Wali Kota Metro Hadiri Launching Suma.id

Wali Kota Metro hadiri peluncuran Mega Portal Berita Suma.id serta peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nursiah Daud Paloh, Kamis (08/04/2021).

Suma.id atau Sumatera Inspirasi Indonesia, merupakan suatu portal berita yang menyajikan berbagai informasi menarik yang menjangkau seluruh Indonesia khususnya Pulau Sumatera.

Pada kesempatan ini, Wali Kota, Wahdi disambut langsung oleh Pemimpin Redaksi (Pimred) Lampung Post , Iskandar Zulkarnain serta jajaran komisaris Media Group News.

“Portal berita suma.id ini adalah lompatan yang hebat sekali dalam perkembangan teknologi di era dimana semua sudah menggunakan sistem digital. Ya kita ketahui juga di masa pandemi Covid-19 ini baik sekolah hingga pekerja banyak yang menggunakan android,” ujarnya saat dikonfirmasi di halaman kantor Lampung Post.

Wahdi juga menambahkan, di jaman yang semua sudah mengedepankan ilmu teknologi dan intelejensi untuk menangkap informasi dan dengan Suma.id ini juga membawa nama pulau Sumatera dan akan mempublikasikan kinerja pemerintah daerah yang ada di Sumatera.

“Dengan jumlah penduduknya yang sangat besar, dan saya harap suma.id ini dapat menjadi portal berita yang akurat seputar pulau Sumatera,” katanya.

Wahdi juga sangat mendukung atas pembangunan masjid di halaman belakang kantor Lampung Post. Mudah-mudahan segeralah selesai pembangunannya.

“Ada sebuah hadis, dimana setiap siapa yang membangunkan masjid maka akan dibangunkan rumah yang megah di akhirat,” ujarnya. (CR3)

Silfia Pimpin Rakor TP-PKK

Silfia Naharani pimpin Rapat Koordinasi TP PKK  Kota Metro melalui Zoom Meeting membahas rencana dan strategi program TP PKK , di ruang OR Setda Kota Metro, Kamis (08/04/2021).

Pada acara Rakor TP PPK tersebut Silfia Naharani menyampaikan saat membuka Rakor, TP PKK memiliki 4 strategi program. Diantaranya penguatan TP PKK dalam kecamatan dan kelurahan serta Dasawisma. Setiap kelompok kerja (Pokja) dalam struktur TP PKK harus memiliki inovasi dan juga peran yang besar dalam mendukung percepatan penanganan stunting. Melaksanakan kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19, dan melaksanakan kegiatan sesuai Rakernas dan Rakerda.

“Stunting  merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Oleh karena itu, kita perlu mencegah terjadinya stunting, di lingkungan masyarakat, perlu diingatkan lagi peran kader-kader Posyandu dalam masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya itu TP PKK juga memiliki program berbagai inovasi, diantaranya SIMPATIK, SIMANTAP, SIMPEL. Lanjutnya, ditengah pandemi global Covid-19 PKK juga ikut andil dalam membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan memberdayakan masyarakat dalam meringankan perekonomian keluarga, seperti membuat berbagai kerajinan dan lainnya.

Sowiyah selaku Ketua Dasawisma Istana (Tangguh Bencana) juga menyampaikan sambutannya. Dibentuknya dasawisma istana ini merupakan upaya peningkatan ketangguhan bencana dan ketahanan terhadap bencana yang akan terjadi.

“Karena tingginya potensi ancaman dan jumlah masyarakat yang terpapar risiko bencana menyebabkan perlunya meningkatkan keterampilan masyarakat secara terus menerus sehingga masyarakat dapat mengetahui bagaimana harus menghadapi situasi kedaruratan bencana,” pungkasnya.

Sowiyah juga memaparkan bahwa ada 3 poin katana dalam mewujudkan istana, diantaranya menjadi sokoguru ketangguhan, memperkuat upaya ketahanan keluarga melalui informasi media sosial, dan katana juga perlu melibatkan seluruh masyarakat.

