Di bawah komando Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Bambang-Rafieq. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berkomitmen memberikan pembangunan yang terbaik bagi masyarakat. Salah satu upayanya adalah, pembenahan pada hulunya yaitu dengan mengakselerasi kinerja pendapatan asli daerah (PAD) demi memperkuat pembiayaan pembangunan pada hilirnya. Dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, ia mengevaluasi dan mengelaborasi agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan khususnya Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro, lebih maksimal dalam menjalankan fungsinya. Rapat pada Kamis, 17 Juli 2025, bertempat di Kantor BPPRD tersebut juga mengevaluasi capaian pendapatan daerah sepanjang semester pertama, Januari hingga 30 Juni 2025. Selain itu, Pemkot juga menggali berbagai kendala yang dihadapi OPD dalam mencapai target, sekaligus merumuskan langkah percepatan untuk semester kedua. “Hari ini kita mengadakan rapat dengan seluruh OPD yang membidangi pendapatan daerah. Kita evaluasi capaian semester pertama sekaligus meminta saran dan masukan mengenai kendala yang muncul ketika target belum tercapai,” ujar Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafiq Adi Pradana. Tujuannya, menurutnya ketika kita memasuki Juli atau semester kedua, bisa memacu lagi capaian pendapatan dan menginventarisasi permasalahan yang menjadi hambatan, sehingga mendukung pembangunan Kota Metro. “Saya berharap, setelah kita melakukan evaluasi ini, ada peningkatan pendapatan daerah. Terutama bagi rekan-rekan OPD yang di semester pertama targetnya belum tercapai, semoga di semester kedua bisa tercapai. Termasuk juga ada beberapa pendapatan yang posisinya over target, nanti akan kita perbaiki lagi targetnya dalam perubahan APBD supaya semakin mendukung pembangunan di Kota Metro,” katanya. Sejumlah OPD strategis hadir dalam rapat tersebut, antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Perhubungan, Rumah Sakit Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dispora dan Satpol PP, serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (KP3). Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro, Ade Erwinsyah, menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti hasil evaluasi dengan langkah konkret di lapangan. “BPPRD tentu akan segera menyesuaikan strategi pemungutan pajak dan retribusi. Evaluasi ini penting agar setiap OPD bisa memetakan potensi dan hambatan di lapangan,” tutur Ade Erwinsyah. “Kami berkomitmen mendukung peningkatan pendapatan daerah. Dengan strategi yang lebih tepat, kami optimistis capaian di semester kedua akan lebih baik, sehingga pembangunan di Kota Metro dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya. Langkah evaluasi sejak dini ini menjadi wujud keseriusan Pemkot Metro untuk memastikan setiap potensi pendapatan daerah tergarap maksimal. Dengan sinergi seluruh OPD, Pemkot menargetkan semester kedua 2025 menjadi momentum percepatan pembangunan di Bumi Sai Wawai. (dns/ygy)
Genjot pembangunan, Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq berikan beberapa arahan terkait PAD
Miliki banyak potensi, Kota Metro diapresiasi Ketua TP PKK Provinsi Lampung
Kota Metro kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kota yang unggul dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berbasis keluarga. Terbukti beberapa kelurahan berhasil keluar sebagai peraih penghargaan atau nominasi penghargaan. Kali ini, terpilihnya Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, sebagai lokasi pencanangan Desa Tapis (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Rabu (16/07/2025). Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, mewakili masyarakat Kota Metro menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan TP. PKK Provinsi Lampung, khususnya di Kelurahan Imopuro. “Mudah-mudahan kehadiran Ibu beserta rombongan ini betul-betul mampu memberikan tambahan energi positif buat kita untuk bisa lebih maju lagi membangun Kota Metro 5 tahun ke depan. Ini bukti bahwa Kota Metro adalah kota yang siap menjadi laboratorium pembangunan keluarga di Provinsi Lampung dan semoga ini menjadi motivasi besar bagi kami semua,” ujar Bambang. Bambang juga mengucapkan terima kasih atas berbagai bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung dan lembaga terkait disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan tersebut mencakup berbagai sektor mulai dari modul Posyandu, 50 paket sembako, 2 kursi roda dan 5 mesin jahit dan dukungan lainnya yang merupakan bentuk nyata dari perhatian Provinsi Lampung untuk Kota Metro,” katanya. Sebagai Wali Kota Metro, dirinya berharap Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung beserta rombongan yang hari ini dapat melihat langsung secara bersama-sama gerakan dari Tim Penggerak PKK Kota Metro untuk memberikan sebuah support dan dorongan. “Pemerintah Kota Metro, khususnya melalui Tim Penggerak PKK telah memberikan dukungan penuh untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Metro. Peran PKK sangat luas, berkontribusi signifikan dalam mewujudkan Kota Metro yang bahagia dan sejahtera,” paparnya. Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengatakan bahwa kunjungan kerja pada hari ini di Kota Metro merupakan bagian dari implementasi program pokok PKK Provinsi Lampung berbasis desa dan kelurahan dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, dimana Kelurahan Imopuro terpilih sebagai Desa TAPIS yang merupakan Desa Binaan Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung. “Dipilihnya Kota Metro sebagai Desa Tapis binaan TP.PKK Provinsi Lampung karena memiliki kesiapan infrastruktur, kualitas SDM yang baik, dan komitmen tinggi dari pemerintah daerah serta TP-PKK dalam mendukung berbagai program pembangunan keluarga yang dapat menjadi contoh sinergi antara PKK, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong satu langkah yang strategis khususnya kaum perempuan, kaum ibu-ibu mulai dari elemen paling terdekat maupun paling kecil tetapi mempunyai peran yang sangat penting yaitu keluarga,” tuturnya. Selain kesejahteraan, Gubernur Lampung juga memprioritaskan pencegahan dan penurunan stunting, dimana Kota Metro mencatatkan keberhasilan yang signifikan dengan penurunan angka stunting sebesar 7,1 persen, jauh di bawah angka nasional yang berada di 14 persen. “Meskipun saat ini angka stunting masih ada, namun kita tetap bisa berupaya untuk menekannya secara maksimal agar target zero stunting dapat tercapai,” ungkapnya. Ketua TP-PKK Provinsi Lampung tersebut, menyampaikan rasa senang atas kunjungan yang dilakukan bersama Ibu Wali Kota Metro ke UMKM lokal di Kelurahan Imopuro untuk menyaksikan berbagai produk unggulan, termasuk makanan dan wastra seperti kain tapis dan batik bermotif Leluwak Takhambur (kupu-kupu terbang) yang mencerminkan perkembangan positif di daerah tersebut. Purnama Wulan Sari Mirza juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan keterampilan pendidikan dan Pariwisata Payungi merupakan salah satu destinasi wisata kuliner yang dikunjungi dan dinikmati oleh masyarakat Lampung ataupun dari luar Lampung. Harapannya, melalui pencanangan Desa TAPIS yang ada di Kelurahan Imopuro, TP. PKK Provinsi Lampung dapat kerjasama dan bersinergi bersama TP PKK Kota Metro untuk lebih maju, sejahtera serta dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat. Ketua TP-PKK Kota Metro, Eni Sumiati Bambang, menilai bahwa pemilihan Kelurahan Imopuro sebagai Desa TAPIS, sangat tepat karena daerah tersebut merupakan prioritas dalam penanganan stunting. “Program Desa Tapis sangat sejalan dengan fokus kami dalam memperkuat upaya menciptakan keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera di Kota Metro,” ucapnya. Terlebih, Kota Metro memiliki keunggulan dalam implementasi program berbasis keluarga dan lingkungan yang mempunyai potensi, semangat gotong-royong, dan kesadaran kolektif untuk maju bersama.(tm/bsr/yl/yd/dns)
Dishub dan Pol PP Pemkot Metro siap sukseskan Ops Patuh Krakatau 2025
