Dalam rangka mempererat hubungan antar pemerintah daerah, Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I, menggelar kegiatan ramah tamah dan silaturahmi bersama Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, Jumat (18/4/2025) di Rumah Dinas Walikota Metro. Acara ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kolaborasi antardaerah. Walikota Metro hadir didampingi oleh Wakil Walikota Metro, Dr. M. Rafiq Adi Pradana, yang turut menyambut langsung kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Selatan. Turut hadir pula Ibu Walikota Hj. Eni Bambang, S.IP, Ibu Wakil Walikota Nidia Irine Rafieq, S.Pd., S.ST., serta Asisten Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Kesra, M. Supriadi, SH., MM., dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Dalam sambutannya, Walikota Metro menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan kehormatan dari Wakil Gubernur Sumatera Selatan, sekaligus menegaskan pentingnya memperkuat jejaring antardaerah guna mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara kolektif. “Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Silaturahmi seperti ini membuka ruang untuk bertukar gagasan, memperkuat sinergi, dan membangun kolaborasi nyata yang saling menguntungkan antarwilayah,” ujar H. Bambang Iman Santoso. Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkunjung ke Kota Metro. Ia mengapresiasi penyambutan hangat dari Pemkot Metro dan menyatakan bahwa potensi kerja sama antardaerah sangat terbuka, khususnya dalam bidang ekonomi, budaya, dan pelayanan publik. “Kami senang bisa bersilaturahmi langsung dengan jajaran Pemerintah Kota Metro. Harapannya, ini bukan hanya pertemuan seremonial, tapi awal dari kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan,” ujar H. Cik Ujang. Acara diakhiri dengan dialog ringan dan santap bersama, menandai berakhirnya kegiatan yang penuh makna tersebut. Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah nyata untuk mempererat hubungan antarpemerintah daerah dalam semangat sinergi, gotong royong, dan kemajuan bersama. (Dns/Ys)
Ketua TP PKK Metro hadiri halal bihalal LLI Metro Selatan
Dalam semangat Idul Fitri 1446 Hijriah, Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kecamatan Metro Selatan menggelar kegiatan Halal Bihalal di halaman Kantor Kecamatan Metro Selatan, Jum’at 18/04/2025 yang dihadiri oleh anggota LLI dari lima kelurahan. Kegiatan ini diawali dengan senam bersama yang diikuti dengan penuh antusiasme oleh para lansia yang mencerminkan semangat hidup sehat dan aktif di usia lanjut. Setelah senam, acara dilanjutkan dengan sesi Halal Bihalal yang penuh kehangatan. Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Camat Metro Selatan, Dedy Hasmara, yang mewakili Wali Kota Metro. Turut hadir dalam acara ini Ketua TP PKK Metro, Hj. Eni Bambang. Dalam sambutannya, Dedy Hasmara menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh lansia yang terus aktif dan bersemangat, serta menekankan pentingnya peran lansia dalam pembangunan sosial masyarakat. “Pemerintah Kota Metro mengapresiasi seluruh anggota LLI yang terus berkontribusi aktif dalam masyarakat. Lansia bukan hanya penerima manfaat, tetapi mereka adalah sumber kebijaksanaan dan kekuatan moral yang sangat penting dalam kehidupan sosial kita,” ujar Dedy Hasmara. Selanjutnya, Sekretaris LLI Kota Metro, Zulkifli, yang hadir mewakili Ketua LLI Kota Metro, memberikan sambutan yang mengungkapkan rasa bangga atas kekompakan dan semangat para anggota LLI. Zulkifli juga mengajak para lansia untuk terus menjaga kesehatan dan kebugaran melalui kegiatan sosial yang positif. “Kami sangat bangga dengan semangat yang ditunjukkan oleh para lansia di Metro Selatan. LLI akan terus menjadi wadah yang mendukung lansia untuk tetap produktif, sehat, dan aktif,” ujar Zulkifli. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua LLI Metro Selatan, Sunaryo, yang mengungkapkan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan. Sunaryo juga menekankan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan bagian dari upaya menjaga semangat dan solidaritas di kalangan lansia. