Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menerima audiensi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Metro dalam rangka membahas kesiapan dan strategi pembinaan atlet jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung tahun 2026. Audiensi yang berlangsung pada Rabu (2/7/2025) tersebut menjadi forum penting untuk menyatukan visi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dalam memajukan prestasi di Bumi Sai Wawai. Dalam pertemuan itu, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro tetap berkomitmen penuh untuk mendorong kemajuan olahraga sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kebanggaan daerah. Ia menyampaikan bahwa meski daerah dihadapkan pada keterbatasan anggaran, hal tersebut tidak boleh menjadi penghalang dalam menyiapkan atlet yang tangguh dan berprestasi. Wali Kota meminta agar KONI Metro menyusun rencana anggaran secara matang, efisien, dan tepat sasaran. Ia juga mendorong agar setiap program pembinaan benar-benar diarahkan pada peningkatan kualitas dan daya saing atlet di tingkat provinsi maupun nasional. Dalam arahannya, Bambang juga meminta agar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Metro mendampingi KONI dalam menyusun strategi pembinaan yang realistis namun berdampak. “Para atlet harus dipersiapkan sejak sekarang, dan perencanaan anggaran harus dilakukan dengan cermat agar bisa efektif. Kita ingin prestasi, tapi juga butuh efisiensi,” tegas Wali Kota Bambang dalam pertemuan tersebut. Ketua KONI Metro, Ampian Bustami, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah kota dan menyatakan bahwa Kota Metro saat ini tengah menargetkan posisi runner-up seperti yang diraih dalam Porprov sebelumnya. Dengan mengandalkan 33 cabang olahraga di bawah naungan KONI, Metro tengah membangun kesiapan sejak dini melalui pelatihan, pemantapan program, dan pemetaan kekuatan tiap-tiap cabor. Ampian menyebutkan bahwa beberapa cabor unggulan seperti panahan, karate, judo, taekwondo, tinju, atletik, dan renang sudah memasuki tahap awal persiapan. Ia menekankan bahwa pembinaan bukan hanya ditujukan pada cabang yang sudah memiliki rekam jejak prestasi, tetapi juga membuka ruang bagi cabor lain untuk menciptakan sejarah baru. Meski demikian, ia mengakui tantangan utama masih berada pada sektor pembiayaan. Keterbatasan fiskal yang dihadapi Kota Metro, menurutnya, harus dijawab dengan inovasi dan kolaborasi. Untuk itu, KONI Metro telah menyusun rencana menggandeng pengusaha dan pihak swasta agar menjadi mitra strategis dalam mendukung program pembinaan olahraga. “Ketergantungan kita kepada pemerintah daerah memang besar. Tapi bukan berarti kita diam. Kita akan gandeng pengusaha-pengusaha besar di Metro untuk ikut berkontribusi,” ungkap Ampian usai audiensi. Wali Kota Metro menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi olahraga akan menjadi kunci suksesnya sistem pembinaan atlet di Metro. Ia menggarisbawahi bahwa Porprov 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum evaluasi terhadap arah pembinaan dan keberlanjutan prestasi olahraga. Kota Metro yang selama ini dikenal sebagai lumbung atlet muda dituntut untuk menjaga kesinambungan prestasi dari tingkat pelajar hingga profesional. Karena itu, langkah KONI Metro yang bergerak sejak dini dianggap sebagai cerminan keseriusan untuk membangun fondasi yang kokoh. Wali Kota pun berharap agar semangat juang, efisiensi, dan kolaborasi menjadi napas baru dalam mencetak atlet berkarakter dan berprestasi. (Dns/Ys)
Wali Kota Metro Terima Audiensi KONI, Bahas Strategi Pembinaan Atlet Jelang Porprov 2026
Wali Kota Metro, H. Bambang terima audiensi dari LDII, dukung acara Festival Anak Soleh
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menerima audiensi dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Metro di ruang kerjanya, Selasa (1/7/2025). Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk rencana pelaksanaan Festival Anak Sholeh yang akan digelar dalam waktu dekat. Ketua LDII Kota Metro, H. Muhadi, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi awal yang telah dilakukan sebelumnya. Ia menyebutkan, LDII akan menggelar Festival Anak Sholeh pada tanggal 9 Juli 2025 mendatang, dan berharap Wali Kota Metro dapat berkenan hadir dalam kegiatan tersebut. “Festival ini ditujukan untuk anak usia dini, TK dan SD. Selain itu, kami juga menggelar berbagai perlombaan yang bersifat edukatif dan religius dan mengundang alumni Pondok Pesantren Khoirul Huda untuk turut berpartisipasi dalam menyemarakkan kegiatan,” ujar H. Muhadi. Ia menambahkan bahwa LDII Metro siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Metro dalam mewujudkan program-program pembangunan, khususnya di bidang keagamaan dan pembinaan generasi muda. “Kami mendukung penuh setiap program Pemkot demi kemajuan Kota Metro,” tegasnya. