Ribuan pengusaha mikro dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung memadati Gedung Sessat Bumi Sai Wawai, Senin (8/12/2025), dalam gelaran Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2025. Kota Metro menjadi satu dari beberapa daerah yang memperoleh kepercayaan pemerintah pusat untuk menyelenggarakan kegiatan berskala nasional tersebut. Festival ini merupakan agenda strategis Kementerian UMKM RI yang pada tahun 2025 hanya digelar di 13 provinsi di Indonesia, dan Lampung menjadi salah satu daerah terpilih, tepatnya berlokasi di Kota Metro. Asisten Deputi Legalitas dan Pelindungan Usaha Mikro, Rahmadi, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pemerintah Kota Metro dalam memperjuangkan kemajuan UMKM di daerah. “Kami apresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro yang secara paripurna memperjuangkan hasil-hasil dari para pengusaha mikro. Kolaborasi yang kuat antara Walikota dan Wakil Walikota Metro bersama Anggota DPR RI Komisi VII menjadikan UMKM kita semakin dahsyat,” ujar Rahmadi. Rahmadi juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat terhadap UMKM saat ini terus diperkuat, termasuk dalam proses pemulihan ekonomi pascabencana yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera. Dalam acara yang dihadiri oleh Pengusaha Mikro se-Provinsi Lampung tersebut, Rahmadi menjelaskan bahwa Menteri UMKM RI sedang merumuskan langkah strategis percepatan pemulihan UMKM terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Untuk itu pada kesempatan ini kami diamanahkan oleh Menteri untuk menyampaikan beberapa hal terkait dengan bagaimana agar UMKM-UMKM di Lampung khususnya, lebih khusus lagi di Kota Metro ini bisa berkembang, lebih maju, lebih produktif lagi dan lebih kontributif terhadap perekonomian daerah maupun nasional,” paparnya. Terlebih Indonesia berdasarkan data adalah negara yang memiliki populasi UMKM terbesar di kawasan Asia Tenggara. “Jumlah UMKM kita 18 kali lebih besar dari Thailand, 50 kali lebih besar dari Malaysia, dan bahkan 80 kali lebih besar dibanding Vietnam. Artinya, UMKM di Indonesia memiliki peran vital dalam perekonomian nasional baik saat kondisi normal maupun saat terjadi krisis,” terangnya. Namun di balik jumlah tersebut, ada 77 persen UMKM di Indonesia yang masih beroperasi secara informal, sehingga rentan terhadap guncangan ekonomi ketika terjadi bencana. “Ini tantangan kita. Tentunya, kalau melihat data, ketika terjadi sesuatu seperti bencana, UMKM di sektor informal jauh lebih terkena dampak ketimbang yang ada di sektor formal — dampak ekonomi bencana kepada mereka bahkan 41% lebih besar,” ujarnya. Untuk itu, ia menilai festival ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha mendapatkan legalitas seperti Sertifikat NIB, Halal, SNI Bina, SP-PIRT, Merek, PT, Izin Edar, KUR, Bantuan Modal Pengembangan Usaha, Asuransi, BPJSTK, hingga Penerimaan Manfaat Pembayaran Digital. “Tujuan diadakannya Festival Kemudahan Dan Pelindungan Usaha Mikro agar para pengusaha yang ada di Provinsi Lampung dapat dimanfaatkan fasilitasi-fasilitas kemudahan berusaha dan mendapatkan akses modal atau pembiayaan yang lebih mudah, serta mendapatkan akses pasar yang lebih luas atau kemitraan yang lebih baik lagi kedepannya, “jelasnya. Ia juga melaporkan bahwa berdasarkan data hingga 2 Desember 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp250 triliun yang diberikan kepada 42 juta UMKM di Indonesia. “Sementara itu, di Provinsi Lampung penyaluran KUR mencapai Rp9,5 triliun kepada 178 ribu debitur, dan Kota Metro mencapai Rp127 miliar,” ungkapnya. Mewakili Menteri UMKM RI, Rahmadi menegaskan bahwa penyalur KUR yang dilakukan wajib mematuhi aturan, termasuk larangan meminta agunan tambahan untuk pinjaman hingga Rp100 juta. Dalam kesempatan yang sama, Komisi VII DPR RI yang membidangi UMKM, Pariwisata, dan Sarana Publik, Rycko Menoza, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Metro yang memperhatikan kepentingan masyarakatnya, terutama kepada para pelaku UMKM. “Warga Metro harus bersyukur memiliki Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang benar-benar memperhatikan kepentingan masyarakat,” ujar perwakilan