Walikota Metro Menjadi Narasumber dalam FGD

Dinas Kesehatan Kota Metro bersama Tim Penggerak PKK melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (31/05/2021).

Dalam kegiatan ini, Walikota Metro Wahdi berkesempatan menjadi narasumber didepan para peserta yang terdiri dari para bidan Kota Metro. Materi yang disampaikan Wahdi dalam acara ini berupa kesehatan dan Covid-19 di Kota Metro.

Walikota Metro Wahdi mengatakan, bagaimana cara kita mengedukasi para orang yeng terkonfirmasi positif. Tindakan yang tepat para RT mengetahui ada orang luar daerah berdatangan, sampai melakukan pendekatan.

“Jika dilihat dari data, Kota Metro masuk dalam zona orange sejak bulan Januari sampai sekarang. Jika PPKM dihitung berdasarkan jumlah kasus, namun hal terpenting adalah kontak erat, kesembuhan, angka kematian, prevelensi dan RE (Jumlah Keseluruhan). Maka dari itu, mari kita beri pemahaman dan edukasi terkait hal tadi kepada para RT, agar kasus Covid-19 di Kota Metro tak bertambah,” ujar Wahdi.

Lanjutnya, Wahdi juga menyinggung terkait rumah isolasi KTN di tiap kelurahan. “Oleh karena itu, saya juga minta kepada teman-teman pada acara ini, untuk mengedukasi kepada masyarakat, bahwa Covid-19 ini bukanlah aib. Mari kita berkomunikasi dan memberikan pemahaman yang benar dengan mengajak anggota Dasawisma,” ujarnya. (Tm/Cv)

Pemkot dan TP-PKK Kota Metro, Ikuti Rakerda TP-PKK Provinsi Lampung 2021

Pemerintah Kota Metro dan TP-PKK Kota Metro mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) TP-PKK Provinsi Lampung Tahun 2021, dalam rangka Kemitraan dan Sinergitas Kunci dalam Mewujudkan Keluarga Berdaya dan Sejahtera, secara virtual di Or Setda, Senin (31/05/2021).

Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengatakan bahwa Rakerda kali ini diikuti seluruh pengurus Kabupaten/Kota. Tak hanya itu, para Kepala Daerah juga turut mengikuti acara ini.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengatakan Rakerda ini sebagai upaya strategis dan rencana program agar terarah dan memberikan manfaat kepada masyarakat Lampung.

“Saya berharap pemimpin daerah, mampu memberikan arahan kepada TP-PKK agar lebih baik lagi. Mari kita dukung agar TP-PKK bisa bergerak untuk pembangunan Provinsi Lampung,” ujar Arinal.

Lanjutnya, dalam meningkatkan kesejahteraan, mewujudkan keluarga bahagia, sejahtera dan harmonis, diharapkan para instansi terkait mendukung TP-PKK agar mampu meningkatkan kualitas perdesaan, kesehatan dan pendidikan.

“Kami menekankan 3 program penting agar mencapai sasaran penanganan Covid-19, mencegah stunting dan keluarga berencana. Saya berharap penanganan pandemi Covid-19 harus menjadi program utama untuk menekan angka penularan. Dengan adanya pogram Keluarga Berencana bisa menekan angka kepadatan penduduk, serta keterbatasan pangan,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi mengatakan, TP-PKK agar bisa memenuhi beberapa aspek. TP-PKK merupakan ujung tombak untuk pemberdayaan, seperti KTN untuk pencegahan Covid-19.

“Saat ini penganggaran kita untuk Covid-19 ini harus betul-betul efisien. Jadi data TP-PKK  harus kuat, seperti data kependudukan, KB, UMKM. Jadi ambillah prioritas dan potensi besar termasuk kemandirian kota, serta cara Kota Metro terintegrasi dengan IT,” ungkap Wahdi (Tm/Cv).

Walikota Metro dan Rektor IAIN Metro Audiensi Terkait Pendidikan

Wlikota Metro Wahdi melakukan audiensi dengan Rektor IAIN Siti Nurjanah,
beserta rombongan di Ruang Kerja Walikota, Senin (31/05/2021).

Rektor IAIN Kota Metro Siti Nurjanah, menyampaikan terkalit pengembangan
Kampus IAIN menjadi UIN. Hal ini sudah menjadi amanat dari Menteri Agama, akan
banyak program studi yang dibuka, baik itu pascasarjana.