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi merupakan kesempatan bagi kita semua untuk saling memaafkan dan mempererat ikatan kekeluargaan. Lansia tetap memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat,” ujar Sunaryo. Kegiatan ini ditutup dengan makan bersama di Aula Kecamatan Metro Selatan, yang menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur pasca-Idulfitri. Acara ini berhasil menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat, memperkuat semangat para lansia untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. Halal Bihalal LLI Metro Selatan ini menjadi bukti bahwa semangat silaturahmi, kepedulian sosial, dan kontribusi lansia tetap menyala, menjadikan mereka bagian penting dari harmoni kehidupan bermasyarakat di Kota Metro. (dns/ygy)
Paripurna, Wali Kota Metro H. Bambang paparkan beberapa pembangunan ke depan
Walikota Kota Metro H. Bambang Iman Santoso menyampaikan jawaban resmi atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Metro terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Kamis 17/04/2025. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perhatian, saran, kritik, dan masukan dari seluruh fraksi yang dinilainya sebagai bentuk evaluasi konstruktif yang sangat berharga dalam upaya peningkatan tata kelola pemerintahan. Wali Kota menegaskan bahwa pandangan fraksi merupakan bentuk nyata sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam membangun Kota Metro yang lebih baik. Menurutnya, dukungan dan komitmen DPRD selama ini menjadi pendorong semangat bagi seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja lebih optimal. Dalam hal infrastruktur jalan, Wali Kota mengakui adanya penurunan Indeks Kinerja Jalan Mantap dari 82 persen pada LKPJ 2023 menjadi 70,18 persen pada tahun 2024. Penurunan ini disebabkan oleh perubahan status jalan serta penggunaan metodologi penghitungan yang lebih ketat dan terfokus hanya pada jalan berstatus jalan kota, sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota tertanggal 1 Desember 2023. Total panjang jalan kota tercatat 387,307 kilometer, dengan 115,49 kilometer dalam kondisi tidak mantap. Selain itu, faktor usia jalan, volume lalu lintas, cuaca, dan keterbatasan anggaran juga menjadi penyebab penurunan kualitas. Pemerintah juga tengah menyusun kajian dan penetapan target peningkatan kemantapan jalan sebagai bagian dari penyusunan RPJMD 2025–2029. Terkait isu sosial, angka kemiskinan Kota Metro pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,78 persen atau sekitar 12.300 jiwa, menurun dari 7,28 persen pada tahun sebelumnya. Capaian ini lebih baik dibandingkan angka kemiskinan Provinsi Lampung dan nanasional. Pemerintah telah menjalankan strategi multidimensi mulai dari bantuan sosial terarah, peningkatan akses dan kompetensi tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga pembangunan infrastruktur dasar. Namun demikian, tingkat pengangguran terbuka dinilai masih menjadi tantangan tersendiri. Wali Kota menjelaskan bahwa sejumlah faktor seperti dinamika pasar kerja, masuknya lulusan baru, terbatasnya lapangan kerja, serta minimnya sektor industri di Metro berkontribusi terhadap tingginya angka pengangguran. Pemerintah berkomitmen menjadikan hal ini sebagai catatan penting dalam penyusunan kebijakan ke depan. Isu lingkungan juga menjadi perhatian serius, khususnya pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karang Rejo yang dikhawatirkan menimbulkan keresahan warga. Pemerintah menyatakan sepakat dengan pandangan DPRD dan akan menindaklanjutinya dengan evaluasi menyeluruh, perumusan solusi jangka pendek dan panjang yang ramah lingkungan, serta pengurangan dampak sistem open dumping yang masih digunakan saat ini. Menanggapi keluhan terkait sarana dan prasarana RSUD Jenderal Ahmad Yani, Wali Kota memastikan bahwa perbaikan terhadap alat CT Scan dan mobil ambulans telah dilakukan dan saat ini telah kembali berfungsi. Program prioritas seperti penurunan angka stunting, kematian ibu dan bayi, pengendalian TBC, serta penguatan pelayanan kesehatan dari RS, Puskesmas, hingga Posyandu akan terus menjadi fokus utama dalam sektor kesehatan Kota Metro. Di akhir penyampaiannya, Wali Kota Metro mengapresiasi dukungan DPRD terhadap program strategis daerah seperti Kartu Metro Ceria (KMC), pengembangan inovasi Smart City seperti MEWS, serta capaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award yang telah mendapat pengakuan di tingkat provinsi dan nasional. Pemerintah berkomitmen melanjutkan dan memperkuat program-program yang terbukti berdampak positif terhadap masyarakat sebagai bagian dari visi besar Metro Emas 2037 dan Indonesia Emas 2045. Wali Kota menutup dengan pernyataan bahwa Pemerintah Kota Metro menyadari masih adanya kekurangan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan. Namun hal tersebut akan dijadikan sebagai bahan evaluasi bersama untuk memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Menanggapi kritik terhadap belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD), Wali Kota menjelaskan bahwa sejumlah faktor teknis dan kebijakan pusat menjadi penyebabnya. Salah satunya adalah pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), di mana target yang dipasang sebesar Rp8 miliar belum tercapai karena realisasi piutang dari tahun-tahun sebelumnya belum sesuai harapan. Pada sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), potensi penerimaan juga menurun karena kebijakan pusat menaikkan batas nilai bebas pajak (NPOPTKP) dari Rp 60 juta menjadi Rp 80 juta, serta rendahnya intervensi pemerintah terhadap transaksi yang nilainya berada di bawah batas pajak tersebut. Pemerintah berkomitmen untuk menetapkan target PAD berdasarkan potensi riil dan bukan semata kebutuhan belanja. Terkait retribusi, Wali Kota mengakui bahwa keterbatasan infrastruktur layanan menjadi kendala utama, dan ke depan pemerintah akan mencari solusi konkret untuk mempermudah pembayaran retribusi oleh masyarakat. (Dns/Ygy)
Pemkot Metro apresiasi Pawai Hari Autisme Sedunia 2025
Dalam semangat membangun masyarakat inklusif dan ramah bagi anak-anak berkebutuhan khusus, Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro menggelar pawai peringatan Hari Autisme Sedunia tahun 2025 pada Kamis, 17 April, di Taman Merdeka, Kota Metro. Mewakili Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi, dan turut dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Metro Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Pawai ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pengakuan dan pemenuhan hak anak-anak penyandang autisme. Suwandi dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ini harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kepedulian dan memberikan ruang yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus. “Peringatan Hari Autisme Sedunia adalah ajakan bagi kita semua untuk lebih memahami dan menghargai keberadaan anak-anak dengan autisme. Mereka memiliki potensi besar, dan kita wajib menciptakan ruang yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” ujar Suwandi. Ia juga menekankan pentingnya dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat agar para penyandang autisme dapat hidup secara mandiri, sehat, dan produktif sesuai potensi masing-masing. “Autisme bukan hanya tentang diagnosis medis, tetapi tentang individu yang unik dan berharga. Kita perlu menerima mereka apa adanya dan memberikan kesempatan yang sama dalam berbagai aspek kehidupan,” tambahnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Wali Kota Metro Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Silfia Naharani, yang menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Metro dalam mendukung terciptanya lingkungan sosial yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan khusus. Pawai yang berlangsung meriah dan penuh makna ini diikuti oleh siswa berkebutuhan khusus, guru pendamping, komunitas pemerhati autisme, serta masyarakat umum. Di sepanjang rute, masyarakat Kota Metro tampak antusias memberikan semangat dan dukungan kepada para peserta. Menutup sambutannya, Suwandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan motivasi kepada anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Metro. “Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi. Kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita ini dapat menjalani hidup dengan penuh semangat dan kualitas yang lebih baik,” tutupnya. Peringatan Hari Autisme Sedunia di Kota Metro tahun ini tidak hanya menjadi ajang edukasi dan kesadaran, tapi juga menjadi refleksi bahwa inklusivitas bukan lagi pilihan melainkan kewajiban moral seluruh masyarakat. (Dns/Ygy)
