Nasir Membuka Musyawarah Ke-IV Komite Olahraga Nasional Indonesia

Walikota Metro yang di wakili Sekertaris Daerah Kota Metro A. Nasir AT membuka secara resmi Musyawarah Ke-IV Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang berlangsung di Hotel Grand Sekuntum Metro, Sabtu (15/12/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua KONI Provinsi Lampung, Ketua KONI Kota Metro, Pengurus KONI Kota Metro, Peserta Muskot KONI Kota Metro.

Pada gelaran Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) kali ini juga akan dilakukan pemilihan ketua umum KONI Kota Metro yang baru periode 2019-2023.

Sekda Kota Metro dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Musyawarah Kota Metro.

“Upaya untuk memperbaiki dan lebih memantapkan lagi kinerja orgsnisasi untuk meningkatkan profesional para anggotanya agar menjaring atlet-atlet berbakat dari Kota Metro,” Ujar Nasir.

“Musyawarah Olahraga Kota yang Ke-IV ini mengevaluasi yang telah dilaksanakan oleh musorkot yang sebelumnya dengan mengambil yang baik dan yang tidak baik kita perbaiki, yang kedua adalah apa yang kita akan capai kedepan dengan target yang lebih tinggi lagi untuk mencapai perestasi lebih baik lagi dari yang sudah ada untuk menjadi motivasi kita,” Ucapnya.

Nasir mengatakan, Musorkot yang sebelumnya telah banyak mengukir pertasi baik tingkat kota hingga tingkat nasional semua itu tidak mungkin dapat diraih dengan instan tanpa adanya pembina dan pendidik yang membantu.

“Saya yakin di Kota Metro masih banyak atlit-atlit yang profesional yang lebih hebat lagi, sehingga kita jangan hanya terpaku kepada zona aman dengan prestasi yang telah kita raih, tetapi jadikan tantangan kita untuk mencapai target-target lebih tinggi dengan menjalankan program-program yang ada,” tuturnya.

“Harapan kami semua musorkot ini dapat berperan menciptakan atlit-atlit handal dan berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Metro dan Provinsi Lampung di tingkat nasional,” Tutup Nasir dalam sambutannya di Ballroom Grand Sekuntum Kota Metro.

Kadiskominfo Kukuhkan KIM Kota Metro Periode 2018-2020

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Metro mewakili Walikota Metro mengukuhkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Metro Periode 2018-2020 yang berlangsung di Barokah Meeting Point (BMP) Metro, Jumat (14/12/18).

Kelompok  Informasi Masyarakat (KIM)  adalah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat yang berorientasi layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Metro, Farida, didalam sambutan Walikota Metro, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terselenggaranya pengukuhan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kota Metro pada tahun 2018-2020.

“Harapan kami dengan adanya pengukuhan dapat meningkatkan peran dan kiprah kita semua dalam rangka pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat demi mendukung visi kota metro sebagai kota pendidikan dan wisata keluarga berbasis ekonomi kerakyatan berlandaskan pembangunan partisifatif, dimana tidak hanya menjadi ceremonial tetapi juga ada tindak lanjut  untuk kemajuan Kota Metro lebih baik lagi”, papar Farida.

Masih didalam sambutannya, KIM memiliki peran penting dalam penyerapan dan penyebaran informasi, karena KIM adalah kelompok masyarakat yang tumbuh dan berkembang ditengah-tengah kehidupan masyarakat khususnya di kota metro yang merupakan masyarakat sadar informasi.

“KIM sebagai agen informasi berperan aktif dalam mendistribusikan informasi yang perlu di ketahui masyarakat, sehingga masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif yang bermanfaat untuk menopang aktivitas mereka, kami berharap KIM dapat bekerjasama dengan pemerintah Kota Metro untuk saling berbagi informasi-informasi bersifat positif,” tuturnya.

Lanjutnya, tujuan pengukuhan KIM Kota Metro yaitu sebagai wadah untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi agar menjalin kemitraan dalam upaya serap, oleh dan sebar informasi yang bermanfaat bagi masyarakat di Kota Metro. “Bagi para pengurus yang baru saja dikukuhkan, untuk senantiasa melakukan komunikasi, koordinasi dalam menjalankan program kerja kedepannya, karena keberhasilan sebuah kelompok informasi masyarakat tidak lepas dari kinerja para pengurus dan dukungan dari semua pihak yang terkait”, terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Dinas Kominfo Kota Metro, Yudha Yunianto, melaporkan  kegiatan pengukuhan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Tahun 2018 Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD Nomor 2.10.01.01.15.14.5.2 tanggal 2 Oktober 2018 Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa Kegiatan Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Metro Tahun 2018.

