Pemerintah Kota Metro Terima Kunjungan Ombudsman Provinsi Lampung

Pemerintah Kota Metro menerima kunjungan dari Perwakilan Ombudsman Provinsi Lampung, dalam rangka silaturahmi dan koordinasi, di ruang kerja Walikota, Kamis (15/4/2021) Lalu.

Kunjungan silaturahmi tersebut diterima langsung oleh Walikota Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman. Turut hadir Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Asisten III, Kepala DPM PTSP Kota Metro, Kepala Dinas PUTR, Kepala Dinas Kominfo dan Kabag Organisasi.

Dalam penyampaian Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, menuturkan kunjungan Perwakilan Ombudsman Provinsi Lampung kemarin, dalam rangka silaturahmi perkenalan dengan Walikota Metro dan Wakil Walikota.

“Ombudsman berkunjung ke Kota Metro dalam rangka silaturahmi dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro. Dimana Pemkot Metro sudah menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang telah disampaikan Ombudsman, dengan langsung turun lapangan bertemu masyarakat untuk rapat bermusyawarah dan bisa terselesaikan,” ujar Bangkit.

Bangkit juga menjelaskan bahwa, selain itu Ombudsman juga akan melakukan penilaian terhadap kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

“Kemungkinan untuk kota Metro akan dilakukan pembinaan, bimbingan teknis terlebih dahulu oleh Ombudsman, sehingga kedepannya pelayanan publiknya akan lebih baik lagi. Terkait apresiasi Ombudsman Provinsi Lampung tersebut beberapa laporan yang berhasil diselesaikan oleh Pemerintah Kota Metro,” terangnya.

Tambahnya, Plt. Sekda Kota Metro berharap perwakilan Ombudsman Provinsi Lampung akan memberikan bimbingan teknis kepada setiap OPD di lingkungan Pemkot Metro.

“Pembinaan Bimbingan Teknis kepada seluruh OPD, agar mengetahui apa itu tugas Ombudsman. Selain itu, bagaimana koordinasi antara OPD dengan Ombudsman. Akan lebih memahami kinerja Ombudsman dan tidak ada rasa takut atau pertanyaan berkaitan dengan tindak lanjut yang disampaikan dari Ombudsman. Hal tersebut akan lebih mendekatkan diri dan lebih mudah untuk berkoordinasi bersama Ombudsman,” ujar Bangkit.

Hari Ketiga Ramadan, Qomaru Berikan Kuliah Subuh dan Zuhur

Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman, memberikan kuliah subuh dan kuliah zuhur pada hari ketiga ramadan tahun 2021. Kuliah subuh dan kuliah zuhur ini diberikan dihadapan jemaah usai salat di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, (15/04).

Pada salat subuhnya, Qomaru mengangkat tema tentang kesombongan. Menurut Qomaru dalam kuliah subuh, manusia tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT. “Jangan pernah sombong, Allah SWT tidak suka,” kata Qomaru Zaman.

Dalam salat zuhur, Qomaru mengangkat tema tentang Surat Al Qosos ayat 77. Surat tersebut menurutnya mempunyai makna yang sangat panjang dan dalam bila diterjemahkan. “Surat tersebut memang pendek tapi maknanya luar biasa, kalau didiskusikan mungkin tiga semester. Hari ini alhamdulillah kita bisa berjemaah sholat zuhur,” katanya.

Surat tersebut, menurutnya juga membuat kita untuk lebih introspeksi diri lagi. “Jika kita lihat diri kita kita harus lebih introspeksi diri lagi, ada banyak orang cerita kebaikan-kebaikan, ahsan-ahsan, banyak orang cerita tentang akhirat tetapi lupa dunianya. Sebaliknya banyak yang cerita tentang dunia, tetapi lupa akhiratnya,” katanya.

Menurut Qomaru, kalau bicara masalah kebaikan, banyak sekali yang bisa kita lakukan, salah satu yang sering kita lalai adalah, kita tidak hobi berjemaah, tidak menjadi terkunci di dalam dirinya, padahal berjemaah di masjid itu paling utama.

“Bapak ibu yang saya hormati, mudah-mudahan kalau salah dikoreksi, saya tidak pernah membawa sepeserpun uang di diri saya, karena saya takut ada sesuatu yang haram menempel pada diri saya, kalau saya meninggal maka akan ditolak. Surat Al Qosos ayat 77 ini memiliki banyak dimensi, membuat diri kita lebih berhati-hati lagi di dalam segala hal,” katanya. (Rad)

Walikota Metro Pimpin Rakor PAD Sektor Pajak Bumi Bangunan

Walikota Metro Wahdi memipin Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digelar di Gedung OR Pemerintah Kota Metro, Kamis (15/4/2021). Dalam Rakor ini dihadiri Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro Arif Joko Arwoko, para Camat dan Lurah se-Kota Metro.

