Kota Metro — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Metro menggelar acara tasyakuran atas capaian penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) sebagai Kabupaten/Kota dengan Presentase Tertinggi Pemenuhan Kebutuhan Darah, yang berlangsung di Aula PMI Kota Metro, Kamis (18/12/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, jajaran pengurus PMI Kota Metro, seluruh staf UTD PMI Kota Metro,staf Markas PMI dan beberapa perwakilan relawan,serta beberpa tamu undangan lainnya. Tasyakuran ini menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja cerdas ikhlas dan kolaboratif internal maupun eksternal PMI termasuk sinergisitas dan support dari pemerintah daerah yang harmonis dalam memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat Metro dan juga luar Metro yg membutuhkan donor darah. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Kemenkes RI dalam rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025. Kota Metro tercatat sebagai salah satu dari 10 kabupaten/kota di Indonesia yang menerima langsung penghargaan tersebut, menandakan tingginya tingkat pemenuhan kebutuhan darah di daerah. Adapun 10 kabupaten/kota penerima penghargaan tersebut meliputi Kota Banda Aceh, Kota Metro, Kota Bukittinggi, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kota Magelang, Kota Surakarta, Kota Yogyakarta, Kota Mojokerto, Kota Denpasar, dan Kota Mataram. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian PMI Kota Metro. Ia menilai penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, serta sinergi yang kuat dari para pegawai PMI, relawan, tenaga kesehatan, serta masyarakat. “Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi bukti nyata bahwa PMI Kota Metro mampu menjalankan peran kemanusiaannya secara profesional dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Metro akan terus mendukung upaya PMI dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan kemanusiaan,” ujar Wali Kota. Sementara itu, Wakil ketua PMI, Endah Cahyani, M.Pd melalui sambutannya mewakili Ketua PMI kota Metro dr.Silvia Naharani, Sp.KKLP ,M.M menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja bersama yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh unsur pegawai PMI. “Capaian ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi seluruh pengurus, petugas Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan pengembangan pengembangan serta inovasi layanan guna memastikan ketersediaan darah untuk sesama,” Ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Metro, dr. Melly Kemerdasari KN, Sp.KKLP, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan awal dari perjalanan panjang yang masih harus terus diperjuangkan. Ia menyampaikan bahwa perjuangan PMI, baik secara fisik maupun batin, masih memerlukan kerja keras dan semangat yang lebih besar ke depan guna meningkatkan mutu serta kualitas pelayanan darah, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Apresiasi terbesar yang sesungguhnya bukan hanya berasal dari lembaga, tetapi dari masyarakat sebagai penerima manfaat layanan PMI. Karena itu, kami akan terus bergerak dan berbenah demi pelayanan yang semakin baik,” ujarnya. Ia menambahkan, penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tersebut menjadi motivasi bagi PMI Kota Metro untuk terus berinovasi dalam pengelolaan donor darah. “Hari ini merupakan momen yang sangat bersejarah bagi kami, keluarga besar PMI Kota Metro. Penghargaan ini bukan sekadar lembaran kertas atau trofi, melainkan bukti nyata bahwa sinergi yang telah dibangun selama ini membuahkan hasil dan diakui di tingkat nasional,” katanya. Melalui kegiatan tasyakuran ini, Ketua PMI Kota Metro yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Ketua PMI Kota Metro, menegaskan komitmen PMI untuk terus berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah serta mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang responsif, profesional, dan berdaya guna. (bsr/ygy)
PMI Kota Metro Gelar Tasyakuran atas Penghargaan Kemenkes RI, Wali Kota Apresiasi Dedikasi Relawan
Pemkot Metro siap sukseskan Ops Lilin Krakatau 2025 dan Nataru 2026
