Program 100 Hari, Pemkot Metro Fasilitasi Pernikahan

Pemerintah Kota Metro melalui Staf Ahli 1 Walikota Metro Juni Kuswati menghadiri kegiatan Fasilitasi Pernikahan di Balai Nikah program 100 hari penanggulangan dampak Covid 19, di Balai Nikah KUA Metro Utara, Senin (05/04/2021).

Adapun 3 (tiga) hal yang perlu dipahami dalam konteks program 100 hari penanggulangan Covid-19 yaitu, program ini bukanlah program yang berdiri sendiri, namun memperkuat dan bersinergi dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah. Dan program ini juga mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan beban masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19. Serta program ini tidak semata didasarkan pada besaran rupiah yang diberikan namun didasarkan kepada nilai manfaat yang diterima oleh masyarakat dan penerima manfaat.

Pada kesempatannya, Juni kuswati, menyampaikan fasilitas pernikahan di balai nikah merupakan salah satu dari 5 (lima) program 100 hari penanggulangan dampak Covid-19, yang telah direncanakan sejak masa kampanye pemilihan kepala daerah yang lalu. Dari kelima program diharapkan mampu merespon secara tepat sasaran kepada warga yang terdampak Covid-19, dan dapat membantu sedikit meringankan beban ekonomi keluarga. Membantu di rumah yatim piatu atau LKS dan LKSA, serta percepatan dalam memberikan bantuan untuk rumah ibadah di masa situasi pandemi saat ini.

“Selamat atas pernikahan Erdiyan Saputra dan Deva Noviyola pada hari ini, semoga adinda berdua dapat menjadi pasangan suami-istri yang bertakwa kelak menjadi bapak dan ibu bagi putra putri ananda berdua, dan mendapatkan barokah dari Allah SWT, membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” tutup Juni Kuswati.(dk/la)

Ketua TP-PKK Kota Metro Pimpin Penilaian Lomba Kelurahan tahun 2021

Ketua Tim Penggerak Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Metro, Silfia Naharani memimpin tim penilaian lomba kelurahan Kota Metro tahun 2021 yang dalam rangka melakukan penilaian di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Senin (05/04/2021).

Dalam penilaiannya, Kelurahan Purwosari sebagai wakil dari Kecamatan Metro Utara, menampilkan beberapa produk UMKM, diantaranya adalah keripik, kue kering, sayuran, hingga ikan hias. Kelurahan Purwosari juga dalam penilaian itu menampilkan pencak silat, senam berjaya, hingga video kelurahan.

Silfia Naharani, dalam kesempatan sambutan mengatakan, bahwa penilaian menitikberatkan pada beberapa hal, sesuai dengan bidang-bidang tim penilai. Dari segi PKK menurutnya, adalah pencapaian pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan oleh perempuan.

“Untuk penilaiannya, tentunya adalah bagaimana pemberdayaan perempuan terutama dalam menangani pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Menurut Silfia Naharani kegiatan yang berasal dari tingkat bawah memang butuh dorongan dari pemerintah. “Pembangunan yang bottom – up (bawah ke atas) itu yang sangat utama, jangan semuanya dari atas (up – bottom) kalau semuanya dari atas, maka masyarakat melakukannya tidak ikhlas, kembali lagi kehadiran pemerintah untuk mengapresiasi dan mendukung,” katanya.

Beberapa titik juga menjadi penilaian, diantaranya gedung kelurahan, KTN, Posyandu, Rumah Pintar, KWT, petani lokal, komunitas radio warga, hingga Poskamling. Dalam kesempatan penilaian, dihadiri Sekretaris TP-PKK Kota Metro, Asisten 1, Camat Metro Utara, Lurah Purwosari, Para Pamong, Karang Taruna, KWT. (Ysf)

Apel Mingguan Pemkot Metro Tahun 2021

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar apel pagi mingguan yang dipimpin oleh Walikota Metro Wahdi. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Pemkot, Senin (05/04/2021).

Pada apel mingguan Pemkot yang diikuti oleh Wakil Walikota Metro, Asisten I, II dan III, serta seluruh staf kantor Pemkot Metro.

“Pada pagi ini kita kembali melaksanakan apel yang hampir setahun lebih kita tidak melaksanakan. Nilai kesatuan harus dipegang secara utuh. Oleh karena itu, sebagai aparatur negara kita harus menjalankan kewajiban dengan baik”, jelas Wahdi.

Tak hanya itu, Walikota Metro Wahdi juga berpesan kepada peserta apel untuk menyampaikan kepada OPD di Pemkot Metro agar dapat kembali melaksanakan apel mingguan di OPD masing-masing.

“Saling mengingatkan kepada peserta apel bahwa kita merupakan suri teladan bagi masyarakat. Oleh karena itu, saya mengingatkan saat ini kita berada di zona orange, jadi kita harus patuh protokol kesehatan (prokes), sehingga harapan di bulan Ramadan nanti kita sudah memasuki zona kuning,” tutupnya.(in/la)