“Dasar hukum pelaksanaa kegiatan  adalah undang-undang Nomor 14 Tahun 2009 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Menteri  Komunikasi dan Informatika RI No. 17 Tahun 2009 tanggal 17 Maret 2009 tentang Diseminasi informasi nasional oleh Pemerintah Daerah Provinsi Dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informasi Nomor : 80/PM/M. Kominfo/6/2010 tentang Pedoman Pengembangan Dan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)” Ujarnya.

Dijelaskan, keterbatasan anggaran untuk tahun 2018 melalui anggaran perubahan baru bisa di implementasikan di 1 (satu) Kecamatan dengan 3 (tiga) Kelurahan yang ada di wilayah  terdiri dari Kelurahan Iringmulyo, Kelurahan Yosodadi dan Kelurahan Yosorejo dengan jumlah peserta pengukuhan sebanyak 40 orang.

Acara di tutup dengan penandatangan berita acara dan foto bersama. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Kota Metro, Camat Metro Timur, Kabid Komunikasi dan Informasi Dinas Kominfo Kota Metro beserta kasi, dan para anggota KIM.

Sekda Hadiri HUT Dharma Wanita Persatuan Kota Metro Ke-19 Tahun 2018

Kota Metro – Sekda Kota Metro hadiri HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Metro yang ke-19 Tahun 2018. Kegiatan yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro (13/12) ini turut dihadiri oleh perwakilan Unsur Fokorpimda Kota Metro, Staf Ahli Walikota Metro, Asisten Sekda Kota Metro, Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, serta Organisasi Wanita se-Kota Metro.

Didalam sambutan Walikota Metro yang disampaikan Sekda Kota Metro A. Natsir AT, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dengan harapan melalui peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan Ke-19 ini, dapat menjadi momentum guna meningkatkan motivasi dan semangat segenap pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Metro, untuk terus berperan penting dalam pembangunan di Kota Metro, maupun dalam mendampingi serta mendukung tugas-tugas suami sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat.

“Disamping mengemban peran tersebut, Anggota Dharma Wanita juga diharapkan menjadi insan yang cerdas, inovatif, inspiratif bagi semua orang, sukses dalam karir dan rumah tangga, serta berkarakter kepribadian yang kuat dan tangguh”, terang Sekda Kota Metro.

Tambahnya, Natsir menyatakan bahwa Dharma Wanita Persatuan Kota Metro tidak boleh sekedar berbangga hati atau merasa berpuas diri, akan tetapi harus senantiasa merasa tertantang untuk berupaya dan berusaha dalam memajukan kaum perempuan Kota Metro sehingga mampu berperan sebagai pembawa perubahan atau pelaku pembaharuan bagi kaumnya.

Budi Wati Sani Natsir, selaku Ketua DWP Kota Metro, mengatakan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Potensi DWP, Untuk Suksesnya Pembangunan Nasional”. Diketahui bersama bahwa pentingnya peran wanita saat ini sangat meningkat, dengan demikian diharapkan organisasi wanita dapat menjadi salah satu unsur mempercepat kesetaraan gender, peningkatan kualitas yang berkesinambungan dan mampu bersaing serta berkiprah dalam memberikan kontribusi dan gagasan terhadap pembangunan di Indonesia.

“Saya mengajak kepada pengurus DWP khususnya di Kota Metro ini untuk berupaya meningkatkan kualitas, mampu bekerja secara profesional didalam program kerja, dan dapat bekerjasama secara solid untuk menyamakan tujuan”, jelas Budi Wati Sani.

