Kunjungan Wagub Lampung Menjelang Pilkada Metro

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengadakan kunjungan kerja dalam rangka pelaksanaan Pilkada serentak di ruang OR Setda Kota Metro, Kamis (17/09/2020).

Kunjungan kerja ini menunjukan pentingnya menjaga kesehatan dalam pemilihan yang demokratis sesuai dengan asas-asas Pemilu, serta mencegah pencegahan pelanggaran antara peserta Pemilu yang berkompetisi mengikuti Pilkada. 

Chusnunia menyampaikan, ada 8 (delapan) kabupaten/kota yang melakukan Pemilu dan salah satunya adalah Kota Metro. Dalam suasana yang berbeda di tahun ini kita harus melaksanakan Pilkada dengan antisipasi yang ketat.

“Kita harus tetap menjelaskan protokol kesehatan agar tetap terhindar dari virus corona. Saya tidak mau apabila nanti setelah Pilkada ada klaster baru dalam virus corona,” jelas Chusnunia.

Chusnunia juga mengingatkan, agar KPU bisa memperkecil faktor gangguan alam dan kemananan, menghindari konflik antara calon dan tim sukses. “Saya ingin dengan adanya Pilkada di tengah pandemi ini, tetap harus menjadi Pilkada yang sehat,” ujarnya.

Sementara Walikota Metro Achmad Pairin juga menyampaikan bahwa, ASN harus selalu bersikap netral dan nasional dalam Pilkada ini. “Saya juga berharap semua berjalan baik dan lancar,” ujarnya

Kepala KPU Nurris Septa Pratama, menyampaikan menjelang Pilkada sudah menerima 4 bakal pasangan calon dan pada 24 September akan diadakan pengundian nomor urut.

“Kemudian kami juga akan menindaklanjuti apabila ada masyarakat yag tidak melakukan protokol kesehatan dengan tepat. Tahun ini merupakan tahapan kampanye yang cukup sulit. Saya akan meminimalisir perkumpulan orang karena Pilkada kali ini harus menggunakan protokol kesehatan,” ujar Nurris. (Ian/Ns)

Sosialisasi Komunitas Intelijen Daerah Menjelang Pilkada

Asisten I Pemerintah Kota Metro Ridhwan menghadiri acara sosialisasi tim Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA), yang berlangsung di LEC Kartika Kota Metro, Kamis (17/09/2020).

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Metro Deni Ferdinan, menyampaikan sosialisasi ini diharapkan dapat mencegah, serta mengendalikan konflik yang terjadi di setiap wilayah. Hal ini agar dalam pelaksanaan Pilkada tidak terjadi suatu kesalahan yang dapat menimbulkan ketidak harmonisan pada setiap hak pilih. 

Sementara itu, Asisten I Ridhwan mengatakan dengan dibentuknya KOMINDA merupakan wadah untuk dapat saling bertukar data dan informasi.

“Saya mengajak para peserta dan masyarakat untuk mendeteksi sedini mungkin segala kemungkinan ancaman yang dapat mempengaruhi stabilitas politik, sosial, budaya serta keamanan. Hal ini agar terhindar dari isu sara dan aliran sesat,” ujar Ridhwan.

Lanjutnya, Ridhwan menekankan bahwa stabilitas politik, ekonomi, sosial, budaya sangat diperlukan demi kelancaran dan keamanan pemerintah daerah, khususnya menjelang Pilkada di tengah masa pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu, saya berharap dengan kegiatan ini, masyarakat dapat mengantisipasi terjadinya konflik sosial guna deteksi dini, sebelum munculnya bahaya resiko yang nyata. Dan untuk mempersiapkan tindakan yang dirasa perlu untuk meminimalisir kemungkinan resiko yang terjadi, serta menciptakan suasana yang kondusif dan aman dalam pelaksanaan Pilkada,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Danramil Trimurjo, Kasat Intel Polres Metro, Kasat Intel Kejari Metro, Kepala Kesbangpol, Kepala Satpol-PP,  Badan Intelijen Negara Metro. (Cv/Va) 

figcaption { font-size: 10px; text-align: center; }