Wali Kota Metro sampaikan LKPJ tahun 2024, komitmen wujudkan pemerintahan yang akuntabel
Pemerintah Kota Metro kembali menunjukkan komitmennya terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dengan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Metro Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna DPRD Kota Metro, Selasa (15/04/2025). Rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Metro, para staf ahli dan asisten, Kepala OPD, para camat, lurah, pimpinan instansi vertikal, serta insan pers. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, menyampaikan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat dari Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Namun lebih dari sekadar kewajiban administratif, LKPJ juga menjadi cerminan akuntabilitas serta wujud komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan dan partisipatif. “LKPJ yang kami sampaikan hari ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat melalui DPRD selaku representasi rakyat, atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik sepanjang tahun 2024,” ujar Wali Kota. Wali Kota Metro juga menegaskan bahwa laporan tersebut disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, yang merupakan dokumen penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro Tahun 2021–2026. Sepanjang tahun anggaran 2024, Pemerintah Kota Metro telah melaksanakan berbagai program pembangunan yang tertuang dalam RKPD, dengan fokus pada pencapaian visi dan seluruh program yang dijalankan tetap mengedepankan prinsip-prinsip efektivitas, efisiensi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dalam forum tersebut, Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD atas dukungan dalam menyusun kebijakan anggaran dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Forkopimda dan OPD yang telah bekerja sama, serta seluruh lapisan masyarakat Kota Metro yang telah berperan aktif dalam pembangunan daerah. “Kami menyadari bahwa berbagai keberhasilan yang telah dicapai adalah buah dari sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan seluruh komponen masyarakat. Ke depan, kami berharap dukungan ini terus terjalin untuk mewujudkan Kota Metro yang semakin maju dan sejahtera,” tambahnya. Penyampaian LKPJ ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan masukan konstruktif dari DPRD kepada pemerintah daerah, sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di masa yang akan datang. Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan dokumen LKPJ secara resmi dari Wali Kota Metro kepada Ketua DPRD, sebagai langkah awal proses pembahasan dan evaluasi oleh Panitia Khusus (Pansus) yang akan dibentuk DPRD Kota Metro. (Win/Dns/ygy)
Pemkot Metro siap All Out mendukung UMKM
Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan kolaborasi yang baik ini, tentunya akan berdampak positif bagi perkembangan jasa maupun ekonomi di Kota Metro termasuk bagi kalangan UMKM. Semangat kolaborasi ini tentunya, selaras dengan Visi Kota Metro, yaitu Kota Cerdas berbasis Jasa dan Budaya yang Religius. Semangat ini juga sesuai arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso dan Dr. M. Rafieq Adi Pradana dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis partisipasi warga dan penguatan sektor kreatif. Kepala Diskominfo Kota Metro, Subehi menyampaikan bahwa pihaknya akan all out dalam menyukseskan setiap kegiatan yang berdampak pada geliat ekonomi lokal, mulai dari skala kelurahan hingga tingkat kota. “Komitmen kami jelas, setiap event di Metro baik yang diselenggarakan oleh OPD, komunitas, pelaku UMKM, atau masyarakat umum, akan kami bantu promosikan melalui seluruh kanal resmi milik Pemkot Metro. Ini sebagai bentuk nyata dukungan kami dalam mendorong perputaran ekonomi di daerah,” kata dia saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (15/4/2025). Menurut Subehi, event-event lokal seperti festival budaya, bazar UMKM, lomba seni, hingga pameran pendidikan, memiliki dampak domino yang sangat besar terhadap sektor ekonomi. “Tidak hanya pelaku usaha yang merasakan manfaatnya, tetapi juga masyarakat luas, terutama dalam menciptakan ruang pertemuan