Walikota Metro Menghadiri Kegiatan Pre-Pekan dari Ayo Cinta Masjid

Metro – Walikota Metro Wahdi menghadiri kegiatan Pre-Pekan ke 2 dari komunitas Ayo Cinta Masjid (ACM) di Halaman Masjid Taqwa Metro, Minggu, (02/05/2021) sore. Dalam acara ini, digelar Fun Games, Inspirasi, Booster dan Bukber.

Acara Pre-Pekan sendiri merupakan acara yang digagas oleh komunitas ACM yang sudah dua kali diadakan, yang digelar setiap bulan ramadan. Pre-Pekan sendiri didukung oleh berbagai macam pihak.

Walikota mengatakan, pemerintah harus hadir di tengah-tengah aktifitas pemuda. Karena menurutnya, pemuda adalah generasi penerus Kota Metro yang Gemerlang, (Generasi Emas Metro Cemerlang).

“Kita harus hadir, di tengah generasi muda kita, karena mereka inilah generasi emas. Maka kalau ada kegiatan anak-anak saya selalu hadir, karena tanggung jawab kita di pemerintahan kita ini, tentunya sesuai dengan kemampuan kita,” katanya.

Wahdi mengatakan, semua musibah merupakan peringatan Allah SWT. Sehingga wabah Covid-19 harus dihadapi dengan kesabaran, karena menurutnya siapapun yang sabar atas ujian Allah SWT, akan diberikan kemudahan.

“Munculkan selalu endorfin kita, karena endorfin adalah hormon kebahagiaan yang bisa menjaga tubuh dari berbagai macam virus, cara memunculkan adalah dengan berpikir positif serta rajin berolahraga,” katanya.

Dalam acara ini juga dihadiri Asisten 1 Pemerintah Kota Metro, Ridhwan, Ketua ACM Metro, Ustad Haikhal, serta pemuda-pemudi muslim Kota Metro.(red)

Wahdi Serahkan Bantuan dari Baznas dan IPHI Kepada Mustahik

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin memberikan kultum salat zuhur sekaligus menyerahkan bantuan dari Baznas dan IPHI, di Masjid Taqwa, Minggu (02/05/2021).

Adapun paket bantuan yang diberikan oleh Baznas pusat berupa 1000 paket beras ke Baznas Kota Metro dan didistribusikan kepada mustahik. Tidak hanya itu, IPHI juga memberikan bantuan yang terdiri dari 100 paket bantuan, dan masing-masing paketnya berisi 20 bungkus mie instan dan juga uang sebesar 250.000,-.

“Itu semua diberikan untuk para mustahik dan beberapa kecamatan untuk warga yang terdampak Covid-19 langsung,” ucap Walikota.

Wahdi berharap, bantuan berupa logistik ini dapat meringankan beban masyarakat. Penyaluran bantuan sembako Paket Logistik Keluarga merupakan upaya BAZNAS, IPHI dan pemerintah dalam meminimalisir terjadinya kekurangan logistik terutama bahan pangan pada keluarga kurang mampu dan para pekerja informal maupun kelompok rentan yang terpaksa kehilangan pendapatan hariannya selama diberlakukan pembatasan aktivitas sosial-ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Di saat bulan Ramadan, warga berada di rumah masing-masing berdoa agar Covid-19 berakhir. Hindari kegiatan berkelompok, dan jaga jarak, serta rajin cuci tangan, agar dapat terhindar dari penyebaran virus corona,” pungkasnya.

Wahdi juga menjelaskan kebaikan yang diberikan walaupun hanya sedikit itu bernilai ibadah. Di masa pandemi seperti ini memiliki dampak yang sangat signifikan dalam tata kelola kehidupan dan bangsa,

“Kita harus menjalani tatanan kehidupan yang baru, harus mematuhi protokol kesehatan setiap saat. Adanya pandemi ini merupakan ujian dari Allah,” ucapnya.

Di akhir kultum, Wahdi menegaskan bahwa kebijakan dan peraturan di masa pandemi sudah dibuat. Pemerintah dalam hal ini juga tidak bisa berbuat banyak apabila tidak ada dukungan dari masyarakat. Kami juga dalam 100 hari masa kerja kami sudah menekankan pengurangan aktivitas masyasrakat dengan PPKM Mikro, dengan adanya sinkronisasi yaitu dengan selalu mematuhi protokol kesehatan dan selalu memakai masker. inz/ia)