Walikota Metro, Wahdi menjadi Khatib pada pelaksanaan Shalat Jum’at yang dilaksanakan di Masjid Al-Falah, Jl.Way Seputih Kelurahan Yosorejo Metro Timur, Jumat (10/03/2023). Sebagai Khatib, Walikota Metro Wahdi menyampaikan beberapa hal terkait persiapan menyambut ramadhan 1444 H/2023. Wahdi mengatakan bahwa saat ini kita sedang menunggu pengumuman yang akan disampaikan oleh pemerintah bagi umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan. Wahdi mengatakan akan banyak tantangan yang kita peroleh di bulan ramadhan selain dari pada kesehatan rohani dan jasmani. “Jaminan Allah mengenai puasa sudah dilakukan penelitian oleh ilmu pengetahuan yang menyatakan bahwa Islam itu sehat bukan hanya perisai dari api neraka, tetapi perisai untuk melindungi diri kita,” ungkapnya. Lanjutnya, Wahdi menuturkan dalam menghadapi bulan ramadhan 10 hari pertama adalah bulan yang penuh rahmat, 10 hari kedua bulan diberikannya Maghfirah/tertutupnya dosa-dosa, serta 10 hari ketiga akan diberikan pembebasan dari neraka. “Jamaah, tentu dalam menyambut bulan Ramadhan, kegembiraan bukan hanya muncul pada kita saja tetapi kepada anak-anak kita,” ucap Wahdi. Masih dalam khatibnya,wahdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan iman dan taqwa dalam menyongsong bulan suci Ramadhan,”tentunya kita semua harus meningkatkan iman dan taqwa kita serta menyambut gembira bulan yang penuh maghfiroh ini, perbanyak membaca ayat suci al-quran, shodaqoh, mengerjakan sholat sunah lainya dan mengerjakan amalan sholeh lainya”. Tutur wahdi (BSR/ysf)
Wahdi kunjungi dan santuni korban rumah tersambar petir warga Yosodadi
Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin memberikan bantuan kepada korban rumah tersambar petir di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Jum’at (10/03/2023). Peristiwa naas itu menimpa kediaman Sudi Pranoto (47) pada Kamis (9/3/2023) sekitar pukul 01.00 WIB. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Walikota Metro, Wahdi mengimbau masyarakat yang memiliki rumah dengan ketinggian tertentu untuk dapat memasang penangkal petir agar kejadian tersambar petir tidak kembali terjadi di Kota Metro. “Kunjungan kali ini guna melihat keadaan di lokasi. Syukur Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata dia Wahdi meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota setempat kedepan memberikan wawasan terhadap warga dalam pencegahan yang mengakibatkan tersambar petir. “Harus ada itu, saya minta agar BPBD bisa bekerjasama supaya kejadian serupa tidak terjadi dan terulang lagi. Bila sudah diberikan wawasan bisa di cegah oleh warga,” kata dia Sementara itu, Camat Metro Timur Ferry Handono menambahkan, kejadian ini bisa menjadi pengingat untuk warga lain agar selalu waspada dan berhati-hati. ““Lebih waspada lah pokoknya, sekarang kan musim hujan dan petir seperti sekarang ini. Utamakan keselamatan diri dan perhatikan lingkungan sekitar,” ujarnya. Sudi pranoto (47 Tahun) mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota metro dan jajaran telah mengunjungi rumahnya dan sekaligus memberikan santunan kepada keluarganya. “Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Walikota metro sudah mengunjungin kami dan juga sekaligus memberikan bantuan kepada kami, semoga dilimpahkan rezekinya dan panjang umur untuk semuanya” ucapnya. (bgs/ysf)
Sekda Metro Lepas Studi Banding PWRI Metro
Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo melepas 25 peserta studi banding Organisasi Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Metro ke Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Kamis ( 9/3/2023). Muktaridi Ketua PWRI Metro mengucapkan rasa syukur atas penghargaan dari Pemerintah Kota Metro, yang telah menfasilitasi pelaksanaan Study Banding. Mengingat, kegiatan study banding oleh DPC PWRI kota Metro ini adalah yang kedua kalinya. “Saya bersyukur atas penghargaan yang diberikan Pemerintah kota Metro dalam dukungannya atas kegiatan study banding DPC PWRI Metro. Suatu amanah mulia membawa nama baik Kota Metro yang harus dijaga bersama. Akhirnya, pasca pandemi kita dapat melaksanakan kegiatan study banding yang kedua kalinya. Tentunya, kami mendapatkan hal – hal positif kegiatan study banding ini. Apalagi kunjungan ini di PWRI Kota Bogor dan Yogyakarta. Nantinya, pasti juga akan kami berikan masukan – masukan bagi pemkot Metro. Sehingga kegiatan study banding yang singkat ini dapat membawa dampak positif bagi pemerintah Kota Metro,” kata Muktaridi Lebih lanjut, dirinya berharap agar selama perjalanan dalam pelaksanaan study banding PWRI Kota Metro ini, dapat diberikan kelancaran dan keselamatan oleh Allah swt. “Mohon doa kepada semuanya, semoga niat baik kita ini di dalam kegiatan study banding diberikan keselamatan dan kemudahan oleh Allah SWT. Harapan saya, study banding ini dapat menambah ilmu serta wawasan bagi Anggota Wartawan PWRI Kota Metro. Terlebih dapat membawa aura baik juga bagi seluruh Rekan – Rekan Jurnalis di Kota Metro,” ungkap Muktaridi. Pada kesempatan itu, Bangkit Haryo Utomo selaku Sekertaris Daerah Kota Metro menyampaikan, rasa bangga dan bahagia dapat melepas Rekan – Rekan Wartawan DPC PWRI kota Metro. “Hati-hati di jalan, awali perjalanan dengan berdoa, dan jangan lupa untuk tetap disiplin protokol kesehatan dan ikuti aturan internal Organisasi. Nantinya, di kota Yogyakarta itu banyak hal – hal yang bisa diambil dan juga di Kota Bogor. Banyak tempat wisata dan bersejarah dapat dikunjungi. Buat suasana jadi hidup, sebab selama diperjalanan pasti cukup melelahkan. Pesan Saya jaga nama baik Kota Metro yang kita cintai ini,” pungkasnya. Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Subehi mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan study banding yang di lakukan oleh DPC PWRI Kota Metro ini, “Study banding dapat dikaji untuk pembangunan Kota Metro agar bisa mengimplementasikanya langsung, kita sangat mengapresiasi kepada teman-teman peserta studi banding semoga dapat memperoleh hal-hal positif dan pulang dengan membawa ilmu yang bermanfaat untuk pembangunan di Kota Metro,” jelasnya. (BSR/rys)
Audensi dengan BNN Provinsi Lampung, Pemkot Metro Sepakat Perangi Narkoba di Kalangan Anak Muda
Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman melakukan menerima audiensi BNN Provinsi Lampung di Ruang Kerja Wakil Walikota, Kamis (09/03/2023). Kepala BNN Provinsi Lampung, Sungkono memaparkan apa yang disampaikan oleh Ibu Iriana Jokowi tentang fase penyuluhan narkoba dan ditambah banyaknya korban yang berasal dari kalangan anak muda. “Ini kan dirasakan bahwa undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika itu yang melaksanakan hanya polisi dan BNN, itupun masih kurang sehingga keluar lah lnstruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 yang menginstruksikan kepada Kementerian Lembaga, Kapolri, termasuk Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk melaksanakan P4GN (,Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba),” kata Sungkono. Beliau juga menyampaikan banyak sekolah yang ingin melakukan tes urin kepada siswanya hanya saja terkendala oleh anggaran yang terbatas. Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman menjelaskan bahwa Pemkot Metro telah bekerjasama dan berupaya dengan berbagai pihak untuk mencegah sekaligus menanggulangi narkoba. “Di kota ini memang baru beberapa baliho sosialisasi narkoba yang sudah dipasang salah satunya di Kelurahan Margerejo, kalau kaitannya dengan pergerakan sekarang kita sudah berkomunikasi dengan stakeholder terkait dengan kondisi kota ini,dan kemarin saya sempat berbicara dengan kepala Lapas, jadi sebenarnya disana itu lebih banyak tahanan dari luar Kota Metro serta kita berkontribusi untuk kota ini mengamankan generasinya menjadi jauh dari narkoba,”ujarnya. Sekertaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo juga menyampaikan ada beberapa pprogram yang sudah dilaksanakan oleh Pemkot Metro, di antaranya adalah pemasangan spanduk yang menyampaikan sosialisasi dan pesan-pesan terkait penyalahgunaan narkoba, telah dilaksanakannya sosialisasi dari SMP dan SMA, pengecekan urin untuk ASN (Aparatur Sipil Negara), sosialisasi narkoba langsung oleh BNN ke masyarakat, serta pemberian dana hibah dari BNN provinsi untuk BNN Kota Metro yang dialokasikan untuk kegiatan cek urin. (tm/rys)