antara produk lokal dan konsumen potensial,” ucapnya. Subehi menekankan pentingnya promosi digital sebagai kunci utama agar setiap kegiatan mendapatkan eksposur maksimal. Dalam era teknologi yang serba cepat, Diskominfo akan memaksimalkan kanal digital seperti media sosial resmi Pemkot Metro, Website, Instagram, Youtube, Tiktok serta kolaborasi dengan media lokal. “Tidak semua pelaku usaha atau komunitas punya akses dan kemampuan promosi digital yang kuat. Di sinilah peran kami hadir. Kami akan bantu agar event mereka tak hanya diketahui warga Metro, tapi juga menjangkau masyarakat luar daerah yang bisa datang dan ikut meramaikan,” jelasnya. Dirinya juga mengungkapkan rencana penguatan tim kreatif di lingkungan Diskominfo. Tim ini akan bertugas memproduksi konten menarik seperti video teaser, poster digital, hingga liputan media yang bisa membantu sebuah event menjadi viral di media sosial. “Diskominfo tidak bisa bekerja sendiri, kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya kepada seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, dan komunitas untuk berbagi informasi mengenai rencana kegiatan yang akan diselenggarakan,” jelasnya. “Jangan ragu untuk menghubungi kami. Kita bisa duduk bareng, bahas konsep publikasi, dan siapkan strategi komunikasi yang tepat. Kami tidak menunggu, kami ingin menjadi bagian dari kesuksesan setiap event di Kota Metro,” imbuhnya. Subehi juga mengajak para pelaku UMKM untuk aktif terlibat dalam berbagai event. Menurutnya, setiap kegiatan yang melibatkan UMKM bisa menjadi sarana promosi langsung sekaligus pasar yang potensial. Langkah Diskominfo ini sejalan dengan visi besar Pemkot Metro dalam menjadikan Bumi Sai Wawai sebagai pusat kegiatan masyarakat yang dinamis. Dengan semakin banyaknya event non APBD, masyarakat tidak hanya diuntungkan dari sisi ekonomi, tetapi juga dari sisi sosial dan budaya. “Kota Metro ini punya potensi besar. Kita punya pelajar, komunitas kreatif, pelaku budaya, dan UMKM yang aktif. Jika semua diberi ruang dan promosi yang memadai, saya yakin Metro bisa jadi kota event yang diperhitungkan di Lampung bahkan nasional,” paparnya. Ia berharap agar masyarakat dan pelaku kegiatan lebih proaktif dalam melibatkan Diskominfo dalam proses perencanaan promosi. “Kita bangun bersama Metro yang terinformasikan, Metro yang kreatif, dan Metro yang produktif. Dari event kecil sampai besar, semua layak mendapat sorotan,” tandasnya. (bsr/ygy)
Pemkot Metro apresiasi SMSI Fair 2025, catat tanggalnya 12-26 April
Ribuan masyarakat Kota Metro tumpah ruah memadati kawasan Samber Park, Sabtu (12/4/2025) malam, dalam semarak pembukaan SMSI Fair 2025, sebuah festival rakyat yang dihelat oleh organisasi pemilik media Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Metro. Acara ini bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan perayaan semangat kolaborasi, inovasi, dan kebangkitan ekonomi kerakyatan yang dikemas dengan nuansa budaya dan edukasi dari para pemilik media di Kota Metro. Event yang akan berlangsung selama 14 hari, sejak 12 hingga 26 April 2025 tersebut menghadirkan ragam kegiatan lintas sektor mulai dari bazar UMKM, ekspedisi wisata sejarah, job fair, layanan publik, festival seni budaya, hingga konser amal dan pasar malam yang sarat makna. Ketua SMSI Kota Metro, Ali Imron Muslim, dalam pidato pembukaan yang memukau dan menggugah, menggambarkan SMSI Fair bukan hanya sebagai peristiwa, tapi sebagai pergerakan. Sebuah suluh yang mencoba menerangi lorong-lorong gelap masyarakat, terutama pelaku ekonomi kecil. “Hari ini, kita tidak sekadar menghadiri sebuah acara. Kita sedang membuka jendela harapan. SMSI FAIR 2025 adalah taman kehidupan dan akar kebudayaan tumbuh berdampingan dengan tunas ekonomi, bunga kolaborasi mekar bersanding dengan buah inovasi,” ujar Ali Imron dalam sambutannya. Ali menekankan bahwa bazar UMKM yang digelar dalam event ini bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi adalah proses menumbuhkan mimpi para pelaku usaha mikro agar suatu saat mampu menjadi pohon besar yang menaungi kesejahteraan rakyat. Di tengah riuh modernitas, SMSI juga menghadirkan panggung seni dan budaya sebagai pengingat jati diri bangsa. “Lewat ekspedisi Goa Warak, kita sedang