Musrembang di Kelurahan Ganjar Agung dibuka langsung oleh Wakil Walikota Metro untuk membahas musyawarah perencanaan pembangunan, yang berlangsung di Aula Kelurahan Ganjar Agung, pada Senin (04/02/19).

Dalam laporan Lurah Ganjar Agung kegiatan yang diadakan untuk membahas musrembang bersama-sama dengan masyarakat secara langsung, agar segala kegiatan atau rencana yang akan dilakukan kelurahan dapat berjalan transparan.

“Luas Kelurahan Ganjar Agung adalah 288 Km dengan jumlah jiwa 6904 jiwa, untuk jumlah pencapaian PBB di lingkungan Kelurahan Ganjar Agung per Desember mencapai 67,5 %,” tuturnya.

Lanjutnya, prioritas kami  RW 1 di Jl. Kamboja berbatasan dengan lampung tengah dan metro perlu adanya perbaikan jalan dikarenakan banyak sekali lubang dan aspal yang sudah terkelupas,drainase yang ada di Jl. Jayabaya dimana merupakan dataran rendah dan adanya drainase yang kurang tepat disisi kiri dan kanan sehingga menimbulkan  tumpang tindih yang menyebabkan terjadinya banjir sehingga butuh pelebaran jalan sampai adanya wilayah yang tidak memiliki drainase.

“Harapan kami, kebijakan pemerintah dapat memprioritaskan ditahun anggaran 2020”papar Lurah Ganjar Agung.

Sementara itu Wakil Walikota Metro mengatakan bahwa yang dibahas di aula hari ini merupakan musrembang untuk tahun 2020 bukan 2019.

“Saya yakin sebelum adanya musrembang sebelumnya telah dilakukan pra-musrembang terlebih dahulu dimana semua warga kelurahan ganjar agung telah memegang data musrembang tahun 2018 yang akan kita kerjakan ditahun ini, sehingga masing-masing sudah paham betul ada saja yang akan kita lakukan di tahun 2019,” ujarnya.

Djohan menegaskan, bahwa musrembang  bukan hanya membahas fisik  tetapi ekonomi dan sosial budaya, tugas kami dari pemerintah hanya memberikan pengarahan disinilah kita menampung dan menerima usulan masyarakat.

“Kegiatan yang ada di kelurahan perlu adanya keterbukaan jumlah anggaran yang masuk dalam kelurahan agar masyarakat mengetahui jumlah yang turun untuk kepentingan seluruh warga kelurahan, masyarakat juga mempunyai kewajiban yakni membayar PBB karena pajak hukumnya jelas merupakan kewajiban,” ucapnya.

Harapannya, kedepan semua lurah yang ada di lingkungan kota metro bisa menghitung PBB agar masyarakat menjadi pintar dalam menghitung PBB sehingga bisa lebih transparan.

“Mudah-mudahan kelurahan ganjar agung yang merupakan pintu masuk lampung tengah lebih baik lagi kedepannya” tutup Djohan.

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).