Artikel Pemerintahan Kota Metro

Pertemuan Forum Internal ULP

Pertemuan forum internal ULP, di kantor ULP kota Metro, Senin (14/9). Dihadiri langsung oleh Pj. Walikota Metro sebagai pemberi masukan, Sekda kota Metro, dan Kadis PU dan Perumahan.

Anggota ULP ada 32 personil dari 4 pokja.

“untuk bapak-bapak tidak usah ragu dalam mengajukan pengadaan, yang mana telah diatur dalam undang-undang, bahwasan nya bapak tidak akan terkena tindak pidana, jika dilaksanakan sesuai aturan dan tidak merugikan negara, saya siap berada dibelakang bapak untuk masalah pengadaan dan pelelangan, mengenai gangguan dipemasaran hal yang wajar, yang mana media elektronik ini semakin maju, dan untuk website kota Metro sudah cukup baik, hanya saja perlu ditingkatkan dalam pengupdate-an. Dan untuk kedepan nya ULP akan berdiri sendiri, pengadaan sudah dalam proses dan sudah mencapai 60%” ujar Pj. Walikota.

“Masalah ULP kota Metro bahwa dapat selalu mengayomi kami, serta kami akan bekerja sebaik mungkin, Kendala dalam pengadaan berupa penerangan jalan, dan kami harapkan dari acara ini agar terjadinya pemantapan anggota LPSE dan ULP, dan kami berharap ada solusi yang membuat kami nyaman,” ungkap rahman.

Penyerahan Dana Operasional ke Kelurahan Yosodadi

Penyerahan Dana Operasional ke Kelurahan Yosodadi, di Balai Kelurahan Yosodadi Senin (12/10). Yang dihadiri oleh Walikota Metro, Lurah se-Kecamatan Metro Timur, Camat Kecamatan Metro Timur, RT dan RW se-Kecamatan Metro Timur.

Dalam kegiatan pembagian insentif untuk RT, RW, Lurah pada Triwulan ke-3, Ada sebanyak 176 orang yang akan menerima insentif. Perolehan PBB sampai Desember sudah mencapai 67,50%.

Kecamatan yang memiliki luas 1171 hektar ini terdiri dari 5 Kelurahan yaitu Yosodadi, Iringmulyo, Tejo Agung, Tejosari, Yosorejo. Dengan RT sebanyak 179 Orang, RW sebanyak 57 Orang, Lurah dan kasi sebanyak 30 Orang. Kecamatan Metro Timur diharapkan untuk dapat mengaktifkan kembali siskamling.

“Hal ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kota Metro kepada RT, RW yang merupakan tangan kanan dalam menjalankan program pemerintah yang harus sama” ujar Pj. Walikota Metro.

Untuk memberikan semangat dalam membangun kota Metro yang lebih baik. Dan dalam peningkatan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan, yang mana telah terwujudnya dari index pembangunan kota Metro yang tertinggi di Prov. Lampung.

“Ditangan bapak-bapak lah kota Metro menjadi maju, dan saya berpesan mari jaga lingkungan kita untuk tidak membakar sampah sembarangan karena dikhawatirkan menimbulkan kebakaran dan yang kedua mari kita sama-sama sukseskan pilkada mendatang, untuk bapak-bapak yang belum tercantum maka segeralah mengurusnya,karena suara pilihan bapak-bapak sangat berarti untuk kemajuan kota Metro mendatang” tegas Chrisna Putra.

Sertijab (PJ) Walikota dan Wakil Walikota Metro

Sertijab

Serah terima jabatan dari Lukman Hakim kepada Ir, A. Chrisna Putra NA, M.E.P sebagai PJ Walikota Metro,  sekaligus serah terima jabatan tim penggerak PKK Kota Metro bertempat di Aula Sekertariat Pemkot Metro.

Dihadiri Staf Ahli Gubernur Lampung Drs.Paryanto, MM serta jajaran Forkopimda Metro, Ketua PKK Provinsi Lampung yang diwakili Asiah Basri, Ketua DPRD Kota Metro, Walikota dan Wakil Walikota Metro tahun 2010-2015, Ketua dan Wakil Penggerak PKK Kota Metro Netty Herawati dan Erniar Saleh Chandra, Anggota Fokorpimda Kota Metro, Kepala Kapolres Kota Metro, Kejari Dandim serta para undangan, Jumat (21/08) pukul 9.00 WIB.