menyelami lorong waktu, membangun hubungan spiritual antara manusia, alam, dan sejarah. Lewat job fair, kita mencoba membuka pintu masa depan bagi anak-anak bangsa yang masih mengetuk harapan,” jelasnya. “Dan lewat pasar malam, kita hadirkan tawa, cahaya, dan kenangan karena hidup bukan hanya soal kerja keras, tapi juga tentang kebahagiaan yang perlu dirayakan bersama,” imbuhnya. Ketua pelaksana kegiatan SMSI Fair 2025, Gatot Subroto menjelaskan bahwa SMSI Fair juga menjadi titik temu antara masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, media, dan relawan dari berbagai latar belakang. “Semua bersatu dalam satu ikhtiar yaitu menjadikan Kota Metro sebagai contoh kota kecil yang punya semangat besar, kota lilin kecil yang terus menyala meski diterpa angin zaman. Acara ini merupakan rangkaian milad SMSI ke-8, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak khususnya Pemerintah Kota Metro,” pungkasnya. Ketua SMSI Provinsi Lampung, Doni Irawan melalui Ketua Bidang III, Fajar Arifin menyampaikan bahwa SMSI berkomitmen untuk berkolaborasi dalam membangun kemajuan Kota Metro. “Ini momennya pas habis lebaran, jadi yang kemarin-kemarin ada persoalan-persoalan bisa saling bermaafan tapi jangan membawa dosa-dosa baru. Semoga Metro ini ke depan semakin kompak dengan hadirnya teman-teman media bisa saling berkolaborasi dengan baik untuk memajukan daerahnya masing-masing,” paparnya. “Kita berkomitmen ketika memang pemerintah daerah memandang penting bahwa keberadaan pers, maka itu bisa membantu dan bisa berkolaborasi untuk memajukan daerahnya. Saya menitipkan kepada Pemkot Metro, ini dari hati saya yang paling dalam, saya menitipkan SMSI di Kota Metro untuk bisa berkolaborasi aktif membangun Kota Metro. Ajak kami berdialog dan berkomitmen untuk membangun Kota Metro lebih baik dari sebelumnya,” tutupnya. Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso yang diwakili Assisten II Setda Kota Metro, Yeri Ehwan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya SMSI Fair 2025 yang dianggap menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “UMKM memiliki peranan vital dalam menopang ekonomi nasional, termasuk di Kota Metro. Melalui event ini, SMSI telah menghadirkan panggung yang luas untuk para pelaku UMKM memperkenalkan produk dan menjalin kolaborasi lintas sektor,” jelas Yeri. Ia juga menyoroti ragam kegiatan dalam SMSI Fair yang dinilai strategis, tidak hanya memperkuat sektor ekonomi, tapi juga mempererat hubungan antar insan pers, komunitas, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat umum. “SMSI Fair 2025 bukan sekadar festival. Ia adalah ruang silaturahmi, ruang edukasi, ruang empati, dan ruang perjuangan bersama. Dan di Metro, ruang itu telah kita isi bersama,” ujarnya. Wajah-wajah ceria warga Metro malam itu menjadi saksi bahwa harapan tidak pernah benar-benar padam di kota kecil ini, ia hanya menunggu untuk disulut kembali, dan SMSI Fair menjadi salah satu pemantiknya. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, SMSI Fair 2025 bukan hanya milik SMSI, tapi telah menjadi milik rakyat. Kota Metro, meski kecil di peta, kembali membuktikan bahwa ia besar dalam semangat, dalam cinta, dan dalam tekad untuk terus bergerak maju bersama. (rls/ygy)
Wali Kota Metro bekali wawasan keagamaan bagi 373 calon jamaah haji
Ratusan calon jamaah haji (CJH) memadati Wisma Haji Al-Khairiyah, sejak pagi hari, Sabtu (12/4/2025). Acara ini adalah manasik haji yang merupakan simulasi akhir bagi calon jamaah ibadah haji sebelum diberangkatkan. Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, dalam membuka kegiatan ini juga sekaligus memberikan wawasan keagamaan, karena dirinya juga dinilai sebagai tokoh alim ulama oleh masyarakat Metro. Tahun ini, sebanyak 373 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Metro dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat Metro yang sangat tinggi dalam menunaikan rukun Islam kelima, sekaligus menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran dan keamanan seluruh proses ibadah mereka. Wali Kota Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji bukan hanya sekadar rutinitas keagamaan, namun juga tanggung jawab nasional. “Penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional dan menyangkut martabat serta nama baik bangsa. Kegiatan ini menjadi tanggung jawab pemerintah, yang dalam pelaksanaannya ditangani oleh Kementerian Agama,” ungkapnya. Namun demikian, menurutnya, peran serta masyarakat juga memegang peranan penting dalam mendukung sistem penyelenggaraan haji. “Partisipasi masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem dan manajemen penyelenggaraan ibadah haji,” imbuhnya. Manasik haji, sebagai tahapan penting sebelum keberangkatan, disebut sebagai momen krusial untuk mempersiapkan para jamaah secara lahir dan batin. “Manasik haji bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada jamaah calon haji mengenai tahapan-tahapan dalam menunaikan ibadah haji yang baik dan benar sesuai dengan arahan dan bimbingan tim pembimbing haji,” jelasnya. Wali Kota juga menekankan bahwa manasik bukan hanya ajang simulasi, namun juga gladi resik spiritual dan fisik. Ia berharap para jamaah bisa menyimak materi dengan serius dan menjaga kondisi tubuh. “Manasik haji ini merupakan gladi resik yang akan dilaksanakan di Tanah Suci nanti. Saya juga menghimbau kepada seluruh jama’ah calon haji untuk menjaga kesehatan, sehingga dalam pelaksanaan manasik sampai penyelenggaraan ibadah haji nanti, dalam kondisi fisik yang prima,” pesannya. Wali Kota Metro yang dikenal religius dan dekat dengan masyarakat ini juga tak lupa mengajak para jamaah untuk mendoakan kemajuan dan kesejahteraan Kota Metro dari Tanah Suci. “Doa para tamu Allah adalah doa yang mustajab. Saya mohon, titip doa untuk Kota Metro agar senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, dan keselamatan bagi seluruh warganya,” ucapnya, disambut haru dan anggukan penuh harapan dari para calon jamaah. Kegiatan manasik haji ini direncanakan berlangsung dalam beberapa sesi, menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama, tim kesehatan haji, serta pembimbing ibadah yang telah berpengalaman. Para CJH akan dibekali dengan pemahaman mendalam tentang rukun, wajib, dan sunnah haji, hingga teknis pelaksanaan di Arafah, Mina, dan Makkah. Semangat dan wajah-wajah penuh harap tampak dari para peserta. Bagi sebagian dari mereka, ini adalah perjalanan suci yang telah dinantikan puluhan tahun. Harapan dan do’a pun menggantung di udara: semoga seluruh jamaah haji asal Kota Metro tahun ini dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh. (rls/ygy)
Dukung pelaku UMKM kuliner, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro buka Event Mega Garden
Suasana Taman Wisata Metro Garden di Jalan Diponegoro, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, berubah semarak pada Jum’at (11/4/2025) sore. Karena Pemerintah Kota Metro baru saja membuka event Mega Garden, sebuah festival makanan yang menghadirkan istimewa dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan ini dibuka oleh Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, didampingi Wakil Wali Kota Dr. M. Rafieq Adi Pradana. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari ke depan, sebagai bagian dari program promosi UMKM dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis wisata kota. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pelaku UMKM yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini. “Hari ini kita membuka kuliner Mega Garden. Kegiatan ini akan diadakan selama 10 hari. Mudah-mudahan ini bisa diketahui oleh warga masyarakat Kota Metro khususnya, dan masyarakat di luar Metro,” ujar Wali Kota Bambang kepada awak media. Ia mengajak warga untuk datang bersama keluarga menikmati suasana sore dan malam di Metro Garden, yang kini dipenuhi aroma masakan tradisional dan berbagai menu kekinian hasil kreasi tangan-tangan kreatif warga Metro. “Kami berharap warga masyarakat bisa berbondong-bondong bersama keluarganya untuk menikmati suasana Metro Garden dalam rangkaian Mega Kuliner. Semua yang disajikan adalah masakan khas dari produk UMKM Kota Metro, tersaji di sini dan sangat higienis,” ucapnya. Lebih dari 50 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Metro turut serta dalam festival ini. Mereka menyuguhkan aneka makanan khas seperti seruit, pempek Metro, sate, ayam geprek, kopi robusta lokal, hingga jajanan kekinian seperti es boba dan