Komisi VII. Rycko mengungkapkan, bahwa dalam beberapa bulan terakhir, pihaknya beberapa kali telah melakukan kunjungan di Kota Metro bersama unsur pemerintahan guna membahas kebutuhan UMKM. Komisi VII juga menjelaskan adanya sejumlah bantuan Kementerian UMKM untuk pelaku usaha di Metro, termasuk dukungan bagi produk unggulan seperti Susu Kambing Etawa Telaga Rizky dan Kopi Kuda untuk menguatkan legalitas dan kualitas usaha pelaku UMKM. “Harapan saya kalau hari ini ada lebih dari 29 fasilitasi perizinan, Walikota dapat menjaga agar sampai satu tahun kedepan, fasilitasi serupa bisa hadir di gedung ini secara terus-menerus, sehingga para pengusaha tidak perlu hanya menunggu hari Festival saja,” tambahnya. Rycko juga mengungkapkan bahwa terpilihnya Kota Metro sebagai tempat pelaksanaan Festival bukan tanpa alasan, hal tersebut terjadi berkat usaha yang dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota Metro yang benar-benar memperhatikan dan memprioritaskan kepentingan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan UMKM. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya festival tingkat nasional yang menjadi penyemangat bagi pelaku usaha mikro yang merupakan tulang punggung ekonomi Metro dalam memperkuat legalitas dan daya saing. Sebagai Wali kota Metro, Bambang Mengungkapkan bahwa dirinya akan terus memperluas layanan perizinan, memperkuat pendampingan, serta meningkatkan regulasi perlindungan usaha. Bambang juga berharap seluruh peserta dapat memperoleh manfaat konkret dari festival, mulai dari kemudahan legalitas, akses pembiayaan, hingga peningkatan kualitas produk. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, melalui fasilitasi legalitas, sertifikasi, perlindungan usaha, akses pembiayaan, serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM, “terangnya. Acara ditutup dengan penyerahan berbagai bantuan, di antaranya 1 unit mobil ambulans untuk Lampung Sai, 2 unit Motor Roda Tiga untuk Desa Rulung Mulya dan Karya Mulya, serta bantuan alat usaha untuk Kelompok Tani Metro. Selain itu, Bank BRI juga memberikan Bantuan Program BRI Peduli TJSL sebagai bentuk dukungan berupa pengadaan peralatan usaha dan fasilitas pengembangan bagi pusat pelatihan pertanian dan perdesaan serta Kelompok Usaha bersama kepada Kopi Kuda Cahaya di Kota Metro. (Dns/Tm/Yl/Md)
Wali Kota dan Wakil Wali Kota kompak dukung UMKM di acara Festival oleh KemenUMKM
Pemkot Metro pastikan Kafilah MTQ berstamina prima jelang perhelatan
Pemerintah Kota Metro menunjukkan perhatian khusus terhadap kesehatan peserta MTQ Kota Metro yang akan bertanding di Bandar Lampung hingga pekan depan. Memastikan kesehatan benar-benar paripurna dan stamina prima, penyerahan suplemen secara simbolis dilakukan di Aula Hotel Grand Skuntum, Bandar Lampung, Senin (08/12/2025). Kunjungan dari Asisten I Pemerintahan dan Kesra Kota Metro, Kabag Pemerintahan Kota Metro, Plt Asisten III Sekda Kota Metro, Camat Metro Pusat, Kepala Dinas PU, sekaligus penyerahan makanan bergizi, minuman, dan suplemen vitamin secara simbolis kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Metro. Asisten I Rosita menekankan pentingnya kesehatan peserta untuk menjaga konsentrasi dan stamina selama lomba berlangsung. “Kesehatan peserta sangat penting, terlebih mereka akan terlibat dalam kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan stamina yang prima. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif agar para peserta tetap dalam kondisi yang sehat dan bugar,” ujarnya. Sebagai bentuk dukungan kongkret dari Pemerintah Kota Metro, Rosita menyerahkan bantuan secara simbolis berupa makanan bergizi, minuman sehat, dan suplemen vitamin untuk membantu dan menjaga daya tahan tubuh para peserta selama mengikuti perlombaan.Penyerahan bantuan dilakukan di Aula Hotel Grand Skuntum yang di terima langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Metro untuk dibagikan kepada seluruh peserta MTQ. Pada pertemuan tersebut, Rosita, menyampaikan pesan terkait pentingnya kesehatan bagi para peserta yang merupakan faktor kunci penunjang penampilan optimal dalam perlombaan yang menuntut konsentrasi dan stamina tinggi. “Kesehatan