Metro – Pemerintah Kota Metro menghadiri Rapat Lintas Sektoral dalam rangka Operasi Lilin Krakatau 2025 guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (18/12/2025) dan diikuti unsur Forkopimda serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang telah ditentukan. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan menyampaikan bahwa Operasi Lilin Krakatau 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru. Operasi ini menyasar berbagai potensi kerawanan, di antaranya kelancaran arus lalu lintas, pencegahan tindak kriminalitas, pengamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta lokasi-lokasi keramaian masyarakat. Selain itu, pengawasan terhadap peredaran minuman keras, penggunaan petasan, dan aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun juga menjadi perhatian pihak kepolisian. Guna mendukung kelancaran pengamanan, perwira menengah Polri tersebut meminta kesiapsiagaan personel lintas sektoral, khususnya dari BPBD dan Dinas Kesehatan Kota Metro. Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, serta sistem respons cepat sangat diperlukan dalam mengantisipasi potensi bencana, keadaan darurat, maupun gangguan kesehatan selama pelaksanaan operasi. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya. Ia berharap seluruh rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dapat berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali, sehingga masyarakat Kota Metro dapat merayakan momentum tersebut dengan rasa aman dan nyaman. Pemerintah Kota Metro melalui OPD terkait menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2025 dengan menyiapkan langkah-langkah strategis sesuai tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah guna menjaga kondusivitas wilayah. (win/ygy)
Pemkot Metro apresiasi wisuda Universitas Dharma Wacana, wujud kolaborasi peningkatan SDM
Pemerintah Kota Metro siap menjadi Mitra strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan. Hal ini yang selalu kolaborasikan bersama Universitas Dharma Wacana Metro. Wujud kolaborasi itu, Pemkot Metro mengapresiasi dan mendukung dikukuhkannya 274 wisudawan dan wisudawati, Kamis (18/12/2025), di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai. Sebanyak 274 lulusan tersebut berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Teknologi Bisnis dan Sains, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Fakultas Pertanian. Prosesi wisuda ini menjadi penanda keberhasilan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mencetak generasi terdidik, berdaya saing, dan berkarakter. Rektor Universitas Dharma Wacana Metro, Bigi Undadraja, S.Tp., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Metro yang selama ini konsisten memberikan dukungan kepada perguruan tinggi swasta, khususnya Universitas Dharma Wacana Metro, melalui berbagai program bantuan hibah dan beasiswa yang dinilai sangat strategis dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan tinggi di daerah. Lebih lanjut, Bigi menyampaikan harapan kepada para wisudawan bahwa ilmu dan kompetensi yang diperoleh para lulusan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. “Kami berharap para alumni Universitas Dharma Wacana Metro dapat menjaga nama baik almamater, memiliki visi ke depan, bekerja keras, jujur, dan disiplin dalam mengabdikan ilmunya di tengah masyarakat serta peran orang tua dan wali yang telah mendukung penuh proses pendidikan hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studi,” ujarnya. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan wisuda ini merupakan bukti kesungguhan Universitas Dharma Wacana Metro dalam menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah daerah dalam mencetak kader-kader bangsa yang intelektual, berilmu, dan berakhlak mulia. “Pemerintah Kota Metro memandang perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan. Lulusan hari ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan, sekaligus penerus cita-cita bangsa dan negara,” ujar Wali Kota.Menurutnya, keberhasilan para wisudawan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan ekosistem pendidikan yang terbangun melalui sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga pendidik, dan masyarakat. Bambang juga mengingatkan bahwa gelar akademik yang disandang para lulusan membawa tanggung jawab moral di tengah masyarakat. Dengan bekal ilmu pengetahuan dan nilai-nilai akademik yang diperoleh selama masa studi, ia optimistis para lulusan Universitas Dharma Wacana Metro mampu menjadi teladan dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Kota Metro dan daerah lainnya. Pelaksanaan wisuda ini sekaligus mempertegas peran Universitas Dharma Wacana Metro sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi aktif dalam mendukung visi Kota Metro sebagai kota pendidikan berbasis kualitas dan karakter. (tm/md/yg)
