0 Comments

Pemkot Metro melalui Bagian Hukum Sosialisasikan Peraturan Retribusi Bangunan Gedung

Bagian hukum Pemerintah Kota Metro menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan tahun anggaran 2023 di aula Kecamatan Metro Barat, Senin (6/3/2023) Dikatakan kepala bagian Hukum Pemerintah Kota Metro Ika Pusparini, giat bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang retribusi persetujuan bangunan gedung. “Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perlindungan pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya di Kota Metro, serta mewujudkan pemberdayaan dan perlindungan tenaga kerja lokal di Kota Metro,” ujarnya. Giat tersebut dilaksanakan selama lima hari. “Dari hari Senin 6 Maret 2023 sampai dengan Jumat 10 Maret 2023 yang bertempat di lima Kecamatan di Kota Metro,” kata Ika. Ia menuturkan total peserta sosialisasi berjumlah 500 orang. “Yang terdiri dari aparat Kecamatan dan Kelurahan, dosen sejarah, mgmp IPS SMP/ SMA se-Kota Metro, komunitas sejarah dan pengusaha se-Kota Metro,” jelasnya. Hadir asisten 1 bidang kepemerintahan dan kesra Setda Kota Metro M Supriadi dalam giat menyampaikan, dalam sejarah berdirinya Kota Metro di awali dengan datangnya kolonis dari tanah jawa dan di tampung dalam bedeng-bedeng yang di bangun oleh Belanda. “Dari sejarah berdirinya Kota Metro ini pasti banyak jejak-jejak sejarah yang menjadi cagar budaya Kota Metro,” imbuhnya. “Untuk itulah Kota Metro menerbitkan peraturan Daerah tentang cagar budaya, sehingga ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa kepedulian dan keterlibatan seluruh pihak menjadi sangat penting dalam upaya pelestarian cagar budaya,” terangnya. Supriadi menjelaskan melalui bagian hukum sekretariat Daerah Kota Metro memberikan sosialisasi kepada masyarakat dengan menyajikan 3 peraturan Daerah. “Perizinan bangunan gedung, pengelolaan cagar budaya dan pemberdayaan perlindungan tenaga kerja lokal,” pungkasnya (bgs/rys).

0 Comments

Wakil Walikota Metro Amanatkan Beberapa Hal Saat Apel Mingguan

Menjelang bulan ramadhan, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman berpesan kepada pegawai untuk melaksanakan ibadah puasa secara baik, hal ini disampaikan pada saat pelaksanaan apel mingguan, bertempat di Halaman Kantor Walikota Metro, Senin (06/03/2023). “Saya berharap semua jajaran yang beragama islam, sebentar lagi kita melaksanakan ibadah puasa secara baik dan dengan niat yang tulus,” ucapnya. Beliau juga menyampaikan beberapa hal kepada para ASN yang mengikuti apel pagi. “Ada dua hal yang disampaikan, pertama nilai-nilai yang harus dilakukan di jajaran Pemkot Metro yaitu lakukan pekerjaan sesuai proses dan prosedur yang sudah diatur, kedua saya berharap kerjasama harus dibangun mulai dari pimpinan sampai staf, lakukan dukungan yang baik jangan sampai mengecewakan masyarakat,” kata Qomaru. (tm/rys)

