Sebanyak 86 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Metro resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan formasi tahun 2024. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, dalam apel yang berlangsung di halaman kantor Pemkot Metro, Senin (16/6/2025). Namun di balik seremoni tersebut, tersirat peringatan keras bahwa CPNS bisa saja gagal dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) jika berperilaku tidak baik selama masa orientasi satu tahun ke depan karena masih berstatus sebagai CPNS. Penegasan tersebut datang langsung dari orang nomor satu di Kota Metro. Dalam arahannya, Wali Kota Bambang menekankan pentingnya moralitas dan integritas sebagai fondasi dasar seorang aparatur negara. Ia tidak segan menyebut bahwa selama masa orientasi ini, segala bentuk penyimpangan sikap dan pelanggaran etika bisa menjadi ganjalan serius menuju pelantikan sebagai PNS penuh. “Tuntutan saya sebagai kepala daerah, selama kepemimpinan lima tahun ini, ASN harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Belajarlah melayani dengan akhlak baik. Jangan sampai terkontaminasi oleh perilaku buruk. Jadilah ASN yang menjadi contoh. Jika Anda rusak moralnya, saya minta BKPSDM kontrol, jangan dibiarkan,” kata Bambang dalam amanatnya. Wali kota bahkan menyisipkan pesan spiritual dalam pernyataannya, menyerukan agar kerja sebagai ASN diniatkan sebagai bagian dari ibadah. “Kalau kita ikhlas dalam bekerja, Allah akan mencukupkan rezeki kita. Jangan hanya melihat rezeki dari sisi gaji. Sehat jasmani dan rohani, itu juga rezeki,” ujarnya. Dalam gaya kepemimpinan Bambang-Rafieq yang semakin dikenal tegas dan bernapas spiritual, pemberian SK CPNS dijadikan momentum membangun ulang karakter birokrasi Metro yang selama ini dicurigai masih menyimpan banyak penyakit lama, dari mental asal bapak senang, hingga kebiasaan mengabaikan pelayanan publik. “ASN lama yang buruk harus malu melihat semangat ASN baru. Saya ingin CPNS ini jadi obor perubahan. Kalau bisa membuat yang lama berubah, itu baru ASN hebat,” ujar Bambang dengan nada tajam. Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana turut menguatkan pesan moral saat arahannya. Menurutnya, menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap negara dan masyarakat. “Alhamdulillah Kota Metro tidak punya utang dan masih mampu memberikan insentif bagi ASN. Tapi, itu harus dibayar dengan kerja yang baik dan niat yang tulus,” ucap Rafieq. Dirinya menekankan, calon PNS harus menjadi contoh ASN yang berakhlak, bukan justru ikut terbawa arus budaya birokrasi lama yang penuh keluhan, manipulasi, dan inefisiensi. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo dalam keterangannya menjelaskan bahwa ke-86 CPNS tersebut merupakan hasil seleksi dari ribuan pelamar di berbagai formasi. Mulai dari tenaga teknis, dokter, perawat, hingga tenaga ahli kesehatan. Namun, SK CPNS bukanlah jaminan mutlak akan status PNS. Mereka masih harus melewati satu tahun masa percobaan, di mana perilaku, kedisiplinan, dan kinerja akan dipantau secara ketat. “Selama satu tahun ini, mereka bukan PNS penuh. Jika tidak menjalani orientasi dengan baik, melanggar aturan, atau terbukti tidak disiplin, maka tidak menutup kemungkinan mereka tidak akan dilantik menjadi PNS,” terang Bangkit. Pemerintah Kota Metro kini berada di persimpangan penting. Dengan wajah-wajah baru yang datang membawa harapan, orientasi CPNS tahun ini bukan sekadar formalitas. “Orientasi adalah ujian integritas, para CPNS muda ini bukan hanya diuji kemampuan teknisnya, tapi terlebih dahulu mentalitasnya, apakah mereka akan menjadi pegawai negeri yang lurus, atau justru ikut larut dalam birokrasi yang bengkok,” tandasnya. Bagi Pemerintah Kota Metro, orientasi ini bukan hanya masa pelatihan, melainkan tahun penentu terkait apakah mereka layak disematkan sebagai abdi negara, atau harus dilepas kembali ke masyarakat karena gagal menjaga amanah. (bsr/ygy)