Pemkot Metro Latih Pelajar sebagai Pelopor Kota Layak Anak di Sekolahnya
Pemerintah Kota Metro menggelar pelatihan pelopor dan pelapor (2P) serta temu anak Kota Metro di aula Pemerintah Kota guna mewujudkan Kota Metro sebagai Kota layak anak (KLA) 2023, Kamis (9/3/2023). Dikatakan sekretaris Daerah (sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, giat tersebut di ikuti oleh anak-anak SMP dan SMA yang terpilih. “Sekitar 70 orang, nantinya mereka akan berdiskusi dan membentuk forum Kota layak anak,” ujarnya. Ia menuturkan siswa yang hadir tersebut adalah yang terbaik dan dapat menularkan ilmunya sebagai agen of change dalam Kota layak anak. “Bisa menularkan kepada siswa-siswa yang lain baik di SMP maupun di SMA,” tutur sekda Kota Metro. Hal tersebut juga sebagai bentuk dukungan dalam penilaian Kota layak anak di Kota Metro. “Jadi Kota layak anak kita nanti akan menjadi Kota layak anak Nasional,” jelas. Bangkit “Sebenarnya melangkah satu tingkatan yakni utama, tapi kalau bisa utama ini kita lewati,” sambungnya. Bangkit menargetkan Kota layak anak di Kota Metro menjadi Kota layak anak utama. “Tapi realisasinya Kota layak anak, dan ini salah satu pendukung penilaian,” terangnya Hal yang sama juga disampaikan kepala Dinas PPPA PP dan KB Kota Metro Wahyuningsih, forum anak sebagai pelopor dan pelapor. “Pelopor menjadi agen of change, terlibat aktif dalam kegiatan positif dan menginspirasi banyak orang,” terangnya. “Dan pelapor, menyampaikan pendapat/ pandangan ketika mengalami/melihat/ merasakan tidak terpenuhinya perlindungan anak,” Pungkasnya. (bgs/ysf)
Musrenbang Tingkat Kota Metro, Wahdi Ungkap Prioritas Pembangunan Tahun 2023
Kepala Bappeda Provinsi Lampung menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Metro yang berlangsung di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai Kota Metro, Rabu (08/03/2023). Walikota Metro Wahdi mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini merupakan tahapan kegiatan Musrenbang dalam rangka penyusunan Rancangan RKPD Kota Metro Tahun 2024. “Beberapa waktu lalu kita telah melaksanakan Musrenbang Kelurahan dan Musrenbang Kecamatan, tentunya kita telah memperoleh daftar prioritas Musrenbang Kelurahan yang akan kita susun kembali menjadi daftar prioritas pada Musrenbang Kota Metro yang jika merujuk pada kebijakan nasional pemerintah pusat masih memfokuskan pada sektor pemulihan ekonomi Nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, ” paparnya. Diungkapkannya bahwa saat ini kota metro juga mempunyai Jaringan Masyarakat Peduli Anak Ibu atau JAMA-PAI yang merupakan gerakan peran serta dan kepedulian terhadap kesehatan anak dan ibu yang berkualitas dan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan masyarakat. “JAMA-PAI didesain untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan dalam rangka mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (GEMERLANG) Peta Jalan Indonesia Emas 2045, 100 Tahun Indonesia Merdeka, “Ucap Wahdi.Oleh karena itu dengan melihat, mengkaji capain maupun isu strategi yang akan di capai pada tahun 2024, maka tema pembangunan Kota Metro untuk Tahun 2024 adalah Peningkatan Produktivitas Ekonomi dan Kualitas Sumberdaya Manusia Untuk Pembangunan Berkelanjutan. “Ada 4 (empat) Prioritas Pembangunan yaitu Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi, Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia, Pengembangan infrastruktur dan yang berkualitas berkelanjutan; dan Reformasi Birokrasi, “ungkapnya. Harapannya,melalui musrenbang kota metro ini Provinsi Lampung dapat merealisasikan usulan-usulan yang menjadi kewenangan Provinsi Lampung. Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan menyampaikan apresiasi atas pencapaian pembangunan yang luar biasa telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro dari tahun 2021 sampai tahun 2022 berdasarkan angka makro. “Andaikan lampung punya 15 yang seperti Kota Metro pasti lampung akan tinggi, tetapi menjadi PR terhadap yang lainnya akan dilakukan evaluasi dan pendampingan,”bebernya. Mulyadi Irsan mengungkapkan bahwa pertumbuhan perekonomian kota metro masuk pada peringkat ke empat di provinsi lampung bersamaan dengan kemiskinan yang juga ikut menurun 7,8 persen dan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) berada pada 77,8 persen. Tidak hanya itu, Kepala Bappeda Provinsi Lampung menilai bahwa kota metro juga mempunyai PR yaitu mewujudkan transformasi kota yang sesungguhnya. “Kita Harapkan masyarakat metro dapat merasa aman dan nyaman tinggal di kota metro, sehingga dapat menarik orang luar untuk datang ke kota metro, “terangnya.Mulyadi Irsan menuturkan bahwa saat ini provinsi lampung terus melakukan evaluasi pada tahun ini dengan mengambil tema transformasi ekonomi. “Kota metro mempunyai UMKM, IKM, menjadi pengolahan pada produk pertanian, inverifikasi usaha bagi masyarakat sehingga nanti memperoleh nilai tambah untuk masyarakat, “tutupnya. (BSR/BGS/YSF)
Hendri dan Dewi Ikuti Program Fasilitasi Nikah
Staff Ahli Walikota Bidang III Kota Metro, Juni Kuswati, menghadiri acara akad nikah dalam program fasilitasi nikah Pemerintah Kota Metro yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Metro Pusat, Rabu (08/03/2023). Pada kesempatan ini, Juni Kuswati, mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, yaitu Hendri Saputra dan Dewi Yulianingsih yang baru melangsungkan pernikahan. “Selamat menempuh hidup baru dan semoga kedua mempelai bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah serta dapat menjalankan amanah dari Allah SWT yang tercantum dalam Al-Qur’an, surat An Nisaa ayat 1 yaitu, menjadi pasangan suami-istri yang bertaqwa. Aamiin,” ujarnya. Juni Kuswati juga menjelaskan bahwa, program fasilitasi nikah Pemerintah Kota Metro ini bekerjasama dengan KUA Metro Pusat, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kementerian Agama (Kemenag), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro. “Melalui Program Nikah ini, Pemerintah Kota Metro berupaya membantu masyarakat, dimana pasangan pengantin yang mengikuti program nikah Pemerintah Kota Metro akan mendapatkan Kartu Keluarga dan KTP yang diserahkan langsung secara digital dan sudah dilakukan perubahan statusnya dari Disdukcapil Kota Metro. Sedangkan snack dan makanan akan menjadi bagian tugas Kesra (Kesejahteraan Rakyat),” jelas Juni. (tm/ysf)
Wakil Walikota Metro Hadiri HUT SMPN 3 Metro
Hari Ulang Tahun (HUT) UPTD SMP Negeri 3 Metro yang ke-44 Tahun 2023, sekaligus pergelaran Karya Seni Siswa kelas 9, Selasa (07/03/2023).Acara yang berlangsung di Halaman UPTD SMP N 3 Metro ini dihadiri Walikota Metro, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Ketua PKK Kota Metro, Pengawas sekolah, para alumni, serta para wali murid. Kepala UPTD SMP N 3 Metro mengatakan kegiatan ini bukan untuk bersenang senang, melainkan untuk mengintropeksi diri. Wakil Walikota metro juga mengapresiasi acara ini, dimana biasanya perayaan HUT sekolah hanya kumpul kumpul saja, namun pada kesempatan ini juga bisa terselenggaranya lomba lomba bagi para siswa untuk menunjukkan kelebihannya. “Kami berharap agar UPTD SMP Negeri 3 Metro dapat menjadikan dirinya sebagai pusat kecenderungan akan prestasi-prestasi yang membanggakan bagi Kota Metro. Dalam usianya yang sudah menginjak usia 44 tahun UPTD SMP Negeri 3 Metro telah terbukti mampu berprestasi serta berkembang dengan sangat baik,” ujar