Presentasi Penyederhanaan Birokrasi di Lingkungan Pemerintah Kota Metro

Presentasi penyederhanaan Birokrasi (Penyetaraan Jabatan) di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, berlangsung di Ruang Rapat Walikota Metro, Kamis (06/05/2021).

Dalam laporan Badan Organisasi, hasil indetifikasi penyederhanaan birokrasi Pemerintah Kota Metro bahwasannya jumlah yang disetarakan di Pemerintah Kota Metro jabatan Fungsional Madya untuk eselon III ada 83 jabatan dan jabatan eselon IV sebanyak 360, jumlah keseluruhan 443 jabatan.

Berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri nomor 130/1670/OTONOMI Daerah 25 Maret 2021, bahwa jabatan-jabatan yang disetarakan masuk kriteria jabatan disetarakan yang difungsionalkan yang terkait dengan analis dan penyiapan bahan atau kebijakan, berkaitan dengan koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan, pelaksanaan teknis tertentu dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan, dan pelaksanaan tugas yang memiliki kesesuaian jabatan fungsional, serta pelayanan teknis fungsional, itu merupakan lima kriteria jabatan yang disetarakan apa yang dialihkan fungsional.

Setelah proses identifikasi masalah ini kami menyampaikan usulan kepada Kemendagri melalui provinsi sebagai perpanjangan tangan dari pusat. Untuk pelantikan pejabat pembina kepegawaian mengangkat dan melantik pejabat fungsional, serta tahapan terakhir pejabat pembina kepegawaian atau pejabat yang berwenang mengangkat dan melantik pejabat fungsional.

Sementara itu tanggapan Walikota Metro, Wahdi, menyampaikan bicara tentang penelitian ini sebenarnya keinginan penyederhanaan untuk mempercepat birokrasi.

“Yang kita lihat sekarang memang belum ada kejelasan, bagaimana proses penyederhanaan itu resensi dalam masalah keuangan, dalam hal waktu harus ada percepatan dalam penyelenggaraan pemerintah. Saya kira proses ini harus dihargai, dan saya kira belum siap, sementara ini sudah seperti ini sebagian besar proses penyederhanaan,” katanya.

Tak hanya itu Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman, juga menambahkan ada 2 (dua) hal yang perlu disikapi yaitu jadwal dipastikan saja seumpama memang harus direncanakan bulan Juni, kemudian disikapi tentang pemutihan perubahan anggaran perubahan struktural ke Fungsional dan sebagainya. (cv/la)

Walikota Metro Meninjau Pusat Daur Ulang Sampah

Walikota Metro Wahdi meninjau tempat Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah di Kelurahan Rejomulyo, Kamis (06/05/2021).

Dalam giat ini, Setio Pambudi selaku projek manager menjelaskan bahwa Pusat Daur Ulang (PDU) sampah Kota Metro berkapasitas 10 ton/hari ini berdiri di lahan 3.470 m2.

Pembangunan PDU ini merupakan yang ke-4 seluruh kabupaten di Indonesia. Berdirinya PDU di lahan ini sebelumnya sudah meminta saran dari lurah serta masyarakat sekitar.

“Dalam pembangunan PDU sampah yang ke-4 di tempat ini sebelumya kami sudah meminta izin dan saran kepada Lurah, dan dalam awal pembagunan sejak tanggal 19 April 2021 dan hingga selesai pada tanggal 19 September 2021 tersebut melibatkan pekerja dari warga Kota Metro,” jelasnya.

Masih menurut Setio Pambudi, masalah drainase limbah organik dan non organik dipisah dan limbah non organik dapat dipilah dan akan dijual kembali sehingga hasilnya kembali untuk para pekerja. Dan limbah organik akan dijadikan kompos atau pupuk organik.

Dari hasil kerja kunjungan komisi DPRD 2019 direncanakan kapasitas PDU mencapai 50 ton untuk Kota Metro, karena ada keterbatasan dana maka hanya bisa muat 10 ton saja.

Wahdi, dalam peninjauannya meminta kepada projek manager untuk memperhatikan struktur pembagunan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak baik kedepannya.

