Kota Metro, Tengah Ikuti Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan TTG

Perkembangan Desa & TTG

Pemerintah Kota Metro, tengah mengikuti Pekan Inovasi Perkembangan Desa Tingkat Nasional dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) 2015 tingkat Nasional ke-17 yang diselenggarakan di Stadion Harapan Bangsa Provinsi Aceh.

Dalam Pekan Inovasi Perkembangan Desa Tingkat Nasional dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ini dibuka secara resmi oleh Mentri Dalam Negri Tjahjo Kumolo, SH., dan dihadiri oleh Pj. Walikota Metro A. Chrisna Putra dan para pempinan daerah se-Indonesia. Acara ini berlangsung dari tanggal 5 sampai 9 Oktober mendatang.

Seperti yang dijelaskan oleh Pj. Walikota Metro A. Chrisna Putra, Kota Metro memamerkan 3 hasil karya. Hasil ke-3 karya ini dibuat langsung oleh pelajar dan kelompok masyarakat Kota Metro sendiri diantara, yang pertama, Power Suplemen Hidro Karbon yang diciptakan oleh SMAN 3 Metro. Dimana alat yang dipamerkan oleh SMAN 3 Metro tersebut, dapat menghemat bahan bakar kendaraan roda dua sebanyak 50% dan alat tersebut juga dijual berkirasan kurang dari Rp. 100.000 rupiah.

Untuk jenis karya ke dua, yaitu sabun cuci yang terbuat dari buah belimbing uluh dan daun sirih. Sabun cuci yang terbuat dari bahan alami ini, dapat secara efektif membersihkan kotoran piring dan peralatan rumahtangga, dan dijual dengan harga kurang dari Rp. 5000 rupiah.

Sedangkan hasil penemuan teknologi tepat guna yang ketiga, Kota Metro memamerkan teh  yang terbuat dari extrak daun kelengkeng. Teh yang dipromosikan saat ini, bahwasannya berkhasiat untuk menurunkan demam pada anak-anak dan orang dewasa.

Bagi Kota Metro terutama Pj. Walikota Metro, keikutsertaan dalam acara ini selain menampilkan peluang dan potensi Kota Metro, juga menfasilitasi bagi para pelajar dan masyarakat Kota Metro untuk memamerkan karya yang dihasilkan selama ini ke tingkat Nasional, serta harapannya dapat menumbuhkan inovasi-inovasi yang belum muncul yang mempunyai harga ekonomis tapi bertepat guna bagi masyarakat luas, khususnya Kota Metro.

Gelar Lomba Teknologi dan Terapan di Kota Metro

Lomba Teknologi

Pemerintah Kota Metro melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) gelar lomba teknologi dan terapan Kota Metro dari bulan Juni sampai bulan Agustus 2015, disertai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba yang langsung di berikan dari Walikota Metro Lukman Hakim di halaman Kantor Walikota Metro, Kamis (13/08) Pukul 09.15 WIB.

Dihadiri juga oleh tamu ekodistik dari Prancis, Kementrian PU, Asisten Setda, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Dinas, Kepala Sekolah SMA dan SMK di Kota Metro, para dewan juri yang telah menilai selama ini, serta peserta lomba.

Penyampaian laporan penyelenggaraan dari Kepala BAPPEDA mengenai lomba ditujukan untuk para siswa, mahasiswa, guru, dosen dan masyarakat di Kota Metro. Sesuai dengan tema yang diambil yaitu, menuju masyarakat yang kratif dan kopentitif yang bertujuan dapat menumbuhkan ide-ide yang kratif. Jumlah keseluruhan yang di terima sebanyak 34 karya, terbagi dari 23 karya umum dan 11 karya dari para pelajar.

Sementara itu, sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Bangkit Hariyono mengatakan lomba ini bukan yang dicari pemenangnya saja, tapi melaikan dapat menciptakan budaya berfikir kratif dan memberikan motivasi bagi peserta untuk terus menciptakan ide-ide di bidang teknologi yang dapat membantu program kegiatan yang ada di Kota Metro bahkan dapat menghasilkan nilai ekonomi.

Walikota Metro juga menyambut baik dengan di adakan acara seperti ini, yang mana diharapkan dapat menciptakan dan memanfaatkan kekayaan yang ada di Kota Metro, dengan mengingkatkan sumber daya manusianya. “Jika kita mempunyai skill yang lebih, maka kita dapat mengungguli masyarakat yang lain, sesuai dengan visi Kota Metro, Kota Pendidikan dengan masyarakatnya yang unggul dan sejahtera. Ternyata dari acara ini, terlihat bahwa siswa dan masyarakat mempunyai pemikiran yang kritis,”ujarnya dalam sambutan.

Diakhir acara diisi dengan pembagian hadiah sesuai dengan kategori. Untuk Katogori Pelajar, Juara 1 dengan judul proposal Kendali/monitoring listrik dengan android oleh Tias Aji S & Philipus Elang VW dari SMKN 3 Metro mendapatkan hadiah 4,5 juta rupiah, Juara 2 dengan judul proposal Alat penguji mineral dengan penerapan teori elektrolisis oleh Dwita Anggraeni, Hani Adytia Pratiwi & Vina Agustina dari SMAN 3 Metro hadiah sebesar 2,5 juta rupiah, dan Juara 3 dengan judul Detergen’s water processing non electric sebagai solusi efektif pengolahan limbah cair dengan detergen rumah tangga oleh Anggun Siska Hamidah, Aviv Alansyah & Nasruli Awaliyah dari SMAN 3 Metro dengan jumlah hadiah 1,5 juta rupiah.

