Mewakili Walikota Asisten I Buka Pelantikan dan Bimtek PPK Se-Kota Metro

Asisten I Pemerintah Kota Metro Ridhwan membuka Pelantikan dan Bimtek PPK se-Kota Metro, di Barokah Meeting Poin, Sabtu (29/02/2020).

Ridhwan menyampaikan bahwa pelantikan PPK dilakukan sebagai salah satu tahapan yang diperlukan dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Pilkada secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil di Bumi Sai Wawai ini.

“Saya mengingatkan PPK harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan saya meminta agar dalam melaksanakan tugas dapat mempersiapkan diri, dan senantiasa membekali diri dengan pengetahuan yang memadai khususnya tentang berbagai peraturan perundangan yang ada,” tandasnya.

Ketua KPU Metro Nurris Septa Pratama mengingatkan, Pilkada akan berlangsung pada 23 September 2020, untuk itu KPU harus siap melaksanakan Pilkada secara aman, tertib dan bermartabat.

“Untuk tim PPK yang baru saja dilantik harus bekerja secara kolektif, bekerja secara transparan, supertim dalam bekerja, dan jaga profesional dan integritas,” tuturnya. 

Ikut serta hadir Ketua KPU Provinsi Lampung, Unsur Forkopimda Metro, Ketua Pengadilan Negeri/Agama, Kepala OPD, Camat Lurah, Anggota Bawaslu Metro.(nv/in)

Mewakili Gubernur Asisten II Buka Musrenbang Kota

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lampung Taufik Hidayat mewakili Gubernur membuka Musrenbang Tingkat Kota, di Wisma Haji Al-Khairiyah, Kamis (27/02/2020).

Taufik Hidayat mengatakan untuk mewujudkan sasaran pembangunan diperlukan kontribusi Pemkot, Kecamatan dan Kelurahan, hingga menjadi kunci keberhasilan bersama.

“Saya berpesan agar dalam penyusunan RKPD 2021 benar-benar melihat kebutuhan perekonomian yang terjadi, sehingga Kota Metro mampu menopang pembangunan yang inklusif, di kota maupun provinsi,” ucap Taufik.

Sementara, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim berharap Kota Metro dapat menjadi salah satu prioritas wilayah yang menjadi tulang punggung provinsi.

“Ini menjadi PR provinsi, terutama bidang Sumber Daya Manusia, Perdagangan dan Perekonomian. Dikarenakan sebagai penyokong prestasi terbesar,” ungkapnya.

Sementara Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan ada tiga poin strategi pembangunan yang harus dilanjuti. Yakni : Pendidikan, Wisata Keluarga, dan Kota Literasi.

“Kota wisata keluarga merupakan suatu cita-cita untuk mewujudkan masyarakat menjadi sejahtera sejak 10 tahun lalu,” tandasnya.

Ia menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi membangun wisata keluarga di Kota Metro.

Walikota menegaskan untuk kota pendidikan, hendaknya bukan hanya pendidikan formal, melainkan Kota Metro menjadi kota pembelajaran.

Sedangkan Metro kota literasi selama empat tahun terakhir anak-anak Kota Metro mampu menjadi delegasi dalam kompetisi dunia pendidikan. Dan selama empat tahun terakhir, anak-anak di Kota Metro mampu melahirkan buku-buku yang berkualitas.

Perlu diketahui, Pairin memaparkan pertumbuhan ekonomi 2018 adalah 5,69 berada diatas rata-rata provinsi yang hanya sebesar 5,25 dan nasional hanya 5,17. Adapun tingkat kemiskinan pada 2019 sebesar 8,68 berada dibawah rata rata provinsi sebesar 12,62 dan secara nasional 9,22.

“Pencapaian tersebut bukan karena hebatnya Pemda, tetapi hasil kerja sama seluruh masyarakat. Hari ini kita harus lebih baik dari hari kemarin dan hari kedepan lebih baik dari hari hari selanjutnya,” tutur Pairin.

Acara juga dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Fredi, Wakil Walikota Metro, Ketua DPRD Kota, Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah se-Kota Metro. (nv/dk)

Kapolres Kukuhkan Pokdar Kamtibmas Kota Metro

Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati mengukuhkan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Kota Metro di Ballroom Grand Skuntum Kota Metro, Selasa (25/02/2020).

Kapolres mengatakan, hakekatnya Pokdar Kamtibmas terkait dengan masyarakat saling bahu membahu.

“Dimana Pokdar Kantibmas dapat membantu kerja kami di Polres Metro. Kami juga akan membuat program-program baru dalam masyarakat, guna menjaga Kota Metro yang tertib dan aman,” kata Retno Prihawati.

Sementara Ketua Pokdar Kamtibmas Kota Metro Anna Morinda, meminta arahan dan bimbingan dalam menjaga nama baik organisasi dan Polri, sehingga kita bisa menjadi teladan masyarakat.