“Saya minta untuk benar-benar diperhatikan struktur pembangunan, diusahakan untuk pembagunan lebih diperhatikan kembali sehingga kedepannya tidak terjadi gangguan terhadap masyarakat dari hasil limbah tersebut”, katanya. (cv/la)

PKK Kota Metro Bagikan Sembako bagi Kaum Duafa

TP-PKK Kota Metro lakukan pembagian sembako secara simbolis bagi kaum Duafa se-Kota Metro, di Aula Kelurahan Rejomulyo Metro Selatan, Kamis (06/05/2021).

Dalam rangka Bulan Suci Ramadan, TP PKK Kota Metro membagikan sembako secara simbolis kepada kaum Duafa dengan tema Beramal di Bulan Ramadan, sebanyak 130 paket yang akan dibagikan. Adapun rincian bantuan terdiri dari, beras 5 (lima) kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 (satu) kg, tepung terigu 1 kg, susu kental manis 1 (satu) kaleng.

Dalam laporan Ketua TP-PKK Kota Metro Silfia Naharani mengatakan bahwa, TP-PKK Kota Metro di Bulan Ramadan memiliki beberapa kegiatan seperti, pengajian secara virtual yang diikuti oleh seluruh anggota TP-PKK serta masyarakat Kota Metro, pembagian takjil yang langsung menuju sasaran yang berhak mendapatkan, dan beramal dengan membagikan sembako dengan sasaran yang berhak masyarakat se-Kota Metro.

Dilakukannya kegiatan di masa pandemi ini semoga dapat meningkatkan imunitas ibadah kita serta menjadi amal bersedekah dan menjadi motifasi diri untuk berbuat lebih baik. “Kegiatan ini memilih Kelurahan Rejomulyo karena Kelurahan ini merupakan kelurahan dalam penilaian yang baik, dan semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat penerima”, ujarnya.

Diketahui, sembako yang akan dibagikan kepada sasaran kaum Duafa tersebut sudah di data oleh para kader setempat, sepeti kaum Duafa yang terdampak Covid-19, menderita kanker, sedang menjalani kemoterapi dan penyakit lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Wahdi memberikan penghargaan dan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini yang di prakarsai oleh TP-PKK Kota Metro, Dharma Wanita Persatuan Kota Metro dan Gabungan Organisasi Wanita Kota Metro yang mempunyai tujuan mulia.

Dimasa tanggap darurat bencana Covid-19 harus dihadapi dengan sikap sabar-tawakal, untuk itu kami mengajak untuk senantiasa selalu menerapkan protokol kesehatan 5 M.

Melalui kegiatan ini mudah-mudahan apa yang diberikan bermanfaat dan dapat sedikit mengurangi beban sehari-hari para penerima. Tentunya kami berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin bukan hanya sebatas kegiatan di Bulan Ramadan saja.

“Kami ucapkan terima kasih kepada kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan berupa apapun sehingga kegiatan ini dapat terealisasikan. Kami berdoa semoga amal kebaikan saudara dapat menjadi amal ibadah di bulan Ramadan, dan program ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Metro,” terangnya. (cv/la)

Qomaru Beri Pembinaan dan Arahan di UPTD SMPN 2 Metro

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman berikan pembinaan dan pengarahan kepada tenaga pendidik di sekolah pada masa pandemi Covid-19, bertempat di UPTD SMP N 2 Metro, Kamis (06/05/2021).

Qomaru menjelaskan terkait enam poin yakni pengamanan aset bergerak maupun tidak bergerak, penguatan komunikasi, pelayanan, edukasi, koordinasi, serta mampu membaca potensi.

“Tolong dicatat aset bergerak maupun tidak bergerak yang ada di SMPN 2 ini, jangan sampai terjadi masalah di kedepannya, dikhawatirkan aset ini bisa menjadi masalah serius untuk Kota Metro,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, tepat pada hari ini adalah hari ke-69 program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Metro, untuk itu ia meminta dukungan kepada tenaga pendidik untuk dapat membawa Kota Metro menuju masa depan yang ceria (cerdas, empati, responsif, ilmu iman, amal dan aman). (gt/nv/dk)

Tim Monitoring Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Kunjungi KTN Mandiri Metro Timur

tim monitoring penanganan covid-19 Provinsi Lampung kunjungi Kampung tangguh (KTN) Mandiri di Tejo Agung, Metro Timur, Kamis (06/05/2021).

