Untuk menjamin ketersediaan dan kestabilan harga bahan pangan pokok, Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perdagangan dan Pasar Kota Metro kembali melakukan penetrasi pasar. Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yerri Ehwan, serta Kadisdagsar Elma Nani, yang berlangsung di Lantai 2 Pasar Cendrawasih, Kamis (31/08/2023). “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi warga kita terutama yang berpenghasilan rendah supaya mendapatkan sembako dengan harga yang relatif terjangkau,” ucap Yerri. Ada beberapa komoditas yang dijual pada penetrasi pasar kali ini, salah satunya yaitu Beras Bulog SPHP dengan harga Rp.8.500/kg atau Rp 42.500 per 5 kg, kemudian bawang merah Rp 15.000/kg, bawang putih Rp 34.000/kg, cabe merah Rp 30.000, cabe rawit Rp 20.000/kg, telur ayam ras Rp 26.000/kg dan minyak goreng Rp 13.000/900 ml. Beliau juga memaparkan bahwa beras merupakan komoditas yang berdampak langsung dengan fenomena cuaca panas dampak badai El Nino dan banyaknya permintaan dari luar Lampung. “Yang terdampak yaitu beras, masyarakat tidak maksimal akibat dampak cuaca, begitu juga pasokan ke masyarakat agak berkurang terkait banyaknya permintaan dari luar Lampung sehingga memicu kenaikan harga,” paparnya. Dijelaskan juga bahwa Perum Bulog sudah sepakat untuk menggelar operasi pasar termasuk memberikan kesempatan kepada pelaku usaha yang punya kios, toko atau warung sembako untuk bermitra menjualkan beras dengan harga standar dan lebih rendah dari harga pasar. (tm/yus)
Pemkot Metro Gelar Penetrasi Pasar, Jamin Ketersediaan dan Kestabilan Harga Bahan Pokok
Pemkab Banyumas Belajar dari Pemkot Metro, tentang Pelaksanaan PAUD Inklusif
Demi mencanangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terintegrasi Inklusif, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, melakukan studi banding sekaligus silahturahmi dengan Pemerintah Kota Metro. Mewakili Bupati Banyumas, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyumas, Drs. Joko Wiyono,M.Si berterima kasih kepada Pemkot Metro telah menerima kehadiran rombongan Pemkab Banyumas di Kota Metro. “Kami semua ke sini untuk mencari referensi PAUD inklusif karena kebetulan di sana (Kabupaten Banyumas) hanya SD SMP yang baru menyelenggarakan itu,” ucap Joko di Guest House Rumah Dinas Walikota, Rabu (30/08/2023). Dalam kesempatan itu, Pemkab Banyumas juga meminta satu referensi PAUD di Metro untuk dilakukan percontohan PAUD inklusif di Banyumas. Pada saat yang sama, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Metro, Supriyadi mengatakan bahwa tim dari Pemkab Banyumas akan didampingi secara langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro untuk melakukan pendataan. “Terkait pendataan PAUD inklusif ini, nanti secara langsung akan didampingi oleh Disdikbud Kota Metro apa saja yang diperlukan untuk mengumpulkan data-datanya secara teknis,” tutur Supriyadi. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan piagam dari masing-masing kabupaten kota yang diwakili oleh Bunda PAUD Kota Metro, Silfia Naharani dan Bunda PAUD Kabupaten Banyumas, Erna Husein sebagai simbol kerja sama dan kenang-kenangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Suwandi,S.IP menjelaskan bahwa Metro sudah menyelenggarakan pendidikan inklusif tetapi belum secara khusus. “Sesungguhnya di Metro juga belum menyelenggarakan pendidikan inklusif secara khusus, akan tetapi pendidikan inklusif sudah di seluruh jenjang dari PAUD hingga SMP,” jelasnya. Beliau juga menerangkan pendidikan inklusif ini dilakukan supaya lebih menghargai kondisi atau latar belakang masing-masing siswa seperti budaya sosial, agama dan suku agar siswa dididik toleransi dengan menghargai perbedaan. (tm/yus)
Walikota Metro Monitoring Pembangunan Infrastruktur di Metro Barat