0 Comments

Wahdi dukung penuh revitalisasi Cagar Budaya Rumah Asisten Wedana

Sesuai dengan Visi Kota Metro, yaitu Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya. Walikota Metro, dr.H.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG(K),M.H membuka kick off revitalisasi Cagar Budaya Rumah Asisten Wedana. Sebagai warisan sejarah di Kota Metro, Rumah Asisten Wedana memiliki arti penting bagi sejarah dan eksistensi Kota Metro pada masa lampau. Kick Off ini ditandai dengan sambutan serta dipukulnya mic oleh Walikota Metro. Wahdi menilai, pelestarian Cagar Budaya merupakan kewajiban, karena mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dari sektor wisata sejarah. “Hari ini saya mengapresiasi kegiatan TACB Kota Metro, Kota Metro ini secara genuinnya sudah baik, untuk itu perlunya kehadiran pemerintah di dalamnya sebagai upaya motivasi,” katanya. Hadir dalam kesempatan ini, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Lampung, Anshori Djausal, yang turut mengapresiasi upaya nyata dan tepat yang dilakukan TACB Kota Metro. “Kota Metro bila saya amati, itu spiritnya berbeda dengan kebanyakan kabupaten di Lampung ini, saya paham betul. Maka ketika Kota Metro mengalami otonomi daerah, tentunya pertumbuhan ekonomi harus dari sektor non pertanian juga, salah satunya seperti yang saat ini dilakukan, yaitu upaya pemanfaatan Cagar Budaya bernilai sejarah untuk meningkatkan ekonomi warga Metro” katanya. Oki Hajiansyah, dari TACB Metro menjelaskan bahwa Kota Metro merupakan kabupaten/kota pertama di Lampung yang memiliki TACB. TACB di Metro, diharapkan Oki, mampu mengilhami kabupaten/kota lain. Selain Kick Off revitalisasi Rumah Asisten Wedana ini juga dilakukan kegiatan anak muda, yaitu Metro Cullinair and Clothing Night dari Metro Creative Production (MCP) dengan memotong pita gapura event oleh walikota. Riyan, selaku Ketua MCP dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini tentunya untuk membangkitkan umkm yang ada di Kota Metro. “Kami berharap, walaupun hasilnya berapapun, niat kami hanya untuk membantu UMKM,” kata Riyan. Hadir pula Sekda Metro, Ketua TP PKK Metro, Ketua DWP Metro, dan sejumlah OPD, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Nurmantiaz, Ketua TACB Lampung Ansory Djausal, Kabid Kebudayaan Propinsi Lampung Heny Astuti Kabid Kebudayaaan Lampung Barat, Riadi, dan Pimpinan Cabang BNI Metro Fanny Hasibuan. (yus)

0 Comments

Rakor Bulan Maret, Sekda Ungkap Kota Metro Kota Pertama yang Menyampaikan RKPD

Rakor Bulan Maret, Kota Metro menjadi Kota Pertama Penyampaian Laporan Keuangan dan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung Walikota Metro Wahdi memimpin rapat koordinasi bulan Maret sekaligus memberitahukan bahwa Metro menjadi kota pertama yang menyampaikan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), hal itu disampaikan di Aula Pemkot setempat, Jumat (03/03/2023). “Mudah-mudahan RKPD yang kita serahkan tadi berusaha untuk tepat waktu,dengan demikian kita harus tepat juga menyelesaikan pekerjaan kita di APBD 2023 dengan selamat,” ujarnya. Selaras dengan hal tersebut,Sekretaris Daerah Bangkit Haryo Utomo mengatakan bahwa BPK akan menindaklanjuti pemeriksaan secara rinci. “Pada tanggal 8 Maret mereka akan datang lagi ke Kota Metro selama 20 sampai 30 hari, jika ada informasi yang dibutuhkan tolong untuk OPD terkait datanya harus sudah hadir dalam waktu 5 sampai 10 menit agar tidak menimbulkan kecurigaan terhadap pemeriksa keuangan,” katanya. Bangkit juga menyampaikan bahwa BPKAD Kota Metro sudah menyelesaikan beberapa sertifikat LPPD terkait dengan aset yang berada di beberapa wilayah. “Adanya disclaimer,kemudian aset tanpa opini itu karena asetnya tidak jelas,ini sudah mulai dari tahun sebelumnya sudah di sertifikat. Adapun aset yang belum di sertifikat antara lain Dinas Perdagangan,kemudian Kantor BNN Metro,tanah makam di Kelurahan Mulyosari,Dinas Kesehatan dan kantor RSUD Jendral Ahmad Yani,serta 2 bangunan yang berada di Lampung tengah yang merupakan kepemilikan kota Metro,” tuturnya. (TM/rys)

