Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Metro merupakan unsur pelaksana teknis yang berada dibawah Pemerintah Kota Metro dan bertanggung jawab langsung kepada Walikota Metro. Sebagai salah satu lembaga teknis daerah dan memiliki tanggung jawab membantu Kepala Daerah dalam melaksanakan kewenangan dibidang Pekerjaan Umum dan Tata Ruang sebagai pemenuhan kebutuhan sarana prasarana infrastruktur Kota Metro.

Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya tersebut Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang senantiasa menghadapi tantangan akan peningkatan kebutuhan sarana prasarana infrastruktur Kota Metro sejalan dengan perkembangan Kota.

Pembangunan infrastruktur Kota Metro tetap memperhatikan dan mempedomani visi dan misi Kota untuk menciptakan keseimbangan Kota dengan memperhatikan kelestarian sumber daya alam dan mutu lingkungan hidup menuju pembangunan yang berkelanjutan dengan kualitas dan kuantitas sarana prasarana infrastruktur sesuai kebutuhan daerah.

Tugas pokok Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Metro adalah melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan bidang Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang mempunyai fungsi :

  1. Perumusan kebijakan Perencanaan, Pembinaan dan Bimbingan serta perizinan sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Kepala Daerah / Walikota;
  2. Penyelenggaraan perencanaan pengawasan dan pengendalian teknis dibidang Bina Marga, Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang, dan Bidang Pengairan sesuai dengan peraturan/ketentuan yang berlaku;
  3. Penyelenggaraan Tata Usaha Dinas sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Kepala Daerah / Walikota;
  4. Penyelenggaraan dan mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan dibidang Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Pengairan untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan laporan;
  5. Penyelenggaraan pembinaan, pengawasan, pengelolaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengairan dan Air Minum.
  1. SEKRETARIAT

Sekretariat mempunyai tugas pokok : melaksanakan administrasi kepegawaian, keuangan dan umum serta koordinasi pelaksanaan tugas-tugas Bidang. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Sekretariat menyelenggarakan fungsi :

  1. Pengumpulan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis mengenai pembinaan dibidang Perencanaan, Admistrasi Keuangan dan Administrasi Umum serta Administrasi Kepegawaian.
  2. Penginvetarisasian permasalahan yang berhubungan dengan penyelenggaraan pembinaan dibidang Perencanaan, Admistrasi Keuangan dan Administrasi Umum serta Administrasi Kepegawaian.
  3. Pengumpulan bahan dan penganalisaan data serta memberikan pertimbangan dalam rangka pembinaan dibidang Perencanaan, Admistrasi Keuangan dan Administrasi Umum serta Administrasi Kepegawaian.
  4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

1.1.    Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan

Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas pokok : mengumpulkan, menyimpan data, menyusun, menyiapkan, mengendalikan perencanaan program, monitoring, evaluasi dan pelaporan serta melaksanakan Kegiatan Administrasi Keuangan dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Mengendalikan, menyusun, rencana program dan anggaran serta pengusulan program;
  2. Menyelenggarakan koordinasi program antar instansi terkait dan pembahasan program dinas yang bersifat rutin;
  3. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan.
  4. Menyusun Rencana Anggaran dan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Dinas;
  5. Mengelola administrasi keuangan yang meliputi pembukuan, pertanggung jawaban dan laporan keuangan;
  6. Menginventarisasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan anggaran dan administrasi keuangan sebagai bahan masukan kepada atasan;
  7. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan dan petunjuk teknis keuangan sebagai pedoman landasan kerja;
  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

1.2.    Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas : melaksanakan kegiatan Administrasi Kepegawaian, dengan penjabaran sebagai berikut :

  1. Mengerjakan surat menyurat seperti : mengagendakan surat keluar, surat masuk, menggandakan surat, mengekspedisikan surat serta mengarsipkan surat;
  2. Melaksanakan Urusan Rumah Tangga Dinas meliputi : pemeliharaan kantor, pengelolaan perlengkapan peralatan kantor, kebersihan kantor, serta keamanan kantor dan rumah dinas.
  3. Mengelola Administrasi Perlengkapan Kantor/Dinas, pengadaan barang/bahan, penyimpanan dan pendistribusian serta mencatat dan menginventarisasi barang-barang milik Dinas serta pelaporan;
  4. Menghimpun peraturan perundang-undangan guna kepustakaan Dinas yang berhubungan dengan penyelenggaraan urusan kepegawaian;
  5. Melaksanakan pengelolaan Administrasi Kepegawaian yang meliputi Urusan Kenaikan Pangkat, Mutasi, Pemberhentian Pegawai, Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) dan menyusun Daftar Urutan Kepangkatan (DUK), Organisasi dan Tatalaksana;
  6. Membuat Absen Pegawai, Surat Perintah Tugas dan Surat Perjalanan Dinas;
  7. Memberi tugas atau kegiatan kepada para bawahannya dengan memberikan arahan atau petunjuk baik secara lisan ataupun tertulis sesuai dengan bidang tugasnya;
  8. Menginventarisasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan urusan kepegawaian sebagai bahan masukan kepada atasan;
  9. Memeriksa berkas permohonan dan memberikan rekomendasi penertiban Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK);
  10. Pengadaan, pemeliharaan operasional kendaraan dinas;
  11. Pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) dan fasilitas kantor lainnya;
  12. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  1. BIDANG BINA MARGA