“Perlunya motor penggerak dalam pembentukan dasawisma yang kompak. Kami selaku dasawisma istana, sangat amat memanfaatkan pekarangan kosong yang tersisa, melakukan gotong royong, dan memanfaatkan dengan baik hasil tanaman yang di tanam sendiri,” tutupnya. (Ins/cv)

Rapat RPJMD Kota Metro Tahun 2021-2026

Asisten I Kota Metro Ridhwan pimpin rapat rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro tahun 2021-2026 Forum Konsultasi Publik, di Ruang OR Sekda, Rabu (08/04/2021).

Kepala Bidang Sosial Budaya Yulia, memaparkan fokus pembangunan pada tahun 2021-2026, diantaranya pada tahun 2022 fokus penanganan dampak Covid-19 dan penerapan adaptasi baru menuju Metro Sejahtera. Pada tahun 2023 fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur yang berwawasan lingkungan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan pelayanan dasar. Pada tahun 2024 dapat meningkatkan produktivitas ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat. Dan pada tahun 2025 dapat pemantapan pembangunan sumber daya manusia untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya saing dan berbudaya. Serta tahun 2026 fokus pemantapan pembangunan di seluruh bidang dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Disamping itu juga, Yulia menyampaikan permasalah dan isu strategis berdasarkan capaian pembangunan 2016-2020 per bidang urusan, pada bidang pendidikan memiliki permasalahan. Belum meratanya pembangunan sarana prasarana pendidikan di seluruh sekolah Kota Metro dan belum mencukupinya jumlah guru yang persebarannya belum merata di semua jenjang pendidikan dasar dengan isu strategis, pemerataan pembangunan pendidikan di seluruh jenjang pendidikan serta meningkatkan akreditasi sekolah.

Pada bidang kesehatan mempunyai permasalahan munculnya pandemi Covid-19 dan isu strategisnya dengan peningkatan upaya pencegahan penyakit menular dan tidak menular. Serta pada bidang Pekerja Umum dan Penataan Ruang memiliki permasalah masih rendahnya kualitas infrastruktur perkotaan, dan belum terintegrasinya gedung perkantoran pemerintah terutama yang mengampu tugas dan fungsi bidang pelayanan publik dengan isu strategis dapat meningkatkan kualitas pembagunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas dan efektivitas prasarana pelayanan publik.

Pada kesempatan yang sama Ridhwan juga menyampaikan memiliki banyak permasalahan dan isu strategis pada tahun 2016-2020.

“Dengan banyaknya permasalahan dan isu strategis pada tahun lalu, maka dari itu kita dapat menyusun RPJMD strategis baru lagi untuk tahun 2021-2026 kedepan. Sehingga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah di Kota Metro kedepan dapat mencapai sasaran yang tepat pada rencana pembagunan ini,” pungkasnya. (in/la)

Rakor Bulanan DWP Kota Metro

Rapat Koordinasi Bulanan DWP Kota Metro, dan Silaturahmi Songsong Bulan Suci Ramadan 1442 H, di Kantor Dharma Wanita Persatuan, (08/04/2021). Rapat berlangsung dengan penuh khidmat.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP AC Yuliwati Bangkit dan dihadiri langsung oleh Penasihat I Silfia Naharani dan Penasihat 2 Asih Kusninah.

AC Yuliwati Bangkit selaku ketua DWP menyampaikan kepada setiap anggota wajib mengikuti rapat pada setiap bulan karena program kerja dari Dharma Wanita dan juga sebagai ajang silaturahmi sesama anggota. “Seluruh anggota DWP, kedepannya dapat mengikuti rapat setiap bulannya untuk program kerja yang akan dilakukan, pertemuan ini juga sebagai ajang silaturahmi untuk kita juga,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, selaku Penasihat I Silfia Naharani mengharapkan seluruh anggota DWP Kota Metro senantiasa mengembangkan diri dan mempunyai wawasan yang luas.