peserta sangat krusial, mereka membutuhkan kondisi prima untuk dapat menampilkan performa terbaiknya. Semoga dengan dukungan ini, para peserta dapat berkonsentrasi penuh dan meraih prestasi terbaik,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Sekda Kota Metro, Eka Syafriyanto, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Metro yang diberikan kepada para peserta. “Atas nama peserta MTQ, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, sebagai cerminan rasa syukur dan apresiasi dari kita semua atas dukungan yang berikan oleh Pemerintah Kota Metro,” ungkapnya. Menurutnya, langkah Pemerintah Kota Metro ini bukan hanya sekadar bantuan, melainkan juga bentuk investasi dalam pengembangan keagamaan dan kebudayaan di Kota Metro. “Dukungan terhadap MTQ merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memajukan nilai-nilai agama dan budaya di tengah masyarakat dengan memastikan kesehatan para peserta, “terangnya. Eka juga mengungkapkan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari proses pelaksanaan yang lancar dan memperhatikan kesejahteraan seluruh peserta. “Semoga upaya Pemerintah Kota Metro ini dapat menjadi inspirasi dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kebudayaan dengan memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan peserta,” tuturnya. (yud)
Wakil Wali Kota Metro Lepas Kafilah MTQ Metro, harapkan hasil yang terbaik
Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, memimpin apel mingguan sekaligus melakukan pelepasan resmi kafilah peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Lampung, yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kota Metro, Senin (08/12/2025). MTQ tingkat Provinsi Lampung tahun ini dipusatkan di Kota Bandar Lampung. Dalam arahannya, Wakil Wali Kota berpesan kepada seluruh peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata, tetapi juga tetap menjaga sikap, adab, dan perilaku selama mengikuti perlombaan. “Jangan hanya fokus pada perlombaan, tetapi tolong jaga sikap dan perbuatan. Jangan sampai kita viral bukan karena prestasi, melainkan karena hal-hal yang tidak baik,” tegasnya Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terpilih mewakili Kota Metro melalui proses seleksi yang ketat. Dirinya berharap para peserta dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Kota Metro di tingkat Provinsi Lampung. Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) sekaligus Ketua Kafilah MTQ Kota Metro, H. Abdul Haris, menyampaikan laporan terkait lokasi serta cabang-cabang lomba yang akan diikuti oleh kafilah Kota Metro. Untuk Mimbar 1 yang berlokasi di Gedung Balai Keratun Lantai 3, cabang yang dilombakan meliputi Tartil Al-Qur’an, Tilawah Anak, Tilawah Remaja, dan Tilawah Dewasa. Selanjutnya, Mimbar 2 yang berada di Gedung Balai Keratun Ruang Sungkai akan melombakan Qira’at Murattal Remaja, Qira’at Murattal Dewasa, Qira’at Mujawwad Dewasa, serta Qira’at Canet. Adapun Mimbar 3 yang berlokasi di Gedung Balai Keratun Ruang Abung akan mempertandingkan Tahfidz 1 Juz, Tahfidz 5 Juz, Tahfidz 10 Juz, dan Tahfidz 20 Juz. Sementara itu, Mimbar 4 yang dilaksanakan di Aula Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan melombakan Tahfidz 30 Juz dan Tafsir Al-Qur’an. Untuk cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an, akan dilaksanakan di Mimbar 7 bertempat di Gedung Pusiban Pemerintah Provinsi Lampung. Kemudian Mimbar 8 yang berada di Laboratorium Komputer SMAN 2 Bandar Lampung akan melombakan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Sedangkan Mimbar 9 yang berlangsung di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung akan mempertandingkan Tahfidz Hadits. H. Abdul Haris menambahkan bahwa seluruh peserta telah melalui proses pembinaan dan pelatihan secara intensif sebelum diberangkatkan. Pembinaan tersebut meliputi penguatan mental, spiritual, serta kemampuan teknis sesuai dengan cabang lomba yang diikuti. Dengan dilepasnya secara resmi kafilah MTQ Kota Metro oleh Wakil Wali Kota Metro, diharapkan para peserta mampu menampilkan performa terbaik, meraih prestasi membanggakan, serta mengharumkan nama Kota Metro di ajang MTQ Provinsi Lampung ke-52. (Win).