Pemkot Metro jalin kerjasama dengan TVRI Lampung guna percepatan informasi pembangunan daerah
Pemerintah Kota Metro terus membuka peluang terhadap pihak-pihak luar untuk menjalin kerjasama dalam membangun Bumi Sai Wawai. Kali ini, Pemkot Metro menerima audiensi dari TVRI Untuk Memperkuat Kerjasama Dengan Pemerintah Kota Metro dalam bidang publikasi visual serta menunjang Visi dan Misi Pemkot Metro. Bertempat di Ruang Kerja Wali Kota Metro.Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menerima langsung jajaran TVRI Lampung, audiensi dilakukan di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Rabu (17/12/2025). Dalam audensi Wali Kota Metro didampingi oleh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Sri Amanto. Kegiatan ini digelar dalam rangka menjalin silaturahmi antar TVRI Lampung dengan Pemerintah Kota Metro untuk di bidang informasi. Perwakilan dari TVRI Lampung Kasubag Tata Usaha TVRI Lampung, Liviyanti Mega Ayunita, didampingi AE Pengembangan Usaha, Rinaldi dan Reporter, Lies Trisyawati memaparkan bahwa kedatangannya bertujuan guna mempererat kerja sama dengan Pemerintahan Kota Metro. Selain itu juga guna membangun dan ikut mempromosikan potensi Pariwisata, Budaya, Keagamaan, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang ada di Metro. “Sehingga diharapkan masyarakat luar mengetahui apa saja potensi yang ada di Kota Metro. Terkait hal ini TVRI Lampung siap membantu Pemerintah Kota Metro dalam mempromosikan Wisata Budaya, Keagamaan dan apa saja Potensi yang ada di Kota Metro. Sehingga bisa di angkat sebagai berita kegiatan Nasional,” ungkap Elly sultrawati. Dalam arahnya, Wali kota Metro mengucapkan terima kasih kepada TVRI Lampung, yang telah menyempatkan datang ke Kota Metro. Bambang menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Metro sangat membutuhkan kerjasama dengan Media, sehingga dapat mengangkat potensi wisata, dan budaya yang ada Kota Metro dan juga dapat ikut mempromosikannya. (bg/mdn/ygy)
DWP Kota Metro gelar HUT ke-26, tekankan pembangunan SDM Indonesia Emas 2045
Kota Metro — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Metro menggelar Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Tahun 2025 sebagai momentum penguatan peran strategis organisasi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, penguatan ketahanan keluarga, serta kontribusi nyata menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. Peringatan HUT ke-26 ini mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan komitmen DWP sebagai mitra strategis pemerintah dalam peningkatan kualitas penguatan pendidikan karakter anak, serta ketahanan keluarga. Rangkaian kegiatan HUT ke-26 DWP Kota Metro telah dilaksanakan sejak Oktober hingga Desember 2025, meliputi berbagai program sosial, edukatif, dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Puncak peringatan dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) bertempat di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Metro, Istri Sariati Kusbani, menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kekuatan keluarga, pembentukan karakter generasi, serta ketangguhan perempuan. “Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, setiap anak harus tumbuh dalam keluarga yang memberikan asih, asuh, dan asah secara seimbang. Kasih sayang, pemenuhan gizi dan perawatan, serta stimulasi pendidikan yang memadai menjadi fondasi utama agar anak tumbuh sesuai dengan potensi terbaiknya,” ujarnya. Ia menekankan bahwa Indonesia Emas bukanlah hasil yang instan, melainkan dibangun melalui kesabaran, kerja keras, dan ketulusan