Sedangkan untuk Kategori Umum, Juara 1 dengan jumlah hadiah 5 juta rupiah oleh Bairus Salim guru SMAN 1 Metro dengan judul Quran Test (Q Test) sebuah sistem tes kompetensi membaca Alquran, Juara 2 dengan jumlah hadiah 3 juta rupiah oleh Lefran Sasabone & Amir Ma’aruf dari Iringmulyo dengan judul Aplokasi kontrol peralatan listrik menggunakan Smartphone Android, Juara 3 dengan jumlah hadiah 1,5 juta rupiah oleh Agus Yakfi Kurniawan dari Tejoagung dengan judul Pembuatan tiwul melalui proses perendaman menggunakan bioaktivor Bio 7. Dan terdapat juga hadiah untuk para juara harapan di katogorinya masing-masing.

Walikota Metro Resmikan Kelas Astra SMKN 2

Halal Bi Halal

Peresmian Kelas Astra sekaligus acara halal bi halal, yang bertempat di SMKN 2 Metro, Selasa (11/8). Acara dihadiri langsung oleh Walikota Metro, Kepala Dinas pendidikan, Ketua MMKS SMP, SMA, SMK, Kepala SD, SMP, SMA, SMK se-kota Metro.

Lebih cepat meminta maaf dan memaafkan maka akan lebih baik, dari sini terciptalah kesaudaraan yang lebih akrab, akan lebih baik lagi disertai dengan berjabat tangan, selain tangan berpeluk tangan baiknya mata saling memandang, jangan sampai tangan berjabat tapi mata tidak memandang. Adapun tema yang diambil yaitu “Melalui Halal bi halal kita tingkatkan forum silaturahmi”.

Selain acara peresmian kelas Astra dan juga halal bi halal, adapun acara penyerahan penghargaan berupa piala kepada siswa-siswi SMKN 2 Metro sebagai pemenang lomba O2SN tingkat nasional dalam cabang tenis meja.

“kami keluarga besar Dinas Pendidikan bersama seluruh Kepala Sekolah selalu berkomitmen dalam berbenah diri untuk mewujudkan anak berprestasi sebagai penerus bangsa, dan kami ucapkan terimakasih kepada bapak Walikota, dan kami berdoa semoga bapak dan keluarga dilindungi oleh Allah SWT” ujar Kepala dinas pendidikan.

Dalam sambutan nya kali ini, walikota metro menyampaikan sedikit pesan dan juga ucapan terimakasihnya. “Yang kita tahu betapa pentingnya halal bi halal ini, saya walikota ucapkan terimakasih atas kepercayaan selama ini, andai kata ada yang merasa tidak nyaman, baik dari pribadi atau saat mengembang jabatan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan saya ucapkan terimakasih kembali atas fasilitas acara. Secara resmi pada tanggal 20 Agustus 2015, saya akan meninggalkan jabatan dan diteruskan oleh penjabat selanjutnya. Saya juga berpesan kepada bapak dan ibu agar kedepannya dapat memilih pemimpin yang tepat dan yang mampu memajukan kota Metro ini sebagai kota pendidikan yang tetap unggul” tegas Walikota Metro.

Pembukaan Koas Unila di RSUD Jend. A. Yani

RSUD A. Yani

Pembukaan Pendidikan Kepaniteraan Klinik Dokter Muda Fakultas Kedokteran Universitas Lampung di RSUD Jend. A. Yani Kota Metro, yang bertempat Aula Pemda Kota Metro dan diresmikan langsung oleh Walikota Metro Lukman Hakim, Ketua DPRD Metro Anna Morinda, Rektor Universitas Lampung yang kali ini diwakili oleh Dekan Fakultas Kedokteran Muhartono, Derektur RS A. Yani Kota Metro, para tamu dari SKPD, Asisten, Dokter Spesialis, serta para Dokter RS A. Yani Kota Metro, Senin (10/08) pukul 8.30 WIB.

Dalam rangka KOAS di RSUD Jend. A. Yani Kota Metro, ini merupakan Rumah Sakit Pendidik perdana di Universitas Lampung (Unila) dengan jumlah peserta sebanyak 13 orang dan lama KOAS selama 12 bulan.

Dalam sambutan Dekan Fakultas Kedokteran Unila mengatakan, RSUD Jend. A. Yani Kota Metro sebagai RS pendidik yang pertama di Lampung, yang nantinya RS Abdul Muluk akan didorong menjadi RS Pendidik selanjutnya. “Kami juga berharap Kota Metro dapat mendidik melalui RS A. Yani sebagai pendidik para Dokter Muda, yang mana selama ini Kota Metro yang mempunyai visi Kota Pendidikan,” ujarnya.

Walikota Metro Lukman Hakim menyambut baik akan Pendidikan Kepaniteraan Klinik Dokter Muda di RSUD Jend. A. Yani, sehingga akan terciptanya kerjasama. Pembangunan dibidang kesehatan, serta untuk meningkatkan pengetahuan ke masyarakat tentang kesehatan, sejalan dengan visi Kota Metro yang khususnya dibidang pendidikan dan kesehatan.

“Untuk merealisasikan hal itu, maka dibutuhkan realisasi secara kesinambungan termasuk dalam acara ini, serta ditunjang dengan adanya dua Puskesmas rawat inap di Kota Metro. Dengan adanya kerjasama antara RS A. Yani dengan Fakultas Hukum Unila dari tahun 2013 yang lalu, dan tepatnya pada tanggal 28 Juli, RSUD A. Yani ditunjuk sebagai RS Pendidik Utama di Provinsi Lampung. Kami ucapkan selamat datang di Kota Metro, semoga para Dokter Muda saat terjun ke masyarakat dapat bermanfaat guna perikemanusiaan,” ungkapnya dalam sambutan.

figcaption { font-size: 10px; text-align: center; }