GenPI Kota Metro Dilantik, Wahdi Tunggu Program Kerja di Bidang Pariwisata

Pelantikan pengurus Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Metro periode 2021-2023 digelar di Hotel Grand Skuntum, Minggu (25/04/2021)

Acara pelantikan ini juga dihadiri Ketua TP-PKK Kota Metro, Silfia Naharani, Wakil Ketua DPRD Kota Metro, Ahmad Husaini, Ketua GenPI Provinsi Lampung, Abdul Rahman Wahid, dan organisasi masyarakat dan pers.

Ketua Pelaksana Pelantikan GenPI Kota Metro, Raden Yusuf menyampaikan, bahwa GenPI Kota Metro siap menjadi mitra pemerintah untuk memajukan dunia pariwisata di Kota Metro.

“Dalam acara ini tentunya kami sejalan dengan Program Walikota Metro, yaitu MB2 yakni Metro Bangga Beli, bangga beli produk lokal Metro. Kami menggunakan kemeja penjahit Kota Metro, masker dari karya anak SLB Kota Metro,” katanya.

Zuli Ardiansyah selaku Ketua Umum GenPI Kota Metro menyampaikan, GenPI Kota Metro siap memajukan dunia pariwisata di Kota Metro.

“Tugas kami di GenPI Metro tentunya tidak mudah dan berat, kami siap bersama-sama memajukan dunia pariwisata Kota Metro,” katanya.

Abdul Rahmad Wahid selaku Ketua GenPI Provinsi Lampung dalam sambutannya, GenPI Metro memiliki tugas yang pelanjutan dari GenPI Provinsi Lampung.

“Semoga GenPI Kota Metro menjadi media terkait promosi Kota Metro. Kami GenPI Lampung sudah berkoordinasi melakukan Penta Helix dan ABCGM. Kalau kita bersinergi Pariwisata dan Ekonomi kreatif di Lampung maka akan maju. Kita harus wujudkan pariwisata bangkit, ekonomi bangkit, dan UMKM maju,” katanya.

Walikota Metro Wahdi mengatakan bahwa, Metro memiliki genetik yang hebat degan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi. “Metro ini selalu saya sebut genetiknya hebat. Metro butuh kondusifitas agar inovasinya meningkat, penuh dengan kreatifitas dan kemajuan,” katanya.

Menurut Wahdi, di masa pandemi semuanya terdampak. Kedepannya, kita mencapai kemajuan budaya dengan misi utama menjadikan Kota Metro sebagai Gemerlang, Generasi Emas Indonesia Cemerlang.

“Anak Metro itu hebat-hebat, ini baru segelintir. Kita ingin Metro itu maju, kita tidak perlu banyak berteori, kita sudah paham ontologinya. Kita sudah paham, epistemologinya, untuk itu kita harus percepat segalanya untuk kemajuan,” katanya. Lanjutnya, Wahdi mengatakan bahwa kita tidak boleh bercengkrama dengan hal negatif, kita harus berbicara hal positif.

“Walaupun Metro tidak punya sumber daya alam, tetapi berbicara sustainable city, yakni adalah bergerak kreatif inovatif, karena SDM nya tinggi. Saya juga menunggu program kerja GenPI Kota Metro ke depannya. Mari kita bersama-sama bersinergi dengan GenPI Kota Metro untuk memajukan pariwisata di Kota Metro,” ujarnya.

Selain pelantikan, karena masih dalam momen Hari Kartini, GenPI Kota Metro juga menciptakan karya lukis wajah dari daun ciptaan Linang Karisma yang diserahkan oleh Walikota Metro, Wahdi kepada Ketua Dekranasda Kota Metro Silfia Naharani.

Adapun pengurus GenPI Kota Metro tahun 2021-2023 adalah sebagai berikut :

Ketua Umum : Zuli Ardiansyah
Sekretaris : Raden Yusuf
Bendahara : Ansori Burcik
Ketua Harian 1 : Dedi Hendriadi
Ketua Harian 2 : Arif Mustafa
Divisi Konten Kreatif : Deri Fitrah Ramadhan
Divisi Humas : Farah Fadilah
Divisi Online : Akhmad Ghufron
Divisi Offline : Linang Karisma
Divisi SDM dan Organisasi : Ahmad Mustaqim

Peresmian Musala Nurul Jannah Kelurahan Ganjar Agung

Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman meresmikan Musala Nurul Jannah, di Jalan Perjuangan RT 35 / RW 012 Ganjar Agung, Metro Barat, Minggu (25/04/2021).

Wahdianto selaku pengurus musala menyampaikan bahwa, Musala Nurul Jannah berdiri di atas tanah wakaf dari Bapak Budi Sarwono, dengan luas tanah 312 meter persegi, yang telah dilakukan peletakkan batu pertama pada Januari 2020 lalu.

“Pada pembangunan musala ini telah menghabiskan biaya kurang lebih 250 juta, murni dari swadaya masyarakat yang peduli dan bertoleransi atas terlaksananya pembangunan rumah ibadah muslim. Musala ini memiliki kapasitas mencapai 50 orang jemaah,” jelasnya.

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, menyampaikan dengan didirikannya Musala Nurul Jannah, semoga dapat meningkatkan kesadaran diri masyarakat muslim akan kewajibannya melaksanakannya solat 5 (lima) waktu, sehingga menjadi amal jariah.

“Semoga musala ini semakin bagus dan jemaah semakin banyak, serta bisa membuat masyarakat muslim sadar akan kewajibannya, sehingga masyarakat muslim mendapatkan pahala yang berkah,” katanya.

Di akhir sambutannya, Qomaru juga menyampaikan bahwa tahun depan Pemerintah Kota Metro mempunyai program hafiz Quran.

“Pada tahun depan kami mempunyai program hafiz Quran, sehingga kami bersosialisasi menyampaikan program ini kepada pengajar SMP, SMA, serta Perguruan Tinggi untuk menyiapkan pelajarnya guna menyukseskan program tersebut, sehingga dapat mengharumkan nama Kota Metro kedepannya,” jelasnya. (La/Gt)