Walikota Metro Hadiri Sertijab Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung

Walikota Metro Achmad Pairin, hadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Lampung yang berlangsung di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Senin (09/11/2020).

Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung tersebut dari Hari Wiwoho kepada Andri Yogama.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Wilayah Provinsi Lampung kepada Andri Yogama. Arinal berharap dengan adanya kehadiran kepemimpinan yang baru ini serta pengalamannya bertugasnya selama ini, dapat memberikan warna, semangat serta motivasi baru dalam penyelesaian tugas-tugas di Provinsi Lampung, serta dapat terus mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan yang lebih optimal.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung yang lama, Heri Wiwoho, yang telah bersinergi mengawal laporan keuangan di Provinsi Lampung.

Sambungnya, Arinal mengatakan bahwa kerja sama Pemerintah Provinsi Lampung dengan BPK Perwakilan Lampung selama ini telah membuahkan hasil yang positif terhadap penilaian kualitas pengelolaan keuangan daerah yang ditandai dengan perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) maupun dengan Pengecualian di tingkat Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

“Pemprov Lampung siap untuk bekerja sama secara optimal dengan BPK Perwakilan Lampung dalam setiap tahapan pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian sampai dengan pelaporan pelaksanaan pembangunan, termasuk menyelesaikan seluruh temuan hasil pemeriksaan yang menjadi kewajiban Pemprov Lampung,” ujarnya.

Diketahui, Andri Yogama dilantik berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Jenderal Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor : 160/K/X-X.3/10/2020. Sedangkan Kepala Perwakilan Lampung sebelumnya, Hari Wiwoho yang menjabat sejak Juli 2019 kini mengemban tugas baru sebagai Kepala Auditorat IV.B pada Auditorat Keuangan Negara IV. (dk)

Pagelaran Virtual Seni di Kota Metro

Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekraf Kota Metro mengadakan Pagelaran Virtual dengan menampilkan komunitas-komunitas kreatif muda, di Taman Bunga Asri Tejosari, Metro Timur, Senin (09/11/2020).

Kepala Disporapar Tri Hendriyanto, menyampaikan terima kasih kepada kelompok komunitas kreatif yang telah ikut serta dalam pagelaran virtual kali ini.

“Terima kasih kepada komunitas Sanggar Kusumalalita, Generation Partydance, komunitas musik Sixthmonth, Oneclick, Nusaethnic dan JKband serta Ikatan Muli Mekhanai Kota Metro, yang telah ikut meramaikan pagelaran virtual ini,” ujarnya.

Tri Hendriyanto menginginkan, road show pagelaran komunitas kreatif secara virtual ini diharapkan dapat melahirkan serta mendorong munculnya pelaku usaha baru dan menumbuhkan pelaku ekonomi kreatif. Terutama meningkatkan kapasitas masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Kegiatan ini merupakan sarana sosialisasi dan promosi, dimana pelaku ekonomi kreatif diberikan waktu dan ruang untuk menampilkan seni atau karya usahanya, sehingga dapat direspon dan dikenal oleh masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, Tri Hendriyanto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro terus berupaya meningkatkan lahirnya usaha baru ekraf dan dapat menghasilkan produk unggul dengan citra atau brand yang dikenal di pasar nasional maupun global. (Sr).

Pelebaran Jalan Cendrawasih, Pemkot Minta Masyarakat Segera Urus Sertifikat

Sekitar 500 massa LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar aksi damai dengan menyuarakan suara rakyat terkait pembangunan perluasan Jalan Cendrawasih, di depan Kantor Pemda Kota Metro, Senin (09/11/2020).

Ketua LSM GMBI dari Kelurahan Sumbersari Bantul Eko Joko Susilo, menyampaikan bahwa mereka berkomitmen untuk membela kepentingan masyarakat yang terzolimi dan tertindas.

“Kami berkomitmen untuk membela kepentingan masyarakat  dan akan berperan aktif dalam penyelenggaraan negara yang bersih,” ujarnya.

Aksi berjalan lancar tanpa tindakan rusuh, sekalipun suasana sempat memanas terjadi aksi dorong pintu gerbang kantor Pemda Kota Metro.

Di tengah berjalannya aksi damai, sebanyak 26 orang dari LSM GMBI untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung di Aula Pemerintah Kota Metro.

Ali Mutarmuhamas selaku pemimpin teritorial LSM GMBI, menyampaikan persoalan perluasan jalan di Sumbersari Bantul selebar 970 m2  yang merugikan 26 warga.

Mereka menuntut Pemerintah Kota Metro untuk melakukan pembenahan, terkait proyek perluasan pembangunan Jalan Cendrawasih sepanjang ruas jalan, kurang lebih 970 m2 .

Wakil Walikota Djohan memberikan tanggapan, mengenai pelebaran jalan yang menuju ke Bumi Perkemahan.

“Ini hanya adanya keterlambatan komunikasi antara warga dan pemerintahan. Mari kita adakan pembenahan antara semua, adanya pelepasan hak tanah dari masyarakat ke pemerintah,” kata Djohan.

Lanjutnya, Wakil Walikota Metro berharap sebelum masa jabatannya selesai, semua permasalahan pertanahan dan perubahan sertifikat tanah untuk cepat untuk diselesaikan.

“Terkait perluasan jalan di Sumbersari Bantul ada beberapa proses yang belum dilakukan, diantaranya hak-hak kepemilikan masyarakat. Hal ini termasuk proses pelepasan lahan masyarakat yang terkena perluasan jalan, untuk segera mengumpulkan sertifikat, agar dapat dilakukan tindakan,” tandasnya. (Ins/Cv/ Ika).

figcaption { font-size: 10px; text-align: center; }