Kadis Perhubungan dan Kasat Pol PP Kota Metro Menghadiri apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan, S.I.K., dilaksanakan di halaman Mapolres Metro, Senin pagi (14/7/2025). Apel ini menandai dimulainya operasi serentak di seluruh Indonesia yang akan berlangsung mulai 14 Juli hingga 27 Juli 2025. Kapolres Metro pada kesempatan ini menyampaikan amanat dari Kapolda Lampung Irjend Pol Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si. bahwa operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas demi menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. “Operasi Patuh Krakatau 2025 ini mengedepankan tindakan preventif dan edukatif, namun juga disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ucap AKBP Hangga. Adapun prioritas sasaran penindakan dalam operasi ini meliputi sejumlah pelanggaran yang dianggap rawan dan berisiko tinggi, antara lain pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, melawan arus lalu lintas, menerobos lampu merah, menggunakan ponsel saat berkendara, serta berboncengan lebih dari satu orang. Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita ciptakan Indonesia tertib berlalu lintas menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. Operasi Patuh Krakatau 2025 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih baik di tengah masyarakat. Polres Metro juga akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan operasi ini. (Dns/Yyy)
Tekan inflasi Pemkot Metro kembali ikuti RKPID nasional
Pemerintah Pusat bersama pemerintah daerah Kota Metro, kembali menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (RKPID) secara nasional Tahun 2025 melalui daring, Di ruang Kerja OR Setda Kota Metro, Senin (14/07/2025) (14/7). Rapat ini menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah strategis dan menjaga stabilitas harga, terutama pada sektor pangan, yang menjadi penyumbang terbesar angka inflasi di berbagai wilayah. Dalam upaya menjaga kestabilan ekonomi daerah, selain fokus pada pengendalian inflasi, pemerintah juga secara aktif memantau perkembangan harga, kualitas, serta standar mutu bahan pangan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang layak konsumsi, terjangkau, dan aman bagi masyarakat. Tomsi Tohir selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, menyampaikan bahwa, upaya pengendalian inflasi tidak hanya terbatas pada stabilisasi harga, tetapi juga mencakup pemantauan kualitas dan standar mutu bahan pangan guna menjamin perlindungan terhadap konsumen serta menjaga daya beli masyarakat. Ia menambahkan, bahwa pengendalian inflasi tak hanya fokus pada harga, namun juga pada mutu, berat bersih, dan kualitas barang. Pemerintah daerah diminta untuk lebih aktif melakukan pemantauan langsung di pasar tradisional maupun modern, guna memastikan bahan pokok seperti beras, cabai, bawang, telur, dan daging ayam tersedia dalam jumlah yang cukup, serta memenuhi standar yang layak. Tomsi Tohir menegaskan, pentingnya sinergi antar perangkat daerah, termasuk dinas perdagangan, dinas pertanian, dinas ketahanan pangan, dan aparat pengawasan distribusi logistik. “Koordinasi yang kuat dan data yang akurat akan memperkuat respon cepat pemerintah terhadap potensi gejolak harga,” ujarnya. Rapat yang digelar juga menyoroti penggunaan teknologi digital untuk pemantauan harga harian dan distribusi bahan pokok. Melalui dashboard Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan Panel Harga, setiap daerah diminta melaporkan perkembangan harga secara rutin, sekaligus menindaklanjuti bila terjadi lonjakan tidak wajar. Selain mengendalikan inflasi dan memantau harga serta kualitas bahan pangan, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri juga merancang gerakan menanam sebagai langkah preventif dalam memperkuat ketahanan pangan lokal. Gerakan ini ditujukan untuk mendorong masyarakat agar menanam komoditas penting seperti cabai, bawang, dan sayuran di pekarangan rumah masing-masing, guna menekan ketergantungan terhadap pasar dan mengurangi tekanan terhadap inflasi pangan. Dalam aspek hukum, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga keadilan dan stabilitas harga bahan pokok melalui penegakan regulasi yang ketat. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap pelanggaran Harga Eceran Tertinggi (HET) akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi dan perlindungan konsumen. Pelanggaran terhadap HET, seperti menjual bahan pangan di atas harga yang ditetapkan pemerintah, serta praktik-praktik curang lainnya, seperti penimbunan barang, pengoplosan, manipulasi timbangan, dan pengurangan kualitas produk secara disengaja, merupakan tindakan yang merugikan masyarakat dan dapat memicu gejolak harga di pasar. Oleh karena itu, pemerintah mendorong sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, Dinas Perdagangan, Satgas Pangan, dan aparat penegak hukum, untuk melakukan pengawasan terpadu serta menindak tegas setiap pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran. Selain penindakan, pemerintah juga mengedepankan edukasi dan pembinaan kepada para pelaku usaha agar menjalankan aktivitas perdagangan secara jujur dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Diharapkan, langkah ini dapat menciptakan iklim usaha yang sehat serta menjamin distribusi pangan yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Turut hadir dalam agenda rapat plt. Asisten perekonomian dan pembangunan, Perwakilan dari kejaksaan Negeri Metro,perwakilan Polres Metro, perwakilan Dandim beserta tamu undangan yang telah ditentukan. (win/ygy)
Wali Kota Metro, Bambang meninjau pelaksanaan Program MBG di Metro Barat
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis di SD Nurul Huda, Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat, pada Senin (14/07/2025). Program yang merupakan arahan dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang bertujuan memastikan siswa sekolah mendapatkan asupan gizi yang seimbang guna mendukung tumbuh kembang dan prestasi belajar. Dalam kunjungannya, Wali Kota menyaksikan secara langsung proses distribusi makanan bergizi kepada para siswa. Ia juga berdialog dengan guru, serta petugas dapur yang tergabung dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Program makan bergizi gratis ini merupakan arahan langsung dari Bapak Presiden, langkah strategis membangun masa depan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas. Kita memastikan pelaksanaannya di Kota Metro bisa berjalan optimal dan memenuhi standarisasi,” ujar Bambang Iman Santoso. Program ini dikelola oleh dapur SPPG yang berada di bawah koordinasi Pemerintah Kota Metro, bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional. Di wilayah Metro Barat, dapur SPPG secara aktif mendistribusikan makanan setiap hari ke berbagai sekolah penerima manfaat. Menu yang disiapkan terdiri dari nasi, lauk pauk bergizi, sayur, dan buah, yang seluruhnya dirancang oleh ahli gizi sesuai kebutuhan anak usia sekolah. Kepala Sekolah SD Nurul Huda menyampaikan bahwa program ini telah memberi dampak positif terhadap semangat belajar siswa. Anak-anak terlihat lebih fokus, aktif, dan antusias mengikuti pelajaran setelah mendapat asupan makan siang yang sehat. Para orang tua juga menyambut baik program ini karena membantu meringankan beban biaya makan anak di sekolah. Owner dapur SPPG Metro Barat, Rizki, menyampaikan bahwa dapur yang dipimpinnya melayani sebanyak 12 sekolah, dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA, dengan total penerima manfaat mencapai 3.359 siswa tak hanya sekolah SPPG Metro Barat juga melayani makan bergizi geratis dengan ibu hamil, ibu menyusui dan juga balita. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya memberdayakan tenaga kerja dari warga lokal, termasuk ibu rumah tangga dan pemuda sekitar, untuk membantu proses produksi dan distribusi makanan. “Kami tidak hanya berkontribusi di bidang gizi, tapi juga dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal agar bisa tumbuh lebih baik,” ujarnya. Wali Kota Metro turut meninjau langsung dapur pusat SPPG, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan standar operasional dijalankan dengan baik. Ia juga mengapresiasi pengelolaan dapur yang bersih, terorganisir, serta melibatkan komunitas secara inklusif dan transparan. Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan pelaku UMKM lokal, program makan bergizi gratis diharapkan dapat menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di wilayah lain. Pemerintah Kota Metro akan terus melakukan evaluasi berkala agar pelaksanaan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan. (Bsr/ygy)
