Qomaru Beri Pembinaan dan Arahan di UPTD SMPN 2 Metro

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman berikan pembinaan dan pengarahan kepada tenaga pendidik di sekolah pada masa pandemi Covid-19, bertempat di UPTD SMP N 2 Metro, Kamis (06/05/2021).

Qomaru menjelaskan terkait enam poin yakni pengamanan aset bergerak maupun tidak bergerak, penguatan komunikasi, pelayanan, edukasi, koordinasi, serta mampu membaca potensi.

“Tolong dicatat aset bergerak maupun tidak bergerak yang ada di SMPN 2 ini, jangan sampai terjadi masalah di kedepannya, dikhawatirkan aset ini bisa menjadi masalah serius untuk Kota Metro,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, tepat pada hari ini adalah hari ke-69 program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Metro, untuk itu ia meminta dukungan kepada tenaga pendidik untuk dapat membawa Kota Metro menuju masa depan yang ceria (cerdas, empati, responsif, ilmu iman, amal dan aman). (gt/nv/dk)

Penandatangan MoU, Walikota Metro Dengan Rektor Malahayati Terkait Pendidikan

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Metro dengan Universitas Malahayati Bandar Lampung tentang Kerja Sama Pembangunan Daerah, di Ruang OR Sekda, Selasa (04/05/2021).

MoU ini berisikan mengenai pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di Kota Metro. MoU ini menjadi dasar kerja sama yang nantinya akan disusul dengan pemberian kesempatan pada mahasiswi/mahasiswa kedokteran yang nantinya bisa KOAS di Rumah Sakit Jendral Ahmad Yani.

“Kedepannya Kota Metro akan menjadi kota yang berkelanjutan pembangunannya, dan juga perkembangan akademisnya sesuai dengan 5 program yang sedang dijalankan dalam 100 hari kerja,” ucap Wahdi.

Lanjutnya, tidak hanya itu Rumah Sakit Jendral Ahmad Yani akan menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama. Sebab RS Ahmad Yani sudah sangat memadai dari segi fasilitas maupun kualitasnya.

Rektor Malahayati dr Achmad Farich, juga menandatangani nota kesepahaman ini sebagai payung hukum yang melandasi kerja sama antara kedua belah pihak. Nota kesepahaman ini akan diterangkan dalam bentuk poin-poin kerja sama secara detil dalam MoA-Memorandum of Agreement atau biasa disebut Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi sinergi antara Malahayati dan Pemerintah Kota Metro, untuk mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan. Dari sinilah dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, terutama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,” ujarnya. (Ins/Gt)

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Menutup Sementara Salah Satu Perusahaan di Kota Metro

Satpol PP Kota Metro dan Polsek Metro Pusat menutup salah satu perusahaan pembiayaan atau leasing yang beralamatkan di Jl. Jend. Sudirman Kota Metro terkait ditemukannya 4 pegawai terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (03/05/2021).

Penegakan aturan ini berdasarkan Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 1 Tahun 2021 dan Peraturan Walikota No. 39/2020.

Kasat PolPP Kota Metro, Imron,S.P., M.Si., menyampaikan bahwa dalam giat yang berlangsung, tim terdiri dari Polri 1 orang, Satpol PP 5 orang, 1 Lurah setempat, dan relawan dalam hal ini RT 1 orang.

Dalam hal ini, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Metro, Yoseph Nenotaek,S.STP, MH, yang mewakili Kasat Pol PP mengatakan bahwa mereka telah memberikan imbauan terkait prokes serta memberikan sanksi disiplin. Lanjutnya dengan ditemukannya 4 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka kami bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 memberikan sanksi penutupan sementara selama 3 hari untuk kemudian dilakukan pemeriksaan kembali dengan PCR RAPID tes untuk syarat dibuka kembali kegiatan pelayanan seperti biasa pada kantor tersebut,” ujarnya.

Imbuhnya, Yoseph mengatakan bahwa imbauan untuk penutupan sanksi dilaksanakan sesuai dengan Perda Kota Metro 1/2021 dan Perwali 3/2020. (dk)

Walikota Metro Mengunjungi Korban Kecelakaan Lalin di Purwoasri

Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro didampingi Asisten I dan II Sekda Kota Metro dan Lurah setempat membesuk Susilowati warga Kelurahan Purwoasri Metro Utara yang mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga mengakibatkan patah kaki.

Suami Susilowati, Suroso, mengatakan bahwa pihak keluarga belum mempunyai biaya untuk melakukan operasi, sehingga berinisiatif melakukan pengobatan tradisional sangkal putung dengan berharap kesembuhan terhadap istrinya.

“Sudah pernah dibawa kerumah sakit, dan melakukan rontgen namun karena belum ada biaya jadi belum melakukan operasi,” ujar Suroso.

Walikota Metro Wahdi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialaminya. Wahdi meminta agar keluarga segera melakukan operasi terhadap Susilowati menggunakan BPJS Kesehatan dengan harapan kesembuhan. (cv)

Walikota dan Wakil Walikota Metro Serahkan Bantuan Ke Masjid Al-Amin Purwoasri

Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro beserta jajaran melakukan kunjungan ke Masjid Al-Amin di Kelurahan Purwoasri dalam rangka bersilaturahmi sekaligus melanjutkan 5 program dalam 100 hari kerja Walikota yaitu memberikan bantuan rumah ibadah (masjid) berupa 1 paket air conditioner (AC) split 2 PK yang diterima langsung oleh takmir Masjid Al-Amin.

Dalam sambutannya, Walikota Metro Wahdi menjelaskan 5 program kerja, yang pertama perhatian pada tempat ibadah, kedua perhatian kepada lembaga kesejahteraan anak dan sosial, ketiga memfasilitasi pernikahan gratis, keempat memberikan perhatian pada lansia, dan yang kelima memberikan santunan pada pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Wahdi juga menyampaikan sesuai kesepakatan pemerintah, bahwa salat Idulfitri dilaksanakan di rumah saja untuk mengurangi penambahan kasus Covid-19 di Kota Metro.

“Mudah-mudahan masjid ini semakin dimakmurkan oleh masyarakat, dan tetap menerapkan protokol kesehatan 5M, dan semoga Kota Metro menjadi kota hijau kembali,” ujar Wahdi.

Sementara itu, Asnadi selaku takmir masjid mengucapkan terima kasih dengan bantuan yang telah diberikan Walikota Metro. (cv)

Qomaru Lakukan Pembinaan ke Sekolah Pada Masa Pandemi Covid-19

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman lakukan pembinaan kepada pendidik di sekolah pada masa pandemi Covid-19, bertempat di UPTD SMP N 1 Metro, Senin (03/05/2021).

Dalam arahannya Qomaru menjelaskan tentang proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dengan sistem pembelajaran yang dilakukan secara daring, dan sistem pembelajaran secara langsung atau tatap muka bisa dilaksanakan jika situasi sudah mulai membaik serta mendapatkan instruksi dari pemerintah,” tandasnya.

Ia juga meminta kepada pendidik agar mencatat aset untuk menghindari permasalahan kedepannya. “Tolong dicatat aset-aset yang ada di SMPN 1 ini, jangan sampai terjadi masalah. Sebab saya khawatir aset ini bisa menjadi masalah serius untuk Kota Metro kedepannya,” ujarnya.

Qomaru menambahkan, bahwa hari ini merupakan hari ke-66 dalam program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Metro, untuk itu dirinya meminta dukungan kepada pendidik untuk dapat memimpin Kota Metro menuju masa depan yang ceria (cerdas, empati, responsif, ilmu iman, amal dan aman). (cv/nv)