Badan Perencanaan Dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro kembali mengadakan forum gabungan perangkat daerah bidang sosial budaya yang berlangsung di OR Setda Kota Metro, Selasa (12/03/19).

Dinas dan kecamatan yang tampil dalam forum, terdiri dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi, Dinas Kepemudaaan, Olahraga dan Pariwisata, Dinas PP PA PP KB Dinas Kependudukan dan sipil dan Kecamatan yang ada dilingkungan Kota Metro.

Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi, maka disepakati beberapa usulan yang telah ditampung oleh Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo di antarannya yang ada di dinas pendidikan dan kebudayaan salah satunya mengusulkan adanya tambahan fasilitas maupun anggaran untuk membantu anak-anak berprestasi ditingkat nasional dalam mendukung anak didik yang ada di Kota Metro.

Sementara dari Disporapar Kota Metro mengusulkan penambahan sarana olahraga di Kelurahan berupa dan hibah yang diberikan kepada karangtaruna yang ada di Kelurahan membawahi olahraga ditingkat Kelurahan, adanya buku wisata, dan pengembangan dalam bidang pariwisata yang masih banyak kekurangannya baik dari pengembangan pembinaan pariwisata, pelatihan usaha-usaha pariwisata dan mobil wisata di Sumbersari Bantul.

Selain itu, Yerry Ehwan mengatakan perlunya penahan tempat duduk di Samber Park, untuk menambah antusias masyarakat berkunjung ke Lapangan kebanggaan Kota Metro yang berlokasi di Metro pusat.

Dinas Sosial menyebutkan dalam forum dari berbagai usulan yang masuk kepala Bappeda Kota Metro berharap agar OPD-OPD dapat menampung skala prioritas di Kecamatan.

“Untuk Disporapar Kota Metro, kita mempunyai rencana untuk penambahan anggaran untuk mobil wisata di Sumbersari Bantul dan Website yang berada di Samber Park Kota Metro,” ujar Bangkit.

Lanjutnya, untuk PP PA PP KB kita akan mempersiapkan tempat bermain anak dimana Kota Metro saat ini adalah Kota layak anak dan juga gardu kampung KB di lingkungan Kota Metro.

“Sementara itu untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan ada perbaikan kantor untuk kenyamanan dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat yang saat ini memang diperlukan adanya perbaikan. Sedangkan untuk Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kami menilai masih minimnya antusias masyarakat dalam mengikuti pelatihan sehingga perlu perhatian lebih,” tuturnya.

Tambahnya diakhir laporan Bangkit mengatakan, Dinas Kesehatan berharap adanya galakan asi 2 tahun kepada ibu-ibu menyusui di kota metro dimana saat ini banyak sekali ibu-ibu memberikan asi kurang dari 2 tahun dan saya berharap di setiap kantor dapat di sediakan ruang khusus untuk ibu menyusui.

There are no comments yet.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).