Dalam rangka mewujudkan tatanan peraturan daerah di Kota Metro, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, lekukan Sidang Paripurna Tingkat II tentang Pengambil Keputusan Terhadap 7 (Tujuh) Raperda Kota Metro, bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Rabu (17/05/2017).

Dalam sidang yang dipimping oleh Wakil Ketua DPRD Kota Metro Fahmi Anwar tersebut, dua Panitia Khusus (Pansus) membahas mengenai ketujuh raperda untuk disahkan menjadi peraturan daerah (perda).

Usai menyetujui 7 raperda, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa, dengan disahkannya Raperda tentang Retribusi Jasa umum, kami berharap potensi obyek daerah yang masih belum bisa diakomodir ini, pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Metro demi pelaksanaan pembangunan.

Terkait dengan disahkannya, Raperda Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 2 Tahun 2014, tentang Penataan dan Pembinaan Pergudangan. Maka Pemerintah Kota Metro perlu menyesuaikan substansi perda, guna menunjang perkembangan usaha di Kota Metro.

“Selanjutnya, kami juga menyambut baik dengan disahkannya Raperda Kota Metro tentang Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Metropolis. Lembaga penyiaran Publik Lokal merupakan usaha untuk membuka ruang publik dengan memberikan informasi yang imbang, baik itu dari bidang pendidikan, pembangunan, kebudayaan, dan hiburan sehat kepada masyarakat yang bersifat independen dan netral,” papar Achmad Pairin.

Tambahnya, Walikota Metro mengatakan, untuk menindak lanjuti dari Raperda tentang Retribusi Pelayanan Pasar dan Pertokoan. “Kami melalui Dinas Perdagangan, akan melakukan pendataan dan penataan pedagang, agar tidak terjadi pengutan liar dan mempermudah arus jual beli dan meningkatkan kenyamanan pembeli dan pedagang,” ujar Pairin.

Sementara itu, terkait dengan Raperda Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Metro tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi. Achmad Pairin berharap pembangunan menara telekomunikasi yang akan datang, harus disesuaikan dengan tata ruang, lingkungan dan estetika dan perlu melakukan pengendalian, penataan dan pembinaan  terhadap pembangunan menara telekomunikasi.

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).