Wali Kota Metro Buka Festival Anak Sholeh: Dapat menjadi inspirasi bagi ormas Islam lainnya
Komitmen Pemerintah Kota Metro dalam membentuk generasi masa depan yang berkarakter religius kembali ditegaskan lewat pembukaan Festival Anak Sholeh di Pondok Pesantren Khoirul Huda, Jalan Merica I, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Sabtu (12/7/2025). Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I, hadir langsung membuka kegiatan yang diikuti ratusan santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dari berbagai penjuru kota. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, para ustadz-ustadzah, serta peran aktif orang tua dan masyarakat. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari sinergi kita dalam menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan tangguh secara emosional,” ujar Wali Kota Bambang. Ia menekankan, pendidikan anak usia dini adalah pondasi masa depan bangsa. Menurutnya, apa yang ditanam melalui pembinaan keagamaan hari ini akan menjadi karakter yang melekat kuat di masa dewasa anak-anak. “TPA bukan sekadar tempat belajar membaca Al-Qur’an, tapi juga wahana pembentukan akhlak, kebiasaan baik, dan cinta kepada nilai-nilai Islam. Di sini anak-anak belajar menghormati orang tua, disiplin dalam ibadah, serta memiliki sikap sosial yang baik,” lanjutnya. Festival Anak Sholeh tahun ini menampilkan beragam kegiatan, mulai dari hafalan surat pendek, adzan, tartil, hingga lomba ceramah cilik. Penampilan para santri yang percaya diri dan antusias menjadi bukti keberhasilan proses pendidikan yang dijalankan secara konsisten di tingkat TPA. Lebih lanjut, Wali Kota Metro berharap kegiatan positif seperti ini dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi organisasi-organisasi Islam lainnya di Kota Metro. “Kita ingin semangat pembinaan generasi Qur’ani ini tidak hanya dilakukan oleh satu lembaga, tapi menjadi gerakan kolektif semua elemen umat. Ini akan memperkuat ekosistem pendidikan Islam di kota yang kita cintai ini,” tegasnya. Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Metro, Muhadi, S.P., M.Si, selaku penyelenggara kegiatan, menyampaikan bahwa Festival Anak Sholeh tahun ini diikuti oleh 150 anak dari berbagai TPA binaan LDII se-Kota Metro. “Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat anak-anak untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan ajaran Islam sejak usia dini. Ini juga menjadi ajang membangun karakter dan mempererat silaturahmi antar TPA,” ungkap Muhadi. (Dns/Ys)
M. Rafieq hadiri Ulang Tahun PWP Lampung ke-39, harapkan kompak selalu
Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-39 Persatuan Warga Penginyongan (PWP) Lampung yang digelar meriah di Taman Palem Indah, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ganjaragung, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, pada Sabtu (12/07/2025). Dengan mengusung tema “Meningkatkan Silaturahmi”, kegiatan ini menjadi bukti kuat bahwa warga Penginyongan di tanah perantauan terus menjaga semangat kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, serta menjunjung tinggi nilai kekompakan dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap kiprah PWP yang terus aktif mempererat hubungan kekeluargaan dan ikut berkontribusi dalam pembangunan sosial dan budaya di Kota Metro. “Selamat ulang tahun yang ke-39 untuk PWP Lampung. Paguyuban ini telah menunjukkan bagaimana kekuatan kebersamaan dan kekompakan mampu membentuk komunitas yang solid dan harmonis. Semoga semangat ini terus terjaga dan diwariskan ke generasi muda,” ujar M. Rafieq. Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di tengah perkembangan zaman yang serba cepat dan individualistis. “Silaturahmi dan kekompakan adalah kekayaan sosial yang tidak ternilai. Jika itu terus dipupuk, maka akan tercipta masyarakat yang rukun, damai, dan saling menguatkan,” tambahnya. Acara ini dihadiri ratusan warga keturunan Penginyongan dari berbagai wilayah di Lampung. Suasana penuh keakraban tampak sejak awal acara yang diisi dengan berbagai kesenian tradisional seperti ebeg (kuda lumping), lengger, dan tembang Banyumasan. Selain itu, juga diselenggarakan doa bersama, sambutan tokoh masyarakat, dan sesi ramah tamah antaranggota. Ketua PWP Lampung, Dewi Widianingsih, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan harapan agar PWP tetap menjadi wadah yang mempersatukan seluruh warga Penginyongan di Lampung. “Sudah 39 tahun PWP hadir sebagai ruang silaturahmi dan kebersamaan. Di tengah perbedaan dan kesibukan masing-masing, kita masih bisa berkumpul, tertawa bersama, dan menjaga nilai-nilai luhur budaya Penginyongan. Ini adalah kekuatan kita,” ungkap Dewi. Ia juga menambahkan bahwa keberlangsungan paguyuban bergantung pada keterlibatan semua pihak, baik generasi tua maupun generasi muda, agar nilai-nilai kebersamaan tidak luntur oleh zaman. Peringatan HUT ke-39 PWP Lampung ini menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ia adalah simbol kuatnya persaudaraan, solidaritas, dan komitmen bersama dalam menjaga jati diri budaya dan semangat gotong royong di tengah dinamika kehidupan modern. Acara ditutup dengan makan bersama dan sesi foto keluarga besar PWP, yang berlangsung penuh kehangatan dan semangat persatuan. Turut hadir asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Metro, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, Camat Metro Barat, dan Lurah Ganjaragung. (Win).
Pemkot Metro dorong pengusaha travel wisata religi kompak dalam berusaha
Pemerintah Kota Metro mendorong pelaku usaha travel wisata khususnya religi untuk kompak menghadapi kondisi perkembangan dunia. Berbagai kemungkinan bisa terjadi termasuk regulasi dan faktor geo politik dunia. Melihat hal tersebut, asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Metro, Rosita mewakili Wali Kota Metro, H. Bambang menghadiri Forum Strategi Internasional Haji 1447 H yang digelar oleh PT Amerra Mekkah di Grand Venetian Hotel, Kecamatan Metro Pusat, Rabu (09/07/2025). Forum ini mengangkat tema “Strategi Bertahan dan Bertumbuh Tahun 2026 ke Depan”, dengan fokus pada tantangan dan peluang pasca diterapkannya regulasi baru penyelenggaraan ibadah haji oleh Pemerintah Arab Saudi. Dalam forum tersebut, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan kesiapan masyarakat menghadapi perubahan sistem, terutama terkait kebijakan visa haji berbasis whitelist dan digitalisasi layanan. “Tahun 2026 bukan hanya soal beradaptasi, tapi juga tentang bagaimana kita bisa bertumbuh dan mengambil peluang. Maka sinergi antara pusat, daerah, dan pelaku travel menjadi kunci,” ungkapnya di hadapan peserta forum,” ujar Rosita. Selain menyoroti kesiapan infrastruktur layanan haji, ia juga mendorong kolaborasi antar travel syariah untuk menciptakan ekosistem layanan yang saling terhubung. Transformasi digital, menurutnya, menjadi ruang besar untuk tumbuh bersama, bukan untuk berkompetisi. Ia menekankan, pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat, termasuk dalam hal edukasi kebijakan baru dan penguatan kapasitas penyelenggara. Menurutnya, masyarakat harus diberikan pemahaman yang utuh, agar tidak menjadi korban ketidaktahuan atau penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan sebagai sarana menjalin komunikasi yang lebih terbuka antara pelaku travel syariah dan pemerintah. Salman selaku CEO PT Amerra Mekkah, menyampaikan komitmen dalam mendukung penuh agenda reformasi sistem layanan haji, termasuk dalam penyediaan