Penambahan 4 Kasus Covid-19 Kota Metro

Penambahan 4 Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Metro, Rabu (27/01/2021).

  1. Pasien 476 : Tn. FL (32 tahun), dengan alamat Iringmulyo. Kronologisnya pasien bekerja di sebuah bank. Pada tanggal 21 Januari mengikuti rapid antigen yang telah dijadwalkan pihak kantor dengan hasil reaktif. Lalu pada tanggal 22 swab mandiri  dan tanggal 24 Januari hasilnya dinyatakan positif. Saat ini isolasi mandiri dirumah.
  2. Pasien 477 : Ny. TR (39 tahun), dengan alamat Iringmulyo. Kronologisnya pada tanggal 16 Januari pergi ke Bandarlampung, karena kedatangan tim audit dan mendapat info beberapa hari kemudian apabila tim tersebut dikabarkan terkonfirmasi positif. Pada 20 Januari melakukan rapid antigen hasilnya reaktif. Lalu melakukan swab mandiri di Lab kesehatan daerah dan 23 Januari hasilnya dinyatakan positif. Saat ini isolasi di Wisma Alfaro.
  3. Pasien 478 : Tn. AS (30 tahun), dengan alamat Margorejo, Metro Selatan. Kronologisnya pasien melakukan swab PCR secara mandiri di Lab Intibios hal tersebut dalam rangka keperluan penerbangan dan tanggal 24 Januari, hasilnya dinyatakan positif. Saat ini isoman di rumah.
  4. Pasien 479 : Ny. MJ (36 tahun), dengan alamat Banjar Sari. Kronologisnya pada 20 Januari pasien mempunyai keluhan demam, sakit kepala, batuk, indera perasa mulai hilang. Lalu pada tanggal 21 Januari mengikuti swab antigen dari kantor hasil reaktif. Tanggal 24 swab mandiri di Lab Intibios hasilnya dinyatakan positif. Saat ini isolasi mandiri dirumah.

Mari Berkolaborasi, Pemkot Bengkulu Lakukan MOU dengan Pemkot Metro

Penandatanganan Kesepakatan bersama antara Pemkot Bengkulu dan Pemkot Metro, berlangsung di OR Setda, Rabu (27/01/2021).

Pada kesempatannya Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan, selamat datang kepada Walikota Bengkulu beserta jajarannya. “Melalui MoU ini, saya berharap dapat membawa dampak yang baik, efektif dan efisien, serta lebih optimal dalam penyelenggaraan pembangunan pada kedua wilayah,”tuturnya.

Sementara itu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan dalam sambutannya mengatakan bahwa setiap pemerintahan mempunyai keinginan yang sama yakni menyejahterakan masyarakatnya. Adapun beberapa program yang diterapkan di Kota Bengkulu yakni, membuat program APBD untuk rakyat, kendaraan dinas pada hari Sabtu dan Minggu dipergunakan masyarakat dalam acara lamaran dan pernikahan, fasilitas rumah dinas Walikota diperuntukan bagi para pengantin baru berbulan madu, 100% anak yatim di Bengkulu diwajibkan diangkat anak oleh keluarga pemkot.

Dan selanjutnya, program lain seperti insfrastruktur 22 jalanan provinsi diambil alih dan dilakukan pelebaran, TPP gaji diberikan kepada anak yatim minimal 100rb setiap bulannya dengan catatan TPP yang didapatkan dinaikkan terlebih dahulu agar tidak ada komplain dari semua pihak, janda tua diprogramkan melalui Baznas untuk dinafkahi tanpa harus dinikahi, namun untuk janda muda difasilitasi untuk menikah kembali serta diikuti program jemput sakit pulang sehat, dan program ambulans gratis, agar masyarakat bahagia.

“Sekarang bukan zamannya untuk berkompetisi, tapi saat ini mari kita berkolaborasi dan bersinergi. Kami datang untuk mewujudkan program-program dua daerah,” tandasnya.

Dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Kesepakatan Bersama Antara Pemkot Bengkulu dan Pemkot Metro serta pemberian cinderamata. (gt/nv)