yang dimulai dari lingkungan keluarga dan organisasi. Menurutnya, Dharma Wanita Persatuan memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi masa depan melalui pembinaan keluarga, penanaman nilai, serta keteladanan perempuan. “Peran perempuan sebagai istri, ibu, dan anggota organisasi bukanlah peran kecil. Dari rumah yang harmonis akan lahir anak-anak yang berintegritas, dan dari ibu yang cerdas serta berdaya akan tumbuh generasi yang siap bersaing secara global,” tambahnya. Pada kesempatan yang sama, Penasihat DWP Kota Metro, Ny. Eny Sumiati Bambang, menyampaikan bahwa perempuan tidak hanya hadir untuk mendampingi, tetapi juga memberi makna dan mengambil peran dalam membentuk arah peradaban. Ia berharap, di usia ke-26 tahun, DWP semakin matang dalam visi, kuat dalam peran, serta luas dalam manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Ke depan, DWP Kota Metro diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan keluarga dan masyarakat, peningkatan kesadaran kesehatan keluarga, penguatan ekonomi perempuan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan dan etika sosial. “Perjalanan DWP selama 26 tahun telah membuktikan bahwa perempuan adalah kekuatan besar dalam transformasi sosial. Dengan kerja sama, gotong royong, dan semangat melayani, DWP terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas keluarga Indonesia,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan, baik di tingkat pusat hingga unit pelaksana, atas dedikasi dan konsistensi dalam menjalankan program organisasi. “Semoga HUT ke-26 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, memperluas manfaat, dan meningkatkan sinergi demi Indonesia yang lebih maju. Semoga Dharma Wanita Persatuan senantiasa menjadi cahaya dalam keluarga, lentera dalam masyarakat, dan pelita bagi perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas,” tutupnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa perempuan merupakan fondasi utama dalam menyiapkan pendidikan yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, peran anggota Dharma Wanita Persatuan sangat berpengaruh dalam proses pendidikan anak sejak usia dini, bahkan sebelum mengenal bangku sekolah. “Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah dan bangsa. Di sinilah Dharma Wanita Persatuan memiliki peran yang sangat strategis, khususnya dalam lingkungan keluarga, dalam membentuk karakter anak sebelum melangkah ke jenjang pendidikan formal,” ujar Bambang Iman Santoso. Lebih lanjut, Wali Kota Metro menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan serta mutu tenaga pendidik, khususnya pada sekolah-sekolah percontohan, guna melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. “Keberhasilan pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan organisasi perempuan seperti Dharma Wanita Persatuan. Dari sinergi inilah kita berharap lahir generasi emas Kota Metro yang siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga diserahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Tumpeng HUT RI ke-80 Oleh Wali Kota Metro diantaranya, Juara I yang di raih oleh DWP BPPRD dan di terima langsung oleh Ketua DWP BPPRD, Ny.Lidanna Ade, dan juga juara Harapan II dari DWP PPPAPPKB yang di terima langsung oleh Ketua DWP PPPAPPKB, Ny. Anna Gustam Subehi. (bsr/ygy)
Resmikan bioskop, Wali Kota Metro ajak masyarakat menonton film yang mengedukasi
Metro — Warga Kota Metro kini memiliki pilihan hiburan modern yang dinanti-nantikan. Bioskop XXI Chandra Metro resmi dibuka dan mulai beroperasi di Lantai 3 Chandra Superstore Metro, Selasa (16/12/2025). Kehadiran bioskop jaringan nasional ini disambut antusias sebagai penanda kemajuan sektor hiburan dan ekonomi kreatif di Bumi Sai Wawai. Grand Opening tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Wakil Wali Kota Metro M. Rafieq Adi Pradana, jajaran kepala perangkat daerah, Direktur Chandra Metro Iyan Eka Chandra, camat, Kapolsek, Ketua PSMTI Kota Metro, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas hadirnya Bioskop XXI di Kota Metro. Menurutnya, bioskop ini bukan sekadar sarana hiburan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Keberadaan bioskop ini bukan hanya sebagai tempat hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap Bioskop XXI Chandra Metro menjadi ruang yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh warga,” ujar Bambang. Ia menambahkan, kehadiran bioskop ini diharapkan mampu menghadirkan tontonan berkualitas dan edukatif, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan kebudayaan melalui film. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Metro, saya merasa sangat bangga dan bahagia atas kehadiran Bioskop XXI Chandra Metro. Semoga ke depan bisnis ini terus berkembang, semakin besar, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya. Wali Kota juga mengapresiasi komitmen Chandra Metro yang telah membuka lapangan kerja bagi lebih dari 400 tenaga kerja lokal. Selain itu, ia berharap keberadaan bioskop ini dapat menjadi peluang bagi produk-produk UMKM lokal untuk turut berkembang. “Bioskop ini kami harapkan menjadi magnet baru yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat dan wisata ke Kota Metro, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah,” katanya. Di tengah suasana peresmian yang penuh kebahagiaan, Bambang Iman Santoso juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan serta menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang tengah dilanda bencana. “Di saat kita berbahagia, jangan lupa ada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga kita semua diberikan kepekaan untuk membantu meringankan beban mereka,” ucapnya. Sementara itu, Direktur Chandra Metro, Iyan Eka Chandra, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya kehadiran Bioskop XXI di Kota Metro. Ia berharap bioskop ini dapat menjadi pusat hiburan sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat Kota Metro dan sekitarnya. “Kehadiran Bioskop XXI ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya. Hal senada disampaikan Owner Chandra Metro, Alexus Gunawan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Grand Opening Bioskop XXI Chandra Metro tidak lepas dari sinergi dan dukungan Pemerintah Kota Metro. “Hidup itu harus ada keseragaman dan kebersamaan. Kami bersama pemerintah daerah saling mendukung. Alhamdulillah, saat ini Chandra Metro telah mempekerjakan sekitar 400 orang,” katanya. Alexus berharap kehadiran bioskop ini dapat semakin menggairahkan perekonomian daerah serta menghadirkan hiburan perfilman berkualitas bagi masyarakat Kota Metro. “Harapannya tentu bioskop ini ramai, ekonomi bergerak, dan pada akhirnya memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah,” pungkasnya. (Bsr)
Metro Mayor Lays First Stone for Mrajapati Temple Construction
Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Pura Mrajapati yang berlokasi di Jalan Nuri RT 57 RW 12, Kelurahan Banjarsari, pada Minggu (14/12/2025). Prosesi ini menandai dimulainya pembangunan sarana ibadah umat Hindu yang diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus simbol pelestarian budaya di Kota Metro. Dalam sambutannya, Wali Kota Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa pembangunan Pura Mrajapati memiliki makna strategis dan mendalam, khususnya bagi umat Hindu. Menurutnya, pura tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan upacara keagamaan, tetapi juga sebagai ruang menjaga dan mewariskan adat, budaya, serta nilai-nilai spiritual yang telah hidup secara turun-temurun. “Pura Mrajapati ini bukan semata bangunan fisik, melainkan simbol keberlanjutan nilai budaya dan spiritual yang memperkaya kehidupan sosial masyarakat Kota Metro,” ujar Wali Kota. Pemerintah Kota Metro, lanjut Bambang, menyambut baik serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan semangat gotong royong umat Hindu dalam mewujudkan pembangunan pura tersebut. Ia menilai, kolaborasi dan kebersamaan yang terbangun mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Kota Metro. Keberadaan Pura Mrajapati nantinya diyakini akan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi umat Hindu, tetapi juga bagi masyarakat secara umum. Selain memperkaya khazanah budaya dan kearifan lokal, pura ini diharapkan turut memperkuat identitas Kota Metro sebagai kota yang religius, harmonis, dan berbudaya. Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan seluruh umat beragama secara adil dan proporsional. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kota Metro, yakni “Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius.” Menutup sambutannya, Wali Kota Bambang Iman Santoso berharap proses pembangunan Pura Mrajapati dapat berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu. Ia juga mendoakan agar seluruh pihak yang terlibat senantiasa diberikan perlindungan, kemudahan, dan keberkahan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Prosesi peletakan batu pertama tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman yang terus terjaga di Kota Metro. (Dns/Yd/Ys)
Membanggakan, MTQ ke-52 Lampung, Metro Raih Peringkat Tiga
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-52 Tingkat Provinsi Lampung resmi ditutup pada Sabtu (13/12/2025) di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung. Penutupan berlangsung khidmat dan menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan keagamaan tingkat provinsi tersebut. Keluar sebagai Peringkat 1 adalah Kabupaten Tanggamus, dan Peringkat 2 adalah Kota Bandar Lampung, dan Peringkat 3 adalah Kota Metro, disusul Kabupaten Lampung Selatan Peringkat 4, Kabupaten Lampung Tengah Peringkat 5, dan lainnya. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara resmi menutup kegiatan MTQ ke-52 melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung, Muhammad Firsada. Kehadiran perwakilan Gubernur ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Firsada juga hadir sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Lampung. Ia mengikuti seluruh rangkaian penutupan bersama sejumlah pejabat dan tokoh penting Provinsi Lampung. Penutupan MTQ ke-52 turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Lampung Yuri Agustina Primasari. Kehadiran para tokoh tersebut menambah khidmat suasana acara. MTQ ke-52 Tingkat Provinsi Lampung diikuti oleh sebanyak 464 peserta. Rinciannya terdiri dari 246 peserta putra dan 218 peserta putri yang berasal dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Para peserta berkompetisi pada sembilan cabang lomba yang dipertandingkan. Cabang tersebut meliputi Tilawatil Qur’an, Qira’at As-Sab’ah, Hifzhil Qur’an, Tafsiril Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khottil Qur’an, Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, serta Musabaqah Al-Hadits. Kota Metro menjadi salah satu daerah yang menunjukkan prestasi membanggakan pada ajang MTQ ke-52 ini. Dari 34 peserta yang dikirimkan, sebanyak 25 peserta berhasil meraih gelar juara. Atas capaian tersebut, Kota Metro berhasil menempati peringkat ketiga dalam klasemen Juara Umum MTQ ke-52 Tingkat Provinsi Lampung. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat Kota Metro. Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan Muhammad Firsada, disampaikan bahwa seluruh rangkaian MTQ ke-52 telah selesai dilaksanakan setelah melalui proses lomba, pembinaan, dan kerja keras seluruh kafilah. Ia menyampaikan bahwa beberapa hari terakhir telah diisi dengan berbagai perlombaan dan pembinaan intensif bagi para peserta. Penutupan MTQ menjadi tahap akhir untuk menetapkan hasil sekaligus mengambil pelajaran penting dari kegiatan tersebut. Gubernur Lampung juga menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan semata. MTQ merupakan sarana strategis untuk membangun budaya tilawah, hafalan, pemahaman, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Sejak pertama kali digelar secara nasional pada tahun 1968, MTQ telah menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter bangsa. Melalui MTQ, nilai-nilai religius dan akhlak Qur’ani terus ditanamkan kepada generasi muda. Dalam sambutannya, Gubernur menyebutkan bahwa hasil dari pembinaan MTQ selama ini sangat nyata. Indonesia dikenal memiliki qari dan qariah berkualitas dunia serta ulama yang kiprahnya diakui secara internasional. Hal tersebut, menurutnya, membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat global melalui penguatan nilai-nilai Al-Qur’an. Prestasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Gubernur Lampung juga menekankan bahwa MTQ tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial belaka. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana pembentukan disiplin, karakter, dan keteladanan bagi para pesertanya. Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an yang dipelajari dan dilombakan selama MTQ dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh peserta maupun masyarakat luas. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lampung menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik. Ia mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para kafilah dari seluruh daerah. Namun demikian, Gubernur juga mengingatkan agar prestasi yang diraih tidak menjadi akhir dari proses pembelajaran. Para peserta diminta untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan. Ia berharap para peserta MTQ Provinsi Lampung ke depan mampu tampil dan berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional, membawa nama baik daerah dan bangsa. Di akhir sambutan, Gubernur mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pembina, guru, hingga orang tua, untuk menjaga momentum MTQ. Pendampingan dan pembinaan berkelanjutan dinilai sangat penting bagi perkembangan para peserta. Dengan berakhirnya MTQ ke-52 ini, diharapkan semangat Al-Qur’an tetap hidup dan memberikan manfaat besar bagi pembangunan karakter umat serta kemajuan daerah Provinsi Lampung. (yud/ram/ygy)
Panen padi, Heri Wiratno tekankan ketahanan pangan sesuai Asta Cita Presiden
Pemerintah Kota Metro melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Heri Wiratno menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan panen raya padi pertanian santri yang berlangsung di lahan pertanian Pondok Pesantren Nurul Anwar, Sabtu (13/12/2025). Dalam sambutannya, Heri menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya sebagai penyedia bahan pangan, tetapi juga sebagai penopang ketahanan ekonomi masyarakat, pencipta lapangan kerja, serta instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan. “Karena itu, perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pembangunan pertanian menjadi sangat penting dan tidak pernah surut,” ujar Heri. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Metro memiliki komitmen kuat dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Meskipun Kota Metro berstatus sebagai daerah perkotaan, namun tetap memiliki potensi pertanian yang signifikan dengan luas lahan sawah mencapai 2.588,89 hektare. “Potensi ini merupakan aset penting yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin demi mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional,” tambahnya. Lebih lanjut, Heri mengapresiasi kegiatan pertanian santri yang dinilai mampu membuktikan bahwa santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan praktik di bidang agribisnis dan teknologi pertanian. “Kegiatan seperti ini mencerminkan wujud santri yang mandiri, berdaya saing, dan mampu berkontribusi nyata untuk negeri. Kami berharap keberhasilan panen raya ini dapat menjadi inspirasi bagi pesantren-pesantren lain di Kota Metro untuk terus berinovasi,” pungkasnya. Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Anwar, Slamet Wahyudi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen raya padi yang dihasilkan dari kerja keras para santri dan pendamping. Ia menegaskan bahwa pertanian merupakan bagian dari pendidikan karakter dan kemandirian santri di Pondok Pesantren Nurul Anwar. “Di pesantren ini kami menanamkan nilai bahwa santri harus mampu mandiri secara spiritual dan ekonomi. Moto kami adalah tahan pangan mandiri, semangat ngaji, dan semangat bertani,” ujar Slamet Wahyudi. Menurutnya, pertanian santri bukan hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan pesantren, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran agar santri memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat. “Kami berharap sinergi antara pesantren dan pemerintah daerah terus terjalin, sehingga program pertanian santri dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tutupnya. Kegiatan panen raya padi tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, pesantren, dan santri dalam mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan generasi muda. (Win).
