Pemkot Metro Gelar Apel Siaga Mematuhi Protokol Kesehatan

Walikota Metro Achmad Pairin didampingi Dandim 0411/LT Burhanuddin dan Kapolres Metro Retno Prihawati memimpin Apel Siaga Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan di sepanjang jalan AH.Nasution, Sabtu pagi (30/05/2020).

Dalam pelaksanaan apel ini merupakan persiapan menghadapi kehidupan yang lazim bagi masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan uji coba selama satu bulan ke depan dan akan ada penyediaan tower air di beberapa titik keramaian, dua unit bentor, alat semprot desinfektan dan alat sterilisasi bagi pedagang.

Pairin mengatakan perlunya sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. “Pencegahan dan penanganan (covid-19), perlu disosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat agar masyarakat mau mendengar, mengerti dan bisa melaksanakan, tentunya program kita ini harus jelas, saya mengajak seluruh anggota didalam mensosialisasikan ini dengan tata krama dan dengan etika”, ucapnya.

Burhanuddin menuturkan kepada tim gugus tugas untuk melaksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat dan keikhlasan. “Ini merupakan babak baru kepada masyarakat untuk hidup normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Jika tidak dilaksanakan dengan baik akan banyak masyarakat yang terdampak, semoga para anggota bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab, penuh semangat dan keikhlasan, semoga kita semuanya diberikan kekuatan, perlindungan dan kesehatan untuk melakukan kegiatan 1 bulan ke depan,” tuturnya.

Kemudian pemberian penghormatan tanda pita gelar pasukan gugus tugas diberikan kepada perwakilan TNI, Polri dan Satpol PP. (Tm/Cv/Dk).

Gladi Resik Apel Siaga Covid-19 

Tim Gugus Tugas Covid-19 mengikuti persiapan Apel Siaga Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di depan Posko Pengamanan Taman Merdeka, Jumat sore (29/05/2020).

Sejumlah aparat dari TNI dan Polri hingga seluruh pegawai kelurahan dan kecamatan Kota Metro, turut mengikuti jalannya gladi tersebut di sepanjang Jalan AH. Nasution yang telah ditutup sementara untuk umum.
Kegiatan ini diadakan untuk kesekian kalinya sejak wabah virus corona memasuki Indonesia khususnya Kota Metro, hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan rajin cuci tangan pakai sabun guna mencegah terjadinya penularan virus tersebut. (Tm/Cv).

Kota Metro Kembali Raih WTP Untuk Kesepuluh Kalinya

Pemerintah Kota Metro kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019, yang merupakan predikat kesepuluh kalinya secara berturut-turut.

Penyerahan LKPD Kota Metro dilakukan secara daring (online) melalui video conference di Ruang OR Pemda Kota Metro, sesuai dengan protokol kesehatan pada masa pandemi virus Covid-19, Kamis (28/05/2020).

Kepala BPK RI Perwakilan Lampung, Hari Wiwoho, menyampaikan bahwa opini yang diberikan oleh pemeriksa atas kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2019. Penyerahan WTP diberikan kepada Pemerintah Kota Metro dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Namun demikian BPK masih menemukan beberapa permasalahan dalam laporan keuangan, namun secara prinsipil tidak mempengaruhi kewajaran dari LKPD kedua daerah. Namun saya berikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang telah mampu mengelola keuangan daerah sehingga dapat meraih opini WTP,” ujarnya.

Tambahnya, Hari Wiwoho mengatakan pengelolaan keuangan daerah harus mengarah kepada terwujudnya peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Metro secara adil dan merata.

“Saya ingatkan beberapa rekomendasi yang terdapat dalam LHP LKPD tersebut, agar dapat ditindaklajuti selambat-lambatnya 60 hari sejak LHP diterima,” ungkapnya.

Walikota Metro Achmad Pairin, mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Lampung, yang mampu memberikan berbagai pelajaran, saran dan masukan, atas perbaikan pengelolaan keuangan daerah di Kota Metro agar lebih baik.

“Dengan diraihnya opini WTP untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut oleh Kota Metro, tentunya tidak terlepas dari kerja sama dan kerja keras dari berbagai pihak. Saya berharap Sekretaris Daerah dan OPD yang terkait, agar rekomendasi yang disampaikan dalam LKPD dapat ditindaklanjuti sesegera mungkin,” ujar Pairin.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Metro, Sekretaris Daerah, Inspektur Kota Metro, Kepala BPKAD dan jajaran, serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Panen Raya Poktan Tejo Makmur I

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro melakukan Panen Raya di Hamparan Poktan Tejo Makmur I, Kelurahan Tejosari, Rabu (20/05/2020).

