13 Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Kota Metro

Metro kembali menambah data kasus positif covid-19, per tanggal 24 Januari 2021 penambahan pasien positif sebanyak 13 orang. Klaster keluarga menjadi salah satu penyebaran virus corona tersebut.

Diketahui, data ke 13 orang tersebut adalah P458 SS (54) warga Mulyojati Metro Barat, P459 SI (37) warga Tejoagung Metro Timur. Kemudian dari klaster keluarga yakni P460 L (67), P461 T (50), P462 M (41), dan P463 OA (16), yang bersangkutan berempat merupakan warga Alamat Banjarsari Metro Utara, diketahui berempat sekeluarga tanggal 5 s.d 7 Januari berkunjung ke Kalianda, selang beberapa hari didapati saudara yang dikunjungi tersebut terkonfirmasi positif. Kurang lebih satu minggu berempat sekeluarga tersebut mengalami keluhan demam dan batuk. Tanggal18 Januari dilakukan rapid antigen mandiri dan hasilnya reaktif. Tanggal 20 Januari kemudian dilakukan swab dan tanggal 22 Januari hasil swab dinyatakan positif. Kini yang bersangkutan melakukan isoman dirumah.

Selanjutnya adalah P464 AP (16) warga Banjarsari Metro Utara, P465 NF (40) warga Yosodadi Metro Timur, P466 LS (50) warga Yosodadi Metro Timur, P467 SH (49) warga Hadimulyo Barat Metro Pusat, P468 DB (55) warga Banjarsari Metro Utara, P469 MK S (17) dan P470 MD A (16) warga Iringmulyo Metro timur Kota Metro yang berdua tersebut merupakan anak dari TS (P325) yang positif.

Dok : Bappeda Provinsi Lampung

Untuk saat ini per tanggal 24 Januari total keseluruhan kasus konfirmasi di Kota Metro mencapai angka 470 kasus konfirmasi.

6 Orang Positif Covid-19 Menambah Data Kasus Konfirmasi di Kota Metro

Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 per Tanggal 22 Januari 2021 bertambah 6 Orang, kini total Kasus Konfirmasi mencapai angka 422 kasus.

Ke enam pasien positif tersebut adalah P417 D (25) warga Iringmulyo Metro Timur, P418 SM (37) warga Tejoagung Metro Timur, P419 CS (38) warga Yosomulyo Metro Pusat yang merupakan salah satu guru di Metro, P420 DS (36) warga Metro Metro Pusat yang merupakan salah satu ASN di Kota Metro.

Dok : Bappeda Prov Lampung

Selanjutnya adalah P421 RA (30) yang merupakan warga binaan LP Kota Metro, yang bersangkutan menjalani rapid pada tanggal 7 Januari dengan hasil reaktif, yang kemudian dilakukan swab tanggal 14 Januari, RA dinyatakan positif Covid setelah hasil swab menunjukkan hasil positif pada tanggal 20 Januari, yang bersangkutan kini menjalani isolasi mandiri di LP. Dan selanjutnya adalah P422 NE (56) warga Yosodadi Metro Timur Kota Metro.

Dengan penambahan tersebut, Kota Metro masih berada pada status zona merah. Diketahui, 8 Kabupaten/Kota di Lampung untuk per tanggal 22 Januari 2021 masuk dalam zona merah, yakni Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, Pringsewu, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Metro, dan Lampung Timur.

Melalui Vicon, Pemkot Metro Gelar Pembukaan Musrenbang Kelurahan se-Kota Metro

Pemerintah Kota Metro gelar pembukaan Musrenbang Kelurahan se-Kota Metro tahun 2021 dalam rangka Penyusunan RKPD tahun 2022, yang berlangsung di OR Setda, Selasa (19/01/2021).

Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo dalam laporannya menyampaikan, dengan pertimbangan kondisi Covid-19 yang sampai saat ini belum dapat dikendalikan, maka Musrenbang dilakukan secara virtual dan disiarkan secara streaming sehingga bisa disaksikan masyarakat kota Metro, pelaksanaan dilaksanakan selama 11 hari di 22 kelurahan yang akan didampingi oleh dua tim dari Bappeda yang dimulai dari 20 Januari – 8 Februari 2021 sebagaimana jadwal telah disampaikan kepada camat dan lurah se-Kota Metro. Adapun pelaksanaan dilakukan sesuai mekanisme seperti biasa, dimana diskusi akan terbagi dalam 3 kelompok yaitu insfrastruktur, ekonomi dan sosial budaya.

Wakil Walikota Metro, Djohan, dalam arahannya mengatakan tim yang turun ke kelurahan nantinya bisa menangkap semua permasalahan dan semua usulan dari masyarakat, sehingga nanti yang akan kita perbuat akan kembali untuk masyarakat. Ia juga menyampaikan terkait dengan PBB yang merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah yang menjadi modal untuk pelaksanaan pembangunan dan wajib untuk dilaksanakan.

“Usulan-usulan yang ada nantinya agar dikaitkan dengan kondisi saat ini, yakni pandemi Covid-19, yang berdampak perekonomian menurun di seluruh sektor masyarakat, oleh karenanya mari bersama-sama mencari solusi atas permasalahan tersebut baik dari segi pertanian maupun UMKM, sehingga nantinya masing-masing OPD ketika membuat perencanaan juga harus ditinjau azas manfaatnya,“ ujarnya.

Djohan mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini dan memohon maaf apabila sampai saat ini masih belum bisa memenuhi harapan seluruh masyarakat Kota Metro. “Semoga kita semua bisa bersama-sama membangun Kota Metro ini menjadi lebih baik. Dan mengingat kondisi Covid-19 ini, mari kita bersama menjaga kesehatan dengan ikuti prokes, dan mari kita tingkatkan kesadaran dalam pencegahan Covid-19 ini,” ucap Djohan.