Wali Kota Metro, H. Bambang peringatkan CPNS yang baru terima SK berperilaku sesuai koridor
Wali Kota Metro, H. Bambang apresiasi kegiatan Off-Road di hari jadi kota ke 88
Salah satu kontribusi dari komunitas untuk Hari Jadi ke-88 Kota Metro ditunjukkan oleh Indonesia Off-Road Federation (IOF) Kota Metro dengan menggelar acara bernama Bumi Sai Wawai (BSW) Adventure Off-Road ke-5, Sabtu (14/6/2025). Acara bergengsi bagi kalangan Off Roader di Bumi Ruwa Jurai ini berhasil memikat para pegiat otomotif maupun masyarakat umum. Sekitar kawasan Stadion Tejosari, Metro Timur juga secara ekonomi berdampak baik. Sejak pagi hari, puluhan mobil Off Roader dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung mulai memadati area start yang dibuka langsung oleh Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso. Tercatat 49 Off Roader resmi mengikuti kegiatan ini, membelah medan berlumpur dan rintangan alam dengan rute menantang sejauh 11 kilometer. Rute dibagi ke dalam dua jalur, yaitu Jalur A sepanjang 3 kilometer dan Jalur B sepanjang 8 kilometer, yang melintasi Kecamatan Metro Timur dan Metro Selatan. Ketua IOF Metro, Tondi MG Nasution menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang telah memasuki tahun kelima. “Setiap tahun antusiasme peserta meningkat. Tidak hanya untuk merayakan ulang tahun Kota Metro, tapi ini juga bagian dari upaya kami mendukung promosi wisata dan penggerak ekonomi lokal,” kata Tondi. Kegiatan ini tidak hanya menyuguhkan pertunjukan otomotif ekstrem, namun juga memberi dampak ekonomi langsung kepada warga. Berbagai stan UMKM disiapkan di sekitar area stadion, mulai dari kuliner tradisional, suvenir khas Metro, hingga produk kerajinan tangan lokal. Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso yang hadir dan secara resmi melepas para peserta, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi komunitas off-roader dan panitia dalam mendukung geliat ekonomi lokal. “Acara ini tidak hanya hiburan dan ajang olahraga ekstrem, tapi nyata memberi dampak pada perekonomian sekitar, terutama para pelaku UMKM. Inilah bentuk sinergi antara komunitas, masyarakat, dan pemerintah,” ucap Bambang. Lebih lanjut, ia mengisyaratkan bahwa Metro tidak akan berhenti di sini. “Pemerintah siap mendukung penuh kegiatan serupa, bahkan ke depan kami membuka peluang agar event ini bisa menjadi agenda berskala nasional. Ada rencana di bulan September nanti kami akan menghadirkan tamu kehormatan dari Jakarta untuk mencoba langsung jalur off-road Kota Metro,” imbuhnya. Metro BSW Adventure Off-Road bukan sekadar ajang adu kekuatan mesin dan nyali, namun juga menjadi bagian dari branding Metro sebagai kota dengan potensi sport tourism. Jalur off-road yang melewati kawasan alam dan perdesaan Metro Selatan hingga Timur menawarkan pengalaman unik yang dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai destinasi petualangan. Tak sedikit peserta yang menyatakan kekagumannya terhadap medan dan keramahan masyarakat lokal. “Jalurnya menantang tapi menyenangkan, dan sambutan warga Metro luar biasa. Ini salah satu event paling solid di Lampung,” ujar Nanang satu peserta dari IOF asal Metro. Selain itu, ajang ini juga menjadi momentum mempererat solidaritas antar komunitas. Para off-roader tidak hanya bertarung dengan alam, tetapi juga saling mendukung di lapangan, menciptakan semangat kebersamaan dan solidaritas tinggi. Bagi Pemerintah Kota Metro, event ini membuktikan bahwa kegiatan komunitas, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi mesin penggerak ekonomi kreatif, promosi pariwisata, hingga penguatan identitas kota. Sebagaimana diungkapkan Wali Kota Bambang Iman Santoso, Metro tidak hanya akan membangun jalan dan gedung, tapi juga membangun semangat, peluang, dan kebanggaan bersama. (bsr/ygy)