0 Comments

ASN Pemkot Metro Jumat Bersih di Ruang Publik

Pemerintah Kota Metro melalui beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan segenap masyarakat mengadakan kegiatan Jum’at bersih. Jum’at,(03/03/2023). Kegiatan yang bertujuan untuk kenyamanan ruang publik ini dilaksanakan di tiga tempat sekaligus yaitu area masjid Taqwa,Taman Merdeka dan Samber Park Kota Metro, dalam kesempatan ini Staf ahli Bidang I Silfia Naharani Wahdi menjelaskan, acara jumaat bersih ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah dan Masyarakat demi menjalin keharmonisan dan menjaga kesehatan lingkungan sekitar. “Disini juga ada pemerikasaan kesehatan,pengukuran kebugaran jasmani yang disediakan oleh Puskesmas Metro,dimana sasarannya adalah para guru dan juga masyarakat. harapanya kegiatan seperti ini menjadi habbit atau kebiasaan para ASN Kota Metro dan dapat di ikuti oleh masyarakat, kalau di kelurahan kan sudah tumbuh rasa bergotong royong di lingkungan masing masing”. Ucapnya Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ardah, menerangkan harapan dari acara ini agar Kota Metro tahun depan bisa mendapat penghargaan Adipura, “untuk capaian itu ke depannya kita harus bersama-sama mewujudkannya diawali dengan cara Jum’at bersih ini, seluruh elemen baik dari masyarakat, OPD dan tingkat kelurahan untuk selalu mengadakan Jum’at bersih”. Ucapnya “Dan untuk Jum’at bersihnya sendiri kita bagi tidak di satu tempat saja, tetapi yang kita utamakan adalah wajahnya Kota Metro dulu seperti Masjid Taqwa, Taman Kota dan Lapangan Samber ini makanya harus ada kolaborasi antara Pemerintah dan masyarakat sehingga harapan kita untuk capaian penghargaan Adipura bisa terwujud”. Lanjut Ardah (BSR/rys)

0 Comments

Pemkot Metro Rapat Standar Kompetensi Jabatan Tinggi Pratama

Pemerintah Kota Metro melakukan rapat pembahasan terkait Standar Kompetensi Jabatan Tinggi Pratama dan dan Jabatan Administrasi, berlangsung di OR Sekretariat Daerah Metro,Rabu (01/03/2023). Rapat tersebut juga untuk menindaklanjuti surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/1272/M.SM.02.00/2022 Tanggal 22 Desember 2022 tentang Persetujuan Standar Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama daan Jabaran Administrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Metro. Kepala Bagian Organisasi Zaki Mubarok menjelaskan Pemerintah Kota Metro sampai hari ini belum memiliki standar Kompetensi jabatan yang sudah ditetapkan. “SKJ ini memang tertuang di tupoksi bagian organisasi dan penyusunan standar kompetensi juga menjadi satu kebutuhan untuk penilaian tersebut dan SKJ ini sudah mulai kami susun dari tahun lalu secara internal dan sebagai draft kami berkirim surat karena ada ketentuan dari Kemenpan RB dengan dasar pasal Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejateraan Rakyat,Supriyadi menegaskan usia saat pelantikan Jabatan Tinggi Pratama setinggi-tingginya 56 tahun dan tidak boleh melewati batas tersebut. “Biasanya batas usia ini pada saat pendaftaran,misalnya usianya sudah dipenghujung,bisa atau tidak dipastikan pelantikannya,BKPSDM harus hati-hati terhadap perhitungan umur ini jika melewati 56 tahun tidak bisa dilantik meskipun sudah lulus kualifikasi dan seleksi,”tegasnya. Beliau juga menyampaikan kepada Inspektorat harus ada buku register besar terhadap PNS yang tercatat sedang diperiksa ataupun pernah dijatuhi hukuman disiplin dan terkena tindak pidana umum ataupun khusus jangan sampai PNS tersebut turut serta mengikuti seleksi tersebut. (tm/rys)

