Wahdi Ikuti Rakor Pelaksanaan PPKM Bersama Gubernur Lampung

Walikota Metro, Wahdi, ikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan PPKM dalam penanganan Covid-19 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama dengan Fokorpimda dan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (26/04/2021).

Diketahui, bahwa PPKM Mikro telah diperluas ke 5 Provinsi, yakni Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung dan Kalimantan Barat. Total di tahap VI ini, PPKM Mikro diberlakukan di 25 Provinsi berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 09 Tahun 2021.

Terkait Rakor tersebut, Arinal meminta Bupati/Walikota hingga tingkat Camat, Lurah, bahwa untuk di tiap wilayah di Lampung agar memperketat protokol kesehatan hingga tingkat pedesaan, terlebih untuk mengantisipasi adanya pemudik yang berasal dari luar Lampung.

Menurutnya, letak Provinsi Lampung sangat strategis dan merupakan gerbang pulau Sumatera, terlebih mudik sudah menjadi tradisi masyarakat. Meski demikian, Arinal mengingatkan agar masyarakat menunda mudik di tahun ini untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona tersebut. Hal itu mengacu pada surat edaran pemerintah pusat terkait larangan mudik.

Lanjutnya mengenai pelaksanaan salat Idul Fitri, Arinal meminta kepada masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing, hal tersebut sesuai dengan kesepakatan bersama.

Menurutnya, pertimbangan ini memperhatikan adanya kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, sehingga diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjemaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.

“Pelaksanaan salat Idul Fitri ini sifatnya sunah, akan tetapi menjaga kesehatan dan keselamatan itu wajib, karena untuk kondisi saat ini masih belum bisa didefinisikan aman. Untuk itu harus ada pengaturan guna menghindari terjadinya penyebaran Covid-19,” kata Gubernur Lampung usai Rakor. (dk)

Qomaru Menyerahkan Bantuan Pembangunan Masjid Nurul Iman

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman memberikan bantuan secara simbolis untuk pembangunan Masjid Nurul Iman di Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, Senin (26/04/2021).

Pemberian bantuan berupa satu paket bahan bangunan kepada masjid ini, merupakan salah satu dari program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota.

Dalam penyerahannya, Qomaru berharap bantuan ini bisa membantu pembangunan masjid tersebut. “Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan bisa sedikit membantu proses pembangunan masjid ini,” ujarnya.

Kemudian pengurus Masjid Nurul Iman H. Wartono, mengucapkan rasa terima kasihnya atas pemberian bantuan tersebut. “Saya dan para warga turut mengucapkan terima kasih sekali kepada Pak Wakil Walikota dan khususnya Pemerintah Kota Metro atas bantuan tersebut supaya masjid ini bisa cepat dibangun kembali,” tuturnya. (tm/cv).

Kapolres Metro Pimpin Apel Siaga PPKM Mikro di Metro Timur

Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati pimpin apel siaga dalam rangka penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kecamatan Metro Timur, didampingi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, dan Staf Ahli Walikota Metro Bidang I, Senin (26/04/2021).

Apel siaga ini dilaksanakan atas dasar Instruksi Walikota Metro Nomor : 4/INS/D-02/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) dalam Rangka Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) Tingkat Kelurahan se-Kota Metro.

Menurut AKBP Retno Prihawati, dilaksanakannya apel ini adalah bahwa PPKM Mikro ini sudah mulai dilaksanakan, yang sebenarnya sesuai Instruksi Kemendagri telah dimulai pada tanggal 20 April sampai dengan tanggal 3 Mei. Jadi, dalam hal ini Walikota Metro mendistribusikan turunan dari Kemendagri tersebut dan selanjutnya kita laksanakan PPKM Mikro ini di Kota Metro sampai dengan tanggal 3 Mei 2021.

Dalam apel ini, Kapolres Metro juga menyampaikan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, dan harus dipahami bersama bahwa PPKM Mikro ini tidak jauh dari konsep sebelumnya. Salah satu kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat tersebut adalah membatasi tempat kerja / perkantoran sebesar 50% dengan memberlakukan prokes yang ketat.