Ratusan Warga Kota Metro Ikuti Color Bubble Run 2025 di Kawasan Taman Merdeka
Ratusan peserta memadati kawasan Taman Merdeka Kota Metro, dalam gelaran kegiatan Car Free Day (CFD) yang dirangkaikan dengan Metro Color Run 2025 yang dihelat Minggu (7/12/2025). Ajang lari bernuansa hiburan ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, yang disambut meriah oleh masyarakat dari berbagai kalangan, mulai komunitas pelari, pelajar, hingga warga umum. Para peserta yang didominasi kalangan muda tersebut, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap agenda olahraga dan rekreasi yang diadakan di Kota Metro. Hadir mewakili Wali Kota Metro, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Komarudin, menegaskan bahwa Metro Color Run bukan sekadar ajang lari santai, melainkan wadah membangun pola hidup sehat serta kebersamaan warga. “Metro Color Run adalah wujud nyata komitmen kita dalam membangun masyarakat yang sehat, bugar, dan penuh energi positif,” ujar Komarudin dalam sambutannya. Ia menyampaikan rasa bangganya atas tingginya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut sebagai mencerminkan bahwa anak muda di Kota Metro memiliki tekad kuat untuk berkontribusi pada perubahan yang lebih baik. “Ini membuktikan bahwa generasi muda Metro memiliki semangat luar biasa dalam menciptakan perubahan baik untuk diri sendiri maupun lingkungan,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, Komarudin juga memberikan apresiasi kepada Anita Event Organizer selaku penyelenggara kegiatan Metro Color Run 2025, melalui kolaborasi dari berbagai CSR di Kota Metro yang menjadi kunci suksesnya pelaksanaan kegiatan. “Terima kasih kepada Anita Event Organizer atas kerja kerasnya. Tanpa dukungan pihak-pihak yang berkomitmen menghadirkan acara sehat dan inspiratif seperti ini, kegiatan sebesar ini tidak akan terwujud,” tuturnya. Komarudin berharap Metro Color Run 2025 dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus aktif berolahraga serta menjaga gaya hidup sehat. “Setiap langkah yang diambil hari ini semoga menjadi langkah berarti menuju masa depan yang lebih cerah,” kata Komarudin. Sementara itu, Bunda Anita selaku pemilik Anita Event Organizer menjelaskan bahwa Color Run tahun ini mengusung tema “Baper Parah Part 2: Bawa Perubahan Remaja Hebat di Kota Metro.” Tema tersebut dipilih untuk menegaskan bahwa kegiatan ini menyasar kreativitas dan energi positif generasi muda. Anita juga mengungkapkan bahwa Metro Color Run merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, sekaligus menjadi bagian dari kegiatan Car Free Day. “Peserta yang terdaftar sekitar 400 orang yang pendaftaran sudah dibuka sejak satu bulan lalu dan kegiatan ini bisa diikuti masyarakat dari dalam maupun luar kota,” jelasnya. Selain kegiatan lari santai, acara tersebut juga dimeriahkan dengan puluhan doorprize, termasuk hadiah utama berupa satu unit motor listrik yang menjadi daya tarik besar bagi para peserta. Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga menyiapkan layanan publik seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat lebih dari kehadiran pada kegiatan tersebut. Kemeriahan Metro Color Run 2025 tampak sepanjang pelaksanaan acara dengan lemparan bubuk warna dan meriahnya musik yang memberikan ruang para remaja untuk dapat mengekspresikan diri. (Dns/Tm/Yl)
Bazar Pasar Murah di Iringmulyo Diserbu Warga, Pemkot Metro Pastikan Stabilitas Harga Pangan
