Perjanjian Kerja Sama Antara RSUD Jend Ahmad Yani Metro Dengan Kejaksaan Negeri Metro

Direktur Rumah Sakit Umum Jendral Ahmad Yani Metro dan Kepala Kejaksaan Negeri Metro menandatangani perjanjian kerja sama yang berlangsung di Aula Rumah Sakit Umum Jendral Ahmad Yani Kamis (03/09/2020), dihadiri oleh jajaran pejabat struktural Rumah Sakit Umum Jendral Ahmad Yani dan para pejabat Kejaksaan Negeri Metro.

Direktur Rumah Sakit Umum Jendral Ahmad Yani Metro Trestyawaty Tondi Nasution mengatakan, penandatanganan MoU tersebut merupakan perwujudan komitmen bersama sebagaimana yang telah dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama antara Rumah Sakit Umum Daerah Jendral Ahmad Yani dan Kejaksaan Negeri Metro.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kesepakatan bersama ini, dengan harapan nantinya dapat bekerja sama dengan lebih baik lagi,”ujarnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Metro Riki S. Tarigan sangat bangga bisa hadir di RSUD serta dapat melihat langsung semua tenaga medis yang telah berjuang keras pada masa pandemi Covid-19.

Terkait perjanjian kerja sama ini yakni tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, Kejari Metro berharap kesepakatan bersama ini dapat mewujudkan visi dan misi kedua lembaga dan dapat mewujudkan tujuan nasional sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD 1945.

“Kami berterima kasih atas kepercayaannya sehingga terjadinya kerja sama ini, semoga dapat mewujudkan visi dan misi kedua lembaga kedepannya,” tuturnya.

Di akhir acara, dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dan foto bersama. (dk/nv)

Rapat Paripurna Penandatanganan Kebijakan Umum Perubahan APBD Kota Metro Tahun 2020

Rapat Paripurna Penandatanganan Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Kota Metro Tahun 2020 yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro Kamis, (03/09/2020).

Dalam kesempatannya, Walikota Metro menyampaikan bahwa pada hari ini telah menyepakati kebijakan umum perubahan anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD tahun 2020, dengan asumsi mikro yang melandasi penyusunan perubahan struktur anggaran untuk membiayai program dan kegiatan dalam rangka pencapaian target yang menjadi titik penting dalam penentuan keberhasilan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro.

“Dan melalui proses diskusi kita telah menyusun prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada 3 bulan terakhir di tahun 2020 ini. Sebagaimana telah kita ketahui bersama kami di jajaran eksekutif tentunya akan menggenjot pencapaian target RPJMD sebagai indikator keberhasilan masa jabatan,” ucap Achmad Pairin.

Sebelum menutup pidato ini, Walikota Metro juga berharap agar seluruh jajaran pemerintah agar dapat berkoordinasi kembali guna menetapkan hasil kesepakatan dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD dalam dokumen RPL perubahan tahun 2020. (Tm/In/Ys)