Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, bersama Wakil Walikota Rafieq Adi Pradana, menghadiri kegiatan pemeriksaan kelengkapan dan kelayakan Kendaraan Dinas (Randis) yang digunakan sebagai kendaraan operasional OPD se Kota Metro. Pada acara yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah, Selasa(05/03/2025) ada sebanyak 202 unit kendaraan yang terdata, sedangkan kendaraan dinas yang hadir di lokasi 138 unit, untuk kendaraan yang tidak dikumpulkan di lapangan sedang digunakan sesuai dengan kebutuhan supaya tidak menghambat kepentingan masyarakat maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam memastikan aset pemerintah digunakan sesuai aturan serta untuk meningkatkan transparansi dan efisisiensi pengelolaan kendaraan dinas demi mewujudkan pelayanan pemerintahan yang baik. Selain memastikan pelayanan, kegiatan ini juga mengecek surat menyurat serta pajak kendaraan. Walikota Metro Bambang Iman Santoso dalam wawancaranya pagi ini juga menyebutkan kegiatan ini juga sebagai contoh yang baik kepada masyarakat, bahwasannya setiap tahunnya masyarakat harus patuh membayarkan pajak kendaraannya masing-masing. “Siapapun yang memiliki kendaraan setiap tahunnya harus membayar pajak, itu kaitannya dengan masalah kendaraan dinas yang mati pajak,” ujarnya saat sesi wawancara. Di kesempatan yang sama Bambang Iman Santoso juga memberikan himbauan bahwasannya apabila ada hal-hal yang menyalahi aturan, masyarakat boleh saja melaporkan hal tersebut supaya menjadi perhatian bersama bahwa kendaraan dinas merupakan bagian dari sebuah penghormatan pemerintah daerah untuk merawat dengan baik kendaraan yang dipinjamkan dan tidak menyalah gunakan untuk kepentingan pribadi. “Karena kendaraan sudah dikasih tidak membeli harusnya dirawat dan dijaga dengan baik,” ucapnya. Sementara itu, Wakil Walikota Rafieq Adi Pradana menegaskan kendaraan dinas bukan bersifat dipinjam untuk dipakai pribadi tetapi sebagai penyelenggaraan pemerintahan. “Mohon jaga nama baik pemerintah daerah Kota Metro, karena kendaraan yang dipakai itu juga melambangkan nama baik Kota Metro,” tutupnya. (basir/rani/berlian/den)
Pastikan pelayanan pemerintahan lancar, Walikota cek kelengkapan dan kelayakan randis
Rakor Bulanan, Bambang-Rafieq sampaikan hal ini…
Pemerintah Kota Metro menggelar rapat koordinasi bulanan yang dipimpin oleh Wali Kota, Bambang Iman Santoso dan Wakil Wali Kota, Rafieq Adi Pradana di Aula Pemkot Metro, Selasa (04/03/2025). Rapat ini dihadiri oleh seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta perwakilan instansi vertikal untuk membahas evaluasi program kerja strategi peningkatan pelayanan masyarakat serta kebijakan efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Dalam sambutannya, Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa rakor perdana ini lebih difokuskan pada silaturahmi awal. Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama Wakil Walikota baru saja dilantik oleh Presiden RI pada 20 Februari lalu. Kendati demikian, ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan maksimal lagi. “Kami berdua baru saja dilantik pada 20 Februari oleh Presiden RI, dan seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, pelaksanaan pelantikan Kepala Daerah tahun ini memiliki nuansa yang sangat berbeda. Biasanya, pelantikan dilakukan di daerah masing-masing, namun kali ini dilakukan secara serentak. Ini merupakan sejarah baru dan pertama kali terjadi di Indonesia,” ujar Bambang. Wali Kota juga menekankan kepada seluruh OPD terkait agar segera menangani berbagai infrastruktur yang perlu direvitalisasi. Beberapa di antaranya meliputi perbaikan jalan rusak di beberapa titik, perbaikan TPAS Karang Rejo, upaya pencegahan bencana banjir, peningkatan fasilitas umum lalu lintas, serta peningkatan pelayanan kesehatan. Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana,dalam paparannya menyampaikan bahwa Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan kerja tahun ini, terutama terkait efisiensi anggaran. Menurutnya, pemerintah harus menerapkan kebijakan efisiensi belanja negara dengan tujuan mencegah pemborosan dan memastikan alokasi anggaran dilakukan secara tepat. Ia juga menekankan bahwa efisiensi bukan sekadar pengurangan anggaran, melainkan menitikberatkan pada pelaksanaan kegiatan prioritas terlebih dahulu, kendati demikian ia meminta OPD memahami kebijakan ini dengan baik dan tidak serta-merta mengurangi anggaran tanpa pertimbangan matang. Dirinya juga meminta kepada seluruh kepala OPD agar mencari cara kreatif untuk menggunakan dana yang lebih sedikit tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Ia menekankan bahwa setiap OPD harus aktif dalam mengidentifikasi dan mengimplementasikan prinsip belanja yang efisien. Ia juga meyakini bahwa ilmu tentang efisiensi anggaran tidak terlalu sulit untuk dipelajari, baik secara formal maupun nonformal. Ke depan, manajemen efisiensi akan menjadi hal yang sangat penting dalam penerapan kebijakan di Kota Metro. Selain itu, ia menegaskan perlunya sinergi antar OPD dalam menjalankan kebijakan tersebut, karena terdapat banyak anggaran yang tidak bisa dikelola oleh satu pihak saja. Beberapa kegiatan kemungkinan melibatkan lintas OPD, sehingga koordinasi yang baik menjadi sangat diperlukan. “Saya yakin ilmu-ilmu ini tidak terlalu sulit untuk dipelajari, baik secara formal maupun nonformal. Ke depan, manajemen efisiensi ini akan menjadi sangat penting bagi kita semua dalam menjalankan kebijakan di Kota Metro. Selain itu, diperlukan sinergi antar OPD dalam menerapkan kebijakan ini, karena banyak anggaran yang tidak bisa dikelola oleh satu pihak saja. Beberapa kegiatan mungkin melibatkan lintas OPD, sehingga koordinasi yang baik sangat diperlukan,” tambahnya. Lebih lanjut, Rafieq menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran harus sesuai arahan pemerintah pusat. Ia berharap tidak ada permasalahan yang ditimbulkan karena adanya efisiensi anggaran. Untuk anggaran sosial menurutnya tidak perlu ada efisiensi, dan Dinas Sosial diminta tetap berkoordinasi dengan Sekretariat Daerah (Setda) dalam menjalankan kegiatan prioritas. Ia menuturkan, pemotongan anggaran lebih difokuskan pada perjalanan dinas sebesar 50 persen, acara seremonial, kajian, studi banding, seminar, serta publikasi. Ia juga meminta OPD untuk memperhatikan kegiatan yang bersifat seremonial agar disesuaikan dengan efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden. (tm/den)
Hadiri sidang paripurna DPRD Metro, Bambang-Rafieq komitmen bangun Bumi Sai Wawai
Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, bersama Wakil Walikota Dr. M. Rafieq Adi Pradana secara resmi menyampaikan sembilan program prioritas dalam rapat paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota setempat, Senin (3/3/2025). Dalam pidato perdananya, Bambang menegaskan berkomitmen untuk membangun Kota Metro atau Bumi Sai Wawai dengan mewujudkan visinya yaitu, Metro sebagai Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius. Dalam suasana penuh semangat di Gedung DPRD Kota Metro, Bambang mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang telah diberikan oleh masyarakat. Dan dirinya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam proses transisi kepemimpinan yang berlangsung kondusif. “Amanah ini adalah tanggungjawab besar yang akan kami jalankan. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif, legislatif, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat untuk bergandengan tangan membangun Metro yang lebih maju,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya penyelarasan program dengan RPJMD Kota Metro 2025-2029, RPJMD Provinsi Lampung, serta RPJMN Nasional. Hal ini dilakukan agar Metro tetap selaras dengan arah pembangunan daerah dan nasional. Bambang dan Rafieq juga menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang mendengar, berdiskusi, dan bekerja bersama rakyat. Setiap program yang dijalankan akan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang terbuka, responsif, dan berpihak pada rakyat. Mari kita bersama-sama membangun Metro yang lebih baik,” tandasnya. Dengan semangat kebersamaan, rapat paripurna ini menjadi awal yang menjanjikan bagi kepemimpinan Bambang-Rafieq dalam mewujudkan Kota Metro yang cerdas, maju, dan berbudaya.Sembilan program prioritas tersebut ialah:1. Meningkatkan Mutu Pendidikan formal, informal, dan nonformal yang berkarakter.2. Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, dengan layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas.3. Meningkatkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akurat berbasis teknologi.4. Mengembangkan karakterliterasi seni budaya dan wisata, sebagai bagian dari identitas Kota Metro.5. Meningkatkan literasi keagamaan, agar nilai-nilai religius tetap menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.6. Meningkatkan tata kelola pemerintahan dan sarana- prasarana publik yang efisien dan transparan.7. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan penguatan sektor sosial dan ekonomi.8. Mengembangkan infrastruktur teknologi informasi, guna menjadikan Metro sebagai kota berbasis digital.9. Menata ruang, infrastruktur, dan lingkungan kota, dengan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan. (bgs/ygy)
Ajak sinergi bangun Metro, Bambang dan Rafieq kunjungi Kejaksaan Negeri Metro
Walikota Metro Bambang Iman Santoso dan Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana beserta jajarannya melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Kota Metro, Senin (03/03/2025). Kunjungan ini menjadi agenda terakhir dalam rangkaian kunjungan silaturahmi ke instansi penegak hukum di Kota Metro setelah sebelumnya mengunjungi Polres dan Dandim 0411/KM untuk memperkenalkan diri sebagai pemimpin baru Kota Metro dan membuka komunikasi awal dengan Kejaksaan Negeri Kota Metro untuk bersinergi bersama membangun Bumi Sai Wawai. Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal membangun sinergi dan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kota Metro dengan Kejaksaan Negeri Kota Metro, sekaligus sebagai langkah awal membangun komunikasi dan sinergi yang efektif. “Sebenarnya tidak ada yang spesial yang kami bicarakan pada hari ini, karena ini adalah merupakan kunjungan silaturahmi kami pertama setelah kami dilantik dengan Pak Wakil Walikota Metro,” terangnya. Walikota Metro menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Metro dengan Kejari dalam membangun fondasi kerjasama yang kuat antara Pemkot Metro dan Kejari sehingga kerjasama yang ada dapat terjalin erat dan berkelanjutan untuk mendukung terwujudnya visi dan misi pemerintahan. Dalam paparannya, Bambang juga menuturkan bahwa dirinya akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai sinergi dan kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota Metro dengan Kejaksaan Negeri di waktu mendatang. “Mungkin hal yang lain-lain untuk sinergi, kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota Metro, Kajari dan pemda nanti akan kita bicarakan lain waktu, di suasana yang berbeda, yang hari ini tentunya cukup dengan silaturahmi awal dulu,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Metro, Nurvita Kusumawardani, mengungkapkan rasa syukurnya atas kunjungan Walikota dan Wakil Walikota beserta jajarannya serta menyambut baik inisiatif tersebut sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi dan kerjasama yang solid dengan saling mendukung dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Metro. “Saya bersyukur sekali dikunjungi oleh Bapak Walikota dan Bapak Wakil Walikota Metro dan besar jajarannya yang intinya adalah bersilaturahim dan kita saling memperkenalkan diri,” ungkapnya. Sebagai Kajari Kota Metro, Nurvita juga menyampaikan kesiapan untuk mendukung penuh program-program Pemkot Metro yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan Kota Metro yang lebih baik. “Harapannya ke depan apa yang menjadi visi dan misi dari Bapak Walikota dan Wakil, visi dan misi dari Pemerintah Kota Metro ini dapat direalisasikan untuk membangun Kota Metro yang lebih baik lagi. Terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Metro dan menciptakan Kota Metro yang aman dan kondusif,” tutur Nurvita. (yl/dns/den)
Hari pertama ngantor, Walikota Metro minta ASN bekerja maksimal