Pemkot Metro apresiasi lokakarya Prodi Ilmu Administrasi Publik Universitas Dharma Wacana
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Metro, Supriadi, menghadiri Lokakarya Penyempurnaan Kurikulum Program Studi Strata 1 (S1) Administrasi Publik yang diselenggarakan oleh Universitas Darma Wacana, bertempat di Kampus Universitas Darma Wacana Kota Metro , aula gedung C, Jl. Jendral Sudirman No.173, Ganjaragung, Kec. Metro Barat Kota Metro, Rabu (11/06/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan zaman, kebijakan nasional, dan tuntutan profesionalisme lulusan di bidang administrasi publik. Lokakarya ini juga menjadi forum strategis untuk merespons kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dalam sambutannya, Supriadi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membangun kualitas sumber daya manusia di sektor publik. “Kami menyambut baik inisiatif Universitas Darma Wacana dalam memperbarui kurikulum. Keterlibatan dunia kerja dan pemerintahan akan menjadikan lulusan lebih siap dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan Program Studi Administrasi Publik Universitas Darma Wacana semakin mampu mencetak lulusan yang profesional, berdaya saing, dan berkontribusi aktif dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Rektor Universitas Darmawacana Kota Metro, Soni Isnaini mengatakan bahwa, Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam menjawab dinamika perkembangan ilmu administrasi publik serta tantangan dunia kerja yang semakin kompleks. Kami ingin memastikan bahwa kurikulum yang kami terapkan tidak hanya berbasis teori, tetapi juga berakar pada realitas sosial, kebutuhan masyarakat, serta kebijakan strategis pemerintah. Partisipasi dari pemerintah daerah, dunia usaha, dan para alumni menjadi sangat penting dalam merumuskan kurikulum yang komprehensif dan aplikatif. Ia berharap, hasil lokakarya ini dapat memperkuat arah kurikulum yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga siap terjun langsung dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah. Lokakarya ini dihadiri oleh jajaran dosen, alumni, mahasiswa, serta perwakilan dari instansi pemerintah dan swasta. Diskusi berjalan konstruktif dengan banyak masukan yang akan menjadi dasar penyusunan kurikulum yang adaptif, kompetitif, dan aplikatif. Dalam kesempatan terakhirnya, ia mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan perhatian semua pihak. Semoga lokakarya ini membawa manfaat besar bagi kemajuan Program Studi Administrasi Publik dan Universitas Darma Wacana secara keseluruhan. (Win/ygy)
Gandeng Pemkot Metro, OJK Lampung edukasi Pasar Modal di kalangan ASN
Dalam upaya memaksimalkan target literasi dan inklusi keuangan nasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung bersama mitra strategis terus menggencarkan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada berbagai lapisan masyarakat terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai salah satu segmen potensial dalam pengelolaan keuangan yang cerdas dan mandiri. Salah satu kegiatan edukatif tersebut digelar di Aula Pemerintah Kota Metro pada Rabu (11/06/2025) yang diselenggarakan sebagai bentuk komitmen OJK dalam mendorong pemahaman keuangan yang lebih baik di kalangan ASN sekaligus mendukung kebijakan percepatan inklusi keuangan nasional. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membekali para ASN dengan pengetahuan dan keterampilan keuangan yang memadai agar mampu mengambil keputusan finansial secara bijak, mandiri secara ekonomi, serta siap menghadapi risiko keuangan di masa depan. Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Lampung, Nurwanto menjelaskan, kegiatan bertajuk Sosialisasi Galeri Pasar Modal dan Pembukaan Tabungan Saham ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan literasi keuangan di sektor pasar modal. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan pemahaman mengenai pasar modal dan investasi yang sehat kepada ASN di Kota Metro. Kami ingin mereka dapat mengelola keuangan pribadi dan investasi dengan lebih bijak,” ujar Nurwanto. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Metro melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), OJK, PT Bursa Efek Indonesia, serta PT Phintraco Sekuritas. Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai lembaga terkait. Dalam sesi pemaparan, OJK memberikan edukasi mengenai pentingnya mewaspadai investasi ilegal, pinjaman online yang tidak terdaftar, hingga bahaya judi online. Sementara itu, Bursa Efek Indonesia dan PT Phintraco Sekuritas memaparkan materi mengenai dasar-dasar pasar modal dan praktik penggunaan akun usaha. TPAKD sendiri merupakan forum koordinasi antarinstansi dan pemangku kepentingan yang dibentuk untuk mendorong percepatan akses keuangan di daerah. Di Kota Metro, TPAKD resmi dibentuk melalui Keputusan Wali Kota Metro Nomor 415 Tahun 2021 pada tanggal 9 Juni 2021, dan menjadi motor penggerak inklusi keuangan di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2025, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia tercatat sebesar 66,46%, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51%. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara akses terhadap layanan keuangan dan pemahaman atas penggunaannya. Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa kelompok pekerja profesional dan pengusaha memiliki tingkat literasi keuangan tertinggi masing-masing sebesar 74,11 persen dan 73,60 persen. Indeks inklusi kedua kelompok ini bahkan mencapai angka 98,15 persen dan 95,21 persen. Data ini menegaskan bahwa meskipun akses ke layanan keuangan sudah tinggi, pemahaman terhadap pengelolaan keuangan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat tidak hanya sebagai pengguna layanan, tetapi juga paham risiko dan manfaat dari layanan keuangan tersebut. Dari sisi sektoral, pasar modal masih menjadi tantangan dengan tingkat literasi dan inklusi yang rendah, masing-masing sebesar 17,78% dan 1,34%. Padahal, pasar modal memiliki potensi besar sebagai instrumen investasi jangka panjang yang aman dan menguntungkan. Asisten Wali Kota Metro Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yerri Ehwan memaparkan bahwa kegiatan ini adalah langkah nyata dalam memperkenalkan pasar modal kepada masyarakat, terutama di lingkungan ASN. “Kami ingin membuka wawasan ASN dan masyarakat Metro bahwa ada alternatif investasi yang aman dan menguntungkan seperti tabungan saham. Ini penting untuk meningkatkan kemandirian keuangan mereka,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia yang telah diresmikan di Mal Pelayanan Publik Kota Metro sejak tahun 2024 menjadi momentum penting dalam membumikan pasar modal, tidak hanya dari sisi teori namun juga dalam praktik sehari-hari. “Kami berharap dengan kegiatan ini, ASN dan masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan secara digital, tetapi juga memahami dengan baik bagaimana mengelola investasi yang sesuai dengan aturan dan nilai-nilai yang berlaku,” ujar Yerri. Ia juga menyoroti bahwa meski inklusi keuangan di kalangan ASN sudah tergolong tinggi, namun literasinya masih tertinggal. Oleh sebab itu, pihaknya mendorong agar edukasi dan pembukaan akses ke produk-produk investasi seperti tabungan saham terus digencarkan.(tm/ygy)
Bunda Literasi Metro, Hj. Eni Bambang apresiasi Lomba Bertutur dan Pidato Bahasa Lampung