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, mengapresiasi rencana kegiatan yang diinisiasi oleh LDII. Menurutnya, kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat menjadi wadah pembinaan karakter dan spiritualitas anak sejak dini. “Kota Metro ini merupakan kota yang strategis dan terbuka. Kegiatan yang digelar jangan hanya menyasar masyarakat internal Metro saja, tapi juga harus mampu menarik masyarakat dari daerah sekitar seperti Lampung Tengah dan Lampung Timur,” ujar Wali Kota. Ia berharap, pelaksanaan Festival Anak Sholeh bisa berjalan sukses dan memberikan dampak positif, tidak hanya secara keagamaan, tetapi juga dari sisi sosial dan pariwisata keagamaan. Pemerintah Kota Metro, lanjutnya, terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Audiensi ini menjadi bukti komitmen bersama antara Pemkot Metro dan LDII dalam menciptakan ruang-ruang kegiatan yang mendidik, religius, dan memperkuat hubungan sosial masyarakat di Kota Metro.(tm/ygy)
HUT Bhayangkara ke-79 Wali Kota apresiasi capaian Polres Metro
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap capaian dan kinerja Kepolisian Resor (Polres) Metro dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara yang digelar di halaman Mapolres Metro pada Selasa (1/7/2025). Dalam sambutannya, Bambang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro sepenuhnya mendukung peran aktif kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi seluruh warga. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan adalah pondasi penting dalam mewujudkan tata kelola kota yang berorientasi pada ketenteraman dan kesejahteraan. “Di Hari Bhayangkara ke-79 ini, kami dari jajaran Pemerintah Kota Metro ikut serta dalam upacara resmi. Harapannya, Polres Metro benar-benar bisa memberikan yang terbaik, khususnya dalam pengamanan dan pengayoman untuk melindungi masyarakat Kota Metro,” ujar Wali Kota Bambang. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tak hanya bergantung pada kebijakan dan infrastruktur, tetapi juga pada jaminan rasa aman yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, ia menilai peran kepolisian sangat strategis dalam mendukung program-program pembangunan Kota Metro yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam upacara tersebut, Polres Metro turut memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang dinilai berprestasi dalam bidang penegakan hukum dan pelayanan publik. Kasat Lantas Polres Metro, AKP Sulkhan, bersama dua anggotanya menerima penghargaan atas keberhasilan membongkar kasus pembuatan dan peredaran SIM palsu yang meresahkan masyarakat. Lima anggota Samapta juga menerima penghargaan setelah menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dan tembakau gorila saat patroli di wilayah hukum Kota Metro. Aiptu Rudi Kurniawan dari Polsek Metro Barat menerima penghargaan atas keberhasilannya menangkap seorang bandar narkoba dengan barang bukti 20 paket sinte. Di bidang reserse, Kasat Reskrim AKP Hendra Safuan bersama Kanit Resum dan delapan personel Tekab 308 juga mendapat apresiasi atas pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di asrama Polres Metro. Selain itu, Aipda Evodius Eko Sari juga dianugerahi penghargaan berkat kontribusinya dalam program ketahanan pangan Polri melalui lomba pekarangan pangan bergizi. Kapolres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan, dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif, terutama dalam menghadapi berbagai potensi tindak kejahatan di wilayah kota. Ia menyebutkan bahwa strategi Polres Metro mencakup pendekatan preventif, preemtif, dan penegakan hukum secara seimbang. “Dalam momentum 1 Juli ini, kami dari Polres Metro terus berupaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan nyaman sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar AKBP Hangga. Ia menambahkan bahwa kasus-kasus seperti curas, curat, dan curanmor (C3), serta peredaran narkotika, akan tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan hukum ke depan. Peringatan HUT Bhayangkara tahun ini tidak hanya menjadi simbol perayaan institusional, tetapi juga wujud nyata dari komitmen bersama antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kehidupan masyarakat Kota Metro agar tetap damai dan berdaya saing. Wali Kota Bambang berharap agar kolaborasi yang sudah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan dalam berbagai aspek pelayanan publik, demi mewujudkan Kota Metro yang aman, harmonis, dan humanis. (Dns/Ys)