Luas  tanam padi di Metro Timur 462 hektar, dan panen saat ini seluas 30 hektar. Apabila dihitung maka produksi padi untuk MT I/2020 mencapai 21.002,4 ton atau setara dengan 16.8-1,92 gabah kering giling dan apabila diversikan menjadi beras menghasilkan 10.081,15 ton,” jelas Kepala Dinas KP3.

Selanjutnya, Heri Wiratno pun menegaskan bahwa akan segera dilakukan percepatan tanam padi yakni sekitar bulan Mei (usai Lebaran). Dengan target tanam seluas 71 hektar sehingga pada awal juli sudah dapat tutup tanam seluas 1.434 hektar.

Pada kesempatannya, Walikota Metro mengucapkan rasa syukur dimana panen kali ini mengalami peningkatan yang semula perkiraan 70 saat ini mencapai 72 ton.  “Tahun depan akan ada penyempurnaan irigasi, setelah program itu terlaksana mudah-mudahan cukup 1 kali panen yang digilir, sehingga kedepannya 2.980 hektar lahan tanam padi dapat teraliri semua,” ujarnya.

“Harga gabah hari ini agak turun, mungkin dampak dari covid, ya mudah-mudahan akan segera berakhir. Dan harganya sekitar 36-37, namun harga beras masih tinggi,”papar Achmad Pairin.

Pemkot Metro Tinjau Gudang, Distributor dan Agen.

Walikota dan Wakil Walikota lakukan monitoring dibeberapa gudang, distributor, dan agen bahan pangan pokok di wilayah Metro, diantaranya agen daging sapi Prawoto di Hadimulyo Timur, gudang beras Atok Karang Rejo, agen telur Cik Lina Iring Mulyo, UD.bawang lanang Tejo Agung, serta panen raya di kelompok Tejomakmur 1, jl. Adipati Raya Tejosari.
Dalam peninjauan ini, Achmad Pairin didampingi oleh Djohan, Sekda Kota Metro A.Nasir, Forkopimda, Kepala OPD, Babinsa, Babinkamtibmas, Polisi.
“Saya berharap harga bahan pangan pokok di Kota Metro ini dapat tetap normal tidak ada pelonjakan harga terkait H-4 Idul Fitri, agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan pangan di tengan pandemi seperti ini,” tuturnya. (NV/GT)

Rapat Pengamanan dan Penegakan Protokol Kesehatan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Gubernur Lampung beserta Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung melakukan video conference mengenai rapat koordinasi pengamanan dan penegakan protokol kesehatan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H di OR Setda Kota Metro,Selasa (19/05/2020).

Arinal mengatakan untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri agar dilaksanakan di rumah masing-masing yang ditegaskan oleh Menteri Agama dan cendikiawan muslim. “Saya menyampaikan pesan agar sholat Idul Fitri dilaksanakan di rumah saja utk mencegah meluasnya penyebaran virus covid-19, itu telah ditegaskan oleh Menteri Agama dan cendikiawan muslim karena solat idul fitri merupakan sunnah dilaksanakan dapat pahala dan tidak dilaksanakan tidak berdosa, serta menghimbau kepada masyarakat untuk tidak merayakan malam takbiran yang dapat menimbulkan keramaian”,ujarnya.

Selain itu dijelaskan total kasus covid-19 dari tanggal 18 Maret sampai 18 Mei bahwa dlm proses pemantauan pada 14 hari ODP di Provinsi Lampung berjumlah 3020 orang,total kasus pasien positif 52 orang, sembuh 26,meninggal berjumlah 6 orang dan presentasi 7,14%.

Beliau pun menyanyangkan menurunnya disiplin warga Indonesia terutama warga Lampung karena tidak menerapkan protokol kesehatan seperti berkerumun di tempat umum dan tidak menggunakan masker seperti di mall dan di pasar tradisional.

Arinal juga menyampaikan untuk pengendalian mudik,agar tidak melepas warganya ke pulau Jawa ataupun sebaliknya,apabila berpulang harus punya surat bebas covid-19 dari Dinas Kesehatan serta mengharapkan kepada Bupati dan Walikota utk melarang tegas warganya untuk mudik. “Kita amankan,kita perkecil total kasus covid-19 ini,kita hijaukan zonanya,jika tidak ada perubahan akan dilakukan PSBB di Lampung”,tutupnya. (Tm/Cv).