Usai serah terima jabatan, Lukman Hakim mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya  Kepada pihak legislatif, kepada seluruh jajaran birokrasi. “Saya minta maaf atas penugasan selama kepemimpinan saya 10 tahun ini memiliki kekurangan, dan bahkan mungkin banyak kesalahan, begitupun kalo ada torehan keberhasilan tidak luput dari masyarakat, anggota birokrasi, para fokorpimda, ini merupakan kerja kita semua. Dan modal kami hanya kerja keras, kerja cerdas dan kerja iklas,”ungkapnnya.

“Serta harapan kedepannya semoga tetap membangun Kota Metro yang kecil, tapi kota yg berkwalitas. Mudah-mudahan dipemerintahan saat ini dapat menyalurkan aspirasi masyarakat Kota Metro, dan dapat melaksanakan sisa tugas hingga terpilihnya Walikota yang baru,” paparnya dalam sambutan.

Achmad Chrisna Putra menyatakan, sebagai penjabat walikota dia bertugas melaksanakan tata kelola pemerintahan dan memfasilitasi pelaksanaan Pilkada.  Selanjutnya, menjaga netralitas PNS pada Pilkada di Kota Metro. “Mari  bersama-sama membangun Kota Metro menjadi lebih baik, terutama tugas saya untuk tetap memegang kendali netralitas PNS Kota Metro untuk tidak ikut secara aktif berpolitik praktis, dan PNS harus netral,”Ungkapnya.

Dimana, program pembangunan yang telah dilaksanakan di Kota Metro cukup baik.  Bahkan, indek pembangunan manusia (IPM) di Kota Metro paling tinggi di antara Kabupaten/Kota lain di Lampung.  Karenanya, di awal bertugas sebagai Penjabat Walikota Metro, Chrisna menyatakan tidak akan melakukan perombakan pejabat eselon.  “Dengan IPM yang tertinggi menunjukkan kinerja dan SDM para pejabat di Kota Metro sudah sangat baik.  Jadi belum perlu melakukan perombakan pejabat,” kata Chrisna.

 

Rapat Pleno Terbuka KPU Tentang Pengundian dan Penetapan Nomor Urut

Rapat Pleno

Melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro melakukan skenario rapat pleno terbuka Tentang pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Metro Tahun 2015, bertempat di Gedung Wanita Kota Metro.

Dihadiri oleh Walikota Metro A. Chrisna Putra, Ketua KPU Provinsi Lampung, Anggota KPU, Ketua DPRD Kota Metro, Kapolres Kota Metro, Dandim Kota Metro, Ketua Pengadilan Negeri Metro, Ketua Pengadilan Agama Metro, Pasangan Calon, Pimpinan papol pengusung para calon, Tim kampanye pasangan calon, Ketua Panwas Kota Metro, Unsur Fokorpimda, dan tokoh masyarakat, Selasa  (25/8).

Rapat Pleno yang dilakukan sesuai dengan ketentuan pasal 69 ayat (1) peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2015 dan merupakan tindaklanjut dari rapat pleno KPU Kota Metro, yang sebelumnya telah dilaksanakan pada hari Senin.

Berdasarkan berita acara, KPU Kota Metro telah menetapkan 5 (lima) pasang calon sebagai peserta dalam penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Metro tahun 2015.

Sistem pengundian nomor urut dilakukan 2 (dua) kali, yang pertama pengambilan nomor untuk menentukan urutan pengundian yang dilakukan oleh masing-masing calon berdasarkan dengan urutan waktu pendaftaran bakal calon, dan yang kedua yaitu pengambilan nomor untuk menentukan nomor urut pasangan calon dengan urutan berdasarkan hasil pengundian pertama.

“Demikian rangkaian rapat pleno terbuka KPU Kota Metro dalam rangka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon dalam Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Metro tahun 2015,”ungkap Ketua KPU Metro.

Dishub Kominfo Lampung dan Metro Gelar Pekan Nasional Keselamatan Transportasi Jalan

Pekan Nasional

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi bekerjasama dengan Dishubkominfo Metro adakan pekan nasional keselamatan transportasi jalan tingkat Provinsi Lampung yang di adakan di Kota Metro, bertempat di Jl. ZA. Pagar Alam, Rabu (26/08).