Kadisdik hadiri wayangan HUT ke-87 Kelurahan Sumbersari
Suasana malam di Kelurahan Sumbersari, terasa istimewa, Senin (30/6/2025), saat ratusan warga memadati area acara untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-87 Kelurahan Sumbersari. Meskipun sempat diguyur hujan sebelum acara dimulai, semangat warga tidak surut untuk menyaksikan pagelaran budaya bertajuk “Semar Mbangun Kelurahan” yang menghadirkan pertunjukan wayang kulit sarat makna dan nilai kebangsaan. Pagelaran tersebut menjadi puncak dari perayaan HUT ke-87 dan sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat masyarakat dalam melestarikan seni tradisional serta menjaga identitas budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Bapak Sodiq, S.Pd., yang menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dan dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan acara. “HUT ke-87 ini bukan sekadar perayaan seremonial. Ini adalah ruang refleksi atas sejarah panjang dan perjuangan warga dalam membangun Sumbersari Bantul hingga menjadi seperti sekarang. Semoga acara ini menguatkan kembali semangat gotong royong dan kecintaan kita pada budaya,” ucapnya. Sodiq juga membacakan sejarah singkat kelurahan, yang menggambarkan transformasi sosial dan dedikasi kolektif masyarakat dari masa ke masa. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi, S.I.P., M.M., yang hadir mewakili Wali Kota Metro. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun karakter masyarakat. “Lakon Semar bukan hanya legenda, tapi filosofi tentang kepemimpinan yang jujur dan merakyat. Wayang adalah sarana yang bijak untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan, khususnya kepada generasi muda,” ujarnya di hadapan ratusan hadirin. Sebagai bentuk penghargaan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada para mantan Lurah dan tokoh pamong RW 01, termasuk kepada Bapak Riskanto, Bapak Suparjo Rustam, S.IP., Bapak Ade Erwinsyah, S.STP., Bapak Drs. Rafiudin, dan Bapak Sudono. Puncak simbolis acara ditandai dengan penyerahan tokoh wayang oleh Suwandi kepada Ki Dalang Kunto Guritno, S.Sn., sebagai tanda resmi dimulainya pagelaran. Pagelaran “Semar Mbangun Kelurahan” yang dibawakan oleh Ki Dalang Kunto menyajikan pesan kuat tentang pentingnya moralitas dalam kepemimpinan serta peran masyarakat dalam menjaga harmoni sosial. Alunan gamelan, kekuatan narasi, dan partisipasi warga menjadikan malam itu bukan sekadar tontonan, tapi juga tuntunan. Malam yang semula disambut hujan, berubah menjadi malam penuh makna. Warga tetap bertahan hingga akhir, menikmati setiap babak dengan penuh antusiasme. “Semoga peringatan ini menjadi titik tolak untuk membangun Kelurahan Sumbersari yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan,” pungkas Suwandi. (Dns/Ys)
Pengurus Majelis Taklim Masjid Taqwa dilantik, H. Bambang minta anggota terus tebar kebaikan
Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Majelis Taklim Masjid Taqwa Kota Metro menyelenggarakan Tabligh Akbar serta pelantikan pengurus majelis taklim, Senin (30/06/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di pelataran Masjid Taqwa sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat Kota Metro. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dala kesempatan tersebut juga meminta kepada seluruh anggota Majelis Taklim yang baru dilantik untuk terus menebar kebaikan. Menurut H. Bambang, Muharram adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi diri dalam hal keimanan dan amal ibadah. “Kita ingat Muharram ini menjadi suatu introspeksi diri, terutama berkaitan dengan ibadah kita yang senantiasa harus ditingkatkan,” ujarnya. Berbagai kegiatan sosial juga senantiasa diwujudkan oleh Majelis Taklim Masjid Taqwa. Kepedulian sosial ini juga dirangkaikan dengan santunan kepada 300 anak yatim dari berbagai kelurahan di Kota Metro. Santunan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Majelis Taklim Masjid Taqwa dengan berbagai pihak, termasuk dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Metro. Wali Kota Metro menambahkan, terima kasih kepada seluruh OPD dan masyarakat yang telah membantu kegiatan sosial tersebut. “Ada peran penting dari seluruh OPD untuk membantu santunan kepada anak yatim piatu pada hari ini,” ucapnya. Selain tabligh akbar dan santunan, Majelis Taklim Masjid Taqwa bersama BKMT Kota Metro juga menyelenggarakan Lomba Menghafal Surah Yasin ayat 1–9 dengan metode Kauny yang diikuti oleh seluruh majelis taklim dari 22 kelurahan se-Kota Metro dan bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Tak hanya itu, sebelumnya Majelis Taklim Masjid Taqwa juga telah menggelar Lomba Kirab Muharram pada Sabtu, 28 Juni 2025. Kegiatan kirab ini diikuti oleh 22 kelurahan dan melibatkan lebih dari 4.000 peserta dari berbagai organisasi keagamaan dan masyarakat dimana kecamatan Metro Timur berhasil meraih juara dalam lomba kirab tersebut. (tm/win/ygy)
