HUT Polwan Ke-72, Polres Kota Metro Buat Video Dokumentasi

Peringatan HUT Polwan ke-72 Polres Kota Metro melakukan pembuatan video dokumentasi bertema “Metro Cegah Corona” di Lapangan Stadion Tejosari 24, Senin (31/08/2020).

Bersama acara tersebut, anggota GOW dan PKK turut berpartisipasi dengan menggunakan setelan merah putih dipandu oleh Kapolres membentuk formasi membentuk kata “METRO”.

Dalam pembuatan video ini juga para anggota Polwan, Pol PP dan anggota Dinas Perhubungan membentang spanduk bertuliskan HUT POLWAN Ke-72 dan Bendera Merah Putih dengan mengendarai sepeda motor.

Kapolres Metro Retno Prihawati mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama mencegah penyebaran virus corona.

“Kita para wanita dari semua unsur harus bisa membantu mencegah penyebaran virus corona di Kota Metro,” tuturnya.

Sementara Ketua TP-PKK Heriyati Pairin mengharapkan, kepada para anggotanya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Selepas dari kegiatan ini diharapkan para ibu-ibu untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dimanapun dan kapanpun,” ujarnya.

Acara ini juga turut hadir Ketua GOW, Ketua Persit dan Ketua Bhayangkari Kota Metro. (Tm/Ia).

Pengukuhan IPHI Daerah Kota Metro Periode 2020-2025

Walikota Metro Achmad Pairin hadiri acara pemberian santunan anak yatim dan pengukuhan Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) daerah Kota Metro periode 2020-2025, di Wisma Haji Al Khairiyah, Sabtu (29/08/20).

Dalam rangka kelancaraan organisasi dan pelaksanaan program kerja IPHI sangat perlu ditetapkan komposisi dan personalia pengurus daerah IPHI masa bakti 2020-2025, yang nantinya dapat melaksanakan tugas sebagai pengurus daerah IPHI.

Diketahui, sebanyak 100 orang anak yatim piatu, disabilitas dan orang kurang mampu mendapatkan santunan berupa uang tunai dari IPHI.

Zakaria Ahmad selaku Ketua IPHI Kota Metro mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota yang telah membantu IPHI sehingga tercapainya acara pengukuhan di hari ini dan semoga melalui momentum ini, IPHI dapat bermanfaat bagi semua pengurus.

Walikota Metro Achmad Pairin dalam sambutannya memberikan apresiasi serta ucapan selamat kepada kepengurusan yang baru.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Metro mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan IPHI yang baru, semoga dapat mengemban tugas dengan baik kedepannya,” ucap Pairin.

Achmad Pairin juga menambahkan, bahwa IPHI merupakan wadah berhimpunnya umat muslim yang sudah melaksanakan ibadah haji. Diharapkan dengan adanya organisasi ini, setiap anggota bisa mengembangkan organisasi dengan menempatkan kegiatan ibadah dan harus lebih maju lagi daripada organisasi lain. (In/va)

TP-PKK Sosialisasikan Tatanan Normal Baru

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Metro beserta jajaran Polres Metro menghadiri sosialisasi pelaksanaan tatanan normal baru di Kecamatan Metro Barat, Kamis (27/8/2020).

Ketua PKK Heriyati Pairin mengharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada. “Diharapkan masyarakat Kota Metro dapat beradaptasi dengan tatanan normal baru selama 5 bulan terakhir. Selalu memakai masker dan jaga jarak terutama untuk di wilayah pasar ini. Karena pedagang disini pasti selalu berinteraksi dengan warga lainnya, ditakutkan virus tersebut akan menyebar,” harapnya.

Kapolres Kota Metro Retno Prihawati mengatakan masyarakat harus memahami terlebih dahulu pengertian dari adaptasi normal baru. “Masyarakat harus mengerti terlebih dahulu apa itu normal baru, dikarenakan banyak dari mereka salah mengartikan normal baru yang tadinya tidak menggunakan masker sekarng harus memakai masker kemanapun dan dimanapun, mencuci tangan dan menjaga jarak. Nantinya akan diresmikan Perwali tentang penggunaan masker agar masyarakat tetal disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sebelumnya tim TP-PKK beserta rombongan melakukan pembagian masker kepada masyarakat di sekitar Pasar Shopping dan anggota dasawisma. (Tm/Gt).

Rakor Virtual bersama Menko Polhukam

Walikota dan Wakil Walikota Metro beserta Fokorpimda  menghadiri rakor secara virtual bersama Menko Polhukam Mahfud MD di OR Setda Kota Metro, Kamis (27/08/2020).

Mahfud MD mengatakan, rakor ini dilakukan guna membahas tentang penanggulangan Covid-19 pada Pemilu yang akan berlangsung tanggal 9 Desember 2020. Dengan dihadiri Mendagri, Gubernur dan Walikota se-Indonesia.