0 Comments

Wakil Walikota Metro jadi Narasumber Kegiatan Bela Negara

Wakil Walikota Metro menjadi narasumber Kegiatan Bela Negara dengan mengusung tema “Peran Generasi Muda Untuk Menumbuhkan Kesadaran Bela Negara”, yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Skuntum Metro, Rabu (01/03/2023). Wakil Walikota Metro Qomaru, dalam kesempatannya menjelaskan, bahwa bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan RI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalani kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Menurutnya, derasnya pengaruh globalisasi bukan mustahil akan mempengaruhi adat budaya yang menjadi jati diri sebagai suatu bangsa dan akan melemahkan paham nasionalisme. “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kepada peserta dan generasi muda Kota Metro dapat menolak dan memberantas penyebaran ajaran / paham yang bertentangan dengan Pancasila, membangun persaudaraan, toleransi kerukunan umat dan beragama di bumi pertiwi ini sesuai semboyan Negara Bhinneka Tunggal Ika, mampu mepersiapkan diri dengan baik untuk menjadi agen perubahan yang menguasai IPTEK dengan mengikuti perkembangan lingkungan strategis baik nasional, regional, maupun internasional, selalu mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia setara dengan bangsa maju, dan berjiwa merah putih yang selalu mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara diatas kepentingan kelompok dan pribadi supaya persatuan dan kesatuan bangsa tetap kokoh,” terangnya. Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman, memberikan contoh bela negara dalam kehidupan sehari-hari yakni menciptakan suasana rukun, damai dan humoris dalam keluarga, membentuk keluarga yang sadar hukum, meningkatkan imam dan taqwa dan IPTEK, kesadaran untuk menaati tata tertib sekolah, menciptakan suasana rukun, damai, dan aman dalam masyarakat, menjaga keamanan kampung secara bersama-sama, mematuhi peraturan hukum yang berlaku, dan membayar pajak tepat pada waktunya. Adapun peserta pada kegiatan ini berjumlah 50 (lima puluh) orang yang terdiri dari, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro sebanyak 10 (sepuluh) orang, Mahasiswa IAIN Metro sebanyak 10 (sepuluh) orang, Mahasiswa IAIM Metro sebanyak 10 (sepuluh) orang, Mahasiswa STISIPOL Dharma Wacana Metro sebanyak 10 (sepuluh) orang, dan Mahasiswa Sekolah Tinggi Olahraga Metro sebanyak 10 (sepuluh) orang. (bgs/ysf)

0 Comments

Buka LCC Kebudayaan dan Permuseuman, Qomaru juga coba kendarai Mobil Wisata Heritage

Wakil Walikota Metro Qomaru zaman menghadiri sekaligus membuka acara kegiatan lomba cerdas cermat (LCC) Kebudayaan dan Permuseuman tingkat SMP se-Kota Metro. Rabu (1/03/2023). Acara yang bertempat di Rumah Eks Asisten Wedana, Jl. AH. Nasution No. 6, Imopuro, Metro Pusat ini tampak dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dewan Kesenian Kota Metro, Para guru pendamping dari SMP Negri/swasta se-kota Metro, serta para peserta Lomba. Dalam sambutannya Wakil Walikota Metro Qomaru mengatakan, LCC ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat wawasan para peserta didik, agar sadar akan kultur budaya maupun filosofi serta sejarah Daerah, dan memperkenalkan kepada generasi muda hal-hal terkait dengan kebudayaan dan permuseuman. “Saya ingin diskusi ini lebih mengarah kepada penguatan dimana memposisikan nilai-nilai budaya itu masuk kedalam pikiran dan hati anak-anak siswa didik ini, tidak hanya menjadi bagian cerita saja tetapi menjadi darah dagingnya budaya itu”.Ucapnya. “Dibalik ini semua saya harapkan bukan hanya lomba cerdas cermat saja yang dikedepankan tetapi ada penguatan supaya siswa didik di Kota Metro ini betul-betul paham dan mengerti tentang tokoh-tokoh jaman dulu serta nilai budayanya, hasil peninggalan sejarah itulah yang harus kita rekam jejak dan kita tularkan kepada siswa didik ini”. Lanjut Qomaru Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suwandi menjelaskan, dengan adanya LCC kebudayaan dan permuseuman ini mampu menambah kecintaan peserta didik terhadap nilai kebudayaan, sejarah serta dapat menambah wawasan pemahaman tentang museum sehingga akan membawa perubahan pola pikir dan perilaku untuk menteladani tokoh-tokoh para pahlawan. “Adanya kebudayaan itu sendiri merupakan salah satu bukti Daerah memiliki peradaban yang ada di masa lalu dapat kita jumpai di Museum, karena itu betapa pentingnya generasi muda ini mengunjungi Museum untuk belajar dan memahami suatu peradaban”. Ucap Suwandi. (BSR/ysf)