Yang dihadiri oleh Staf Ahli Ekonomi Pembangunan Zaini Nurman, PJ Walikota Metro A. Crisnha Putra,MM, Sekda Walikota Metro Ishak, Ketua DPRD Kota Metro, Kepala KAPORLRES, Sekertaris Dishubkominfo Lampung, Anggota Fokorpimda Kota Metro, Kepala Dinas Dishubkominfo Kabupaten/Kota, Sekretaris Daerah Kota Metro Drs. Ishak MH, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung dan Kota Metro, Kadishubkominfo Kota Metro Drs. M. Jihad Helmi, M.Pd, SKPD se-Kota Metro, Kepala Jasa Raharja Pesero, Pimpinan PT Tunas Dwipa Matra serta para pelajar dari TK-SMP-SMA di Kota Metro.

Dalam tema “Mari kita jadikan keselamatan jalan menjadi tugas kita bersama, karena sedikit empati yang kita lakukan dapat menyelmatkan orang lain”, kegiatan pekan nasional keselamatan transportasi jalan ini, turut dimeriahkan dengan pentas-pentas pelajar, serta pengecekan kesehatan secara gratis oleh Jasa Raharja. Selain itu juga Dishubkominfo Lampung turut membagikan helm berstandar nasional ke para pengendara jalan raya.

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Provinsi Lampung Zaini Nurman mengupayakan berbagai kegiatan untuk penanggulangan pelanggaran lalu lintas di Provinsi Lampung. Dengan melibatkan sektor terkait yakni dengan melaksanakan dan meningkatkan kegiatan sosialisasi/penyuluhan tentang lalu-lintas dan angkutan jalan kepada masyarakat, melaksanakan operasi kepolisian dalam bentuk operasi zebra, simpatik, pekat, operasi krakatau, operasi ketupat.

Meningkatkan kerjasama dibidang keamanan dan ketertiban lalu lintas baik dengan sektor yang terkait maupun dengan media masa, meningkatkan kampanye keselamatan dan ketertiban berkendara, melaksanakan penertiban terhadap surat-surat kendaraan/dokumen (SIM, STNK), melakukan seleksi terhadap pemohon SIM, melakukan penertiban terhadap pengendara/penumpang yang tidak menggunakan helm.

“Yang mana jumlah kecelakaan lalu lintas terus bertambah, maka melalui  langkah ini diharapakan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas di Provinsi Lampung, khususnya di Kota Metro dapat mencapai 0%,” harapnya dalam sambutan.

Walikota Metro A. Chrisna Putra dalam sambutannya juga, mengajak kita semua untuk mensosialisasikan rangka pekan nasional dalam keselamatan transportasi jalan, yang dianggapnya ini merupakan kesempatan yang baik. “Kita warga Kota Metro, mari kita jaga dan jadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Untuk ibu-ibu guru tolong mensosialisasikan kepada anak didiknya,” ungkapnya dalam sambutan.

Rapat Ke-4 Tentang Pertanggungjawaban APBD 2014

APBD 2014

Rapat paripurna DPRD tahap ke -4 (empat) tentang pertanggunjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2014, yang dihadiri oleh PJ Walikota Metro A. Chrisna Putra NA, Ketua dan Wakil Ketua Anggota DPRD Kota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro Ishak, para Tokoh Agama, Pimpinan Organisasi, yang bertempat di ruang sidang DPRD Kota Metro, Rabu (26/08) pukul 14.00 WIB.

Setelah melalui tahap-tahap dengan proses hearing dan pembahaan yang intensif, antara DPRD Kota Metro melalui fraksi-fraksi, badan anggaran dan panitia khusus bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan SKPD terkait pada subtasi laporan keuangan, yang merupakan corong informasi terhadap pelaksanaan APBD Kota Metro, baik dari proses prancangan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban dan pelaporan.

Sehingga tidak akan menimbulkan pemahaman setengah-setengah, yang mengakibatkan ketidak percayaan terhadap proses pembahasan raperda. Selanjutnya raperda yang telah disetujui, segera akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Lampung guna dievaluasi dan mendapatkan persetujuan oleh Gebernur Lampung, serta dilanjutkan laporan ke Kementrian Dalam dan Kementrian Keuangan Republik Indonesia.

PJ Walikota Metro A. Charisna Putra mengatakan upaya yang telah kita capai selama ini, adalah hasil kerja kita semua baik pembangunan yang telah terlaksana di Kota Metro, juga hasil kerja dan pemikiran kita.  “Semoga kerja keras kita selama ini, dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi masyarakat Kota Metro dan dapat membawa Kota Metro ke arah yang lebih baik terutama dalam mencapai Visi Kota Metro yang telah kita program selama ini,”paparnya dalam laporan.