Pemerintah Kota Metro melakukan peninjauan terhadap pembangunan infrastruktur kelompok masyarakat (pokmas) beberapa kelurahan yang ada di Kecamatan Metro Barat. Rabu (30/08/2023) Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp. OG (K), MH bersama oleh Asisten II Yeri Ehwan, Kadis PUTR Robby, Camat Metro Barat Triyono, dan seluruh Lurah yang ada di Kecamatan Metro Barat. Beberapa titik peninjauan antara lain yaitu, balai kelurahan yang sedang dalam proses pembangunan tetapi akan ada perubahan bentuk bangunan untuk lahan parkir Puskesmas Mulyojati dikarenakan lahan parkir Puskesmas yang kurang. “ini bangunan bekas omah peluk bisa di ubah menjadi lahan parkir untuk puskesmas juga, sehingga lahan parkir yang cukup sehingga tidak ada yang parkir di badan jalan dan tidak menghambat lalu lintas masyarakat yang hendak lewat gang ini” Ucap Wahdi penanda tanganan Naskah Hibah Rumah sakit Muhammadiyah, perbaikan jalan disekitar ruas Jl. Kaca Piring, Ganjar Asri, Metro Barat dan pembangunan masjid di Daerah Perumahan Golden Village, Jl. Sumbawa I, Ganjar Asri, Metro Barat. “Pada dasarnya nilai moralitas itu dibangun oleh pemerintah, dan kita tidak bisa menilai sendiri. Penilaian itu dinilai dan diperhatikan oleh masyarakat,” ujar Wahdi dalam sambutan sebelum turun lapangan. Wahdi meminta, setiap pemimpin baik itu camat ataupun kelurahan harus memiliki pola kepemimpinan yang terstruktur, agar apa yang direncanakan bisa berjalan sesuai tanpa ada kesalahan. “Saya sangat menekankan pada kompetensi, karena ketika sudah memiliki pengetahuan dan keahlian sehingga tidak ada lagi kesulitan. Pemerintah juga harus mampu berkolaborasi dengan adanya keseimbangan dan memberdayakan masyarakat dalam program-program pemerintah,” lanjut Wahdi. Wahdi berpesan bahwa pembangunan harus tetap memperhatikan lingkungan sekitar. Ia menilai, untuk Kecamatan Metro Barat sudah cukup baik. Di akhir kegiatan, Wahdi menghimbau kepada masyarakat jika efek pembangunan itu pasti ada, namun sudah dibicarakan kepada konsultan untuk menangani dampak pembangunan yang menjadi permasalahan di masyarakat. “Contohnya dampak yang berupa debu, sehingga perlu adanya koordinasi dan komunikasi kepada masyarakat. Diharapkan peran lurah, serta pamong-pamong lainnya agar permasalahan ini dapat diatasi dengan cepat dan baik,” pesan Wahdi di akhir monitoring jalan. (tk/bgs/yus)
Gelar Jambore Kader Se-Kota Metro, Wahdi : Kader Posyandu Ujung Tombak Penggerak Kesehatan Masyarakat
Pemerintah Kota Metro Gelar Kegiatan Jambore Kader dan Penggerak Posyandu Aktif Tingkat Kota Metro tahun 2023 yang dilakukan di Halaman Taman Metro Indonesia Indah (TMII). Selasa 29/08/2023. Kegiatan Jambore ini tentunya meningkatkan peran serta kader Posyandu, dalam mewujudkan generasi balita dan ibu-ibu Kota Metro yang sehat, demi mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Cemerlang) sebagai Peta Jalan Generasi Emas Indonesia tahun 2045. Tampak hadir Walikota Metro dr. H. Wahdi Sirajuddin, Sp.OG (K), MH, Sekda Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, MT, Perwakilan Dinas Kesehatan Propinsi Lampung, Forkopimda, para Kepala OPD, seluruh Camat dan Lurah se-Kota Metro serta undangan yang lain. Ketua Pelaksana kegiatan jambore, Kadis Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST, M.Kes, menjelaskan bahwa berbagai permasalahan kesehatan di Indonesia ini masih sangat tinggi, sehingga kehadiran kader Posyandu juga sebagai ujung tombak penyampai informasi penting mengingat, masih banyak kasus HIV AIDS, kematian ibu hamil, stunting, dan kematian bayi di Indonesia. “Sangat dibutuhkan bantuan dan dukungan dari masyarakat agar masyarakat di Kota Metro tercegah dari penyakit-penyakit tersebut. Inilah fungsi pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan ini,” ucapnya Untuk menciptakan Kota Metro yang sehat dan terhindar dari penyakit, baik menular atau tidak perlu adanya pencegahan dan penggerakan. “Pada jambore ini mengundang 790 kader yang terdiri dari 158 posyandu, kader ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah dan bisa dihindari. Caranya dengan melakukan perbaikan lingkungan, perubahan perilaku, kemudian menghimbau dengan melakukan cek kesehatan secara