Penyerahan 1350 Sertifikat Tanah di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat melakukan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat secara virtual, di OR Setda Kota Metro, Jumat (03/07/2020).

Kepala BPN Kota Metro Rahmad mengatakan, sejak 2017 Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Metro mencapai 11.005 bidang. Pada tahun ini dengan target 1350, untuk Kota Metro sudah tercapai.

“Sejumlah 1350 sertifikat tanah ini akan kami bagikan secara langsung kepada masyarakat selama 2 minggu. Semoga dengan adanya PTSL kali ini dapat  membantu masyarakat dalam perekonomian, sehingga dari sertifikat bisa membantu dalam modal usaha,” ujar Rahmad.

Wakil Walikota Metro Djohan, menyampaikan PTSL untuk masyarakat merupakan program strategi nasional. Dengan pembuatan sertifikat ini telah memberikan nilai positif pada masyarakat Kota Metro.

“Alhamdulilah kami ucapkan terima kasih kepada Menteri beserta jajaran atas upaya selama ini, sehingga di Kota Metro seluruh tanah telah bersertifikat semuanya,” kata Djohan. (Sr/Dk)

Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat Secara Virtual

Pemerintah Kota Metro bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat mengikuti penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat secara virtual, di OR Setda Kota Metro, Jumat (03/07/2020).

Selain Kota Metro, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Utara juga mengikuti acara ini. Proses ini telah diikuti oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang RI Sofyan Jalil, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Surya Tjandra, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kepala BPN Provinsi Lampung, Kepala Daerah serta Kepala BPN setiap Daerah serta perwakilan masyarakat.

Sambutan Menteri Agraria Sofyan Jalil terimakasih kepada kepala BPN yang telah mengupayakan menyerahan sertifikat kepada masyarakat yang berhak.

“Saya rasa masyarakat sangat senang sekali, dengan penertiban sertifikat ini. Selain itu juga hal ini sebagai upaya kita agar lahan dan tanah di Provinsi Lampung tersertifikat secara menyeluruh, seperti di Kota Metro,” ungkapnya.

Sofyan Jalil juga menegaskan bahwa, untuk sisah bulan di akhir tahun untuk dimanfaatkan dengan membenahi data yang kurang dan salah. “Saya juga merasa senang, jika masyarakat banyak berdatangan langsung dan mulai memuji BPN akan pelayanan. Kita harapakan di tahun 2024 pelayana kita secara elektronik dan tanah sudah terdaftar, sehingga tidak adanya masalah sengketa tanah,” ujarnya.

“Dan saya ingatkan kepada masyarakat, jangan sampai dengan adanya sertifikat tanah ini, masyarakat malah banyak yang kehilangan asetnya yang telah menjadi jaminkan modal,” kata Sofyan Jalil.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan tidak menjadi hambatan dengan adanya Covid-19 ini dalam penyerahan sertifikat untuk rakyat. Pada kesempatan ini Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Provinsi Lampung sebanyak  4.231.820 bidang tanah dengan rincian 65 % tanah sudah terdaftar dan sebanyak 34,9% belum terdaftar dan bersertifikat. (Sr/Dk)