“Oleh kerena itu, kedatangan kami kamari untuk minta petunjuk dan arahan
Walikota terkait perkembangan pendidikan,” ujarnya.

Wakil Rektor I Ida Umami, memaparkan terkait akreditasi dan prestasi Kampus
IAIN sampai saat ini bisa mengharumkan nama hingga tingkat Indonesia.

Sementara itu, tanggapan Walikota Metro Wahdi, mengatakan pada target 3 bulan
kedepan ingin membuat perubahan besar untuk Kota Metro di bidang pendidikan.

“Visi kita terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan
Berbudaya. Maka dari itu, kita bersama sama kuatkan kembali lagi sebagai kota
pendidikan. Kedepannya kita ingin menjadi Kota berkelanjutan atau sustainable
city,” ungkap Wahdi. (Tm/Cv)

Walikota Metro : “Jadikan Tugas Sesuatu yang Menyenangkan dan Sebagai Sarana Pengembangan Diri”.

Jadikan tugas sesuatu yang menyenangkan dan Sebagai Sarana Pengembangan Diri.

Saat mendapatkan tugas atau pekerjaan, otak manusia menstimulasi dalam dua arah ( senang- susah, tantangan-hambatan).

Banyak mereka yang gagal ketika memberikan respon negatif kepada tugas atau pekerjaan yang diberikan. Hal tersebut secara tidak langsung menjadikan kita pesimis untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

Bagaimana kalau kita tanyakan kembali? Apa yang menyebabkan kita tidak antusias terhadap hal tersebut? Apakah karena kita merasa hal tesebut sulit? Apakah hal tersebut karena kita merasa tidak ada waktu untuk mengerjakan hal tersebut? Atau karena menurut kita hal tersebut tidak begitu penting?

Mungkin hal-hal tersebut tidak benar. Mungkin hanya pola pikir kita yang harus diubah, mengubah sesuatu menjadi manfaat. Apabila dipikirkan kembali, bila kita menanggapi tugas tersebut dengan antusias, maka yang akan kita dapat adalah manfaat. Ketika kita bersemangat, kita akan meluangkan waktu dan memberikan perhatian terhadap tugas tersebut, sehingga tidak ada kata waktu yang tidak cukup untuk mengerjakan tugas.

Naikan ENDORPHIN ANDA (jangan ADRENALIN). Dan KATAKAN : “TIDAK ADA YANG SULIT.”

Atasan anda memberikan anda tugas tersebut pasti karena mereka yakin kita memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugas tersebut, atau bahkan bila anda mengalami kendala dalam mengerjakan tugas anda, bagaimana bila anda berselancar di internet, segala jawaban dari pertanyaan akan dengan mudah anda dapatkan di internet, atau anda bisa bertanya dengan rekan sejawat. Alih-alih merasa sulit, anda akan mendapatkan manfaat, karena secara tidak langsung ilmu anda bertambah setelah mengerjakan tugas tersebut.

Hal yang paling mengerikan adalah ketika kita berpikir tugas tersebut tidaklah penting atau sekedar formalitas dan seremoni (icak-icak kata anak Metro) sehingga kita mengerjakan tugas tersebut seadanya.

Tugas sekecil apapun pasti memiliki dampak terhadap kita dan orang di sekitar kita. Maka jangan pernah merasa tugas atau perkerjaan tidak bergitu penting, ada baiknya untuk selalu menganggap tugas anda sebagai penting, sehingga kita dapat lebih bersemangat dan terpacu dalam menyelesaikan tugas kita dengan hasil yang maksimal.

Tugas atau pekerjaan, sekecil apapun itu adalah sarana belajar dan mengembangkan diri anda, maka tidak akan sia-sia dan akan selalu ada manfaat dibalik setiap tugas.

E= m.c2…
Metro CERIA ( Cerdas cermat, Empati, Responsif, Ilmu-iman, Amal).

.(Rad)

Wahdi Tinjau Perbaikan Jalan dan Kegiatan Masyarakat dengan Bersepeda

Walikota Metro, Wahdi, beserta jajarannya melakukan kegiatan masyarakat dengan bersepeda sekaligus untuk meninjau perbaikan dan pembangunan jalan, Minggu (30/05/2021).