“Kita tidak bisa memprediksi kapan Covid-19 ini akan berakhir, namun jika dibiarkan akan timbul kondisi seperti perekonomian sulit dan mempengaruhi politik. Selain itu, Pemilu serentak juga tidak boleh mundur karena ini merupakan pesta demokrasi, namun jangan sampai mengalami kesusahan karena Covid-19 ini,” ucapnya.

Selanjutnya, Menko Polhukam juga memaparkan adapun program utama satuan tugas yang sedang dijalankan yakni, Indonesia aman, Indonesia sehat, Indonesia berdaya, Indonesia tumbuh dan Indonesia bekerja. (Ys/In)

Misnan Resmi Menjabat Selaku Sekretaris Daerah Kota Metro

Misnan  menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebagai Sekretaris Daerah Kota Metro di Aula Pemda setempat, Rabu (26/08/2020).

Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan selamat kepada Misnan S.Sos atas pelantikan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro.

“Semoga dengan jabatannya mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, karena status Pejabat Sekda sesungguhnya sama dengan pejabat Sekda definitif,” ungkap Pairin.

Pairin juga mengatakan  dengan diangkatnya pejabat Sekda Kota Metro dikarenakan adanya kekosongan jabatan Sekda Kota Metro. Pelantikan ini menjadi penting, lantaran mempunyai tugas strategis yaitu, membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan dan pengkoordinasian administatif pelaksanaan tugas perangkat daerah, serta pelayanan administratif.

“Kami berharap, pejabat Sekda dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. Selain itu juga, Pejabat Sekda harus memastikan program-program prioritas Pemkot Metro berjalan sesuai rencana,” kata Pairin.

Pada kesempatan yang sama, Achmad Pairin juga mengingatan kepada pejabat Sekda dan seluruh Pimpinan Perangkat Daerah, untuk melakukan pengawasan kepada ASN terkait pelaksanaan Pemilukada di Kota Metro, agar tetap menjaga netralisasi dan tidak terjebak dalam politik praktis.

Staf Ahli Bidang I Provinsi Lampung Saiful Darmawan, mewakili Gubernur Lampung mengatakan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekda yang baru, mampu meningkatkan kemajuan daerah Lampung khususnya di Kota Metro.

“Saya yakin dan percaya dari pengalaman yang dimiliki Pejabat Sekda, mampu membantu pemimpin daerah. Saya juga minta ASN tidak terlibat dalam demokrasi Pilkada dan harus netral. Dalam kesempatan ini juga, saya ucapkan terima kasih kepada A. Nasir MM yang telah menjalankan tugasnya sampai purnabakti,” ujar Saiful Darmawan. (Sr/Dk).

Rapat Pembahasan Terkait Pembelajaran Tatap Muka di Era Covid-19

Sebanyak 5 SMP serta 18 SD negeri dan swasta di Kota Metro telah memperoleh rekomendasi dari Satgas Covid-19, dan siap lakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Ria Andari membenarkan bahwa dalam waktu dekat akan diberlakukan sistem pembelajaran tatap muka di beberapa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Metro. Dengan catatan sekolah tersebut telah diverifikasi oleh tim dari Dinas Pendidikan yang kemudian mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan saat rapat pembahasan peningkatan mutu pendidikan pada masa pembelajaran di era Covid-19 yang berlangsung di aula Dinas Pendidikan, Rabu (26/08/20). “Proses pembelajaran akan lebih efektif dan lebih baik lagi apabila bertatap muka, akan tetapi hal tersebut tetap atas rekomendasi Satgas Covid-19.

Adapun nama SD yang telah diusulkan adalah SD Teladan, SD N 2 Metro Timur, SD N 12 Metro Pusat, SD N 2 Metro Barat, SD N 11 Metro Pusat, SD N 4 Metro Selatan, SD N 4 Metro Timur, SD N 4 Metro Barat, SD N 2 Metro Selatan, SD N 1 Metro Selatan, SD N 6 Metro Pusat, SD N 8 Metro Barat, SD Xaverius, SD IT WU, SD Aisyiyah, SD Alquran, SD Al Mukhsin, SD Nurul Huda.

Kemudian SMP N 6, SMP N 8, SMP N 2, SMP N 9 dan SMP Muhammadiyah 1. Dan untuk sekolah yang belum mendapatkan rekomendasi masih bisa mengajukannya ke pihak Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Walikota Metro Djohan  berterima kasih kepada Dinas Pendidikan yang telah memberikan kesempatan untuk memberikan arahan terkait pembelajaran tatap muka di Kota Metro. 

“Pendidik harus memiliki kompetensi dalam mengajar agar menjadi lebih baik lagi, serta mau belajar dari pengalaman orang lain yang terdahulu. Apabila memang sudah siap bertatap muka dengan siswa maka segala sesuatunya harus dipersiapkan sedemikian rupa untuk kebaikan dan kesehatan siswa-siswi didik di sekolah.

Tetap terapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat untuk mencuci tangan, lakukan latihan kawasan wajib pakai masker, dan tempat duduk harus diberikan jarak,” tandasnya. (in/va/cv)