“Konsep berbasis PPKM Mikro ini yaitu di tiap-tiap kelurahan memiliki tempat isolasi bagi pendatang ataupun yang terkena Covid-19. Dalam hal ini tentunya masih banyak kekurangan pada fasilitas-fasilitas yang ada, dan diharapkan bapak Walikota dapat memperbaiki fasiltas-fasilitas tersebut. Namun jika masih belum ada yang memungkinkan maka kita masih memiliki tempat isolasi berskala kota di Bumi Perkemahan,” katanya.

Lanjutnya, AKBP Retno Prihawati mengatakan bahwa akan membentuk beberapa Pos di tiap pintu masuk Kota Metro. “Untuk cek poin di pos masing-masing lokasi ini, kita akan terjunkan 10 personil tiap titiknya, dari Satpol PP 4 orang, Polri 3 orang, TNI 2 orang, dan sisanya dari Dinas Kesehatan dan Dishub,” ujarnya.

Tambahnya Kapolres Metro mengatakan, ada 3 kelompok besar yang harus kita lakukan, diantaranya sosialisasi dan edukasi dengan memanfaatkan masing-masing KTN yang ada, sosialisasi dan edukasi harus diberikan informasi yang valid dan akurat, selanjutnya ada operasi yustisi dan penegakan hukum yang akan dilakukan oleh TNI-Polri dan Satpol PP.

“Untuk para kader dan semua pihak, mari kita satukan hati untuk menjaga Kota Metro agar segera terbebas dari Covid-19 ini,” tutupnya.

Di lokasi berbeda, dilakukan Apel Siaga PPKM Mikro di Kecamatan Metro Barat yang dipimpin oleh Wakil Walikota Metro, Kecamatan Metro Pusat dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Kecamatan Metro Utara oleh Ketua DPRD Kota Metro, dan di Kecamatan Metro Selatan dipimpin oleh Komandan Kodim 0411/LT. (dk)

Apel Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman memimpin apel Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro (PPKM) bersama di halaman Kantor Kecamatan Metro Barat, Senin (26/04/2021).

Qomaru menyatakan penanganan Covid-19 harus ditanggapi dengan serius. “Ini merupakan bagian dari keseriusan Pemerintah Kota Metro untuk menangani Covid-19. Menurut Pemkot Metro kalau diurus dengan tepat mudah-mudahan zonanya berubah dari orange menjadi kuning. Kemudian untuk peninjauan KTN itu merupakan dorongan dari kecamatan masing-masing. Semua KTN juga harus bergerak memberikan pencerahan dan menyadarkan masyarakat pentingnya memakai masker,” ujarnya.

Plt Sekda Bangkit Haryo Utomo menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 selama bulan April. “Informasi per tanggal 25 April 2021 jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 853 jiwa. Jumlah kasus yang terbesar yaitu 29,9 persen terjadi karena dipicu adanya libur panjang. Sudah menjadi perhatian bersama bahwa libur panjang menjadi barometer penambahan kasus Covid-19. Kasus berdasarkan usia terendah yaitu 7 bulan dan tertinggi 82 tahun, paling banyak terjadi di usia produktif dan pada perempuan. Tingkat kematian di Kota Metro mencapai 5 persen, sedangkan rata-rata nasional hanya sebesar 2,7 persen. (tm/cv).

Walikota Metro Salat Gaib Untuk Korban KRI Nanggala 402

Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Qomaru Zaman mengikuti salat subuh sekaligus salat gaib berjemaah untuk korban KRI Nanggala 402 di Masjid Taqwa Kota Metro, Senin (26/04/2021).

Salat Ghaib merupakan salah satu sunah yang dilaksanakan untuk menyalatkan 53 prajurit Anak Buah Kapal (ABK) KRI Nanggala 402 yang telah gugur saat menjalankan tugas negara.

“Mari kita mendoakan agar 53 awak KRI Nanggala 402 yang telah gugur sebagai syuhada agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Walikota Metro.