Peresmian Pasar Takjil, Wahdi Ajak Pemuda Metro Menuju Zona Kuning

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan Peresmian Pasar Takjil 28 Purwosari, di Kompleks Kelurahan Purwosari, Sabtu (17/04/2021).

Ahmad Mustaqim selaku Ketua Karang Taruna Purwosari, menyampaikan laporan bahwa Pasar Takjil 28 Purwosari ada 55 pedagang yang sejak Ramadan menjual aneka jajanan atau takjil, tentunya dengan mematuhi standar protokol kesehatan (prokes).

“Kegiatan ini merupakan kegiatan utama kami sebagai Karang Taruna Purwosari pada setiap tahunnya, dan kami selalu menyelenggarakan pasar takjil bersama dengan masyarakat Purwosari selama 30 hari di bulan Ramadan. Alhamdulillah, salah satu pedagang dalam 1 (satu) hari bisa mendapatkan pendapatan sekitar Rp 300.000 sampai Rp 400.000,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Wahdi juga mengatakan, bahwa pengusaha muda kita masih sangat kecil. Dilihat dari laporan BKPM hanya mencapai 3,8%. Maka dibutuhkan inovasi baru dari pemuda Karang Taruna depannya.

Selanjutnya, Wahdi pun menegaskan dengan adanya pasar ini merupakan pertumbuhan ekonomi sesaat, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang saat ini 5,6% mungkin pada masa-masa ini akan naik kurang lebih sekitar 3% bisa sampai 8%.

“Saat ini Kota Metro di zona orange, Pemkot telah membuat baliho sehingga saya meminta agar para pemuda Karang Ttaruna bersama dengan Dinas Kominfo dapat menyebarluaskan ajakan ” Ayo Kita Menuju Zona Kuning,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Walikota Metro Wahdi, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Ketua TP PKK Kota Metro Silfia Naharani, Wakil Ketua TP PKK Kota Metro Asih Kusminah, Polres Kota Metro, Danramil Kota Metro, beserta Camat dan Lurah Purwosari. (cv/la)

Pemerintah Kota Metro Terima Kunjungan Ombudsman Provinsi Lampung

Pemerintah Kota Metro menerima kunjungan dari Perwakilan Ombudsman Provinsi Lampung, dalam rangka silaturahmi dan koordinasi, di ruang kerja Walikota, Kamis (15/4/2021) Lalu.

Kunjungan silaturahmi tersebut diterima langsung oleh Walikota Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman. Turut hadir Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Asisten III, Kepala DPM PTSP Kota Metro, Kepala Dinas PUTR, Kepala Dinas Kominfo dan Kabag Organisasi.

Dalam penyampaian Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, menuturkan kunjungan Perwakilan Ombudsman Provinsi Lampung kemarin, dalam rangka silaturahmi perkenalan dengan Walikota Metro dan Wakil Walikota.

“Ombudsman berkunjung ke Kota Metro dalam rangka silaturahmi dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro. Dimana Pemkot Metro sudah menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang telah disampaikan Ombudsman, dengan langsung turun lapangan bertemu masyarakat untuk rapat bermusyawarah dan bisa terselesaikan,” ujar Bangkit.

Bangkit juga menjelaskan bahwa, selain itu Ombudsman juga akan melakukan penilaian terhadap kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

“Kemungkinan untuk kota Metro akan dilakukan pembinaan, bimbingan teknis terlebih dahulu oleh Ombudsman, sehingga kedepannya pelayanan publiknya akan lebih baik lagi. Terkait apresiasi Ombudsman Provinsi Lampung tersebut beberapa laporan yang berhasil diselesaikan oleh Pemerintah Kota Metro,” terangnya.

Tambahnya, Plt. Sekda Kota Metro berharap perwakilan Ombudsman Provinsi Lampung akan memberikan bimbingan teknis kepada setiap OPD di lingkungan Pemkot Metro.

“Pembinaan Bimbingan Teknis kepada seluruh OPD, agar mengetahui apa itu tugas Ombudsman. Selain itu, bagaimana koordinasi antara OPD dengan Ombudsman. Akan lebih memahami kinerja Ombudsman dan tidak ada rasa takut atau pertanyaan berkaitan dengan tindak lanjut yang disampaikan dari Ombudsman. Hal tersebut akan lebih mendekatkan diri dan lebih mudah untuk berkoordinasi bersama Ombudsman,” ujar Bangkit.