kata Wakil Wali Kota

Ratusan warga Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, sejak Selasa pagi memadati area Operasi Pasar dan Pasar Murah yang telah dibuka sejak pukul 07.00 WIB. Mereka rela mengantre panjang demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) saat harga komoditas biasanya melonjak. Seiring matahari meninggi, antrean justru semakin memanjang. Ibu rumah tangga, buruh harian, hingga pedagang kecil terlihat memenuhi lapangan sambil membawa kantong belanja. Banyak dari mereka berharap bisa mendapatkan paket sembako yang dijual lebih terjangkau berkat subsidi pemerintah. Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, turun langsung ke lokasi untuk memimpin jalannya operasi pasar. Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar komoditas telah hampir habis sebelum pukul 09.00 WIB. “Alhamdulillah semua berjalan lancar. Sebelum jam sembilan sebagian besar sembakonya sudah hampir habis. Barang-barang Alhamdulillah hampir semuanya laku,” kata Rafieq. Ia memastikan pemerintah akan terus menggelar operasi pasar murah demi menjaga daya beli masyarakat, sekaligus menekan potensi kenaikan harga menjelang akhir tahun. Pemkot Metro juga berencana melakukan sidak ke sejumlah pasar dan distributor untuk memastikan stabilitas harga. “Kita juga akan melakukan sidak guna memastikan harga komoditas tetap terjaga,” tegasnya. Harga Komoditas Bersubsidi Berdasarkan daftar harga resmi di lokasi, berikut komoditas yang dijual dalam operasi pasar murah: Minyak goreng: Rp13.000 Tepung terigu: Rp6.000 Gula pasir: Rp13.000 Telur ayam: Rp23.500/kg Bawang merah: Rp15.000/½ kg Bawang putih: Rp11.000/½ kg Cabai merah: Rp26.000/½ kg Cabai rawit: Rp11.000/½ kg Tepung sagu: Rp7.000/1 kg Susu: Rp12.000 Beras premium: Rp57.000 per karung Harga tersebut berada jauh di bawah harga pasar, sehingga disambut antusias warga yang hadir sejak pagi. Rafieq menambahkan bahwa bagi warga yang belum sempat mendapatkan sembako murah hari ini, pemerintah masih menyiapkan beberapa lokasi operasi pasar berikutnya. “Silakan ikuti informasi resmi pemerintah. Dimanapun pelaksanaannya, masyarakat dipersilakan hadir. Ini untuk warga Metro, dan kami ingin manfaatnya dirasakan seluas mungkin,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Syachri Ramadhan, mengungkapkan bahwa operasi pasar murah merupakan agenda rutin tahunan dan sepanjang 2025 telah dilaksanakan beberapa kali. Dua kegiatan lagi dijadwalkan digelar hingga Desember mendatang. “Rencananya operasi pasar berikutnya akan dilaksanakan di Metro Timur dan Metro Pusat. Karena ini program rutin, kami hanya tinggal melakukan koordinasi dengan distributor dan Bulog,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa sasaran utama program ini adalah warga Kota Metro, mengingat kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menekan inflasi daerah. Di tengah antrean panjang, banyak warga mengaku sangat terbantu dengan harga yang diberikan. “Alhamdulillah bawa uang seratus ribu, dapatnya sudah banyak. Bisa untuk kebutuhan dua minggu. Terima kasih Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota,” ujar Sarinah (63), warga Kelurahan Mulyojati. Dengan dua agenda operasi pasar berikutnya, Pemerintah Kota Metro berharap semakin banyak masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali menjelang akhir tahun. (Dns/Mdn/Ys)