Qomaru Menyerahkan Bantuan ke Rumah Ibadah Santo Cornelius

Wakil Walikota Metro serahkan bantuan ke rumah ibadah di Gereja Santo Cornelius Purwoasri, Metro Utara, Selasa (20/04/2021)

Ketua Stasi Wasi Setiokosari dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam situasi pandemi yang begitu sulit ini kegiatan ibadah digereja tetap dilaksanakan sehingga tidak mati. Namun dengan jumlah umat yang sama dan dibagi menjadi lima dan tetap memperhatikan prokes. Adapun setiap bulan Ramadan kami melakukan ronda Ramadan di sekitar Dam Raman agar saudara-saudara kami dapat menerima dan merasakan keberadaan kami, sehingga dapat menjalankan puasa dengan nyaman. Kami minta perhatian dan perlindungan dari Pemkot Metro.

Sementara itu Wakil Walikota Metro dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan rumah ibadah merupakan salah satu dari lima program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota dalam penanggulangan dampak Covid-19. Adapun kelima program tersebut adalah fasilitasi pernikahan di balai nikah, bantuan sosial lansia, bantuan LKS/LKSA, bantuan rumah ibadah, santunan kematian akibat Covid-19. Kelima program tersebut bertujuan untuk mencegah dan menaggulangi dampak pandemi Covid-19 baik secara langsung maupun tidak langsung, mengingat adanya pandemi telah secara nyata membawa dampak pada berbagai sendi kehidupan serta menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Dalam kesempatan ini perkenankan saya untuk menyampaikan tiga hal yang berkenaan dengan program 100 hari kerja, sebab program tersebut bukanlah program yang berdiri sendiri, namun memperkuat dan bersinergi dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah. Program ini mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi, program ini tidak semata didasarkan pada besaran rupiah yang diberikan namun didasarkan kepada nilai manfaat yang diterima oleh masyarakat dan penerima manfaat. Kami hadir dsini untuk membuktikan kalau kami ada untuk anda dan anda ada untuk kami, untuk itu mari kita saling bersatu,” ujarnya. (cv/nv)

Qomaru Membuka Bimtek IT Untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

Wakil Walikota Qomaru Zaman hadiri Bimbingan teknis (BIMTEK) pengembangan media pembelajaran berbasis WEB bagi PNS guru di lingkungan Pemkot Metro, di Aula LEC Kartikatama, Selasa (20/04/2021).

Kepala BKPSDM Welly Adi Wantra dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan Bimtek adalah dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, menyiapkan guru-guru yang mampu mengajar melalui IT, dan diharapkan setelah mengikuti pembelajaran, peserta Bimtek mempunyai tanggung jawab untuk mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah masing-masing dan bisa menjadi fasilitator bagi teman sejawat atau tenaga pengajar lainnya.

Sementara itu,Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman dalam sambutannya menjelaskan bahwa Bimtek ini dimaksudkan agar para guru menguasai IT dan memanfaatkannya dalam pembelajaran khususnya di masa pandemi Covid-19 sehingga dapat memberikan banyak wawasan dan pengetahuan tentang pemanfaatan multimedia, masih banyak guru yang belum memanfaatkan media pembelajaran dalam melaksanakan proses pembelajaran secara maksimal terutama memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana kegiatan yang mengadakan Bimtek ini. Kepada seluruh stakeholder yang bertanggung jawab dapat mengoptimalkan potensi peserta didik sehingga menjadi warga negara yang memiliki karakter kuat, mencintai bangsanya dan mampu menjawab tantangan era globalisasi demi terwujudnya Kota Metro yang berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya,” ujarnya. (cv/nv)

Peresmian Pasar Takjil, Wahdi Ajak Pemuda Metro Menuju Zona Kuning

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan Peresmian Pasar Takjil 28 Purwosari, di Kompleks Kelurahan Purwosari, Sabtu (17/04/2021).

Ahmad Mustaqim selaku Ketua Karang Taruna Purwosari, menyampaikan laporan bahwa Pasar Takjil 28 Purwosari ada 55 pedagang yang sejak Ramadan menjual aneka jajanan atau takjil, tentunya dengan mematuhi standar protokol kesehatan (prokes).

“Kegiatan ini merupakan kegiatan utama kami sebagai Karang Taruna Purwosari pada setiap tahunnya, dan kami selalu menyelenggarakan pasar takjil bersama dengan masyarakat Purwosari selama 30 hari di bulan Ramadan. Alhamdulillah, salah satu pedagang dalam 1 (satu) hari bisa mendapatkan pendapatan sekitar Rp 300.000 sampai Rp 400.000,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Wahdi juga mengatakan, bahwa pengusaha muda kita masih sangat kecil. Dilihat dari laporan BKPM hanya mencapai 3,8%. Maka dibutuhkan inovasi baru dari pemuda Karang Taruna depannya.