0 Comments

Wahdi Buka Kegiatan Walikota se Indonesia, dalam Forum Konsolidasi Pengarusutamaan Pusat Ketenagakerjaan Inklusif

Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin,Sp.OG(K),M.H sebagai Ketua Pokja menuju kota inklusif APEKSI, membuka Forum Konsolidasi Pengarustamaan Pusat Ketenagakerjaan Inklusif atau Inclusive Job Center (IJC) kota se Indonesia, di Hotel Santika Premiere Malang, Selasa (28/02/2023). Wahdi menegaskan, untuk menciptakan Kota Inklusif tentunya harus dimulai dari kota-kota anggota Pokja. “Untuk itu pentingnya dilaksanakannya Forum Konsolidasi Pokja Menuju Kota Inklusif Apeksi untuk proses tindak lanjut paska program pengarusutamaan agar dapatdiimplementasikan secara baik di tingkat kota-kota khususnya anggota Pokja,” kata Wahdi. “Jadi paska program ini saya selaku Ketua Pokja akan melaporkan kepada Ketua DewanPengurus hasil seluruh rangkaian program dan menyerukan kepada setidaknya anggota Pokja, langkah konkrit yang sudah kita susun danmerekomendasikan agenda nasional Apeksi kepada Pengurus Apeksi,” kata Wahdi. Wahdi berharap, forum konsolidasi ini dapat memberikan hasil konkrit, sehingga mampu diimplementasikan di kota masing- masing dan di tingkat nasional. Sementara itu forum Konsolidasi dilakukan untuk mendiseminasikan kebijakan dan praktik baik dalam upaya membangun ketenagakerjaan yang inklusif baik pusat maupun di daerah, Mereview proses Program Pengarutamaan Pusatk ketenagakerjaan Inklusif atau Inclusive Job Center untuk Pemerintah Kota kepada anggota Menuju Kota Inklusif Apeksi, menyusun rencana program pengembangan Pusat Ketenagakerjaan Inklusif dan Pasar ketenagakerjaan Inklusif oleh Pokja Menuju Kota Inklusif Apeksi. Untuk diketahui Peserta Forum Konsolidasi adalah 28 kota anggota Pokja Menuju Kota Inklusif Apeksi, yaitu. Banda Aceh, Padang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Metro, Tangerang Selatan, BogorJakarta Pusat, Bandung, Semarang, Salatiga, Surakarta, Yogyakarta, Kediri, Mojokerto, Denpasar, Kupang, Singkawang, Pontianak dan terakhir Banjarmasin, Banjarbaru, Balikpapan, Samarinda, Bontang, Tarakan, Makassar dan juga Ambon. Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso sebagai Narasumber menjelaskan, pemerintah daerah memiliki peran memberikan pendampingan kepada penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak dan layanan bidang ketenaga kerjaan. Penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan berat untuk mendapatkan pekerjaan di pasar tenaga kerja formal. ”APEKSI bekerjasama denganDeutsche Gesellschaft für Internationale Zusa guna mmenarbeit (GIZ) – lembaga kerjasama internasional untuk pembangunan berkelanjutan milik Pemerintah Jerman yang dilaksanakan dibawah kerjasama teknis bilateral antar kedua negara, akan melaksanakan Program Pengarusutamaan (mainstreaming) Pusat Tenaga Kerja Inklusif (Inclusive Job Centre) dan Pasar Tenaga Kerja Inklusif (Inclusive Labor Market) untuk PemerintahKota,” paparnya Lebih lanjut, menurutnya Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran pemerintah daerah dalam memberikan layanan ketenaga kerjaan inklusif. Rangkaian kegiatan program pengarusutamaan sudah dilaksanakan dari mulai asesmen/survei, diskusi, kelompok terarah (FGD), pengembangan panduan (handbook), pengembangan media Pendidikan/kampanye, pelatihan, talkshow radio, dan seminar nasional. “Banyak sekali pembelajaran, catatan, dan rekomendasi yang diperoleh dari semua proses tersebut. Pokja Menuju Kota Inklusif Apeksi sebagai penerima manfaat utama program sekaligus sebagai think tank Apeksi dalam upaya mewujudkan kota inklusif di Indonesia, perlu membangun kesepakatan dan membangun rencana aksi mengembangkan ekosistem ketenagakerjaan inklusif dalam upaya membangun pasar Ketenagakerjaan,” tegasnya. Sebelumya diucapkan banyak terima kasih untuk para narasumber yang hadir. Para anggota Pokja berkumpul di Kota Malang yang sejuk ini, diharapkan untuk bisa mendiskusikan dan merumuskan langkah-langkah konkrit dari berbagai hasil diskusi, catatan, dan rekomendasi yang telah muncul selama proses-proses sejak Desember hingga sekarang ini. Rencana aksi ini akan menjadi rekomendasi untuk dilaksanakan oleh setiap kota anggota Pokja maupun menjadi agenda nasional Apeksi ke depan. (ist/rys)