dessert box. Acara ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk kuliner, tetapi juga menjadi tempat bertemunya komunitas UMKM dengan masyarakat luas. Konsep outdoor yang menyatu dengan suasana taman hijau membuat pengunjung merasa nyaman dan betah berlama-lama. Wali Kota juga menekankan bahwa selain kualitas rasa, harga menjadi perhatian penting agar bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat. “Kalau berkaitan dengan harga, semuanya pasti terjangkau dan murah, enak dan berkah. Saya mendoakan semuanya laris, berkah, dan selama 10 hari berjualan bisa untung banyak. Ke depannya, kita akan dorong agar event seperti ini bisa dilakukan di tempat lain juga,” ucap Bambang. Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak bagi geliat ekonomi lokal pasca pandemi, serta membuka peluang usaha baru bagi anak-anak muda Metro. “Kita ingin Metro Garden ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tapi juga pusat pengembangan ekonomi kreatif. UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Kalau mereka tumbuh, maka Kota Metro juga ikut maju,” ungkap Rafieq. Mega Garden tidak hanya menyajikan makanan dan minuman, tetapi juga hiburan musik akustik, pertunjukan budaya, hingga bazar produk kriya seperti kerajinan tangan dan fashion lokal. Salah satu pengunjung, Fitria (25), warga Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat mengaku senang dengan hadirnya event ini. “Seru banget. Bisa bawa keluarga sambil ngabuburit dan nyobain makanan khas Metro yang jarang ditemui di tempat lain. Harganya juga ramah di kantong,” ujarnya. Dengan dibukanya Kuliner Mega Garden, Metro kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan kota sebagai destinasi wisata kuliner berbasis UMKM. Event ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin tahunan sekaligus inspirasi bagi daerah lain dalam menggerakkan ekonomi masyarakat secara kreatif dan inklusif. (ygy)
Walikota Metro, H. Bambang sambut baik entry meeting BPK
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung menggelar entry meeting dengan Pemerintah Kota Metro pada hari ini, Rabu (09/04/2025) bertempat di Ruang Kerja Wali Kota setempat. Pertemuan ini menjadi langkah awal dimulainya pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 oleh tim pemeriksa BPK. Ketua Pemeriksa, Ika Mayasari menyampaikan bahwa BPK akan melakukan pemeriksaan di Kota Metro selama 1 bulan. “Dalam rangka pemeriksaan laporan keuangan untuk Kota Metro tahun 2024, rencananya akan dilaksanakan mulai hari ini sampai tanggal 8 mei 2025,” ujarnya. Ia menyampaikan permohonan bantuan dan kerja sama dari seluruh pihak, serta mengharapkan agar apabila ada pihak yang berkepentingan namun tidak dapat menemui tim pemeriksa, dapat segera melapor agar dapat dijadwalkan ulang. “Kami mohon bantuan dan kerja samanya. Apabila ada pihak yang berkepentingan namun tidak dapat menemui kami, kami harap dapat segera melaporkan kepada kami agar dapat kami jadwalkan ulang,” ungkapnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso dalam sambutannya menyambut baik kedatangan tim BPK. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk mendukung penuh seluruh tahapan pemeriksaan yang dilakukan, sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah. “Kami siap memberikan dukungan data dan informasi yang dibutuhkan secara terbuka. Semoga pemeriksaan ini menjadi masukan positif untuk perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan,” tutur Wali Kota. Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana menambahkan, bahwa dalam pemeriksaan ini pihaknya akan menyampaikan kepada seluruh OPD agar memberikan kerja sama yang baik dan berharap pemeriksaan tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi semua pihak. “Akan kami sampaikan kepada seluruh OPD untuk memberikan kerja sama yang baik, dan semoga pemeriksaan ini dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kita semua,” tuturnya. Dalam sesi pemaparan, tim pemeriksa BPK menjelaskan ruang lingkup pemeriksaan, metode yang akan digunakan, serta dokumen dan data yang akan dibutuhkan dari masing-masing perangkat daerah. Tim juga mengingatkan pentingnya ketepatan waktu dan kelengkapan dokumen agar proses pemeriksaan berjalan lancar. (tm/ygy)