Selanjutnya, Wahdi pun menegaskan dengan adanya pasar ini merupakan pertumbuhan ekonomi sesaat, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang saat ini 5,6% mungkin pada masa-masa ini akan naik kurang lebih sekitar 3% bisa sampai 8%.

“Saat ini Kota Metro di zona orange, Pemkot telah membuat baliho sehingga saya meminta agar para pemuda Karang Ttaruna bersama dengan Dinas Kominfo dapat menyebarluaskan ajakan ” Ayo Kita Menuju Zona Kuning,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Walikota Metro Wahdi, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Ketua TP PKK Kota Metro Silfia Naharani, Wakil Ketua TP PKK Kota Metro Asih Kusminah, Polres Kota Metro, Danramil Kota Metro, beserta Camat dan Lurah Purwosari. (cv/la)

Hari Kedua Ramadan, Walikota Metro Isi Kuliah Subuh dan Zuhur

Metro – Walikota Metro Wahdi menjadi pemateri dalam kuliah subuh dan zuhur di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, 2 Ramadan, Rabu (14/4/2021). Wahdi mengisi kuliah subuh usai salat subuh dan salat zuhur. Wahdi menyampaikan beberapa hal mengenai pandangan agama Islam tentang virus Covid-19.

Menurut Wahdi, Covid-19 juga merupakan makhluk ciptaan dari Allah SWT, yang saat ini menguji umat manusia dengan sangat beratnya. Namun syariat Islam juga sudah mengajarkan tentang cara mencegah berbagai macam bakteri maupun virus, yakni dengan bersuci.

“Allah SWT tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan umatnya, syariat Islam sudah mengajarkan kita tentang bersuci, menjauhi diri dari bakteri maupun virus. Kita sesungguhnya dianjurkan bersuci selama lima kali sehari dalam berwudu, banyak sekali pelajaran dalam Islam yang bisa diterapkan untuk mencegah Covid-19 ini,” kata Wahdi.

Islam juga memiliki banyak sekali ilmuan salah satunya adalah Ibnu Sina, yang menurutnya memiliki banyak ilmu pengetahuan tentang kesehatan bernafaskan keislaman.

“Tentang bersuci sudah dijelaskan secara gamblang dalam agama Islam. Bahkan ahli kesehatan kedokteran islam Ibnu Sina menjelaskan bahwa kepanikan adalah suatu penyakit, ketenangan adalah suatu obat dan kesabaran adalah suatu permulaan dari kesembuhan,” tandasnya. Pengarang buku fikih Indonesia tertua yakni Prof.H.Sulaiman Rasyid juga mengajarkan dalam ketenangan adalah obat sehingga harus hilangkan kesombongan dan keangkuhan kita,” katanya.

“Dalam Surat Al Isro 82, bahwa memahami Al Quran dan membaca dengan baik, dengan tartil maka hati akan menjadi nyaman, pendekatan yang terbaik adalah dengan membaca Al Quran. Ketika terbentuk kesehatan jasmani dan rohani maka akan terbentuk kesehatan sosial, nilai taawuz kita di situ, dalam Al Maidah ayat 2, akan terlihat pada individu kita, mereka yang sehat, adalah yang sosialnya juga sehat,” sampainya.

Lanjut Wahdi, dalam menghadapi permasalahan Covid-19 kita harus mematuhi perintah protokol kesehatan, dimulai sejak kita bangun tidur, diminta untuk cuci tangan, dan kata-kata yang baik. Wahdi juga mengingatkan jemaah untuk tetap menerapkan 5M agar Kota Metro dapat turun menjadi zona kuning. (Red)

Pengarahan Presiden Kepada Kepala dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pilkada Tahun 2020

Pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah dan Wakil Kelapa Daerah hasil Pilkada serentak tahun 2020 secara virtual di Aula Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Rabu (14/04/2021).

Rapat koordinasi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada serentak tahun 2020, dihadiri Walikota Metro Wahdi, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Setda Kota Metro, Asisten II Yeri Ehwan, Asisten III Misnan, Kapolres Kota Metro, Dandim 0411/LT, Ketua DPRD Kota Metro, serta Kejaksaan Negeri Metro.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan, selamat kepada para pemimpin daerah yang telah dilantik sebagai Gubenur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

Jabatan yang diberikan merupakan kehormatan dan juga sebuah tanggung jawab yang besar. Oleh karena itu, diminta jangan sampai tidak mengikuti prosedur yang ada, dan harus mempunyai hasil, berani berinovasi serta bekerja dengan kecepatan tinggi.