Wali Kota Metro lepas purna tugas 65 PNS: pensiun bukanlah akhir kontribusi
Pemerintah Kota Metro menggelar acara pelepasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki batas usia pensiun terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari hingga 1 Juni 2025 yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (30/06/2025). Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena kegiatan ini dapat terselenggaranya acara pelepasan PNS yang memasuki masa pensiun. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para PNS yang telah mencapai masa purna bakti, atas dedikasi dan pengabdiannya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ujarnya. Menurut Bambang, masa pensiun bukanlah akhir dari kontribusi tetapi memasuki masa baru dengan semangat dan optimisme harus tetap menyala. “Para pensiunan memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat. Kontribusi para pensiunan justru semakin nyata ketika terjun langsung dalam lingkungan sosial,” tuturnya. Wali Kota berharap masa pensiun ini juga dapat dinikmati dengan penuh kebahagiaan dan tetap menjaga silaturahmi. “Kami percaya apa yang telah Bapak dan Ibu lakukan selama bertugas menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Terima kasih atas segala jasa dan pengabdian terbaik untuk Kota Metro,” pungkas Bambang. Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM Kota Metro, Suwandi, dalam laporannya menjelaskan bahwa terdapat 65 PNS yang dilepas dalam acara ini, jumlah tersebut berdasarkan akumulasi dari periode Januari hingga Juni 2025. “Sebanyak 12 PNS pensiun di bulan Januari, 7 di Februari, 9 di Maret, 13 di April, 9 di Mei, dan 14 di Juni,” papar Suwandi. Ia juga menjelaskan bahwa jabatan yang ditinggalkan terdiri dari 23 jabatan struktural, 16 jabatan fungsional tertentu, dan 26 jabatan guru serta pengawas. Acara pelepasan ini, lanjut Suwandi, didasarkan pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan sejumlah regulasi teknis lainnya terkait manajemen dan perlindungan pensiun PNS. Sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini turut diisi dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada para PNS yang telah memasuki masa pensiun sekaligus memfasilitasi perubahan data kependudukan bagi para pensiunan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro. (Yl/ygy)
Wali Kota Metro, H. Bambang bersama Baznas luncurkan program “Baznas Berbagi”
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menghadiri acara peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Metro, sekaligus launching program “Baznas Berbagi” yang diselenggarakan di Wisma Haji Al-Khairiyah, Kota Metro, pada Minggu (29/06/2025). Acara yang mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, perwakilan OPD, serta masyarakat umum. Pada kegiatannya, Baznas memberikan santunan layanan sosial Program microfinance masjid, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga donor darah. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Metro atas inisiatif program “Baznas Berbagi” yang diharapkan dapat menjadi wadah penguatan solidaritas sosial melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang lebih tepat sasaran. “Momentum Tahun Baru Islam ini menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan diri dan mempererat ukhuwah. Dengan adanya program “Baznas Berbagi”, kita harapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan dan memperluas manfaat zakat secara merata,” ujar Bambang. Ketua Baznas Kota Metro, Joko Suroso dalam kesempatan itu, menjelaskan bahwa program “Baznas Berbagi” akan difokuskan pada bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat melalui pendekatan yang akuntabel dan transparan. Program “Baznas Berbagi” bertujuan memperkuat fungsi sosial zakat dan memperluas jangkauan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurut Joko Suroso, bahwa program ini menjadi bagian dari upaya transformasi pengelolaan zakat menjadi lebih modern, akuntabel, dan berdampak jangka panjang. “Kami ingin menjadikan zakat sebagai kekuatan kolektif umat Islam dalam membangun kemandirian masyarakat. ‘BAZNAS Berbagi’ tidak hanya menyalurkan bantuan sesaat, tetapi menumbuhkan harapan dan kemandirian bagi para mustahik,” ujar Joko Suroso. Adapun bantuan yang diberikan dalam program ini mencakup paket pendidikan untuk siswa kurang mampu, bantuan kesehatan untuk lansia dan masyarakat rentan, serta modal usaha mikro untuk warga prasejahtera. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Metro dan Ketua BAZNAS kepada perwakilan penerima manfaat. Ia menambahkan, bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga merancang program-program berkelanjutan. Salah satunya adalah program Microfinance Masjid yang diperkenalkan secara resmi pada acara ini. “Microfinance Masjid adalah program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, di mana masyarakat sekitar dibina dan didorong untuk memiliki usaha kecil yang produktif. Ini adalah langkah konkret agar masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tapi juga pusat penguatan ekonomi umat,” ujar Joko. Selain itu, BAZNAS Kota Metro juga menyelenggarakan khitanan massal bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Dengan melibatkan tenaga medis profesional, kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan syariat Islam bagi generasi muda. Di sisi lain, layanan kesehatan gratis yang meliputi cek tekanan darah, gula darah, dan konsultasi umum juga dibuka untuk masyarakat umum, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Metro dan PMI. Tidak ketinggalan, kegiatan donor darah juga menjadi bagian dari acara, sebagai wujud nyata semangat berbagi kehidupan. Acara berlangsung khidmat dengan diisi ceramah keagamaan, pembacaan doa awal tahun, serta penyerahan simbolis bantuan kepada sejumlah mustahik. Dengan semangat Tahun Baru Islam, Pemerintah Kota Metro dan BAZNAS berharap masyarakat dapat terus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan dalam membangun Kota Metro yang lebih sejahtera. (win/ygy)
Wali Kota Metro lepas Bhayangkara Fun Run 2025 ajak masyarakat hidup sehat dengan berolahraga
Berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro dan pihak swasta, Polres Metro sukses menyelenggarakan Bhayangkara Fun Run 2025 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, pada Minggu (29/6) pagi di halaman Markas Komando Polres Metro. Start dan finish di depan Polres Metro, acara ini menghadirkan dua kategori kegiatan, yakni Fun Run sejauh 5 kilometer dan Fun Walk sejauh 1,5 kilometer, yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I, didampingi Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafiq Adi Pradana, serta dihadiri oleh Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kota Metro. Wali Kota Metro juga turut berpartisipasi langsung dalam kategori Fun Walk 1,5K, berbaur bersama warga dengan penuh semangat kebersamaan. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan bahwa Bhayangkara Fun Run merupakan momentum penting untuk mendorong gaya hidup sehat yang terintegrasi dalam kehidupan masyarakat. “Kegiatan Bhayangkara Fun Run ini adalah salah satu bentuk hidup sehat yang sangat relevan dengan situasi kesehatan masyarakat kita saat ini. Olahraga seperti lari dan jalan kaki tidak hanya mudah dilakukan oleh berbagai kalangan, tapi juga sangat efektif menjaga kesehatan jantung dan kebugaran tubuh,” ujar Bambang. Sementara itu, Kapolres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan HUT Bhayangkara, tetapi juga sebagai sarana membangun kedekatan Polri dengan masyarakat. “Bhayangkara Fun Run 2025 ini kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri senantiasa mendukung gaya hidup sehat dan positif. Melihat antusiasme warga yang luar biasa pagi ini adalah kebanggaan tersendiri bagi kami,” ungkap Kapolres. Kapolres Metro juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap Bhayangkara Fun Run dapat menjadi agenda tahunan yang inspiratif dan dinantikan masyarakat. Pemerintah Kota Metro menyampaikan apresiasi atas sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam mendukung suksesnya kegiatan ini. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam Bhayangkara Fun Run diharapkan dapat mempererat hubungan sosial serta mendorong pola hidup sehat di lingkungan Kota Metro. Dalam kegiatan ini, juga dihadiri Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, Forkopimda dan sejumlah kepala OPD serta ribuan masyarakat dan pecinta olahraga lari. (dns/ygy)