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, sekaligus sebagai Bunda Literasi Hj. Eni Bambang, S.IP, menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Lomba Bertutur dan Lomba Pidato Berbahasa Lampung yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) berlangsung di aula Dispusarda Kota Metro, Selasa (10/06/2025). Melalui lomba ini, Pemerintah Kota Metro menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian Bahasa Lampung, menjadikannya tetap relevan dan membumi di kalangan generasi muda. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai jenjang sekolah, terutama tingkat dasar dan menengah pertama. Para peserta menampilkan kebolehannya dalam bertutur dan berpidato menggunakan bahasa Lampung dengan semangat dan percaya diri. Dalam sambutannya, Ibu Hj. Eni Bambang menyampaikan apresiasi kepada Dispusarda dan seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan ini. “Melalui lomba ini, kita tidak hanya membangun kemampuan literasi anak-anak, tetapi juga merawat dan menghidupkan kembali bahasa Lampung sebagai warisan budaya daerah,” ujar Eni. Menurut Eni, peran keluarga dan sekolah sangat penting dalam mendorong anak-anak untuk mengenal dan mencintai bahasa daerah mereka. TP PKK Kota Metro, lanjutnya, siap menjadi mitra aktif dalam program-program pelestarian budaya daerah. “Bahasa Lampung adalah kekayaan yang harus kita jaga. Bila tidak kita tanamkan sejak dini, maka generasi mendatang bisa saja melupakannya,” tambahnya. Acara berlangsung meriah dan penuh semangat. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan berbahasa, melainkan lomba ini juga menjadi ruang untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kebanggaan peserta terhadap identitas budaya mereka. Kehadiran Ketua TP PKK Kota Metro dalam kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung penguatan literasi budaya dan bahasa daerah di era modern. Dispusarda diharapkan terus menjadi pusat edukasi budaya lokal yang inklusif dan inspiratif. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro, Komarudin, menyampaikan bahwa lomba literasi bertutur dan pidato berbahasa Lampung ini merupakan langkah strategis dalam melestarikan bahasa dan budaya daerah, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur. Ia menuturkan, bahwa kegiatan lomba ini merupakan langkah awal untuk melestarikan dan menghidupkan kembali bahasa Lampung sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah yang sangat berharga. Ditengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang sangat cepat, bahasa daerah semakin terpinggirkan dan perlahan-lahan mulai terlupakan oleh generasi muda. “lomba ini menjadi langkah nyata dan strategis untuk mendorong generasi muda agar mengenal, mencintai, dan menggunakan bahasa Lampung dengan bangga,” Ujarnya. Melalui lomba bertutur dan pidato berbahasa Lampung ini, bukan hanya ingin menanamkan nilai literasi dan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga membangun rasa percaya diri serta identitas kebudayaan pada anak-anak kita. “Kami ingin anak-anak Kota Metro tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berkarakter, dan tidak tercerabut dari akar budayanya”, tambahnya. Ia menyampaikan pesan kepada seluruh peserta dalam setiap perlombaan bahwa, menang atau kalah bukanlah hal yang paling penting. Yang jauh lebih bermakna adalah keberanian untuk tampil, belajar, dan mencintai bahasa Lampung. Proses inilah yang akan membentuk karakter dan kebanggaan terhadap budaya kita sendiri. (Win/Ygy)
Hari Jadi Metro ke 88, Bambang-Rafieq bawa perubahan besar wujudkan Kota Cerdas