Ratusan warga tampak memadati area bazar pasar murah yang digelar di Lapangan Iringmulyo, Rabu (03/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Metro, Eni Sumiati Bambang yang meninjau langsung antusiasme masyarakat dalam membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Syachri Ramadhan, mengatakan bahwa operasi pasar murah tahun 2025 kembali diadakan menjelang akhir tahun untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga stabil. Ia juga menyampaikan bahwa bazar selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember di Dekranasda Kota Metro. “Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda, dan menjelang tahun baru akan dilaksanakan sidak terkait potensi gejolak kenaikan harga bahan pokok,” ujarnya. Syachri menjelaskan bahwa beras tidak dijual pada bazar kali ini karena stok beras Bulog sedang menjalani proses fumigasi, yaitu pengendalian hama menggunakan gas atau uap kimia di ruang tertutup yang berfungsi untuk memastikan kualitas dan keamanan beras sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan pasar murah dapat terus berlangsung sebagai bagian dari langkah pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi.“Melalui kegiatan ini, kami menjalankan instruksi pemerintah pusat untuk menjaga kestabilan harga pangan karena bahan pokok ini selalu dibutuhkan oleh masyarakat dan berharap stok pangan tetap aman,” tambahnya. Sementara itu, Nia, salah satu masyarakat yang hadir mengaku terbantu dengan adanya bazar pasar murah ini karena harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. “Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya bazar ini karena harga-harganya lebih murah, jadi bisa mengurangi pengeluaran belanja harian dan berharap kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya. Adapun daftar harga bahan pokok yang dijual pada bazar pasar murah kali ini yaitu:
Bunda Guru Provinsi Lampung apresiasi Kota Metro selalu menjadi kota yang progresif di bidang pendidikan
Pemerintah Kota Metro bersama Universitas Muhammadiyah Metro menggelar rangkaian kegiatan pendidikan meliputi Pengukuhan Bunda Guru Kota Metro, Pelantikan Pengurus YPLP PGRI Kota Metro, serta Launching Buku Pendidikan yang berlangsung di Aula Gedung Buya Hamka, Kampus 1 UM Metro, Selasa (2/12). Salah satu agenda utama ialah prosesi pengukuhan Bunda Guru Kota Metro masa bakti 2025–2030. Dalam kesempatan tersebut, Eni Sumiati Bambang, S.IP secara resmi dikukuhkan dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh Bunda Guru Provinsi Lampung dan Ketua PGRI Provinsi Lampung. Pengukuhan ini menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah untuk memperkuat peran perempuan, para pendidik, serta keluarga dalam pembangunan pendidikan di Kota Metro. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirzani, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kota Metro dan UM Metro dalam memperkuat peran pendidik dan keluarga melalui pengukuhan Bunda Guru serta pelantikan pengurus YPLP PGRI. “Saya melihat Kota Metro selalu menjadi daerah yang progresif dalam penguatan mutu pendidikan. Pengukuhan Bunda Guru dan pelantikan pengurus YPLP PGRI hari ini adalah langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat,” katanya. Dirinya juga menekankan pentingnya peran Bunda Guru sebagai penggerak penguatan karakter dan keteladanan bagi generasi muda. “Saya berharap Bunda Guru Kota Metro dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik dan keluarga, serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, berkarakter, dan berdaya saing. Peran ini bukan hanya simbolis, tetapi sangat strategis bagi masa depan anak-anak kita,” Ujarnya. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung penguatan peran guru dan organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Pemerintah Kota Metro terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang kolaboratif. Pengukuhan Bunda Guru dan pelantikan pengurus PGRI hari ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing,” ujar Wali Kota. Dirinya juga menegaskan pentingnya menghormati para pendidik sebagai sosok yang berjasa dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa. Ia menekankan bahwa peran guru tidak akan pernah hilang meski seseorang telah menyelesaikan pendidikan. “Tidak ada yang namanya bekas guru. Guru adalah orang tua kedua yang wajib kita