Penandatanganan Komitmen Bersama Tandai Dukungan Pelaksanaan Transaksi Non Tunai Di Lingkungan Pemkot Metro

Penandatanganan Komitmen Bersama menandai dukungan pelaksanaan Transaksi Non Tunai di Lingkungan Pemerintah Kota Metro secara penuh mulai Tahun 2020. Kebijakan pelaksanaan Implementasi Transaksi Non Tunai ini merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat untuk dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dalam tataran pengelolaan keuangan di daerah. Ini dilakukan guna mendukung upaya aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana yang diinstruksikan oleh Presiden RI Joko Widodo melalui Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 beberapa waktu yang lalu.

Hal tesebut disampaikan oleh Wakil Walikota Metro, Djohan, dalam sambutannya di halaman BPKAD setempat (02/03/2020).

“Saya telah mencanangkan implementasi transaksi non tunai dari sisi belanja maupun pendapatan dengan menggunakan kartu, jadi tidak ada lagi rupiah yang bermain. Transaksi non tunai ini pelaksanaannya dimulai dari 1 Januari 2018 namun belum sepenuhnya, maka pada kesempatan hari ini mudah-mudahan dapat sepenuhnya menggunakan transaksi non tunai, karena bagaimanapun ini akan meningkatkan transparasi dan mencegah kebocoran pendapatan maupun pengeluaran daerah,” ujarnya dalam wawancara.

Tambahnya, Djohan akan menekankan pada sektor pendapatan PBB dalam transaksi non tunai ini. “Kedepan kita tekankan di sektor PBB, karena disektor ini hampir menyangkut semuanya. Dan dalam pelaksanaan transaksi non tunai, Bank Indonesia sendiri sudah memberikan sinyal bagaimana kita memberdayakan android dalam transaksi kedepannya”, terang Djohan.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Budiharto Setyawan, menyatakan bahwa pencanangan Implementasi Transaksi Non Tunai di Metro ini merupakan yang pertama di Lampung.  “Pelaksanaan transaksi non tunai ini, kita akan mendorong sebagian uang tunai menggunakan kartu”, pungkasnya.

Senada dengan Wakil Walikota Metro dan Sekda Kota Metro bahwa kegiatan ini merupakan aktifitas yang sangat kita dorong yang tujuannya untuk meningkatkan transparansi, efisiensi dan govern.

Usai sambutan, pemukulan gong juga dilakukan sebagai simbol dicanangkan secara resmi implementasi transaksi non tunai di Lingkungan Pemerintah Kota Metro Tahun 2020. (dk/ian)

Djohan Serahkan Reward Kepada OPD Berprestasi Disiplin

Wakil Walikota Metro, Djohan, menyerahkan reward tahap ke-2 kepada OPD yang berprestasi dan berhasil meningkatkan disiplin kinerja pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Metro.  Djohan berterima kasih kepada Kepala OPD yang telah membina pegawainya dengan baik.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Metro mengucapkan selamat kepada OPD yang menerima reward tersebut, dimana reward ini merupakan penilaian tahun 2019 di tahap ke-2,” ujarnya saat memimpin apel di Halaman Pemkot setempat (02/03/2020).

Diketahui, hasil penilaian merupakan dari tim dibawah pimpinan Sekdakot, Nasir AT. Adapun reward tahap ke-2 tersebut diserahkan kepada BPKAD Kota Metro dengan nilai 87,0 predikat baik, Kelurahan Purwosari dengan nilai 83,0 predikat terbaik, SD Negeri 11 Metro Pusat dan SD Negeri 7 Metro Timur yang masing-masing nilai 86,5 predikat baik.

Djohan berharap dengan adanya reward ini, dapat memotivasi seluruh kepala OPD maupun satker didalam membina pegawainya, sehingga Metro kedepan dapat menjadi lebih baik.

Tambahnya, Djohan mengatakan Baik PNS maupun Honorer yang ada didalam satuan kerja Pemkot Metro, telah terikat dalam peraturan-peraturan yang ada di Pemkot dan kita harus ikuti aturan-aturan tersebut.

“Yang namanya disiplin itu banyak, diantaranya disiplin jam kerja, disiplin pakaian kerja, disiplin kinerja kerja kita. Oleh karena itu, tolong disadari kepada Kepala OPD bagaimana untuk membina pegawainya agar dapat disiplin dari awal jam kerja, karena kita selaku abdi negara dan pelayan masyarakat kita harus siap 24 jam,” tegasnya. (dk/ian)