Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro menghadiri acara Launching Penyerahan Perdana Beras Keluarga Prasejahtera yang Dihadiri oleh Gubernur Lampung Ridho Ficardo. Penerima bantuan tersebut diberikan oleh 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung secara simbolis. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan kartu merah putih yang diperuntukan untuk warga prasejahtera, Selasa (14/03/2017).

Dalam acara tersebut juga dihadiri Forkopimda Provinsi Lampung, Walikota/Bupati dan Wakil Walikota/Wakil Bupati di Provinsi Lampung. Selain itu juga turut hadir Para Pejabat, Kepala BI Perwakilan Lampung, Kepala Bank BRI Lampung, Kepala Bulog Lampung dan Para tamu undangan.

Ketua Panitia Pelaksana, Kabag Perekonomian Provinsi Lampung, mengatakan beras diberikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu bantuan diberikan kepada 600ribuan masyarakat prasejahtera di Provinsi Lampung selain Kota Bandar Lampung. Bantuan diberikan untuk menjaga kesetabilitasan harga dan menekan inflasi harga beras.

Dalam Sambutannya Gubernur Lampung mengatakan program ini merupakan salah satu bentuk nawacita yang diitruksikan Presiden. Bentuk nawacita tersebut yakni memperkuat kehadiran dimasyarakat dengan membantu dalam keadaan sulit. Berdasarkan laporan yang diperoleh Gubernur Lampung, bantuan yang diberikan 12kg beras perkepala keluarga. “Bantuan yang diberikan seringkali dalam pelaksanaannya dilapangan ternyata melebihi kuota sehingga diharapkan perlu adanya musyawarah”ungkap Ridho Ficardo.

“Untuk masalah kemiskinan, penurunan angka kemiskinan di Provinsi Lampung lebih cepat dibanding penurunan kemiskinan secara nasional, yang berarti Provinsi Lampung tidak menjadi beban negara ini, dan itu semua kembali menjadi kerja keras kita semua. Saya ingatkan kepada jajaran pemerintah daerah Kabupaten/ Kota dan steckholder terkait mengenai urusan beras  merupakan tugas mulia dan jangan sampai ada penyimpangan”tutup Gubernur Lampung

 

 

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).