hormati sepanjang hidup. Tanpa mereka, kita tidak mungkin bisa berdiri seperti hari ini,” ujar Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelajar, untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan kepada para pendidik, sebagai wujud apresiasi terhadap ilmu dan bimbingan yang telah diberikan. Sementara itu, Bunda Guru Kota Metro yang baru dikukuhkan, Eni Sumiati Bambang, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya dalam menjalankan amanah tersebut. “Saya siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Metro, PGRI, dan para pendidik untuk memperkuat peran keluarga dan guru dalam membangun karakter generasi muda. Ini amanah besar yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya. Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus YPLP PGRI Kota Metro. Prosesi berlangsung melalui pengucapan sumpah jabatan serta penandatanganan naskah pelantikan sebagai bentuk legitimasi kepengurusan dalam mengelola dan mengembangkan lembaga pendidikan di bawah PGRI. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, turut dilaksanakan Launching Buku Pendidikan karya para insan pendidik Kota Metro. Peluncuran buku ini mencerminkan kontribusi nyata guru dalam pengembangan literasi, penyebaran gagasan pendidikan, serta penguatan budaya menulis di lingkungan sekolah. Di kesempatan ini hadir juga Bunda Guru Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirzani, Ketua PGRI Provinsi Lampung Dr. Drs. Sulpakar, M.M. Dikesempatan ini hadir juga Bunda Guru Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirzani, Ketua PGRI Provinsi Lampung Dr. Drs. Sulpakar, MM, Wakil Wali Kota Metro Dr. M. Rafieq, Pj Sekretaris Daerah Kota Metro, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Kepala Kementerian Agama Kota Metro, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, serta Ketua HIMPAUDI Kota Metro Nidia Irine Sari Rafieq, kehadirin para tokoh ini sebagai bentuk dukungan penuh penguatan peran guru dan organisasi profesi. (Bsr/ygy)
Wali Kota Metro hadiri serah terima jabatan Ketua DWP Kota Metro, berharap lanjutkan program sebelumnya
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menghadiri acara Serah Terima Jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Metro yang berlangsung pada Selasa, 2 Desember 2025. Kegiatan yang digelar di lingkungan Pemerintah Kota Metro tersebut dihadiri Wakil Wali Kota, Penasehat DWP Kota Metro, jajaran Sekretariat Daerah, para ketua DWP Unsur Pelaksana, serta undangan lainnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menegaskan bahwa serah terima jabatan bukan hanya prosesi seremonial, melainkan momentum penting yang mencerminkan kesinambungan kepemimpinan, dedikasi, serta komitmen bersama untuk memperkuat peran DWP di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Wali kota memberikan apresiasi kepada Ketua DWP sebelumnya, Ny. AC Yuliwati Bangkit, atas pengabdian dan kerja keras selama menjabat. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan telah memberikan dampak positif bagi organisasi, mulai dari penguatan internal hingga inovasi kegiatan yang bermanfaat bagi anggota. Ia juga menyampaikan harapan kepada Ketua DWP yang baru, Ny. Istri Sariyati Kusbani, agar mampu melanjutkan dan mengembangkan berbagai program yang telah berjalan. Dengan pengalaman serta visi yang dimiliki, Wali Kota optimistis kepemimpinan baru mampu menjawab tantangan perkembangan zaman, terutama di era digital yang menuntut inovasi dan fleksibilitas. Sementara itu, Ny. AC Yuliwati Bangkit dalam sambutannya menyatakan bahwa selama masa kepemimpinannya, DWP Kota Metro tidak hanya berkembang secara administratif, tetapi juga dalam hal kekompakan, kreativitas, dan kualitas program pemberdayaan keluarga ASN serta masyarakat. Ia menilai berbagai kegiatan—mulai dari pembinaan, peningkatan kapasitas perempuan hingga kegiatan sosial—telah memberi manfaat