Sementara itu, Ketua TP Pkk Kota Metro, yang juga Penasehat DWP Kota Metro, Heriyati Pairin, menerangkan, sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia sudah seharusnya DWP mengambil peran strategis berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Imbuhnya, Heriyati mengatakan sebagaimana yang tertuang dalam rencana strategis DWP tahun 2015 – 2019 telah digariskan tahapan-tahapan peta jalan untuk membangun percepatan dalam upaya mensejahterakan anggota, keluarga dan masyarakat. Selain itu juga mendorong kaum perempuan Indonesia secara umum dan anggota DWP khususnya, untuk terus berkiprah dan berkarya dalam memberdayakan dirinya mampu mandiri secara ekonomi dan berperan lebih luas untuk turut serta menggerakkan roda pembangunan nasional.

Pada kesempatan ini, dilakukan penyerahan hadiah bagi juara Administrasi DWP, juara Menghias Clutch, kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan Beasiswa Sekolah, pemberian modal usaha, pemberian bantuan Stimulan berupa Semen, Keramik, Bowel. Diakhir acara dilakukan Pemotongan Tumpeng sebagai simbol berlangsungnya HUT ke-19 Dharma Wanita Persatuan Kota Metro Tahun 2018.

Penutupan Diklatpim Tingkat IV Angkatan XVIII Tahun 2018

Walikota Metro yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Metro menutup langsung diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan XVIII Tahun 2018 yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (03/12/18).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BKPSDM Provinsi Lampung, Kepala BKPSDM Kota Metro, Para Widyaiswara/Tenaga Pengajar dan Para Undangan.

Sebelumnya Pemerintah Kota Metro melalui BKPSDM Kota Metro membuka diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan VIII Tahun 2018 yang dilaksanakan selama 103 hari kerja , dimulai dari tanggal 7 Agustus s/d 30 November 2018.

Peserta diklat adalah  Pegawai Negeri Sipil (ASN) yang telah menduduki jabatan pengawas setara eselon IV sebanyak 40 peserta.

Walikota Metro yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Evi Roffiyanti, menyampaikan ucapan selamat kepada peserta diklat yang telah lulus mengikuti diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan XVIII Tahun 2018.

“Alhamdullillah penutupan diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan XVIII Tahun 2018 dapat berakhir dengan sukses tanpa ada halangan, dimana kita ketahui bahwa aparatur negeri sipil adalah sumber daya utama yang sangat diperlukan  dalam mewujudkan pemerintahan yang baik,” tutur Evi.

Lanjutnya, maka diperlukan kemampuan ASN disegala bidang baik dibidang pengetahuan, keahlian, sikap dan keterampilan harus senantiasa ditingkatkan terlebih padajajaran pimpinan mulai dari tingkat bawah hingga tingkat paling atas.

“Dimana diklat yang dilaksanakan merupakan pendidikan jenjang karis ASN untuk mencapai persyaratan kompetensi kepemimpinan pada jenjang jabatan struktur berikutnya sebagai wahana komunikasi antar sesama peserta dan panitia,” ujarnya.

Evi mengharapakan, setelah selesai mengikuti diklat  pimpinan tingkat IV para peserta  maupun panitia dan widyaiswara dapat terus terpelihara dan ditingkatkan sehingga tercipta keakraban, sekaligus mempermudah alam melakukan koordinasi-koordinasi kedinasan.

Sementara itu Kepala BKPSDM Kota Metro, Welly Adiwantra melaporkan bahwa peserta diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan VIII telah dapat mengikuti diklat dengan baik dan materi yang diberikan sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan pada jabatan pengawas setara eselon IV.

“Penilaian terhadap kelulusan peserta diklat kepemimpinan tingkat IV difokuskan aspek proyek perubahan terdiri atas perencanaan inovasi dengan bobot 40% dan manajemen perubahan 60% dan yang terakhir yakni evaluasi akhir,” terang Welly.

Metro Kembali Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik

Pemerintah Kota Metro kembali meraih penghargaan dalam bidang Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima tahun 2018 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Tiga role model pelayanan publik di Metro yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), dan Rumah Sakit Umum Daerah Metro mendapatkan menghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB, Syafruddin kepada Wali Kota Metro, Achmad Pairin, di Rafflesia Grand Ballroom Balai Kartini Jakarta, Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).

Wali Kota Metro, Achmad Pairin mengaku bersyukur lantaran Kota Metro bisa mendapatkan tiga penghargaan sekaligus. Untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro mendapatkan predikat A (Prima), RSUD A.Yani memperoleh predikat A- (Sangat Baik), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu  Satu Pintu (PMPTSP) memperoleh predikat B (Baik). Bahkan khusus untuk Disdukcapil yang memperoleh predikat Prima di secara nasional hanya ada 2 Kota, yaitu Kota Metro dan Kota Banjarmasin.