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Metro mengucapkan selamat datang kepada tim monitoring penanganan covid-19 Provinsi Lampung, “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada warga untuk bersama-sama dalam upaya mengatur COVID-19, sehingga suatu saat nanti Kota Metro dapat terbebas dari pandemi global, ” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Sekda Bangkit Haryo Utomo memaparkan tentang penanganan situasi covid-19 dan penerapan PPKM di Kota Metro. KTN merupakan penanganan covid-19 berbasis masyarakat, yang artinya seluruh masyarakat ikut terlibat, menerapkan seluruh ketahanan di KTN, mulai dari ketahanan pangan hingga ketahanan keamanan. Sehingga menjadi modal penting dalam menghadapi pandemi maupun wabah.

“Kami minta solidaritas ini dapat serta dipertahankan dengan baik, mudah-mudahan dengan adanya tim monitoring penanganan covid-19 Provinsi Lampung di KTN ini bisa menjadi pelopor bagi masyarakat luas untuk lebih disiplin dalam menerapkan prokes. Dengan hadirnya KTN ini, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat kedepannya, khususnya dalam menjalankan prokes untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kedepan kita bersama-sama dapat memaksimalkan lagi fungsinya, ” jelasnya.

Dilanjutkan dengan penyerahan 2000 masker secara simbolis.

Sementara itu Ketua Tim Monitoring Covid-19 Provinsi, Adi Erlansyah, didalam menyampaikan sambutan Gubernur Lampung mengatakan, menjelang hari raya idul fitri 1442 H tren kasus covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03 %. Hal tersebut disebabkan karena ada peningkatan aktivitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan Suci Ramadan dan hari Raya Idul Fitri.

Terkait dengan kondisi tersebut maka tim monitoring penanganan covid-19 Provinsi Lampung perlu untuk melakukan pemantauan guna memastikan seluruh Kabupaten/Kota mematuhi terlaksananya PPKM dan PPKM mikro sebagai mana diatur dalam instruksi Gubernur nomor 1 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan covid-19 tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19. Tim juga sekaligus memonitor pelaksanaan SE Gubernur Lampung nomor 045.2/1652/Vl. 07/2021 tanggal 28 april 2021 tentang peniadaan mudik dan pengetatan pembatasan perjalanan orang dalam masa pandemi Covid-19 dan SE Gubernur Lampung nomor 045.2/1665/Vl. 07/2021 tentang pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 syawal 1442 H, kenaikan Isa Almasih dan hari Raya Waisak dalam situasi pandemi covid-19 di Provinsi Lampung.

Adi juga menambahkan bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri sangat dianjurkan dirumah/kediaman masing-masing dengan maksud untuk menghindari penularan Covid-19, yang apabila dilaksanakan di rumah ibadah atau ditanah lapang akan menimbulkan kerumunan dalam jumlah besar dan kontak erat antar jamaah yang sangat beresiko menularkan Covid-19.

“Saya berharap para Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung juga mempunyai motivasi yang lebih tinggi dari apa yang telah Pemerintah Provinsi lakukan, agar masyarakat kita terlindungi dari bahaya penularan Covid-19i, ” tegasnya. (gt/nv)

Peringati Nuzulul Quran, Wahdi Serahkan Santunan Kematian Pasien Covid-19

Walikota Metro Wahdi beserta istri menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang bertema “Di Tengah Pandemi Covid-19 Jadikan Sebagai Momentum Untuk Lebih Mencintai dan Mengamalkan Isi Kandungan Al-Quran” di bulan Ramadan 1442 H / 2021 M yang berlangsung di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Rabu (05/05/2021).

Dalam sambutannya Wahdi menyampaikan atas nama pemerintah terima kasih telah mampu untuk menyelenggarakan Nuzulul Quran walaupun secara sederhana. “Tentu ini juga menjadi catatan kesabaran, keimanan dan ketakwaan kita ketika kita menghadapi musibah ini yang abnormal dengan seikhlasnya dan semoga dengan peringatan Nuzulul Quran ini mudah-mudahan Al-Quran bisa menjadi bacaan yang sangat menyenangkan bagi anak-anak dan masyarakat Kota Metro,” ujarnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian santunan kematian secara simbolis kepada keluarga korban terkonfirmasi Covid-19 sebagai bagian dari salah satu program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Metro.

Acara ini dihadiri juga oleh Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Ketua DPRD Tondi Muammar Ghadaffi dan para anggota Forkopimda. (tm/ian)