Kota Metro hari ini merayakan Hari Jadi yang ke 88 dengan semangat reflektif dan penuh optimisme. Dalam sidang Paripurna yang digelar di gedung DPRD Kota setempat, Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menyampaikan pidato menyentuh serta menggairahkan dengan mengajak audiens mengingat kembali jejak sejarah Kota Metro, yang kini menuju Metro Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius. “Peringatan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum untuk menapaki sejarah dan memantapkan arah masa depan. Dari jejak kolonialisme, kita kini melangkah ke era digital,” kata Bambang dalam sambutannya pada sidang paripurna di Gedung DPRD Kota setempat, Senin (9/6/2025). Dalam pidatonya, Wali Kota Bambang mengulas asal-usul Metro sebagai permukiman kolonis Hindia Belanda pada tahun 1936, bermula dari Desa Trimurjo. Para kolonis didatangkan dan tinggal di bedeng-bedeng yang kini menjadi kawasan strategis kota, seperti sekitar Masjid Taqwa dan kantor PLN. “Nama Metro berasal dari kata Mitro, yang artinya teman. Jiwa gotong- royong itu yang membentuk identitas kita,” jelasnya. Penetapan Metro sebagai pusat pemerintahan Onder Distrik pada 9 Juni 1937 menjadi tonggak lahirnya kota, sebagaimana ditetapkan melalui Perda Nomor 11 Tahun 2002. Dalam kerangka Visi Pembangunan 2025–2029, Bambang menekankan arah pembangunan Metro menuju kota berbasis teknologi dan layanan publik unggul, dengan tetap berakar pada budaya dan nilai religius. “Kota Cerdas berarti digitalisasi birokrasi, efisiensi pelayanan, dan ekosistem ekonomi yang inovatif. Tapi tak boleh melupakan akar budaya dan nilai spiritual,” tegasnya. Kota Metro juga menempatkan sektor jasa seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan perdagangan sebagai motor penggerak ekonomi. Kinerja Metro dalam beberapa tahun terakhir membuktikan kapasitasnya sebagai kota yang patut diperhitungkan. “Indeks Pembangunan Manusia atau IPM 80,41 dengan status sangat tinggi dan tertinggi di Lampung. Umur Harapan Hidup masyarakat Kota Metro ada pada angka 75,43 tahun. Harapan Lama Sekolah, 14,79 tahun. Rata-rata Lama Sekolah, 11,01 tahun dan tertinggi di provinsi,” jelasnya. “Pendapatan Per Kapita, Rp 48,26 juta. Pertumbuhan Ekonomi diangka 4,88% melewati rata-rata provinsi. Inflasi berhasil ditekan hingga 1,51% atau terendah dalam 3 tahun terakhir. Kemudian Penghargaan WTP yang berhasil diraih 15 kali berturut-turut,” imbuhnya. Namun, tantangan tetap ada. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) meningkat sedikit ke angka 3,71% meski masih di bawah rata-rata nasional. Pemerintah juga terus mendorong investasi dan ekspansi lapangan kerja. Berdasarkan rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) oleh BRIN tahun 2024, Metro mencatat skor tertinggi di Provinsi Lampung, dan masuk dalam 10 besar kota paling maju di luar Jawa bersama Medan, Pekanbaru, dan Manado. Dengan 13 perguruan tinggi dan puluhan sekolah dari tingkat dasar hingga menengah, Metro mengukuhkan dirinya sebagai Pusat Pendidikan. Metro juga dikenal sebagai Kota Inklusif, dengan 38 sekolah inklusi, pusat layanan autisme, dan berbagai sarana ramah disabilitas. “Di sektor kesehatan, Metro memiliki 9 rumah sakit, 11 puskesmas, dan mencatat nol kasus kematian ibu selama tiga tahun berturut-turut. Merupakan sebuah capaian luar biasa di tingkat nasional,” ungkap Bambang dalam pidatonya. Menjelang usia emasnya di tahun 2037, Kota Metro didorong untuk mengambil peran signifikan dalam visi besar Indonesia Emas 2045. Bambang mengajak seluruh elemen kota untuk bersatu membangun kota dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan. “Kita tidak boleh puas. Kita butuh etos kerja, keberanian menerima kritik, dan tekad untuk terus belajar. Inilah saatnya Metro naik kelas, bukan hanya menjadi kebanggaan Lampung, tapi juga nasional,” pungkasnya. Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal melalui Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ganjar Jationo menyampaikan dukungannya agar Metro dapat mewujudkan visi dan misinya. “Pak gubernur mengingatkan Kota Metro untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pre investasi serta pemberdayaan ekonomi lokal khususnya pada UMKM dan potensi ekonomi kreatif anak-anak Metro yang harus kita bangkitkan,” ucapnya. Ganjar juga berharap Pemkot Metro dapat memberdayakan kaula muda dalam menjadikan iklan digital yang berdampak positif pada peningkatan ekonomi rakyat. “Pak Gubernur juga meminta pemerintah Kota Metro juga harus menyiapkan anak-anak muda untuk generasi emas, dan kita wujudkan Kota Metro sebagai Kota cerdas berbasis jasa yang religius,” paparnya. “Pak Gubernur juga berpesan agar talenta-talenta kedepan di kota Metro harus bisa dibina dari usia dini. Inilah tugas pemerintah kota Metro dan DPRD untuk membuat regulasi agar terwujud Kota Metro yang cerdas berbasis jasa yang relegius,” tandasnya. (yld/ygy)