berkala,” lanjut Hendro. Hendro menegaskan bahwa posyandu juga dapat memberikan pelayanan dan pemberian asupan gizi, kontrol kepada kunjungan rumah siapa yang sakit kader itu memberikan laporan, serta Hendro juga sangat bangga kepada para kader karena sudah sukarela menjadi garda terdepan untuk sama-sama membantu pemerintah untuk mewujudkan visi pemerintah. Walikota Metro dr.H. Wahdi Sirajuddin,Sp.OG (K) menyampaikan bahwa kolaborasi dalam tata kelola yang paling penting, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu upaya yang besar sehingga tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja tanpa adanya keterlibatan masyarakat. “Dengan adanya transformasi layanan primer yang saat ini sedang uji coba menerapkan konsep kewilayahan, dimana sistem pelayanan kesehatan primer pada level desa atau kelurahan layanan kesehatan di diselenggarakan di posyandu,” ujar Wahdi. “Jambore kader posyandu ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan yang kita berikan kepada kader posyandu karena mereka telah menjadi ujung tombak unsur kesehatan di tengah masyarakat Kota Metro,” kata Wahdi. Pelayanan kesehatan terpadu optimal dapat menciptakan masyarakat yang sehat dan sesuai dengan visi, yaitu terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu menuju masyarakat yang sehat. “Layanan ini didukung dengan inisiatif BPJS dengan membuat aplikasi yang dapat mendeteksi penyakit masyarakat. Dengan kita memberikan pengetahuan terkait pola hidup sehat kepada masyarakat, serta layanan kesehatan harus mampu mengetahui terkait pergeseran penyakit yang ada,” tutup Wahdi. Dari kegiatan ini mencerminkan program pemerintah yang dilakukan dan tetap memberdayakan masyarakat untuk bersama membangun Kota Metro menjadi lebih baik. Kader posyandu Karangrejo Ibu Yuniasih mengatakan, “kegiatan jambore ini sangat meriah dan terus harus dikembangkan. Harapan saya semoga jambore selanjutnya bisa lebih banyak lomba dan kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif sehingga dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan para kader posyandu Kota Metro”. (tk/bgs/yus)
Pasangan Metro Barat Kembali Ikuti Program Fasilitasi Nikah Pemkot Metro
Pasangan Warga Metro Barat, Ruwiyanto dan Aprililiani yang ikut merasakan fasilitas nikah gratis yang merupakan program unggulan Bapak Walikota dan Wakil Walikota Metro, bertempat di balai nikah KUA Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Senin (28/08/2023). Dalam sambutan Walikota yang kali ini diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang III, Juni Kuswati mengatakan dengan program ini diharapkan bisa mendukung program Walikota dan Wakil Walikota, yang diperuntukkan kepada warga Kota Metro dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan meringankan beban masyarakat, sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota Metro. “Selamat kepada pengatin yang baru saja melangsungkan akad nikah pada hari ini. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah, bahwasanya kita ketahui kalau menikah sudah menjadi kewajiban bagi kita kaum muslimin,” ujarnya. Menurutnya, dengan adanya program dari pemerintah kota ini harapannya masyarakat bisa menggunakannya sebaik mungkin, karena ini semua sudah difasilitasi. “Kami berharap pernikahan ini menjadi awal yang indah dan membangun bagi keluarga Adinda sekalian. Selain itu, kami juga ingin mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Metro selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” harap Juni. Selain itu Ruwiyanto selaku pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan mengatakan terimakasih kepada Pemerintah Daerah khususnya kepada Walikota dan Wakil Walikota Metro. “Saya sangat berterima kasih sekali kepada pemkot karna sudah memfasilitasi pernikahan kami, tentunya melalui program ini kami sangat terbantu ya, karena mengingat biaya nikah itu tak sedikit. Melalui program ini seperti KTP KK sudah dibantu oleh pihak Capil kemudian konsumsinya juga kita masih dikasih, yaa sekali lagi sangat terimakasih lah kepada bapak Walikota dan Wakil Walikota,” katanya. (BSR/yus)