0 Comments

Qomaru Buka Kegiatan Wawasan Kebangsaan bagi Pemuda

Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman membuka sekaligus menjadi Narasumber acara kegiatan penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda untuk mewujudkan Indonesia tangguh, Selasa (28/02/2023). Bertempat di Ballroom Hotel Grand Skuntum, tampak di hadiri oleh Dosen Ahli Hukum Pidana Ekonomi dan Kekayaan Intelektual Universitas Muhammadiyah Metro selaku Narasumber sosialisasi,Sekertaris Kesbangpol, Kabid Ideologi dan Wawasan kebangsaan dan para Mahasiswa peserta sosialisasi. Dalam sambutanya Lismania selaku Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Metro untuk memperluas wawasan kebangsaan bagi generasi muda khusunya mahasiswa di Kota Metro. “agar mereka dapat membentengi diri dan menyaring terlebih dahulu seandainya terdapat isu-isu yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undang 1945 serta menumbuhkan kesadaran Bela Negara pada diri generasi muda”. Ujarnya Dikesempatan yang sama Wakil Walikota Qomaru Zaman menambahkan kegiatan ini sangat penting dan strategis dalam upaya membina dan memelihara persatuan serta kebersamaan di tengah masyarakat, “Konflik horizontal dan vertikal yang terjadi dalam kehidupan sosial merupakan salah satu akibat dari semua krisis yang terjadi serta tipisnya rasa saling menghormati dalam perbedaan, sehingga berpotensi melahirkan ancaman disintegrasi bangsa” Ucapnya “Dalam realitas, rasa kebangsaan itu seperti sesuatu yang dapat dirasakan tapi sulit dipahami serta dilaksanakan, oleh karena itu perlu landasan yang kuat dan konsepsional untuk membangun kembali persatuan dan kesatuan bangsa”. Lanjut Qomaru Atas nama Jajaran Pemerintah Kota Metro, Wakil Walikota Qomaru mengapresiasi dan juga penghargaan atas terselenggaranya acara ini karena dengan adanya sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali rasa karakter bangsa yang tinggi memperkokoh ketahanan nasional dan semangat nasionalisme dalam berbangsa dan bernegara. “Karena mereka itu anak-anak muda yang harus di bimbing dan diarahkan untuk memimpin Indonesia dimasa yang akan datang, gempuran faham-faham di Indonesia sungguh sangat luar biasa kalau tidak hadir dalam hati dan pikiran mereka tentang peradaban Indonesia di masa depan serta menjaga NKRI yang sebenarnya ini akan menjadi bahaya”. Tutur Qomaru saat sesi wawancara bersama awak media. (BSR/ysf)