25 Orang Terjaring Saat OPS Yustisi di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melalui Satgas Covid-19 melakukan giat OPS Yustisi penegakan Peraturan Walikota (Perwali) No. 39 tahun 2020 Kota Metro, Jumat (22/02/2021).

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro Imron mengatakan, giat Tim terpadu Operasi Yustisi kali ini berlangsung sejak pukul 09.00 sampai dengan 11.30 WIB. Yang terdiri dari anggota Polri, Anggota TNI, Anggota Pol PP, Anggota Dishub, Anggota Dinkes dan para Anggota dari kecematan dan kelurahan.

“Dimana Operasi Yustisi dilaksanakan di area Jl. Semeru Iringmulyo, Jl. Raya Stadion Tejo Agung, Sumbersari Bantul, Margorejo Metro Selatan dan Jl. Ade Irmasuryani,” ujar Imron.

Lanjutnya, Imron juga memaparkan mengenai pelanggar dari yang tidak memakai masker dan berkerumun sebanyak 25 orang.

“Mengenai tindakan hukuman untuk 25 orang pelanggar yaitu, mengucapkan Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, menandatanganan perjanjian. Hal ini telah tertuang dalam Instruksi Walikota No. 1 tahun 2021 tentang pembatasan kegiatan dlm rangka penyebaran kasus Covid-19,” papar Imron.

Diakhir penyampaian Imron, juga mengatakan bahwa selama giat Yustisi berlangsung kondusif tanpa ada yang protes atau melawan aparat. (Sr).

Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Metro Timur

Walikota Metro Achmad Pairin, Kapolres Kota Metro, dan Dandim 0411/ LT bersama tim gabungan melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 di Kecamatan Metro Timur, Kamis (14/01/21).

Pemerintah Kota Metro melakukan sosialisasi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di sepanjang Jl. Ahmad Yani, Pasar 24 Kota Metro, Rusunawa Kota Metro, dan kembali ke Taman Kota Metro.

Achmad Pairin menyampaikan bahwa warga yang terpapar positif Covid-19 di Kota Metro mencapai 361 orang, pasien sembuh 203 orang, 139 pasien yang diisolasi dan 9 pasien yang telah meninggal dunia.



Dalam sosialisasinya Achmad Pairin mengimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan bila ingin bepegian keluar rumah, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi kerumunan.

“Pada bulan April nanti Kota Metro akan melakukan vaksinasi untuk pencegahan Covid-19. Saya berharap agar warga Kota Metro tidak takut untuk divaksin,” kata Pairin.

Sedangkan Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati menyampaikan telah melakukan upaya-upaya penyuluhan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Masyarakat yang melanggar akan diberikan tindakan tegas, tindakan tegas ini bukan tindak arogansi melainkan tindakan yang dilakukan untuk menyelamatkan warga Kota Metro dari penyebaran virus Covid-19,” ujar Retno.

Kemudian Dandin 0411/LT Andri Hadianto, menambahkan akan menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin, tindakan yang dilakukannya agar warga percaya bahwa vaksin yang disuntikan aman (Cv2).

Sosialisasi Keliling Percepatan Penanganan Covid-19 di Metro Barat

Dalam rangka penegakkan disiplin, Pemerintah Kota Metro mengadakan sosialisasi keliling ke seluruh pelosok Kecamatan Metro Barat.

Adapun Kelompok III yang diketuai oleh Dandim 0411/LT dan didampingi oleh Staf Ahli Bidang III serta kepala OPD, mendatangi Pondok Pesantren Darul Amal Mulyojati, dan Islamic Boarding School SMP TMI berbasis Pesantren Mulyojati, Kamis (14/01/2021).

Camat Metro Barat Abdul Kadir Shofari, menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi perkembangan Covid-19 di Kota ini, maka diimbau untuk tetap melakukan gerakan 3M (Memakai masker bila keluar rumah, Mencuci tangan pakai sabun/air mengalir,  Menjaga jarak dan mengurangi kerumunan).

“Kita juga dituntut untuk melakukan perilaku hidup bersih, dan sehat di lingkungan masing-masing. Diharapkan pula warga yang sedang isolasi mandiri di rumah, untuk jangan keluar rumah. Kemudian untuk melindungi masyarakat dari Covid-19, Pemerintah akan melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat rentan dan masyarakat umum lainnya, pada bulan April 2021 sampai dengan Maret 2022.

Di akhir penyampaiannya, Camat Metro Barat juga mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak terpancing isu atau hoaks yang belum jelas kebenarannya, dan tetap menjaga situasi yang kondusif.  (Ian/Nv)

Wakil Walikota Metro Ingatkan Masyarakat Untuk Terapkan 3M

Wakil Walikota Metro Djohan memimpin Kelompok IV dalam melaksanakan sosialisasi pencegahan Covid-19 Kota Metro di Kecamatan Metro Selatan, Kamis (14/01/2021).

Wakil Walikota Metro Djohan, pada sosialisasi mengimbau kepada masyarakat agar dapat patuh melakukan gerakan 3 M (memakai masker, sering mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak) dan melakukan hidup sehat agar bisa kembali ke zona hijau kembali.

“Saat ini Kota Metro sudah zona merah, maka dari itu saya berharap agar masyarakat lebih patuh dan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga Kota Metro yang kita cintai ini kembali menjadi zona hijau,” ujar Djohan.