nyata. Ia menambahkan bahwa DWP Kota Metro juga berperan sebagai orang tua asuh bagi 28 persen anak di Kota Metro serta turut mendukung penanganan stunting melalui program orang tua asuh bagi anak-anak berisiko stunting. Mengakhiri masa baktinya selama 4 tahun 6 bulan, Ny. Yuliwati menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama menjabat dan berharap Ketua DWP yang baru dapat melanjutkan tugas dengan lebih baik. Serah terima jabatan berlangsung khidmat dan diharapkan menjadi awal baru bagi peningkatan peran DWP dalam mendukung program pemerintah serta pemberdayaan keluarga ASN di Kota Metro. (yda/ygy)
Pemkot Metro gelar sosialisasi pemanfaatan data hasil pemutakhiran pendataan keluarga
Pemerintah Kota Metro, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Rosita, menghadiri Rapat Sosialisasi Pemanfaatan Data Hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (PPPA-PPKB) Kota Metro. Kegiatan yang berlangsung di Ruang OR Setda Kota Metro, Selasa (02/12/2025), Rapat tersebut diikuti oleh Camat Se-Kota Metro, Lurah Se-Kota Metro, serta para penyuluh se-Kota Metro, yang hadir untuk memperkuat pemahaman terkait pemanfaatan data keluarga secara menyeluruh. Dalam sambutannya, Rosita menyampaikan bahwa pemutakhiran pendataan keluarga merupakan instrumen strategis yang sangat berpengaruh terhadap arah kebijakan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa data keluarga tidak hanya berfungsi sebagai laporan statistik, tetapi sebagai gambaran nyata kondisi sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kualitas data yang akurat dan valid menjadi kunci keberhasilan perencanaan di berbagai sektor. Rosita menambahkan bahwa pemanfaatan data yang dihimpun secara nasional harus dapat diterapkan secara optimal hingga ke tingkat kelurahan, mengingat kelurahan merupakan garda terdepan pelayanan pemerintah dan tempat terjadinya interaksi langsung dengan masyarakat. Ia berharap lurah dan penyuluh mampu memahami serta memanfaatkan data keluarga untuk memperkuat perencanaan yang sesuai dengan situasi di wilayah masing-masing. “Data ini bukan hanya milik pusat atau daerah, tetapi milik kita semua hingga di tingkat kelurahan. Di situlah letak kekuatan data ini untuk mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujar Rosita. Lebih lanjut, Rosita menyoroti pentingnya penguatan upaya berbagi data (data sharing) antar-perangkat daerah. Menurutnya, integrasi data akan mempermudah koordinasi, mencegah tumpang tindih program, dan mempercepat proses perencanaan. Dengan adanya berbagi data yang baik, pemerintah dapat memberikan pelayanan publik yang lebih efektif dan terukur. Pada kegiatan ini, narasumber dari Dinas PPPA-PPKB Provinsi Lampung, Annisa Kuswandari memberikan pemaparan mengenai mekanisme pemutakhiran pendataan keluarga, standar nasional pendataan, serta langkah-langkah pemanfaatan data untuk mendukung kebijakan lintas sektor. Narasumber menjelaskan bahwa pendataan keluarga mencakup indikator-indikator penting seperti komposisi keluarga, status ekonomi, kesehatan reproduksi, hingga potensi kerentanan sosial. Semua indikator tersebut, bila dianalisis dengan benar, akan menjadi landasan kuat dalam penyusunan program pembangunan. Menutup kegiatan, Kepala Dinas PPPA-PPKB Kota Metro, Subehi, menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan kepada seluruh perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan, termasuk para penyuluh. Ia berharap pemanfaatan data pendataan keluarga dapat dilakukan secara konsisten dan menjadi budaya kerja dalam setiap proses perencanaan pembangunan di Kota Metro. Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Metro berharap seluruh aparatur daerah semakin memahami pentingnya data sebagai fondasi utama kebijakan, serta mampu menerapkan pendekatan berbasis data untuk mencapai pembangunan yang lebih terarah, akuntabel, dan tepat sasaran. (Win).