Peninjauan jalan yang berada di Jalan Letjend Suprapto, Metro Selatan, Wahdi mengatakan terkait ukuran, luas dan lebar jalan yang dibangun agar tidak mudah rusak ketika dilalui mobil yang berkapasitas tinggi. Kemudian Wahdi beserta jajarannya dan Dinas KP3 Metro meninjau area persawahan di Kelurahan Margodadi, Metro Selatan yaitu kegiatan Optimalisasi Peningkatan Indeks Pertanaman (OPIP) tahun 2021 agar nanti kedepannya para petani mendapat hasil yang maksimal.

Selanjutnya, Walikota Metro berkesempatan untuk mengunjungi rumah singgah/rumah isolasi Covid-19 di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan. Wahdi mengatakan, terkait pencegahan dan penanganan awal pasien Covid-19 terutama untuk anak-anak dan jauh dari masyarakat. (Ian/ag)

Rakor Persiapan Expo Kota Metro Tahun 2021

Ketua Dekranasda Kota Metro Silfia Naharani mengadakan kegiatan Rapat Koordinas (Rakor) Persiapan Expo Kota Metro tahun 2021, yang dilaksanakan langsung di Kantor Guest House, Jumat (28/05/2021).

Kegiatan ini membahas mengenai tahapan–tahapan yang akan dilaksanakan dalam rangka kegiatan Metro Expo, yang nantinya akan menampilkan produk-produk hasil produksi UMKM yang diproduksi langsung oleh pelaku UKM di Kota Metro.

Selain sebagai ajang promosi pengenalan produk-produk hasil UMKM kepada masyarakat, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memotivasi para pelaku UMKM untuk lebih bisa mengembangkan usahanya.

Ketua Dekranasda Silfia mengimbau dan menegaskan kepada pPemerintah dan seluruh peserta, untuk bisa menyukseskan acara. Apabila UMKM Kota Metro maju, maka akan mengangkat perekonomian masyarakat dan kemajuan kota.

“Menjelang pelaksanaan Expo yang mungkin akan dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19, kegiatan ini akan dilaksanakan secara virtual maupun offline”, ucapnya.

Pada kesempatan itu, dinas yang terlibat yakni Dinas Perdagangan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Selebgram, dan juga Youtuber yang tujuannya yakni untuk memantau sejauh mana persiapan pameran yang akan digelar dan juga nantinya untuk mempromosikan Metro Expo mendatang.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Kepala Dinas Kominfo Farida juga memaparkan siap membantu persiapan Expo seperti pengambilan gambar, video maupun foto produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kedepannya.

“Promosi mungkin nantinya mulai digencarkan di berbagai platform media. Seperti melalui sosial media yang dikelola Pemerintah Kota, video hingga mengajak influencer untuk ikut mempromosikan pameran virtual. Mungkin promosi kami akan digencarkan secara platform media jadi pengunjung bisa dari mana saja. Semakin luas informasinya maka pengunjung yang datang secara virtual juga akan semakin beragam,” papar Farida

Tidak hanya itu, Kepala Disporapar Tri Hendriyanto, mengingatkan bahwa sebaiknya kegiatan besar seperti ini lebih baik dilaksanakan ketika pandemi Covid-19 di daerah kita sudah cukup membaik.

“Lebih baik kita menahan dulu untuk membuat kegiatan besar seperti ini, tetapi tidak masalah jika kegiatan Expo ini dirancang dengan matang terlebih dahulu, jadi jika kedepannya semua sudah membaik, kita bisa langsung melaksanakan,” ungkapnya.

Siti Aisyah juga membenarkan ucapan Kepala Disporapar, dimana Rakor ini sangat penting dilakukan agar pada saat hari H, kegiatan dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan. Mulai dari pembukaan acara hingga pemutaran video produk di setiap sesinya. Mudah-mudahan pada saat hari H tidak ada kendala yang berarti.

“Menariknya, pameran virtual ini rencananya tidak hanya disaksikan oleh warga Kota Metro saja. Sebab, pihaknya juga berharap bahwa orang orang luar juga dapat menikmati pameran secara virtual dan juga offline ini. Sehingga pengunjung yang hadir dari berbagai daerah juga,” ujar Siti Aisyah sekalu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Metro (Gt/Ins).