Di akhir sosialisasi Djohan juga mengatakan bahwa, Pemerintah akan melaksanakan vaksinisasi kepada masyarakat Metro pada bulan April 2021 sampai dengan Maret 2022.

“Sosialisasi ini tidak cukup sampai disini, mohon kita membagikan informasi kepada masyarakat sekitar agar patuh kepada protokol kesehatan,” kata Djohan di akhir penyampaian.

Dimana Kelompok IV ini terdiri dari Wakil Walikota Metro, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Tokoh Agama, Ketua KPUD Kota Metro, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kadis Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Kadis Penanaman Modal dan PTSP, Kadis Perdagangan dan Pasar, Kepala Kantor BPN, Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Metro, Kabag Organisasi Setda, Camat Metro Selatan, Pimpinan Bank Metro Mandiri, Dewan Pendidikan, Pimpinan Dharma Wacana, Kepala BNNK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, ICMI Kota Metro, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Metro.

Yang didampingi oleh personil dari TNI 6 (enam) orang, Polres 6 (enam) orang, Sat Pol PP 4 (empat) orang, Dinas Kesehatan 2 (dua) orang, Dinas Perhubungan 2 (dua orang, Dinas Kominfo 2 orang, Dinas Pertanian 2 orang, BPBD 2 orang, Kecamatan/Kelurahan 6 orang. Melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Selatan diberbagai lokasi seperti Pasar Margorejo Metro, Pasar Sumber Sari, Kantor Margorejo Metro Selatan. (Lia/Agn)

Pasar Pagi 28, Menjadi Tempat Sosialisasi Pencegahan penanganan Covid-19

Kelompok V Pencegahan penanganan Covid 19 yang di pimpin Ketua DPRD Kota Metro M Tondi MG Nasution bersama, Camat Metro Utara dan Lurah mensosialisasikan pencegahan Corona kepada masyarakat , Kamis (14/01/2021).

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di tempat ramai seperti Pasar pagi 28 Purwosari, Metro Utara, yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Bukan hanya itu saja, kegiatan ini juga membagikan masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkendara atau pun berbelanja.

Ketua Tim Kelompok V menyampaikan, sesuai dengan protokol kesehatan di himbauan untuk tetap menggunakan masker, menjaga jarak dalam mensosialisasikan penangan Covid-19.

Camat dan Lurah Metro Utara bersama pengawas Protokol Covid-19, juga menegur kepada masyarakat yang tetap melaksanakan hajatan, di Kelurahan Metro Utara.

Nedi pengawas Protokol Covid-19 mengatakan kami melakukan kegiatan sosialisasi ini untuk mengurangi kerumunan dan mengedukasi masyarakat . Peringatan ini, untuk tidak ada pertambahan lagi pasien covid 19.

“Kegiatan ini juga untuk kepentingan bersama, jumlah pengunjung hanya boleh 25% yang datang di hajatan, tidak boleh ada orkes, tidak boleh ada prasmanan, makanan disajikan di dalam kotak, waktu pelaksanaan juga di batasi sampai jam 9. Maksud dan tujuan ini juga kepentingan bersama untuk mengurangi cluster terbaru,” ujarnya. (Ins/Pls).

Apel Siaga, Pencegahan Penanganan Covid-19 di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro bersama Polres dan Kodim 0411/LT melakukan apel siaga dalam rangka pencegahan penanganan Covid-19 di Kota Metro, Kamis (14/01/2021).

Acara yang berlangsung di Jl. AH Nasution ini akan memantau di 5 Kecamatan se-Kota Metro. Dimana Tim 1 yang dipimpin oleh Walikota Metro akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Timur.

Tim II yang dipimpin oleh Kapolres Metro akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Pusat. Untuk Tim III Dandim 0411/ LT akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Barat. Sedangkan sosialisasi di Kecamatan Metro Selatan, oleh Tim IV yang diketuai oleh Wakil Walikota Metro. Dan yang terakhir, Tim V yang diketuai oleh Ketua DPRD Kota Metro akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Utara.

Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, bahwa Apel pada pagi ini bertujuan untuk mensosialisasikan, mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Metro, sebagai upaya yang diambil Satgas Covid-19.

“Kota Metro sudah memasuki zona merah, jumlah penderita Covid-19 semakin bertambah diantaranya 361 pasien positif, 203 pasien sembuh, 139 pasien yang diisolasi dan 9 pasien yang berpulang sampai hari ini,” jelas Pairin.

Lanjutnya, Pairin menegaskan kembali akan keegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran lebih terharap masyarakat, pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi Virus Corona.

“Maka itu, kami membentuk 5 Tim Satgas Covid-19 di 5 Kecamatan Kota Metro. Saya juga berpesan kepada semua Satgas Covid-19, agar lebih maksimal dalam mengerahkan personilnya, dalam membantu mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi dimanapun dan kapanpun. Agar penyebaran virus corona tidak bertambah lagi, khususnya di Kota Metro,” ungkap Pairin.

Sedangkan Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati menyampaikan, bahwa sosialisasi di seluruh wilayah Kota Metro, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mensosialisasikan pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sesuai Perwali atau edaran Walikota Metro, sampai dengan tanggal 25 Januari 2021. Dimana agar masyarakat memiliki pemahaman lebih terhadap adanya peraturan yang berlaku saat ini,” kata Retno. (Ins/Cv)