Bidang Bina Marga mempunyai tugas pokok : melaksanakan pembangunan jalan jembatan, pemeliharaan jalan dan jembatan serta pengelolaan peralatan dan perbengkelan.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Bidang Bina Marga mempunyai fungsi :

  1. Penyelenggaraan pembangunan, peningkatan, pembinaan dan bimbingan teknis Jalan dan Jembatan beserta utilitasnya dan penetapan status fungsi jalan, pengumpulan data serta pelaporan dibidang pembangunan Bina Marga;
  2. Menyelenggarakan pemeliharaan, pembinaan dan bimbingan teknis kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan, pengendalian dan menginventarisasikan serta perijinan pembangunan jalan dan jembatan;
  3. Pengelolaan perlatan dan perbengkelan.

2.1.    Seksi Pembangunan

Seksi Pembangunan mempunyai tugas pokok  melaksanakan program pembangunan jalan dan jembatan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Melaksanakan kegiatan perencanaan pembangunan jalan dan jembatan;
  2. Melakukan pengawasan dan pengendalian dalam kegiatan pembangunan peningkatan jalan dan jembatan;
  3. Melaksanakan pembinaan dan bimbingan teknis dalam kegiatan pembangunan jalan jembatan yang baru/lama;
  4. Melaksanakan pengendalian dan pengawasan, pembangunan sarana dan prasarana jalan serta menetapkan status dan fungsi jalan;
  5. Memberikan rekomendasi tentang perubahan pemanfaatan utilitas jalan;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2.2     Seksi Pemeliharaan

Seksi Pemeliharaan mempunyai tugas pokok  melaksanakan program pemeliharaan jalan dan jembatan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun perencanaan dan pengawasan teknis jalan dan jembatan;
  2. Melaksanakan kegiatan perencanaan, pelaksanaan pemeliharaan jalan dan jembatan;
  3. Melaksanakan pengendalian dalam kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan;
  4. Melaksanakan pembinaan dan bimbingan teknis dalam kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan;
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2.3     Seksi Peralatan dan Perbengkelan

Seksi Peralatan dan Perbengkelan mempunyai tugas pokok : melaksanakan urusan peralatan guna mendukung pelaksanaan kegiatan pekerjaan Bidang Infrastruktur, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Melaksanakan tata usaha administrasi sewa peralatan, penghapusan dan menginventarisasi peralatan alat-alat berat;
  2. Menyusun program rencana kebutuhan perawatan dan pengadaan peralatan;
  3. Melaksanakan pembinaan dan bimbingan teknis penggunaan peralatan dan penyimpanan/pengamanan dalam gudang;
  4. Melaksanakan pemeliharaan peralatan, perbaikan/perbengkelan serta pengadaan keperluan suku cadang;
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  1. BIDANG CIPTA KARYA DAN TATA RUANG

Bidang cipta karya dan tata ruang mempunyai tugas pokok, melaksanakan pembangunan, perbaikan dan rehabilitasi gedung, menyiapkan sarana pemenuhan kebutuhan prasarana permukiman serta pemeliharaannya. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, bidang cipta karya dan penataan ruang mempunyai fungsi :

  1. Menyiapkan sarana penataan gedung negara dan rumah dinas serta fasilitas sosial, umum dan bangunan lainnya;
  2. Pemenuhan kebutuhan perbaikan/rehabilitasi sarana prasarana;
  3. Penyusunan bahan kebijakan teknis bidang tata ruang;
  4. Pelaksanaan penyusunan RDTRK;
  5. Pelaksanaan pengendalian pemanfaatan rencana tata ruang kota;
  6. Pelaksanaan inventarisasi fasilitas umum, fasilitas sosial dan infrastruktur kota;
  7. Pemberian rekomendasi izin dibidang tata ruang dan tata bangunan, fasilitas umum, fasilitas sosial serta energi dan sumber daya mineral;
  8. Penyelenggaraan sosialisasi IMB dan perizinan lainnya;
  9. Pelaksanaan monitoring dan pengawasan;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3.1.    Seksi Penataan Bangunan dan Penataan Ruang