Pemkot Metro Gelar Sosialisasi Penguatan Core Value ASN
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro Sosialisasi Penguatan Core Value ASN (Aparatur Sipil Negara) Berakhlak dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa Pemerintah Kota Metro yang diadakan di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (28/08/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh Narasumber dari BKPSDM Provinsi Lampung Ahmad Hudalil, Walikota Metro dr.H. Wahdi Sirajuddin,Sp.OG (K), Staf Ahli Walikota Metro Silfia Naharani Wahdi selaku narasumber 2. Tujuan terlaksananya kegiatan ini untuk memperkuat akhlak Pemerintah Kota Metro dan menerapkan nilai-nilai sebagai ASN, agar dapat memberikan sesuatu yang baik kepada masyarakat. Dalam sambutannya Wahdi mengatakan sebagai aparatur harus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dan merasa bangga melayani masyarakat terutamanya di Kota Metro. “Dengan kegiatan ini kita sebagai ASN bangga melayani masyarakat, untuk itu semuanya harus dimulai dari diri kita sendiri dalam membentuk akhlak dan nilai-nilai agar mempunyai integritas yang baik,” ucap wahdi. Baginya, masyarakat memerhatikan keberadaan ASN melalui program-program pemerintah yang terlaksana, karena dari sana terlihat bagaimana kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat. “Loyalitas terhadap tugas pokok atau fungsi kita sebagai aparat menjadi hal yang utama, dengan menampilkan diri kita melalui ketaatan waktu atau kedisiplinan yang kita perlihatkan kepada masyarakat,” lanjut Wahdi. Wahdi berharap dengan kegiatan ini kita sebagai pelayanan masyarakat bisa menjadi ASN yang lincah, disiplin, dan dapat saling menguatkan satu sama lain. Serta dapat memperhatikan kualitas kita menjadi ASN sebagai abdi negara. “Karena ke depannya ini akan sangat menentukan masa depan anda sebagai ASN, mencakup dan tidak terbatas pada aspek terkait evaluasi kinerja, tunjangan kinerja, peluang pengembangan karir dan kesempatan untuk learning dan development-nya,” tambah wahdi. Penutup dari sambutannya Wahdi resmi membuka kegiatan sosialisasi Penguatan Core Value ASN (Aparatur Sipil Negara) Berakhlak dan Employer Branding bangga melayani Bangsa Pemerintah Kota Metro. Zaki Mubaroq selaku kepala bagian Organisasi menyampaikan bahwa Core Values ASN BerAKHLAK diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 Juli 2021 bersamaan dengan peluncuran employer branding “Bangga Melayani Bangsa”. Selain itu, untuk branding dari seorang ASN sesuai dengan SE Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yakni Bangga Melayani Bangsa yang merupakan sebuah gambaran untuk ASN yang berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Core Values ASN sendiri menjadi titik tonggak penguatan ASN, baik di pusat maupun daerah. Semangat dari penyeragaman core values ini adalah untuk membangun kesadaran, pemahaman hingga akhirnya implementasi budaya kerja sesuai core values menjadi mindset seluruh ASN dalam menjalankan tugasnya. “Semakin kuat budaya organisasi, maka semakin tinggi disiplin dan performa pegawai, sehingga meningkatkan pelayanan publik, ” ujar Zaki. Harapannya ASN adalah dapat memahami dan menyelaraskan perilaku sesuai dengan Core Values ASN mengacu kepada panduan perilaku yang sudah ditetapkan. (ratna/tk/bgs/yus)
Mendagri Pimpin Rapat Rutin Pengendalian Inflasi ini Beberapa Pesannya…