“Kita sebagai perempuan dan istri Pegawai Negeri Sipil Kota Metro harus mengembangkan diri dan mempunyai wawasan yang luas, serta senantiasa ikhlas bekerja dan mendampingi suami dengan sabar baik dikala suka maupun duka serta senantiasa mengingatkan suami untuk bekerja secara maksimal dan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Rapat koordinasi DWP Kota Metro yang dilaksanakan kali ini dirangkaikan dengan silaturahmi dalam menyongsong bulan Ramadan 1442 H, seluruh anggota dan pengurus saling menyampaikan maaf, dan juga mempersiapkan diri agar lebih siap dalam menghadapi bulan suci Ramadan.

“Disaat inilah kesempatan kita untuk memperbanyak amal ibadah, karena akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Perlu saya ingatkan juga bahwa kita sebagai perempuan atau Ibu Asi Posyandu, kita harus mengurangi penyakit stunting yang ada pada balita,” ungkap Silfi. (ins/cv)

Silfia Wahdi Nilai Lomba Kelurahan Rejomulyo

Penilaian lomba kelurahan tingkat Kota Meto, yang berlangsung di Aula Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan, Kamis, (08/04/2021).

Ketua TP PKK Kota Metro, Silfia Naharani ikut serta dalam rombongan tim penilaian lomba kelurahan. Dalam penilaian kelurahan tingkat Kota Silfia Naharani menerangkan bahwa ada beberapa indikator dalam penilaiannya.

“Adapun beberapa indikator dalam penilaian lomba kelurahan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, keamanan, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan dan juga pemberdayaan kesejahteraan keluarga,” tegasnya

Lanjutnya, Silfia Naharani menerangkan bahwa lomba kelurahan ini bertujuan untuk memacu dan mendorong perbaikan dari segi pemerintahan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, keamanan, partisipasi masyarakat serta pemberdayaan kesejahteraan keluarga.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Rakhmat Sesunan selaku Ketua Penilaian lomba dalam sambutannya mengatakan, melalui kegiatan ini, kelurahan akan berupaya lagi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memaksimalkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pameran pembangunan, pembinaan serta pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat,” ucap Rakhmat.

Di akhir sambutannya, Rakhmat juga mengatakan bahwa pemerintah kelurahan akan terpacu dalam menggali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk kepentingan masyarakat, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera. (Ins/Cv)

Gusman dan Fitria Ikuti Program 100 Hari

Pasangan pengantin Gusman dan Fitria melangsungkan akad nikah tahap kesatu di KUA Metro Selatan, Rejomulyo, dengan mengikuti program 100 Hari Walikota dan Wakil Walikota Metro yakni Fasilitasi Pernikahan, Kamis (08/04/2021).

Pada pernikahan kali ini dihadiri oleh Staf Ahli Qomarudin yang sekaligus mengucapkan selamat kepada keluarga besar kedua mempelai.

Qomarudin mengatakan bahwa kegiatan pada pagi ini adalah Fasilitasi Pernikahan di Balai Nikah yang merupakan salah satu dari lima program 100 hari Penanggulangan Covid-19, yang telah dicanangkan oleh Walikota dan Wakil Walikota sejak masa kampanye pemilihan kepala daerah yang lalu.

Adapun kelima program tersebut yakni, bantuan sosial lansia untuk 1.500 lansia, santunan rumah yatim piatu lembaga kesejahteraan sosial (LKS) dan LKS anak untuk 14 LKS/LKSA, insentif rumah ibadah, fasilitasi pernikahan di balai nikah Kota Metro, dan santunan kematian.

“Program ini bukanlah program yang berdiri sendiri, namun memperkuat dan bersinergi dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah. Program ini mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19. Program ini semata didasarkan pada besaran rupiah yang diberikan namun didasarkan kepada value atau nilai manfaat yang diterima oleh masyarakat dan penerima manfaat,” tuturnya.

Adapun fasilitas dari Pemerintah Kota Metro berupa Sertifikat yang ditandatangani Walikota, dokumen kependudukan, dan bantuan konsumsi. (gt/nv)