Hari pertama bekerja sebagai Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dalam pernyataannya di kantor Pemkot Metro, ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja secara maksimal, dengan dedikasi penuh dan keikhlasan. Wali Kota Metro menyampaikan bahwa usai pelantikannya oleh Presiden Prabowo Subianto, dirinya bersama seluruh kepala daerah terpilih lainnya tidak langsung kembali ke daerah masing-masing. Mereka menjalani pembekalan selama satu pekan dalam program retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, sebuah tradisi baru yang diperkenalkan pada pemerintahan saat ini untuk memperkuat kepemimpinan kepala daerah. “Setelah kami pulang dan apa yang kami dapatkan dari satu minggu pembekalan saat retreat, yang kami pesankan hanyalah satu, kepada seluruh ASN, mari kita bekerja dengan sebaik-baiknya,” kata Bambang kepada awak media, Senin (3/3/2025). Ia juga menekankan pentingnya memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Metro. Dirinya mengaku telah siap melakukan sejumlah gebrakan untuk menunaikan janji politik saat kampanye. “InsyaAllah kami siap, apapun akan kami lakukan untuk menjalankan janji politik kami. Tidak ada janji muluk-muluk, tapi kami ingin merealisasikan hal yang paling dibutuhkan warga, yaitu memperbaiki jalan agar mulus dan memastikan penerangan kota lebih baik,” tegasnya. Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana turut menyampaikan rasa syukurnya atas hari pertama bertugas bersama Wali Kota Bambang. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja dengan maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Doakan kami berdua bisa bekerja dengan baik dan apapun yang kami lakukan semuanya demi kebaikan masyarakat Kota Metro,” ujar Rafieq. Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan kepada seluruh masyarakat Kota Metro. Dari pantauan media, ratusan ASN menyambut kepemimpinan baru dengan optimisme tinggi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Metro, Subehi menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh visi dan misi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru. “Kami merasa senang dan bangga dengan kehadiran pemimpin baru. Kami sebagai ASN akan mendukung sepenuhnya program kerja beliau, sehingga visi dan misi dapat terwujud di Kota Metro,” ungkap Subehi. Pemerintah Kota Metro di bawah kepemimpinan Bambang dan Rafieq memiliki sejumlah tantangan besar, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembenahan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi daerah. Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari ASN serta masyarakat, harapan besar bertumpu pada pemerintahan baru ini untuk membawa Kota Metro ke arah yang lebih baik. (bsr/ygy)
Ribuan warga padati rumdin, Bambang-Rafieq: kami langsung bekerja
Ribuan warga Kota Metro berbondong-bondong memenuhi rumah dinas (rumdin) Wali Kota pada Minggu (2/3/2025). Mereka hadir bukan sekadar untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama, tetapi juga untuk menyaksikan babak baru kepemimpinan H. Bambang Iman Santoso dan Dr. M. Rafieq Adi Pradana. Euforia dan harapan terpancar dari wajah-wajah mereka yang datang dengan antusias. Sejak sore, halaman rumah dinas telah dipenuhi warga dari berbagai kalangan. Ada ibu-ibu dengan anak-anaknya, pemuda yang penuh semangat, hingga para tokoh masyarakat yang ingin menyampaikan dukungan langsung. Acara ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi simbol bahwa perubahan yang dijanjikan dalam kampanye telah dimulai. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa ia dan wakilnya tidak ingin menunda-nunda pekerjaan. Bambang-Rafieq siap langsung bekerja mengabdikan diri kepada masyarakat Kota Metro. “Kami tidak ingin berlama-lama, kami ingin langsung bekerja untuk masyarakat sesuai dengan janji kampanye kami. Kami akan berupaya sebaik mungkin menghadirkan perubahan terbaik untuk Kota Metro ke depan,” tegasnya. Janji yang pernah disampaikan saat kampanye masih terpatri dalam ingatan warga, jalan yang bagus, lampu yang terang, ekonomi yang berkembang, dan masyarakat yang sejahtera. Dalam kesempatan ini, Bambang kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan itu semua. “Harapan kami tidak muluk-muluk, yang penting bisa kami buktikan dengan kerja nyata. Kami ingin Metro benar-benar menjadi kota dengan infrastruktur yang baik, pendidikan yang maju, dan ekonomi yang tumbuh,” ujarnya. Bambang juga menambahkan bahwa perubahan hanya bisa terjadi jika ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. “Kami ingin membangun Metro bersama-sama. Perubahan