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia,Tito Karnavian, mengumumkan bahwa ia siap melakukan pergantian pejabat pemangku kebijakan di daerah yang tidak mampu mengendalikan inflasi. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Rapat Rutin Pengendalian Inflasi yang dilakukan secara virtual, Senin (28/08/2023). “Saya juga pernah sampaikan jangan sampai 3 kali inflasi berturut turut inflasi di atas angka rata rata nasional kita tidak akan segan segan pejabatnya akan kita ganti dari pemerintah pusat, untuk yang pejabat definitif kalau nanti mengajukan nama pejabat inflasinya tak pernah terkendali kita akan pilihkan dari yang lain,” tegasnya. Tito juga menjelaskan, dari data yang ada di beberapa minggu lalu, ada daerah yang sudah mencapai angka deflasi yaitu Kabupaten Kepulauan Morotai, Maluku Utara dan Kota Tomohon di Sulawesi Utara. Beliau juga menyampaikan ada beberapa catatan penting yang menjadi perhatian dalam inflasi ini, seperti situasi nasional umum, daerah dan beberapa komoditas yang berperan andil dalam kenaikan dan penurunan harga setelah dilakukan intervensi otoritas pemerintah pusat. Plt. Kepala BPS Pusat, Amalia Adiningar Widyasanti memaparkan ada 10 kabupaten kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi tetapi lebih rendah dibandingkan minggu lalu. “Ada beberapa kota yang mengalami perubahan IPH sampai 4 persen, yang tertinggi ada di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur sebesar 2,31 persen, kedua Kabupaten Keerom, Provinsi Papua sebesar 1,82 persen, kemudian Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara dan juga Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah serta di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat,” paparnya. Dirinya juga menyampaikan bahwa ada 10 komoditas pemberi andil utama terhadap kenaikan ataupun penurunan IPH dan yang menjadi perhatian yaitu komoditas cabe rawit yang masih menjadi penyumbang utama kenaikan di 51 kabupaten/kota dan cabe merah mengalami kenaikan IPH di 39 kabupaten/kota di Minggu ke 4 bulan Agustus ini. Untuk komoditas beras, sudah mulai terlihat tanda sebagai penyumbang utama kenaikan IPH di 33 kabupaten/kota, namun demikian ada catatan positif yang mengalami penurunan dan tidak lagi menjadi pemberi andil utama kenaikan iph adalah daging ayam dan telur ayam ras, yang artinya di lapangan sudah sangat terkendali serta mengalami penurunan. Terlihat bahwa di bulan Agustus kenaikan secara bertahap tetapi kemudian relatif stagnan namun masih relatif tinggi, di wilayah sumatera berada di kisaran 20 ribu rupiah sedangkan di wilayah papua mencapai 80 ribu rupiah. Untuk cabe merah pada wilayah Jawa, Sumatera dan Sulawesi harga berada di kisaran 30 ribu rupiah, di wilayah Bali dan Nusa Tenggara di kisaran 40 ribu rupiah di Kalimantan dan Maluku di kisaran 50 ribu rupiah dan di wilayah Papua mencapai 70 ribu rupiah. Amalia juga mewaspadai adanya kecenderungan di akhir tahun pada umumnya harga beras relatif lebih tinggi dibandingkan dengan bulan lalu karena 85 kota mengalami inflasi beras dan 5 kota mengalami deflasi. Tito Karnavian mengingatkan kepada Perum Bulog bahwa Presiden RI telah memerintahkan untuk memperkuat cadangan beras sebanyak 2 juta ton, terutama di puncak El Nino yang terjadi pada bulan Agustus hingga Desember, serta mencari peluang dari menyerap hasil produksi dalam negeri dan impor beras. Epi Sulandari selaku Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog meyampaikan kondisi pasar dunia mengalami penurunan stok dan harga sudah terlihat meningkat. “Dan kami juga sudah beberapa kali melakukan lelang importir, dari kuota 2 juta ton kita sudah mendapatkan sekitar 1,6 juta ton kontrak yang sebagian masuk dan sisanya kita lelang lagi untuk memperkuat stok,” ujarnya. Beliau juga mengatakan, Perum Bulog sudah mengupayakan penyerapan produksi dalam negeri sebesar-besarnya sehingga memperkuat intervensi pemerintah. (tm/yus)
Silfia Naharani: Ekonomi Kreatif Mampu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Demi meningkatkan ekonomi kreatif yang ada di Kota Metro, Pemerintah Kota Metro bekerjasama berbagai stakeholder menggelar acara yang bertajuk Bersukaria Food and Metro Souvenir Fest yang berlangsung selama 7 hari, mulai tanggal 25 Agustus s.d 31 Agustus 2023. Di kesempatan ini Ketua TP-PKK Kota Metro Silfia Naharani menghadiri sekaligus ikut memeriahkan acara Bersukaria Day 2 yang berlokasi di Farmhouse Cafe & Resto TMII Kota Metro, Sabtu (26/08/2023) malam. Kegiatan ini dimeriahkan oleh beberapa kegiatan