Kepala BPPRD Kota Metro mengatakan, bahwa perlu inovasi untuk meningkatkan PAD ke depan, walaupun kenaikan cukup signifikan. “Kita tidak perlu bangga tetapi ini pacuan ke depan agar lebih baik lagi pencapaiannya. Dalam kesempatan ini, kami mohon arahan dan semangat bagi kami dan strategi atau kebijakan apa yang akan kami ambil,” katanya.

Wahdi dalam kesempatan itu menjelaskan, bahwa peningkatakan PAD di Kota Metro tentu memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lain. “Kita melakukan sesuatu harus dengan study, evidencenya apa, karena di setiap daerah berbeda cara mengambil pajaknya,” katanya.

“Sebagai daerah otonom dalam menyeimbangkan pembangunan, tentu dalam menggali potensi PAD digali dengan baik, ditelaah seberapa jauh, dan dilakukan analisa kegagalan, ini adalah dasar-dasar manajemen yang paling rendah, itu baik di swasta maupun di pemerintahan,” tambah Walikota Metro.

Wahdi juga mengimbau untuk selalu menjalin kerja sama, komunikasi dengan masyarakat, turun dengan masyarakat, melakukan pengelolaan manajemen, serta identifikasi. “Mudah-mudahan di tengah ibadah puasa tidak mengurangi etos kerja kita, kita lihat ke depan, kita lihat pekerjaan ke depan,” ucap Wahdi.

Dalam kesempatan itu, Qomaru meminta untuk melalukan penilaian terhadap beberapa objek pajak. “Proses penerimaan SPPT dipercepat serta dideadlinekan, bisa tidak bisa harus bayar tepat waktu, kemudian didata pemilik objek PBB yang bukan orang Metro. Tugaskan semua Camat dan Lurah untuk mendeteksi semua ini, data diperlukan untuk mempercepat kita menyelesaikan SPPT, kalau tidak kita deteksi, itu masalah kita dari tahun ke tahun,” katanya. (Rad)

Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Sosial LKS dan LKSA oleh Walikota Metro

Walikota Metro hadiri penyerahan secara simbolis bantuan sosial kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), di LKSA Budi Utomo, Ganjar Asri, Kamis (15/04/2021).

Kepala Dinas Sosial, Suwandi, dalam laporannya menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan adalah sebagai bentuk kepedulian Walikota dan Wakil Walikota Metro dalam program 100 hari kerja kepada LKSA Budi Utomo, salah satunya santunan rumah yatim piatu, serta santunan untuk lembaga kesejahteraan anak, yang diharapkan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dipertanggungjawabkan.

Sementara itu Kepala Cabang Muhammadiyah Metro Barat, Kasimun, atas nama pribadi dan yayasan mengucapkan selamat atas penghargaan kota terbaik se-Provinsi Lampung dalam operasi yustisi dan mendapat predikat tatakelola terbaik oleh Kapolda Lampung, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Lampung kepada Walikota Metro.

“Kami bangga sebagai masyarakat yang dipimpin oleh Walikota Metro Bapak Wahdi dan Wakil Walikota Metro Bapak Qomaru Zaman, karena dalam waktu belum genap 100 hari kerja telah berhasil memborong dua penghargaan sekaligus dan membawa Kota Metro semakin maju,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro, Wahdi, dalam sambutannya mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dirinya menjelaskan terkait besaran nilai bantuan sosial masing-masing lembaga berbeda, berdasarkan jumlah penghuni/anak dalam lembaga tersebut.

Adapun ketentuan besaran jumlah bantuan sosial yakni, jumlah penghuni/anak asuh 1-10 orang menerima Rp. 5.000.000, jumlah penghuni/anak asuh 11-20 orang menerima Rp. 8.000.000, kemudian jumlah penghuni/anak asuh 21 orang atau lebih menerima Rp. 10.000.000.