Qomaru. Di akhir sambutan Qomaru zaman, berpesan kepada Dewan Guru UPTD SMP Negeri 3 Metro, agar prestasi yang telah dicapai selama ini hendaknya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi di masa-masa mendatang. Sehingga selain mengharumkan nama sekolah, juga turut mengharumkan nama Kota Metro. “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Visi Kota Metro mewujudkan “Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya” Sekali lagi selamat atas HUT UPTD SMP Negeri 3 Metro yang ke-44,” tutup Qomaru. Acara dilanjutkan dengan potong tumpeng oleh Wakil walikota bersama kadis pendidikan. (bgs/ysf)
Gebyar IKM Selaras dengan Program Metro Bangga Beli
Asisten II Kota Metro Yeri Ehwan menghadiri sekaligus membuka acara Gebyar Temu IKM (Industri Kecil Menengah) dengan tema “menjalin keakraban dan menciptakan solidaritas serta tetap fokus dalam berkarya” Dan Sarasehan yang bertemakan “kontribusi IKM dalam mendukung usaha ekonomi produktif”, Selasa (7/03/2023). Bertempat di Aula SMK Muhammadiyah 2 Metro, acara ini tampak di hadiri oleh Staf Ahli bidang I, Ketua GOW, Sekertaris Dinas Koprasi Usaha Mikro Kecil Usaha Menengah dan Perindustrian, Lurah se-Kota Metro, Paguyuban Seniman Api Lampung (PSAL) dan juga para pelaku IKM. Dalam kesempatan ini Yeri Ehwan mengatakan atas nama Pemerintah Kota Metro menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya acara ini, sebagaimana bentuk komitmen bersama dalam memajukan IKM yang ada di Kota Metro untuk memiliki daya saing tinggi sehingga dapat mengangkat potensi ekonomi kerakyatan sesuai Misi Kota Metro (WIRA) meningkatkan masyarakat Produktif, berdaya saing dalam bidang ekonomi kreatif dan wisata keluarga. “Jadi kegiatan ini sesungguhnya di inisiasi oleh para pelaku IKM khusunya yang di gagas oleh kawan-kawan pelaku IKM yang tergabung dalam Paguyuban Seni Api Lampung (PSAL), dalam kegiatan ini temanya adalah Gebyar Temu IKM jadi para pelaku usaha yang tergabung dalam IKM ini bertemu untuk saling berdiskusi dan berbagi Informasi serta pengetahuan usaha untuk memajukan Industri Kecil Menengah di Provinsi Lampung khusunya di Kota Metro”. Ujarnya Dengan gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang didukung dengan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negri (P3DN) telah memberikan kesempatan yang luas bagi industri kecil menengah IKM dan UMKM untuk dapat mengikuti pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah, Sehingga Industri Kecil dan menengah didorong untuk dapat meningkatkan Produktivitasnya dan melengkapi perizinan usaha sebagai pemenuhan kewajiban berusaha,yang juga menjadi syarat untuk ikut serta dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah. “Selaras dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Metro telah mencanangkan gerakan Metro Bangga Beli (MB2) yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian Kota Metro untuk dapat membeli dan menggunakan Produk-produk yang di hasilkan IKM atau UMKM Kota Metro, selain itu dengan adanya MB2 ini bertujuan mendorong IKM Kota Metro untuk dapat menjalin kerjasama dalam pemenuhan usahanya”. Ucap Yeri Masih di acara yang sama Sekertaris Dinas Koprasi Usaha Mikro Kecil Usaha Menengah dan Perindustrian, Emi Nelawati menjelaskan perbedaan IKM dan UMKM, “kalau UMKM usaha mikro kecil dan menengah itu bersifat umum jadi semua jenis usaha yang omsetnya di bawah lima miliyar itu masuk katagori UMKM, sedangkan IKM sendiri adalah bagian dari UMKM tetapi yang mengasilkan produk” Tuturnya Untuk IKM di Kota Metro sendiri berjumlah lebih kurang dari 1084 unit usaha untuk data pertahun 2022, sedangkan 90% nya masih katagori usaha kecil dengan jumlah tenaga kerja kurang lebih 4160 orang, “Jadi biarpun usahanya kecil tetapi tenaga kerjanya banyak, makanya secara perekonomian, IKM ini sangat berperan sekali untuk mengangkat potensi ekonomi kerakyatan di Kota Metro ini” Lanjut Emi Nelawati. (BSr/yaf)