“Kitalah yang diharapkan Polres Metro untuk menjaga kelestarian, kerukunan antar umat beragama. Dan mari kita bersama untuk mengibarkan bendera pataka bersama,” ujarnya.

Walikota Metro Achmad Pairin, mengapresiasi terselenggaranya acara pengukuhan Pokdar Kamtibmas Kota Metro. Dimana Pokdar Kamtibmas diharapkan mampu membantu tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban wilayah masing-masing.

“Saya juga berharap saudara Pokdar Kamtibmas dapat melakukan tindakan penyuluhan dan pencegahan gangguan Kamtibmas dengan batasan-batasan tertentu. Pokdar Kamtibmas juga kerap kali dilibatkan dalam pengamanan menjelang hari-hari besar maupun kegiatan nasional,” ucap Pairin.

Pairin juga meminta segenap pengurus Pokdar Kamtibmas yang baru saja dikukuhkan untuk bersama-sama berpartisipasi menjaga dan melestarikan nilai-nilai kerukunan yang ada di Kota Metro, Bumi Sai Wawai yang kita cintai.

“Saya berharap segenap pengurus Pokdar Kamtibmas untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya,” tutur Pairin.

Hadiri diacara itu Direktur Binmas Polda Lampung, Ketua Pokdar Kantimbmas Provinsi Lampung Firman Rusli, Anggota Fokorpimda, Kepala OPD se-Kota Metro. (Sr/Gt)

Walikota Metro Dukung Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Kejaksaan

Walikota Metro Achmad Pairin menandatangani komitmen mendukung kantor Kejaksaan Negri mewujudkan WBK dan WBBM, Selasa (25/02) di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Metro.

Kepala Kejaksaan Negeri Metro Riki S. Tarigan, SH. M.Hum mengatakan, acara pada hari ini sangat penting untuk suatu kesepakatan dan komitmen kita bersama dalam mewujudkan WBK dan WBBM, melalui reformasi birokrasi membangun Satuan Kerja yang berada pada zona yang bersih di Kejaksaan Negeri Metro.

“Reformasi Birokrasi, kita masih menghadapi beberapa kendala berupa penyalahgunaan wewenang, praktik KKN dan lemahnya pengawasan, ucap Tarigan.

Dia menambahkan mereformasi birokrasi merupakan salah satu langkah untuk melakukan penataan terhadap sistem pemerintahan yang baik.

Riki S. Tarigan menegaskan, dengan WBK dan WBBM ini dimaksud agar semua pihak termasuk masyarakat dapat memantau, mengawal, mengawasi dan berperan serta untuk mencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sementara Walikota Metro Achmad Pairin mengutarakan, berbagai birokrasi pelayanan kita sederhanakan dan disempurnakan serta menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan perkembangan dan kemajuan teknologi.

“Dalam rangka mendukung terwujudnya zona integritas menuju WBK Pemerintah Kota Metro, mewajibkan kepada seluruh pejabat untuk menandatangani Pakta Integritas,” ujar Pairin. (Sr/Gt)

Diskominfo Metro Undang BPS

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, mengundang Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pendampingan Sensus Penduduk Online, di Ruang Rapat Sekretariat Diskominfo Metro, Senin (24/02).

Sekretaris Dinas Kominfo Metro Subehi, mengatakan sensus ini merupakan program wajib berkala setiap 10 tahun sekali, yang dahulu dilaksanakan dengan cara sosialisasi secara door to door. namun pada tahun 2020 dilakukan dengan cara yang berbeda, dengan mengikuti perkembangan era digitalisasi yang berbasis elektronik. “Pada hari ini kita melakukan sosialisasi pendampingan sensus penduduk online, agar seluruh staf Kominfo dapat mengisi secara baik dan benar,” tutur Subehi.

Sementara Kasi Neraca dan Analisis Statistik Kota Metro Dian Wuryandari, menginformasikan staf Diskominfo Metro mengenai beberapa langkah untuk mengisi sensus penduduk secara online, yang dapat dilakukan dengan mengakses https//:sensus.bps.go.id . (nv/dk)

Walikota Metro Ajak Warga Hidup Sehat

Walikota Metro Achmad Pairin mengajak masyarakat untuk terus hidup sehat dengan berolah raga. Hal itu disampaikan saat mengikuti senam LLI di Lapangan Samber Kota Metro, Minggu (23/02).

Walikota Achmad Pairin mengabarkan hasil survei Angka Harapan Hidup (AHH) di Kota Mero yaitu 71,24 tahun. “Semoga kita semua yang ada disini bisa berumur minimal 71 tahun,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kepada peserta senam LLI untuk tidak membuang sampah sembarangan pada setiap acara, terlebih lagi sampah plastik.

“Dimana sebelumnya kita telah sepakat, untuk setiap acara yang diadakan tidak boleh menimbulkan sampah, terutama sampah plastik,” tandasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian dorprice,berupa 2 sepeda gunung. (Sr/Gt)