Karena diberikan kesempatan 5 (lima) tahun untuk yang pertama, jika baik akan berlanjut ke periode ke-2. Oleh sebab itu, dalam bekerja jangan hanya puas membaca laporan, tetapi harus tetap mengontrol di lapangan. Karena inovasi, kecepatan, dan ketepatan kebijakan sangat dibutuhkan sekali.

“Kepada seluruh Kepala Daerah harus membuat kebijakan yang fokus dengan skala prioritas yang jelas, sehingga alokasi anggaran dapat terfokus dan terkonsentrasi,” jelasnya.

Semakin sedikit kegiatan, secara manajemen semakin mudah mengontrol dan hasilnya terlihat. Oleh sebab itu, saya meminta kepada Kepala Daerah membuat maksimal 3 (tiga) kegiatan besar yang anggarannya dapat dikonsentrasikan sehingga hasilnya bisa dilihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Jokowi juga menambahkan, sudah menjadi pemimpin di daerah harus berani menentukan. Saat ini fokus dengan mempercepat pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi, tugas untuk para pemimpin kedua tersebut harus terkelola nyata. Jangan sampai mendahulukan ekonomi dan tidak memperhatikan penyebaran Covid-19, karena yang akan terjadi apabila ada peningkatan kasus Covid-19, justru perekonomiannya akan menurun.

Oleh sebab itu, pencegahan penanganan Covid-19 harus menjadi prioritas serta sosialisasi penegakan prokes harus terus disampaikan yang akan dibantu oleh TNI, Polri, serta Forkopimda.

Dukung penuh program vaksinisasi dengan sasaran yang jelas kepada tenagaa kesehatan, pelayanan publik, para lansia, dan lokasi interaksi penduduk yang tinggi serta mobilitas yang tinggi. Dengan cara ini, diharapkan pemulihan kesehatan bisa tercapai. Pada bulan Jul nanti, diharapkan 70 juta penduduk harus sudah divaksinasi.

Serta di bidang ekonomi, meminta dari APBD agar bisa memberikan pekerjaan kepada masyarakat dilapis terbawah dengan cara memperbanyak program padat karya untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

“Apa yg disampaikan diharapkan dapat dilakukan bersama-sama, sehingga pandemi Covid-19 bisa dilalui dengan baik dan ekonomi bisa kembali lagi dengan posisi normal dan baik,” tutup Presiden Jokowi. (in/la)

Sosialisasi Pendampingan Implementasi Fraud Control Plan

Walikota Metro hadiri Sosialisasi Pendampingan Implementasi Fraud Control Plan (FCP) pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tahun 2021, di Aula Pemda Kota Metro, Rabu (14/04/2021).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Edi Pakar dalam laporannya menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan pelaksanaan sosialisasi yakni mengenai materi sosialisasi yang akan disampaikan dari pihak BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, dan sosialisasi tersebut akan dilakukan selama 30 hari kerja hingga 21 Mei mendatang.

Sementara itu, Kepala BPKP Provinsi Lampung Sumitro dalam sambutannya menjelaskan bahwa Presiden Indonesia memiliki beberapa prioritas, yakni prioritas nasional pembangunan manusia, konektifitas pemerataan, nilai tambah ekonomi, insfrastruktur, regulasi dan pengendalian untuk mencegah, mendeteksi dan merespon kejadian berindikasi korupsi.

Untuk itu, BPKP merancang FCP yang merupakan suatu program yang dirancang untuk melindungi organisasi dari kemungkinan kejadian fraud (kecurangan), atau suatu pengembangan pengendalian yang dirancang secara spesifik untuk mencegah, mendeteksi dan merespon kejadian berindikasi fraud.

Sumitro juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Metro yang telah memberikan kesempatan kepada BPKP untuk dapat menerapkan program FCP, yang diharapkan semoga kedepannya dapat mendeteksi adanya korupsi di Kota Metro.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Wahdi atas nama Pemerintah Kota Metro dan pribadi, memberikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya acara pada hari ini, dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat sehingga dapat memberikan pemahaman tentang tindak pidana korupsi, khususnya mengenai pengembangan pengendalian yang dirancang BPKP yakni FCP. Pejabat dan pegawai pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mencegah terjadinya segala bentuk kecurangan. Tanggung jawab tersebut harus dituangkan dalam berbagai dokumen yang mendukung seperti pakta integritas, pedoman perilaku dan pernyataan komitmen penerapan sistem kendali kecurangan.

“Semoga sosialisasi ini memberikan manfaat pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sehingga nantinya dapat memberikan pemahaman tentang tindak pidana korupsi, untuk pengimplementasian FCP rencana pengendalian fraud diperlukan adanya pemahaman tentang korupsi, dalam pengertian yang luas,” ujarnya. (gt/nv)