Kadis Lingkungan Hidup Kota Metro Tinjau Kafilah MTQ dan salurkan logistik dan penambah stamina
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Yerry Ikhwan, meninjau langsung kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-52 Tingkat Provinsi Lampung yang bermukim di Grand Skuntum, Bandar Lampung. Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan para peserta selama mengikuti kompetisi tahunan tersebut. Kehadiran Yerri Ehwan bersama Wali Kota Metro dan Kepala Kementerian Agama Kota Metro memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para peserta agar mampu tampil maksimal. Para kafilah menyambut baik kedatangan rombongan, yang dinilai memberi suntikan semangat tambahan. Dalam peninjauan tersebut, Yerri memastikan seluruh peserta mendapatkan fasilitas yang memadai, baik dari sisi kesehatan maupun kebutuhan konsumsi. Ia menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik peserta agar tetap prima mengikuti rangkaian perlombaan. Yerry Ehwan turut memeriksa ketersediaan makanan bergizi dan minuman sehat yang disiapkan bagi para kafilah. Menurutnya, konsumsi yang terjaga menjadi faktor penting untuk menjaga stamina selama kompetisi berlangsung. Selain konsumsi, ia juga meninjau peran tim kesehatan yang bertugas mendampingi peserta. Kehadiran tenaga medis di lokasi pemondokan dinilai sangat penting dalam memberikan penanganan cepat jika terjadi keluhan kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan logistik berupa makanan dan minuman sehat bagi para peserta MTQ. Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Yerry Ehwan kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Metro, Eka Syafriyanto. Seluruh bantuan tersebut kemudian akan didistribusikan kepada para peserta yang tengah bersiap mengikuti berbagai cabang lomba MTQ. Bantuan ini diharapkan dapat menjaga kesehatan dan kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung. Bantuan logistik tersebut merupakan titipan dari sejumlah pejabat Pemerintah Kota Metro yang tidak dapat hadir secara langsung. Hal tersebut menunjukkan adanya dukungan kolektif dari berbagai pihak dalam menyukseskan keikutsertaan Kota Metro dalam ajang MTQ tahun ini. Pejabat yang menitipkan bantuan di antaranya Staff Ahli Wali Kota Metro Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik; Kepala Dinas Pendidikan; BPPRD; Disnakertrans; Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian; DPRD Kota Metro; Plt. Kepala Bagian Umum Setda Kota Metro; serta Camat Metro Utara. Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa berbagai unsur pemerintah turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan MTQ dan kesejahteraan peserta asal Kota Metro. Kepala Bagian Kesra, Eka Syafriyanto, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi seluruh peserta yang tengah berjuang membawa nama baik Kota Metro. Menurutnya, perhatian pemerintah tidak hanya berdampak pada kondisi fisik peserta, tetapi juga membantu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri dalam mengikuti lomba. Ia menegaskan bahwa dukungan seperti ini memiliki nilai strategis dalam pembinaan keagamaan. Eka menjelaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar mencintai nilai-nilai religius. Oleh karena itu, keberadaan dukungan pemerintah menjadi sangat penting. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada perolehan hasil akhir, tetapi juga memperhatikan proses yang ditempuh oleh peserta sejak persiapan hingga pelaksanaan. Kenyamanan dan kesehatan peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan. Kepedulian yang ditunjukkan dalam kunjungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kekompakan dan semangat peserta. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, peserta diharapkan dapat tampil maksimal dalam setiap cabang lomba. Eka berharap langkah positif ini dapat menginspirasi dukungan serupa pada kegiatan keagamaan lainnya di Kota Metro. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat budaya religius di tengah masyarakat. Ia menambahkan bahwa dukungan lintas sektor dari berbagai OPD dan pejabat menunjukkan semangat kebersamaan dalam membina generasi Qur’ani di Kota Metro. Kolaborasi seperti ini diharapkan terus berlanjut di masa mendatang. Kegiatan peninjauan dan penyerahan bantuan ini juga sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Metro dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta MTQ. Perhatian terhadap hal-hal kecil seperti konsumsi dan kesehatan dianggap sangat berarti oleh para kafilah. Dengan adanya dukungan ini, para peserta MTQ dari Kota Metro diharapkan dapat menjaga kondisi fisik dan mental selama perlombaan berlangsung. Kesiapan mereka akan menjadi modal penting dalam menampilkan kemampuan terbaik di hadapan dewan hakim. Peninjauan tersebut menutup rangkaian kunjungan pemerintah pada hari itu dengan penuh harapan bahwa peserta Kota Metro mampu membawa pulang prestasi yang membanggakan. Dukungan yang diberikan diharapkan menjadi penyemangat bagi para kafilah dalam mengharumkan nama daerah. (yud/ram/ygy)