Wujud syukur peringatan tahun baru islam, ribuan warga Metro ikuti Kirab Islami
Ribuan masyarakat Kota Metro antusias mengikuti peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H yang dipusatkan di depan Rumah Dinas Wali Kota Metro, Jum’at (27/6). Dalam peringatan ini, peserta melakukan kirab atau Pawai dengan berjalan kaki. Diikuti ribuan masyarakat dari 22 kelurahan dan 5 kecamatan se Kota Metro. Kegiatan ini dipenuhi dengan nuansa religi yang kental dan diisi doa bersama hingga pawai karya seni rupa islami. Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana menyampaikan rasa syukur atas semangat warga dalam menyambut tahun baru Islam. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum 1 Muharam sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, khususnya dalam mempererat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan. “Alhamdulillah, ribuan warga hadir pagi ini. Ini bukti bahwa masyarakat Metro sangat mencintai nilai-nilai keislaman dan kebersamaan. Mari kita jadikan tahun baru Hijriah sebagai titik tolak untuk memperbaiki diri dan membangun Kota Metro yang lebih religius dan harmonis,” ujar Rafieq. Ia juga mengapresiasi peran camat, lurah, organisasi keagamaan dan pemuda yang turut serta dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial dan spiritual di tengah tantangan zaman. Sementara itu, sejumlah warga mengungkapkan rasa haru dan bangga bisa mengikuti peringatan 1 Muharam secara langsung bersama Wali Kota dan jajaran pemerintah daerah. “Senang sekali bisa ikut acara ini bersama keluarga. Apalagi bisa langsung mendengar tausiyah dan doa bersama, semoga Kota Metro makin berkah dan aman,” kata Siti Maemunah, warga Hadimulyo Timur yang datang bersama anak-anaknya. Peringatan 1 Muharam ini juga dijaga ketat oleh aparat keamanan dan berlangsung tertib hingga usai. Pemerintah Kota Metro berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahunnya untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. (dns/bsr/ygy)
Talkshow di TVRI Walikota Metro ungkap peran kolaborasi dalam pembangunan sebuah kota
Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, menjadi narasumber utama dalam acara talk show inspiratif bertajuk “Sudut Pandang Membangun Bumi Sai Wawai” yang diselenggarakan di Studio 1 TVRI Lampung pada Rabu, (25/06/2025). Kegiatan ini menjadi ajang diskusi terbuka antara pemerintah dan masyarakat mengenai arah pembangunan Kota Metro yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan warga. Dalam paparannya, Walikota Bambang Iman Santoso menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan Kota Metro sebagai kota yang maju, berbudaya, dan ramah lingkungan. Ia menyebutkan bahwa visi Kota Metro yaitu “Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius” hanya bisa tercapai dengan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. “Pembangunan Kota Metro bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas. Melalui sinergi inilah kita bisa mewujudkan Bumi Sai Wawai yang kita cita-citakan bersama,” ujar Bambang di hadapan para pemirsa talk show. Beberapa topik utama yang dibahas dalam talk show ini antara lain penataan ruang kota, penguatan ekonomi kreatif, Meningkatkan Tata Kelola Kepemerintahan dan Sarana Prasarana Publik serta upaya pelestarian budaya lokal. “Kita juga mempunyai tagline ciri ciri kota itu hanya dua yaitu jalannya mulus lampunya terang kalau bisa ini kita wujudkan insyaallah kota ini bisa menjadi percontohan di Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung,” katanya. Talk show ini turut mengundang tokoh Akademisi FISIP UNILA, Darmawan Purba yang selama ini aktif dalam pembangunan berbasis masyarakat. dirinya diberi kesempatan untuk berdialog langsung dengan Walikota serta menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran terkait berbagai isu pembangunan di Kota Metro. Acara ini diakhiri dengan ajakan dari Walikota Metro kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan cinta terhadap Kota Metro. “Semua tokoh adat tokoh agama masyarakat dan semua takeholder saya mengajak mari kita bersama membangun Kota Metro dengan kolaborasi dan semangat gotong royong dengan hati, semangat, karena Bumi Sai Wawai adalah rumah kita bersama,” pungkasnya. Talk show ini menjadi bukti komitmen pemerintah Kota Metro untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat dalam rangka mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan yang lebih baik. (bsr/ygy)