Walikota Metro Achmad Pairin dan Sekda Kota Metro A. Nasir beserta jajarannya menghadiri Sosialisasi Manajemen Stress Bagi Pejabat Struktural Dan Fungsional Di Lingkungan Pemerintah Kota Metro Tahun 2017, yang berlangsung di LEC Kartika Kota Metro (14/11/2017).

Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan kemampuan penggunaan sumber daya manusia secara efektif dan mengatasi gangguan atau kekacauan mental serta emosional, sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup individu menjadi lebih baik.

Menurut laporan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro Herjuno mengatakan, maksud dan tujuan dari Sosialisasi Manajemen Stress tersebut yaitu untuk mewujudkan pegawai negeri sipil yang terampil mengatur stress dalam menghadapi tuntutan pekerjaan yang harus dipenuhi sehingga dengan pelatihan stress ini pegawai negeri sipil diharapkan mampu mengatasi stress, mengetahui gejala stress, serta melakukan upaya konstruktif mengatasi stress.Serta merupakan tindak lanjut dari penawaran Kepala Kepolisian Daerah Lampung untuk melakukan kerjasama pengembangan SDM di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Adapun peserta dari kegiatan ini merupakan perwakilan dari struktural dan fungsional dari SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Metro sebanyak 100 orang, dengan waktu pelaksanaan selama 2 hari tanggal 14-15 November 2017dan narasumber merupakan psikolog dari bagian Psikolog Polda Lampung.

Walikota Metro Achmad Pairin, pada sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya Sosialisasi Manajemen Stress Bagi Pejabat Struktural Dan Fungsional Di Lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan ASN di Lingkungan Pemkot Metro didalam menangani stress serta dapat memaksimalkan kinerja, sehingga dapat mewujudkan Pemerintah Kota Metro yang good govermence melalui peningkatan kualitas pelayanan publik sesuai dengan misi Kota Metro 2016-2021.

“Saya berpesan kepada peserta sosialisasi agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, dan dapat mensosialisasikan kembali hal-hal seputar Manajemen stress dan bagaimana cara mengatasi stress dilingkungan kerja, keluarga, masyarakat di lingkungan sekitar,” tutupnya

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).