Hari jadi ke 88, Wali Kota Metro pimpin upacara ziarah dan tabur bunga di TMP Kemala Nusantara
Peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-88 tentunya tidak terlepas dari perjuangan pahlawan dan para pendahulu. Untuk itu, Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso memimpin upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kemala Nusantara, Senin (09/06/2025). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana khidmat yang diikuti oleh jajaran pemerintahan Kota Metro dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Upacara dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di tugu TMP yang diakhiri dengan tabur bunga di pusara para pejuang. Prosesi berjalan tertib dan penuh penghargaan, mencerminkan rasa hormat yang mendalam terhadap jasa-jasa para pahlawan. Sebagai bentuk penghormatan, ziarah ke Taman Makam Pahlawan merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro dalam setiap peringatan hari jadi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga semangat perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan berdaerah. Turut hadir, Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro, jajaran TNI dan Polri, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, para Staf Ahli Wali Kota, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Selain kegiatan ziarah, peringatan Hari Jadi ke-88 Kota Metro sendiri tahun ini juga akan diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, antara lain upacara peringatan tingkat kota, pawai budaya, dan pameran UMKM lokal. Semua kegiatan ini dirancang untuk melibatkan masyarakat secara luas dan menumbuhkan semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap Kota Metro. Dengan mengusung “Metro Cerdas dan Bahagia” rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-88 Kota Metro ini diharapkan menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah meletakkan dasar bagi kemajuan daerah terutama di Bumi Sai Wawai tercinta. (Win/Dns/ygy)
Bambang-Rafieq berterimakasih dan serahkan sapi qurban Prabowo di Sumbersari
Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerahkan satu ekor sapi kurban untuk masyarakat Kota Metro. Hewan kurban tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I kepada pengurus Masjid Nurul Iman, Kelurahan Sumbersari Bantul, Kecamatan Metro Selatan, pada Sabtu, 7 Juni 2025. Wali Kota hadir didampingi Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafiq Adi Pradana, serta jajaran Pemerintah Kota Metro. Acara penyerahan yang berlangsung di halaman Masjid Nurul Iman ini turut disambut hangat oleh masyarakat setempat. Sapi kurban dari Presiden ini berjenis Brahma dengan berat hidup 994 KG. Sapi akan terlebih dahulu dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Metro. Setelah proses penyembelihan dan penanganan daging sesuai standar kesehatan, daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat melalui pengurus Masjid Nurul Iman. “Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan amanah yang telah diberikan. Penyerahan hewan kurban ini bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian negara terhadap rakyatnya,” ujar Wali Kota Metro dalam sambutannya. Wakil Wali Kota Metro menambahkan bahwa semangat kurban harus menjadi teladan bagi semua, dalam memperkuat rasa empati, persaudaraan, dan gotong royong di tengah masyarakat. Ketua Takmir Masjid Nurul Iman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada masjidnya. Ia memastikan proses distribusi daging kurban akan dilakukan secara merata kepada warga yang berhak menerima, khususnya masyarakat sekitar masjid. Kegiatan ini berlangsung khidmat, aman, dan tertib. Dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga, penyerahan sapi kurban dari Presiden menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan sosial. (Dns/Ygy)