teknologi yang selaras dengan standar Saudi. PT Amerra Mekkah terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik sesuai standar internasional dan sejalan dengan kebijakan terbaru dari Kerajaan Arab Saudi. Salah satu perhatian utama adalah kenyamanan dan keamanan jemaah, khususnya saat menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. “Kami telah menyiapkan fasilitas basecamp Mina yang lebih representatif dan manusiawi di area Mina,” pungkasnya . Selain itu juga menyediakan Tempat tidur standar hotel berbasis single dan bunk bed, Pendingin ruangan portabel (AC/evaporator) untuk mengatasi suhu ekstrem, tirai privasi dan pencahayaan khusus di setiap petak ruang tidur, Akses toilet bersih dan wudhu yang layak, serta konsumsi bergizi dan air mineral nonstop selama masa mabit. Ia menegaskan bahwa, fasilitas yang sudah disediakan bukan sekadar memenuhi kewajiban logistik, tetapi sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas ibadah para tamu Allah SWT. Kami ingin memastikan bahwa jemaah tidak hanya khusyuk secara spiritual, tapi juga nyaman secara fisik. Dengan tantangan dan regulasi baru dari Pemerintah Arab Saudi, era digital menuntut percepatan, sinergi, dan inovasi. Ia percaya, hanya dengan kerja sama yang erat antara swasta, pemerintah, dan masyarakat, kualitas layanan haji akan terus meningkat dan berdaya saing. (Win/ygy).
M. Rafieq apresiasi Job Fair dari UM Metro, untuk menekan angka pengangguran di Bumi Sai Wawai
Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, secara resmi membuka kegiatan Job Fair yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Metro pada Rabu, (09/07/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung AR, Fachruddin Kampus 1 UM Metro dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa serta pencari kerja dari berbagai daerah di Lampung. Dalam sambutannya, Rafieq menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Muhammadiyah Metro yang telah menginisiasi kegiatan positif ini. Ia menilai Job Fair merupakan wadah strategis yang dapat mempertemukan pencari kerja dengan berbagai perusahaan, sekaligus mendorong penurunan angka pengangguran di Kota Metro dan sekitarnya. “Melalui kegiatan ini, kita berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memperoleh akses informasi pekerjaan yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kesiapan mereka untuk bersaing di dunia kerja,” ujar Rafieq. Kegiatan Job Fair ini menghadirkan puluhan perusahaan dari sektor perbankan, pendidikan, retail, teknologi, dan jasa, yang membuka kesempatan kerja untuk berbagai posisi. Selain membuka lowongan pekerjaan, beberapa perusahaan juga melakukan sesi wawancara langsung di tempat (walk-in interview), memberikan peluang nyata bagi para pelamar. Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Nyoto Suseno.,M,Si, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi kampus dalam menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja. Ia berharap para lulusan tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki mental dan keterampilan kerja yang sesuai kebutuhan industri. Selain pameran kerja, kegiatan ini juga diisi dengan seminar karier, pelatihan penulisan CV, hingga simulasi wawancara yang diberikan secara gratis bagi pengunjung. Tujuannya adalah agar peserta memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi proses seleksi kerja yang kompetitif. Acara Job Fair ini mendapat respons positif dari peserta yang merasa terbantu dengan informasi lowongan kerja yang tersedia secara langsung dan akurat. Banyak peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru dan motivasi untuk lebih aktif dalam mencari pekerjaan sesuai bidang keahlian mereka. Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Metro berharap sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja semakin erat, serta menjadi langkah konkret dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi. (bsr/ygy)
Pengumuman Lelang Kendaraan Dinas Pemkot Metro
Unduh informasi pengumuman lelang di bawah ini.