Rapat Perwali Izin Mendirikan Bangunan Reklame

Pemerintah Kota Metro mengadakan rapat penyusunan Peraturan Walikota (Perwali) tentang izin mendirikan bangunan reklame, yang berlangsung di OR Setda Kota Metro, Selasa (11/02/2020).

Asisten II Yeri Ehwan, menyampaikan dengan diadakannya rapat ini guna menjaga ketertiban, keindahan dan keselamatan. Perlu dilakukan penataan dan pengaturan tata letak suatu bangunan reklame.

“Peraturan ini berlaku pada reklame yang sudah berdiri, maupun yang akan didirikan di wilayah Kota Metro. Harus disesuaikan dengan aturan dan estetika perkotaan. Berdasarkan pertimbangan diatas, maka perlu ditetapkan dengan Peraturan Walikota (Perwali),” ungkap Yeri Ehwan.

Tambahnya, Yerri menegaskan bahwa adapun maksud dan tujuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) reklame adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang kota dalam hal pemasangan bangunan reklame, untuk menciptakan ketertiban dan keindahan kota dengan menggunakan standar reklame yang telah ditentukan, serta memberikan kepastian hukum bagi pemasang reklame. (va/in)

Kota Metro Terima Penghargaan Governance Award Fisip Unila 2020

Pemerintah Kota Metro menerima Governance Award 2020 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung. Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang mendapat nilai unggul ini berlangsung di Lantai II Gedung Rektorat Unila, Selasa (11/2/2020).

Rektor Universitas Lampung Prof  Karomani mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud apresiasi Fisip Unila kepada 3 (tiga) kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang telah berupaya mewujudkan Pemerintahan yang unggul. Ketiga kabupaten kota tersebut yaitu Kota Bandar Lampung, Kota Metro, dan Kabupaten Pringsewu.

“Adapun 7 (tujuh) aspek penilaian yaitu reformasi birokrasi, pemerintahan bersih, pelayanan publik, keuangan daerah, kebebasan informasi, pelestarian budaya dan penguatan demokrasi. Penganugerahan baru pertama ini, rencananya akan dijadikan kegiatan tahunan Fisip Unila,” ungkap Koromani.

Karomani menambahkan, semoga kegiatan ini sebagai pemacu bagi kepala daerah di Provinsi Lampung untuk meningkatkan kinerja dalam tata kelola Pemerintahan. Karena semakin baik tata kelola Pemerintahannya, maka semakin baik Pembangunannya.

“Dari 15 kabupaten/kota di Lampung, Pemerintah Kota Bandar Lampung mendapatkan penilaian terbaik dengan angka 2,01. Sedangkan di Kota Metro di posisi kedua dengan nilai 2,17, dan disusul Kabupaten Pringsewu dengan nilai 2,25,” tutup Karomani. (Va/Ian)