Wali Kota dan Wakil Wali Kota kurban di Masjid Agung Taqwa Metro
Wali Kota H.Bambang Iman Santoso dan Wakil Wali Kota Metro Dr. M Rafieq Adi Pradana menyaksikan penyembelihan hewan Kurban di Masjid Agung Taqwa Kota Metro pada hari Sabtu, (7/6/2025) Pada kesempatan tersebut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro juga menyerahkan Sapi Kurban milik mereka untuk disembelih di Masjid Taqwa Kota Metro. Diketahui, Masjid Taqwa Kota Metro pada Idul Adha 1446 H tahun ini menyembelih 4 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Wali Kota Metro dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H. “Kami beserta Jajaran Forkopimda Kota Metro mengucapkan selamat hari Raya Idul Adha 1446 H untuk seluruh Warga Kota Metro,” ucap Bambang. “Alhamdulillah pada kesempatan kali ini kita bisa berkumpul tepatnya di halaman Masjid Taqwa Kota Metro, dalam rangka menyaksikan pemotongan hewan kurban,” terang Bambang. Wali Kota juga berharap mudah-mudahan apa yang kita lakukan pada kegiatan kali ini senantiasa mendapatkan berkah dan barokah dari Allah subhanahu wa ta’ala. “Semoga pada pemotongan hewan kurban tahun ini kita semua mendapatkan keberkahan dan harapan kedepannya pemotongan hewan kurban di tahun depan, yang menikmati pembagian hewan kurban bukan hanya warga Metro saja namun kita bisa berbagi dengan masyarakat yang berada di luar sekitaran Kota Metro,” harap Walikota. Bambang juga berharap Idul Adha tahun ini dan tahun selanjutnya bukan hanya untuk warga Metro sekitar namun juga dapat berbagi dengan warga yang berada di luar Kota Metro. (bsr)
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Metro dan Forkopimda Gelar Aksi Bersih-Bersih Serentak
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota Metro bersama Forkopimda melaksanakan Gerakan Hidup Bersih dan Sehat melalui kegiatan kerja bakti massal, Kamis pagi (05/06/2025). Kegiatan ini berpusat di dua titik utama, yakni area Rumah Dinas Wali Kota Metro dan Taman Merdeka yang menjadi ikon ruang publik kota. Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro di halaman rumah dinas. Dalam amanatnya, Wali Kota menekankan pentingnya membudayakan hidup bersih sebagai bagian dari tanggung jawab sosial bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. “Kerja bakti ini bukan sekadar seremonial, tetapi simbol nyata komitmen kita terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kota Metro harus menjadi contoh kota yang bersih, nyaman, dan sehat,” tegas Wali Kota dalam sambutannya. Aksi bersih-bersih ini melibatkan jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan serta perwakilan dari semua OPD. Para peserta terlihat antusias membersihkan sampah, memangkas tanaman liar, hingga merapikan fasilitas umum yang ada di sekitar lokasi. Taman Merdeka, yang kerap menjadi ruang berkumpul warga untuk berolahraga dan bersantai, menjadi salah satu titik prioritas pembersihan. Upaya ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang menyambut positif inisiatif pemerintah menjaga kebersihan ruang publik. Dengan mengusung semangat kolaborasi lintas sektor, Pemkot Metro berharap kegiatan ini mampu membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup, tidak hanya di momen peringatan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. (Dns//yd/ygy)