Sementara itu Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, sebagaimana diketahui bersama, di masa pandemi Covid-19, perekonomian mengalami penurunan yang cukup drastis dan kondisi ini berdampak pada sistem keuangan negara, termasuk keuangan daerah. Artinya dengan kapasitas fiskal daerah yang mengalami sedikit penurunan, maka harus tetap mengoptimalkan belanja pembangunan.

Pairin berpesan kepada seluruh kepala OPD agar dapat menjalin komunikasi dengan Bappeda terkait hasil Musrenbang kelurahan dan dapat menindaklanjutinya. Dalam menyusun rencana ini, dituntut harus bersama-sama dalam pelaksanakannya, oleh karenaya Walikota Metro mengajak dan berpesan agar sangat serius dalam membuat perencanaan.

“Tanggal 17 Februari saya dan Wakil Walikota sudah berakhir dalam pelaksaan tugas memimpin kota Metro, saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semuanya dan seluruh masyarakat Kota Metro. Sekali lagi saya imbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kota Metro dengan penuh semangat untuk Kota Metro menjadi lebih baik,” tutupnya. (cv/nv)

Pemkot Metro Gencar Sosialisasikan Pencegahan C-19

Pemerintah Kota Metro terus Gencar lakukan Sosialisasi Pencegahan Covid-19, yang berlangsung di Pasar Kopindo, Jumat (15/01/2021).

Tim yang terdiri dari OPD, Camat Metro Pusat, Lurah dan Satpol PP tersebut menghimbau agar para pembeli maupun penjual di pasar pagi tersebut mematuhi protokol kesehatan, mencuci tanggan, pakai masker dan menjaga jarak.

Mengingat bahwa  warga yang terpapar positif Covid-19 mencapai 361 orang, pasien sembuh 203 orang, 139 pasien yang diisolasi, 9 pasien meninggal dunia dan Kota Metro berada di Zona Merah.

Giat Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Metro Pusat

Diawali apel Tim Satgas Covid-19 di Pos Satgas Covid-19 Jl. AH Nasution (Halaman Masjid Taqwa), kegiatan dilanjutkan dengan giat sosialisasi yang dibagi menjadi 5 tim untuk 5 kecamatan di Kota Metro, (14/01). 

Tim II, yang di koordinir oleh Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati, melaksanakan sosialisasi di Kecamatan Metro Pusat. 

“Dalam sosialisasi, kita harus memahami tugas-tugas yang perlu kita pahami. Sosialisasi yang masif perlu dilakukan diseluruh kecamatan metro”, ucapnya sebelum melaksanakan giat sosialisasi tersebut.

Dalam giat yang berlangsung, Tim II menuju lokasi pasar cendrawasih dan megamall. Dengan beranggotakan TNI-Polri, Staf Ahli Bidang II, Camat Metro Pusat, Lurah Imopuro, Satpol PP, Dishub, dan Kominfo, sosialisasi dilakukan dengan berkeliling dan menginformasikan agar masyarakat melakukan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas, selanjutnya himbauan untuk melakukan PHBS, masyarakat diharapkan agar dapat bekerjasama untuk melaporkan dan tidak merahasiakan terkait kondisi kesehatan diri dan keluarga apabila terdapat gejala atau indikasi menderita/tertular Covid-19, warga yang sedang melakukan isolasi mandiri diharapkan tidak keluar rumah,.

Kemudian agar pamong setempat seperti Ketua RT/RW dan Lurah segera tanggap dan berperan dalam pencegahan Covid-19, bagi pengelola/penanggungjawab super market, toko, cafe, rumah makan, tempat wisata dan tempat usaha lainnya serta kepala kantor/tempat kerja di Kota Metro wajib untuk melaksanakan perlindungan kesehatan masyarakat.

Selanjutnya menginformasikan mengenai vaksinasi dan tujuan vaksin, serta himbauan kepada masyarakat agar tidak terpancing hoax atau isu-isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Camat Metro Pusat, Triana Apresia, dalam giat sosialisasi terus menghimbau kepada masyarakat untuk wajib melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan.

“Pakai maskernya saat melakukan kegiatan atau pekerjaan, kita ini di Kota Metro sudah zona merah, mari kita saling menjaga dan bekerjasama dalam pencegahan Covid-19”, ujarnya kepada salah satu warga saat giat sosialisasi. (dk)

Penambahan 14 Kasus Baru Positif Covid-19

Kembali Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro merilis penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 berjumlah 14 orang. Penambahan tersebut menjadikan total keseluruhan menjadi 359 kasus konfirmasi di Kota Metro.

Adapun penambahan 14 orang tersebut adalah P346 S (36) warga Hadimulyo Barat Metro Pusat Kota Metro, pasangan suami istri P347 S (56) dan P348 SS (53) yang merupakan warga Hadimulyo Barat Metro Pusat, P349 A (44) warga Iringmulyo Metro Timur, P350 SW (57) warga Ganjar Asri Metro Barat Kota Metro, P351 AAF (30) warga Ganjar Agung Metro Barat, P352 VR (36) warga Ganjar Agung Metro Barat.

Selanjutnya P353 S (56), P354 SM (53), P355 MMA (30), dan P356 YA (25) warga Margorejo Metro Selatan yang bersangkutan berempat dinyatakan hasil swab positif usai menghadiri pesta di Lampung Barat, lalu P357 M (64) warga Banjarsari Metro Utara, P358 D (57) warga Purwosari Metro Utara, dan P359 A BW (46) yang merupakan warga Mulyojati Metro Barat Kota Metro.

Saat ini dengan total 359 kasus konfirmasi, Kota Metro masih berstatus zona merah. (Dk)