Lanjutnya, Wahdi mengatakan, melalui dinas-dinas teknis dan inovasinya dikembangkan untuk mencapai tahap kesejahteraan, dan Dinas Sosial salah satunya yang menyelenggarakan fungsi untuk kesejahteraan sosial yang dapat menyentuh secara menyeluruh melalui upaya kuratif, rehabilitatif, dan preventif, dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan semangat dan manfaat bagi para penerima, sehingga keinginan kita semua untuk bersama-sama meningkatkan kualitas kehidupan yang lebih baik dan terwujudnya Kota Metro yang berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya dapat tercapai,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Metro, Plt Sekda Kota Metro, Staf Ahli Bidang I Walikota, Asisten 1 Sekda Kota Metro, Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Kadis Kominfo Kota Metro, Kepala LKSA, serta Camat Metro Barat. (gt/nv)

Grand Opening Pasar Senja Karangrejo, Walikota Metro Lakukan Potong Pita

Grand Opening Pasar Senja Karangrejo (PAK SARJO) Karangtaruna Karangrejo Generation, berlangsung di Jalan WR Supratman Karangrejo Metro Utara, (13/04). Kegiatan yang dibuka dengan potong pita oleh Walikota Metro tersebut turut dihadiri oleh Plt Sekda Kota Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Anggota DPRD Kota Metro, Camat Metro Utara, Lurah Karangrejo, Ketua dan Sekretaris Karang Taruna Kota Metro.

Ketua Karang Taruna, Welly Adi Wantra, mengucapkan terima kasihnya kepada Walikota Metro atas kesempatannya dapat hadir dalam kegiatan ini, dimana kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya digelar di Karangrejo. Menurutnya, Pasar Senja Karangrejo ini merupakan sebagai bentuk dari pemuda-pemudi karang taruna untuk membantu meningkatkan ekonomi terlebih di tengah pandemi Covid-19.

“Kami mewakili karang taruna siap bersinergi dengan Pemkot Metro untuk membangun dan menggerakkan roda perekonominan di Kota Metro, khususnya di Karangrejo ini agar lebih maju lagi kedepannya,” ujar Welly.

Sementara itu, Plt Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, mengapresiasi kepada seluruh panitia pelaksana dan semua pihak yang telah berpartisipasi. “Kami menilai kegiatan ini sangat baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dalam membangun perekonomian masyarakat ditengah pandemi ini, maupun sebagai tempat untuk membeli makanan oleh masyarakat sekitar terlebih dalam bulan Ramadan ini,” terangnya.

Imbuhnya, Bangkit juga berharap acara seperti ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, dan dapat dirasakan manfaatnya baik masyarakat maupun pedagang itu sendiri. “Kami mengajak semua pihak untuk berperan aktif menyukseskan pasar senja ini dengan tetap menjaga ketertiban, kebersihan dan tentunya dengan tetap memakai masker,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, Walikota Metro didampingi Ketua TP PKK Kota Metro dan Plt Sekda Kota Metro, lakukan potong pita dan pelepasan balon sebagai simbol telah dibukanya PAK SARJO Karangtaruna Karangrejo Generation, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke lapak pedagang pasar senja tersebut. (Dk)

Wahdi Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Metro Tentang LKPJ Walikota Metro TA 2020

Walikota Metro bersama dengan Wakil Walikota Metro hadiri Rapat Paripurna DPRD terkait penyampaian SK DPRD Kota Metro tentang rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Metro TA. 2020, di ruang sidang DPRD, Senin (12/04/2021).

Ketua DPRD Kota Metro, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, saat membuka rapat menyampaikan bahwa rapat kesebelas (11) pada hari ini dengan agenda penyampaian SK DPRD Kota Metro tentang rekomendasi atas Laporan kKeterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Metro TA. 2020, dihadiri oleh 22 anggota dari 25 sehingga bisa dilaksanakan.

Walikota Metro Wahdi menjelaskan LKPJ merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban Pemkot atas pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya baik dari sisi kinerja, maupun anggaran. Laporan pertanggungjawaban tersebut selanjutnya dibahas dan diberikan rekomendasi oleh DPRD untuk kemudian menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Metro dalam menyusun perencanaan tahun depan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh OPD yang telah melaksanakan pembangunan di tahun 2020 dengan maksimal dan optimal. Begitu pula dengan penyusunan laporan pelaksanaan pembangunan yang menjadi tanggung jawab sebagai organisasi yang profesional dan akuntabel. Dalam prosesnya kami telah mendengarkan dan membahas pandangan umum DPRD atas LKPJ Walikota Metro tahun 2020, baik melalui rapat paripurna maupun mekanisme hearing dengan berdialog secara khusus dengan OPD. Catatan-catatan penting akan kami tindaklanjuti baik mengenai capaian kinerja berdasarkan dokumen RPJMD, permasalahan riil di lapangan, maupun dari sisi pengelolaan keuangan dan sumberdaya aparatur pemerintah,” terangnya.

Ia menambahkan, tahun 2020 merupakan masa yang berat bagi kehidupan kita sehingga mengalami perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kesempatan tersebut Wahdi memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada dokter, perawat, tenaga medis, TNI, Polri, serta para relawan yang telah berjuang di garis depan dan terus berjuang hingga kini.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekda, Tokoh masyarakat, Pimpinan organisasi kemasyarakatan. (cv/nv)