seperti demo masak cemilan khas Lampung, Fashion show anak, jambore KJS, serta pertunjukan musik dan juga layar tancap. Acara Bersukaria Lampung Food and Metro Souvenir Fest, yang sebelumnya dibuka oleh Sekda Kota Metro ini merupakan langkah awal dalam membangun gerakan ekonomi kreatif, Dengan harapan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi yang akan mendorong kemajuan ekonomi kreatif yang ada di Kota Metro. Tentunya tak lepas dengan dukungan para stakeholder sehingga acara ini berjalan dengan lancar dan penuh kegembiraan, hal ini tampak terlihat oleh pengunjung yang menikmati alunan musik yang dibawakan oleh Rembo Kaloko serta tak luput kegembiraan karena hadiah doorprise bagi pengunjung yang dapat menjawab pertanyaan. Dalam sesi Wawancara dengan media Ketua TP-PKK Kota Metro, Silfia Naharani mengatakan Ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menghasilkan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi pilar utama dalam memajukan perekonomian Kota Metro. “Melalui acara “Bersukaria” day 2 ini, saya berharap dapat memberikan platform bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk mereka. Dukungan dari masyarakat juga sangat penting dalam upaya ini, dengan memberikan apresiasi dan dukungan kepada para pelaku ekonomi kreatif, seperti membeli produk mereka,” ujarnya. “Dengan menjalin kerjasama dalam berbagai pihak demi mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Metro, termasuk instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas industri kreatif. Melalui kerjasama ini, saya berharap dapat memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku ekonomi kreatif serta memfasilitasi akses mereka ke pasar yang lebih luas,” lanjut Silfi. “Dengan upaya bersama dan kolaborasi yang terus dilakukan, saya yakin ekonomi kreatif Kota Metro akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya. Terlihat acara tampak dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Disporapar, perwakilan OPD, serta para tamu undangan lainnya. (BSR/yus)
SMP N 2 Metro Gelar HUT ke-46 dan Gebyar P5
SMP Negeri 2 Metro menggelar Peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 dan Gebyar Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasilan (P5). Diadakan secara meriah kegiatan ini dihadiri Walikota Metro yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Silfia Naharani dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Suwandi, Jumat (25/08/2023). Dalam sambutannya, Kepala SMPN 2 Metro, Martati menyampaikan sudah 46 tahun sekolah ini hadir mewarnai dunia pendidikan di Kota Metro dengan berbagai prestasi. “Berbagai prestasi sudah diraih, pada tahun 2023 ini SMP Negeri 2 Metro telah memberikan kontribusi untuk kota ini dengan juara, diantaranya Kejuaraan Taekwondo putri tingkat nasional Kemenpora, juara 1 kreativitas tari, cabang musik tradisional tingkat FLS2N Kota Metro,” papar Maryati. Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan P5 ini bertujuan agar tetap membentuk karakter murid sebagai pelajar pancasila akan semakin kuat. “P5 ini bagian yang tak terpisahkan pada Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) serta mewujudkan Pelajar Pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai nilai pancasila, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, BerkeBhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif,” ujarnya. Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakat dan SDM, Silfia Naharani mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. ”Semoga pelaksanaan rangkaian peringatan hari ulang tahun SMPN 2 Metro Ke-46 diharapkan dapat menjadi wahana yang positif bagi pembinaan kreativitas serta pengembangan prestasi siswa pada umumnya,” ucap Silfia. Dirinya juga menyampaikan bahwa dalam usianya yang telah mencapai 46 tahun, SMPN 2 Metro telah terbukti mampu berprestasi serta berkembang dengan sangat baik dan telah menjadi salah satu pilar dalam upaya mewujudkan visi Kota Metro yaitu Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera Dan Berbudaya. “SMP Negeri 2 Metro juga telah menjadi sebuah aset bersama dari upaya kita untuk membentuk generasi muda intelektual yang cerdas,memiliki landasan islami yang kokoh,serta berakhlak mulia sesuai dengan nilai ajaran agama islam,” ungkapnya. Silfia juga menambahkan Pameran Hasil Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang diselenggarakan ini dapat menjadi salah satu ajang bagi siswa untuk mengaktualisasikan secara positif bakat dan potensi mereka tersebut, dalam sebuah event yang didukung penuh oleh pihak sekolah beserta segenap civitas akademika SMPN 2 Metro. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi menyatakan untuk pembelajaran Implementasi Kuriulum Merdeka mengalokasikan 20 sampai 30 persen jam pembelajaran untuk penguatan karakter. “Bahwa pembelajaran siswa dengan Kurikulum Merdeka ini harus berbasis pada proyek, dari 100 jam pembelajaran itu di alokasikan 20 sampai 30 persen penguatan karakter, sehingga harapannya pelajar kita ini betul betul terbentuk menjadi profilnya Pancasila,” papar Suwandi. Beliau juga menyampaikan bahwa Gebyar P5 sudah diamanahkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar semua anak harus didorong untuk menghargai perbedaan yang ada, bukan hanya anak berkebutuhan khusus, tetapi perbedaan itu dari latar belakang sosial, budaya, suku agama sehingga anak terbentuk karakter dan mempunyai akhlak mulia.(tm/yus)
DPPAPPKB Gelar Sosialisasi Perlindungan Khusus Anak Disabilitas
Demi memberikan perlindungan khusus bagi anak penyandang disabilitas di Kota Metro, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPAPPKB) menggelar sosialisasi peran penting masyarakat di setiap kelurahan, yang berlangsung di Aula Pemkot Metro, Kamis (24/08/2023). Adapun peserta yang mengikuti dan terlibat dalam hal perlindungan anak ini sebanyak 80 orang yang berasal dari berbagai kader, anggota TP-PKK dan Dinas Sosial Kota Metro. Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman di masyarakat tentang pentingnya advokasi kebijakan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak disabilitas, memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan diskriminasi di lingkup keluarga dan masyarakat, menambah wawasan dan pengetahuan tentang peran masyarakat dalam perlindungan khusus anak penyandang disabilitas khususnya yang ada di seluruh Kota Metro. Kepala Dinas PPPAPPKB Kota Metro, Wahyuningsih menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk implementasi Kota Layak Anak (KLA). “Semua anak termasuk anak difabel merupakan tanggungjawab pemerintah baik itu pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota dan kaum difabel ini membutuhkan perhatian lebih sehingga kita tidak boleh mengabaikan itu,” ucap Wahyuningsih. Beliau juga menuturkan bahwa untuk mendapatkan predikat Kota Layak Anak ini banyak tahapan yang harus dilalui sehingga Kota Metro bisa mendapatkan predikat “Nindya” ini. “Kita berada di kategori ‘Pratama dari tahun 2017 sampai tahun 2021, kemudian kita bisa naik 2 tingkat di atasnya ke Nindya karena ada sumbangsih dari bapak dan ibu,” tuturnya. Ketua TP-PKK Kota Metro, Silfia Naharani menjelaskan bahwa anak-anak penyandang disabilitas merupakan anak yang mempunyai perbedaan kemampuan dibanding orang normal pada umumnya dan masyarakat harus bisa melihat kelebihan dalam diri anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. “Adanya perbedaan dalam kemampuan dalam anak disabilitas ini ada kalanya mereka lebih dari kita,jangan melihat anak anak itu bukan dari kekuranganya, justru kita harus bisa melihat kelebihan mereka sehingga kita berinisiasi menjaga mereka,” jelasnya. Dirinya juga meminta kepada para kader se-Kelurahan di Kota Metro ini jika ada permasalahan tehadap perempuan dan anak harus diedukasi dari segi agama terlebih dahulu dan untuk Omah Peluk yang merupakan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dapat digunakan semaksimal mungkin agar memberikan nilai manfaat kepada masyarakat. (tm/yus)