bukan hanya tanggung jawab kami berdua, tetapi juga seluruh warga Metro. Kami butuh dukungan dari semua pihak agar impian kita bisa terwujud,” bebernya. “Kami ingin menjadi pemimpin yang diharapkan oleh masyarakat. Bukan hanya hadir di saat kampanye, tetapi terus ada untuk masyarakat. Insya Allah, Metro akan menjadi kota yang lebih maju, lebih terang, dan lebih sejahtera untuk semua,” pungkasnya. Dari pantauan media, kehadiran ribuan warga dalam acara tersebut bukan sekadar bentuk dukungan, tetapi juga cerminan besarnya harapan masyarakat terhadap kepemimpinan baru di Metro. Salah satu warga, Siti Rahmah (47), mengungkapkan rasa optimisnya dengan kepemimpinan baru Kota Metro dibawah H. Bambang Iman Santoso dan Dr. M. Rafieq Adi Pradana. “Dulu jalan banyak yang rusak, lampu-lampu mati, dan ekonomi susah. Tapi saya percaya, di tangan Pak Bambang dan Pak Rafieq, Metro bisa berubah. Apalagi mereka langsung kerja, nggak banyak janji kosong,” cetusnya. Sementara itu, A’am Arisandi (47), seorang warga Metro Pusat yang hadir dalam silaturahmi tersebut berharap kepemimpinan baru bisa membawa lebih banyak kesempatan bagi anak muda. “Anak muda di Metro butuh lapangan kerja, pelatihan, iklim berusaha dan ruang untuk berkembang. Mudah-mudahan ini bisa menjadi awal baru bagi generasi muda di Metro. Bambang-Rafieq adalah harapan kami,” harapnya. Menurut A’am, acara tersebut bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan momentum kebersamaan yang memperlihatkan bahwa Metro sedang memasuki era baru. “Ini adalah harapan, sebuah era di mana janji bukan sekadar kata-kata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata. Semoga Metro kedepannya benar-benar terasa lebih terang. Tidak hanya karena lampu-lampu yang menyala, tetapi juga karena harapan yang kini membara di hati setiap warganya,” tandasnya. (bsr/ygy)
Asisten II Kota Metro Buka FGD dan Business Matching P3DN
Pemerintah Kota Metro terus berkomitmen untuk mendorong optimalisasi penggunaan produk dalam negeri sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi lokal. Salah satu langkah konkret dalam upaya tersebut adalah melalui Forum Group Discussion (FGD) dan Business Matching Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), yang berlangsung di Lec Katikatama pada Rabu (26/02/2025). Acara ini secara resmi dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro, Yeri Ehwan, serta dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha lokal, serta mitra industri dan bisnis. Dalam sambutannya, Yeri Ehwan menegaskan bahwa P3DN bukan sekadar program administratif, tetapi merupakan langkah nyata dalam memperkuat industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Menurutnya, melalui forum ini, diharapkan dapat terjalin sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem bisnis yang lebih berdaya saing dan mandiri. “P3DN adalah komitmen bersama dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. Dengan meningkatkan penggunaan produk lokal, kita tidak hanya membantu pelaku usaha berkembang, tetapi juga memperkuat struktur perekonomian Kota Metro secara keseluruhan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun swasta, untuk berperan aktif dalam mendukung program ini,” ujar Yeri dalam sambutannya. Kegiatan FGD dan Business Matching P3DN ini bertujuan untuk menjembatani antara produsen lokal dengan pengguna produk, termasuk instansi pemerintah dan sektor swasta. Melalui diskusi yang konstruktif, diharapkan tercipta kesepakatan konkret yang dapat membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas, baik dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah maupun sektor swasta. Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga menghadirkan pemaparan dari berbagai narasumber mengenai kebijakan dan regulasi terkait P3DN, strategi peningkatan daya saing produk lokal, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi program ini. Pada sesi Business Matching, pelaku usaha diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan calon mitra bisnis serta mempresentasikan produk unggulan mereka guna menarik minat pembeli dan investor. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Industri Dinas UMKM Kota Metro, Amran, menyampaikan bahwa Kegiatan Diseminasi Publikasi Data Informasi dan Analisa Industri Kabupaten/Kota melalui SIINas (FGD Business Matching) diharapkan dapat berjalan dengan baik. Ia menekankan pentingnya peran peserta dalam menyerap materi yang disampaikan oleh narasumber, sehingga dapat memahami lebih dalam mengenai sistem informasi industri nasional dan manfaatnya bagi pengembangan usaha lokal. “Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat mengikuti dan memahami materi yang disampaikan oleh narasumber dengan baik. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat membantu dalam mengembangkan industri di Kota Metro agar semakin maju dan kompetitif,” ujar Amran. Forum ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong belanja pemerintah agar lebih mengutamakan produk lokal, sejalan dengan arahan Presiden terkait P3DN. Pemerintah Kota Metro berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang nyata, tidak hanya dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, tetapi juga dalam memperkuat daya saing industri lokal sehingga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global. Dengan terselenggaranya FGD dan Business Matching P3DN ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat semakin erat dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif, mandiri, serta berkelanjutan di Kota Metro. (dns/ygy)
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Metro Hadiri FGD Evaluasi Pilkada 2024
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Metro, Supriadi, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan laporan evaluasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (25/02/2025) di Taman Semilir, Kelurahan Karangrejo, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk perwakilan dari penyelenggara pemilu, akademisi, serta unsur masyarakat. Dalam sambutannya, Supriadi menekankan bahwa evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilihan kepala daerah merupakan kewajiban yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Evaluasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi bagian dari mekanisme perbaikan berkelanjutan dalam sistem demokrasi di Indonesia. “Acara ini merupakan bagian penting dari refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro yang telah berlangsung. Tujuan utama dari evaluasi ini adalah memastikan bahwa setiap tahapan penyelenggaraan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi yang mengedepankan transparansi, keadilan, dan akuntabilitas,” ujar Supriadi. Ia juga menegaskan bahwa pemilu merupakan salah satu pilar utama demokrasi yang harus diselenggarakan dengan baik sesuai dengan regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, melalui FGD ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai capaian penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2024, faktor-faktor pendukung, serta berbagai tantangan yang perlu diatasi guna meningkatkan kualitas pemilu di masa mendatang. Diskusi ini menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi kendala yang muncul dalam proses pemilu, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan. Dengan adanya evaluasi yang menyeluruh, diharapkan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kota Metro ke depan dapat semakin berkualitas, profesional, serta mampu menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Selain diskusi, acara ini juga diisi dengan pemaparan hasil kajian mengenai pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Metro, termasuk analisis terhadap tingkat partisipasi pemilih, efektivitas pengawasan, serta berbagai aspek teknis yang mendukung kelancaran pemilu. Semua masukan yang diperoleh dalam FGD ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi untuk memperbaiki sistem penyelenggaraan pemilihan kepala daerah pada periode mendatang. Dengan adanya komitmen bersama dari seluruh pihak terkait, diharapkan proses demokrasi di Kota Metro dapat terus berkembang menuju pemilu yang lebih baik, lebih inklusif, dan semakin berkualitas di masa depan. (Dns/Mdn/Rn/Ygy)
DLH Metro kembali gelar Nature and Harmony di Cagar Budaya sekaligus apresiasi Bank Sampah
Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro kembali menggelar acara bertajuk “Nature and Harmony Festival” dan Apresiasi Bank Sampah bersama Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia di Cagar Budaya Rumah Asisten Wedana, Rabu (26/02/2025). Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Staff Ahli, para kepala OPD, para Camat dan Lurah Sekota Metro, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Kota Metro dan Forum Kota Sehat. Pada kesempatan kali ini Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengatakan, dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, permasalahan sampah menjadi salah satu tantangan yang harus kita hadapi bersama. Kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pengelolaan sampah dapat berjalan dengan efektif. “Ini adalah kali ketiga festival dan apresiasi bank sampah digelar sebagai upaya bersama, kegiatan ini merupakan bentuk bahwa permasalahan sampah bukanlah hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ucapnya. Di kesempatan yang sama Yayan Sofyan selaku perwakilan Coca-Colla Europacific Partners Indonesia (CCEP) menyampaikan CCEP telah lama berupaya mendorong perkembangan bank sampah di seluruh Indonesia bahkan sampai di Kota Metro hal ini sebagai bentuk komitmen dalam menangani masalah sampah perkotaan. “Penyelesaian masalah sampah di kota memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan perguruan tinggi. Langkah nyata yang terukur harus dilakukan secara kolektif dan bergotong royong,” ujarnya. Pihaknya berharap gerakan bersama secara kolektif (kolaborasi) seperti ini bisa konsisten dilakukan tidak hanya saat momentum peringatan HPSN tetapi secara berkelanjutan. Lebih lanjut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Ardah menjelaskan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional kali ini juga akan diikuti oleh aparat pemerintah kelurahan, organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPRD, DLH dari berbagai daerah di Lampung, para pegiat bank sampah, sekolah-sekolah, dan juga sektor swasta. “Festival bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah yang baik dan benar dengan cara pilah sampah dari rumah, dan mengapresiasi peran aktif Bank Sampah dan berbagai pihak dalam mendukung program pengolahan sampah,” katanya. Tak hanya itu festival ini dimeriahkan dengan para pelaku UMKM dan juga para penggiat daur ulang sampah kemudian dilanjut dengan Talk show dan juga lomba pidato serta fashion show dari daur ulang sampah. (brl/rni/bsr/ygy)
Bunda Eni Hadiri Peresmian RSIAA dan Day Care Lansia Aisyiyah Metro
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Metro, Hj. Eni Bambang menghadiri peresmian Rumah Sehat Ibu dan Anak Aisyiyah (RSIAA) dan Day Care Lansia Aisyiyah, di Aula AR. Fachruddin Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, Rabu (26/2/25). Turut mendampingi Ketua TP-PKK Metro atau yang lebih akrab dengan sapaan Bunda Eni dalam peresmian itu, antara lain Ketua Pokja IV TP-PKK Metro, Diah Meirawati dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Eko Hendro Saputra. Peresmian tersebut merupakan kegiatan perdana Bunda Eni, setelah resmi dilantik sebagai Ketua TP-PKK Kota Metro periode 2025-2030 oleh Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menggantikan ketua sebelumnya Silfia Naharani Wahdi, di Mahan Agung, Bandarlampung, Selasa (25/2/25) kemarin. Fasilitas RSIAA dan Day Care Lansia Aisyiyah sendiri merupakan wujud nyata dari kepedulian Aisyiyah terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya ibu, anak, dan lansia.RSIAA dirancang untuk memberikan berbagai layanan kesehatan yang komprehensif bagi ibu dan anak, mulai dari konsultasi kesehatan, layanan persalinan, hingga edukasi mengenai kesehatan ibu dan anak. Sementara Day Care Lansia Aisyiyah menawarkan layanan harian bagi lansia dengan berbagai program yang dirancang untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial mereka. Dengan lebih mengutamakan pelayanan yang ramah bagi para lansia, sehingga mampu membantu mereka tetap aktif dan sehat dalam lingkungan yang nyaman dan penuh kasih sayang. Diketahui , Aisyiyah sendiri merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dalam aspek pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, ekonomi dan keagamaan. (Ad/ygy)