Keberhasilan Kota Metro meraih tiga penghargaan sekaligus tersebut telah melalui tahapan penilaian dan evaluasi ketat yang dilakukan oleh Kementerian PAN RB secara daring (online) dan verifikasi faktual ke lapangan. Achmad Pairin menyatakan penghargaan yang diraih tersebut merupakan wujud aprèsiasi Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang dengan sungguh-sungguh melakukan penataan dan peningkatan kualitas pelayanan publik serta berbagai inovasi yang telah dibuat.

Achmad Pairin mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat kota Metro, utamanya kepada SKPD terkait yang meraih penghargaan ini. Dirinya juga menyatakan bahwa penghargaan yang diterima bukanlah merupakan tujuan akhir, justru yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan langsung kemudahan, kepastian dan keterbukaan sebagai penerima pelayanan publik.

Dalam kesempatan pemberian penghargaan tersebut, Walikota Metro didampingi oleh Sekretaris Daerah   A. Natsir AT, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Maria Fitri Jayasinga, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro Edy Pakar, Direktur RSUD A. Yani Metro Erla Andrianti, Kabag Organisasi Setda Kota Metro Edi Wijaya, dan Kabag Protokol Sapto Yuwono.

Sosialisasi Perpres No 16 Tahun 2018, Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Pemerintah Kota Metro mengadakan Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah,  yang berlangsung di LEC Kartika Kota Metro, Rabu (21/11/2018).

Staf Ahli Bidang I Pemerintah kota Metro mewakili Walikota Metro, Yusuf Kota Alam membuka langsung kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh Inspektur Kota Metro, Kepala OPD se-Kota Metro. Kepala Lembaga kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang diwakili oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pengawasan Konstribusi, Kepala Bagian Setda Kota Metro, Camat se-Kota Metro, Insan Pers dan Para Undangan.

Staf Ahli Bidang I Pemerintah Kota, Yusuf Kota Alam dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada narasumber yang telah hadir dari LKPP Bapak Seno Haryo Wibowo untuk memberikan materi bagi peserta Kegiatan Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Kota Metro.

“Pengadaan barang dan jasa pemerintah harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang saat ini telah terbit yaitu Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 sebagai pengganti dari Perpres terdahulu yaitu Perpres Nomor 54 Tahun 2010 sampai dengan Perpres Nomor 4 Tahun 2015,” tutur Yusuf dalam sambutannya.

Lanjutnya, pengadaan barang/jasa harus sesuai dengan prinsip-prinsip pengadaan yang efisien, efektif, transparan, adil dan akuntabel sehingga menghasilkan barang/jasa yang tepat dengan anggaran yang dibelanjakan diukur dari aspek kualitas, jumlah, waktu, biaya, lokasi dan penyediaan.

“Pemerintah Daerah mempunyai tanggung jawab yang berat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan program/kegiatan yang ada disetiap organisasi perangkat daerah, dimana melalui tahapan-tahapan  dari mulai perencanaan, penganggaran, pengadaan barang/jasa dimana kegiatan itu sendiri berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat,” ungkapnya.

Yusuf menambahkan, bahwa pemerintah pempunyai kontribusi  yang penting dalam peningkatan pengunaan produksi dalam negeri, peningkatan peran usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah serta pembangunan berkelanjutan.

Kepala Bagian Pembangunan Kota Metro Sandri, melaporkan sosialisasi ini untuk memberikan dan meningkatkan pemahaman mengenai informasi barang/jasa.

“Dengan kata lain, sebagai upaya mensosialisasikan Peraturan presiden Nomor 16 Tahun 2018 Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah kepada satuan kerja (Satker) yang ada di Lingkungan Pemerintah Kota Metro. Serta menyelesaikan permasalahan seputar hubungan keterkaitan  antara kejadian resiko dengan penyebab resiko serta aksi mitigasi resiko yang akan dilakukan dalam proses pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

Tambahnya, diakhir penyampaian, Sandri mengharapkan bahwa, Peraturan Presidem Nomor 16 Tahun 2018 tentang  Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dapat disosialisaikan kembali sehingga dapat membantu setiap satker.