Wali Kota Metro, H. Bambang salurkan bantuan ATENSI khusus lansia
Sebanyak 99 lanjut usia (lansia) penerima manfaat di Kota Metro menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang disalurkan secara langsung dan simbolis oleh Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, di Halaman Kantor Dinas Sosial Kota Metro, Selasa (02/12/2025). Dalam sambutannya, Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Sosial yang telah hadir dan memberikan perhatian besar kepada para lansia di Kota Metro. Ia menyebutkan bahwa bantuan ATENSI ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap kesejahteraan warga lanjut usia. Bambang menjelaskan, bantuan yang diberikan beragam, mulai dari kursi roda, sepeda, bantuan modal usaha, hingga paket sembako dan berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup lansia yang membutuhkan. “Program ATENSI ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada para lansia yang membutuhkan bantuan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya dan meningkatkan angka harapan hidup lansia tersebut,” ucapnya. Wali Kota juga menegaskan bahwa lansia membutuhkan perhatian khusus, terutama bagi mereka yang tidak lagi mampu bekerja atau tidak memiliki keluarga yang dapat menopang kehidupan sehari-hari sehingga Pemerintah berkewajiban memberikan dukungan bagi para lansia yang masih membutuhkan bantuan. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Metro AC Yuliwati menyebutkan, dari 144 lansia yang diusulkan untuk menerima bantuan ATENSI, sebanyak 99 orang terverifikasi layak menerima bantuan setelah melalui proses pengecekan data, sementara sisanya tercatat telah meninggal dunia atau pindah domisili. Ac Yuliwati menambahkan bahwa sebagian besar lansia di Kota Metro telah mendapatkan layanan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, namun masih ditemukan sejumlah lansia yang belum tersentuh bantuan sehingga Dinas Sosial terus melakukan pendataan melalui Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan pilar sosial di lapangan. “Kami memastikan bantuan tepat sasaran melalui kunjungan langsung dan pendataan. Jika ada lansia miskin yang belum mendapatkan perhatian, akan kami telusuri, lakukan pembinaan, dan ajukan untuk mendapatkan bantuan,” jelasnya. Dengan penyaluran bantuan ATENSI ini, Pemerintah Kota Metro berharap seluruh lansia yang membutuhkan dapat terlayani dengan baik, serta memastikan bahwa tidak ada lansia yang terabaikan dari perhatian sosial pemerintah. (tm/ygy)
Pemkot Metro ikuti rakor bersama Kemendagri Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas antisipasi bencana alam serta persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama pemerintah daerah dan sejumlah menteri, Senin (01/12/2025). Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, mengikuti rakor tersebut secara virtual bersama jajaran OPD terkait dari OR Setda Kota Metro. Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa rakor digelar untuk mengantisipasi dua hal utama, yakni potensi bencana alam dan peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Nataru. “Ini hari pertama Desember, fokus kita adalah antisipasi bencana dan persiapan Nataru,” ujarnya. Tito menyampaikan bahwa dua bencana besar telah terjadi dalam dua pekan terakhir di Indonesia. Peristiwa tersebut meliputi banjir bandang dan longsor di Cilacap dan Banjarnegara, Jawa Tengah, serta bencana berskala luas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menekankan bahwa pemerintah akan mempersiapkan momen akhir tahun dengan optimal. Sektor transportasi darat, laut, dan udara menjadi perhatian utama mengingat tingginya mobilitas masyarakat untuk merayakan Natal, mudik, maupun berwisata. Selain itu, Tito juga mengingatkan potensi kenaikan kebutuhan pangan menjelang Nataru, karena meningkatnya aktivitas belanja masyarakat untuk keperluan perayaan. Untuk itu, Kemendagri melibatkan sejumlah pemangku kepentingan terkait kesiapan pangan dalam rakor tersebut. Dirinya juga mengingatkan pentingnya pengamanan pada titik-titik keramaian, lokasi wisata, serta antisipasi kondisi cuaca ekstrem agar tidak terjadi insiden yang menimbulkan korban. Ia mencontohkan tragedi Halloween di Seoul yang terjadi akibat kurangnya pengendalian keramaian. “Kita tidak ingin ada peristiwa yang menimbulkan korban. Semua harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari lalu lintas, kondisi cuaca, hingga titik kumpul masyarakat saat malam pergantian tahun,” tegas Tito.(tm)