Seksi penataan bangunan dan penataan ruang mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis, penataan bangunan dan melakukan bimbingan dan bantuan teknis serta pemeriksaan bangunan gedung, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Melaksanakan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) dan Rencana Strategis Tata Ruang Kota;
  2. Menyusun bahan kebijakan teknis, penataan bangunan dan lingkungan, gedung dan penataan ruang terbuka hijau;
  3. Melakukan bimbingan dan bantuan teknis, supervisi dan pemeriksaan bangunan gedung;
  4. Melakukan perencanaan teknis bangunan dan tata ruang kota;
  5. Menyusun analisa harga satuan komponen gedung dan pagar;
  6. Menyelenggarakan sosialisasi, pengawasan keselamatan gedung dan tata ruang;
  7. Memberikan rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pemanfaatan dan pengendalian tata ruang;
  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3.2.    Seksi Pengembangan Infrastruktur Permukiman

Seksi pengembangan infrastruktur permukiman mempunyai tugas melaksanakan inventarisasi dan melaksanakan perencanaan, pengawasan dan infrastruktur permukiman, dengan penjabarn tugas sebagai berikut:

  1. Menyusun bahan kebijakan teknis dan strategi pengembangan infrastruktur kawasan permukiman;
  2. Melaksanakan inventarisasi fasilitas umum, fasilitas social dan prasarana lingkungan permukiman;
  3. Melaksanakan perencanaan, pengawasan dan pengembangan infrastruktur permukiman;
  4. Memberikan bimbingan teknis dan supervise pengembangan kawasan permukiman;
  5. Melaksanakan pengembangan kemitraan dalam rangka penyelenggaraan infrastruktur permukiman;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas.

 

3.3     Seksi Penyehatan Lingkungan dan Air Minum

Seksi penyehatan lingkungan dan air minum mempunyai tugas menyusun kegiatan, perencanaan teknis dan melaksanakan pembinaan dan pengawasan serta penyediaan air minum, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun kegiatan dan strategi, perencanaan teknis, evaluasi dan pelaporan pengembangan sistem penyediaan air minum;
  2. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan teknis serta fasilitas pengembangan serta penyediaan air minum termasuk penanggulangan pasca bencana dan kerusuhan social diwilayanh lingkungan;
  3. Melaksanakan penyiapan penyusunan kebijakan dan strategi, perencanaan teknis, evaluasi dan pelaporan sistem pengelolaan infrastruktur air limbah, sistem infrastruktur air limbah pengelolaan persampahan dan drainase lingkungan serta penyehatan lingkungan permukiman;
  4. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas.
  1. BIDANG PENGAIRAN

Bidang pengairan mempunyai tugas pokok, melaksanakan pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi, operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi, sungai dan anak sungai, pembinaan, pengawasan, perizinan dan penyuluhan di bidang pengairan.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, bidang pengairan mempunyai fungsi :

  1. Menyusun program kerja, perencanaan pelaksanaan dan pengawasan pembangunan jaringan irigasi baru;
  2. Perencanaan pelaksanaan operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi sungai dan anak sungai;
  3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dibidang pengairan.

4.1     Seksi Pembangunan dan Peningkatan.

Seksi pembangunan dan peningkatan mempunyai tugas : melaksanakan peningkatan jaringan irigasi sungai dan anak sungai dan pembangunan jaringan irigasi baru, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Membuat program kerja, perencanaan pelaksanaan dan pengawasan pembangunan fisik sarana dan prasarana;
  2. Menanggulangi banjir;
  3. Melaksanakan peningkatan pengembangan irigasi baru dan sungai serta anak sungai;
  4. Mengeluarkan rekomendasi teknis untuk pembangunan disepanjang sungai, anak sungai dan jaringan irigasi;
  5. Melaksanakan tugas yang diberikan atasan demi kelancaran pelaksanaan tugas dibidang peningkatan dan pembangunan jaringan irigasi;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas.

4.2     Seksi Operasional dan Pemeliharaan.

Seksi operasional dan pemeliharaan mempunyai tugas, melakasanakan operasional peneliaharaan jaringan irigasi, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Membuat perencanaan teknis operasional tentang irigasi dan rencana pola tanam detail (RPTD);
  2. Menyusun program bulanan dan tahunan operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi;
  3. Melakukan pengawasan, pengendalian operasional pemeliharaan jaringan irigasi;
  4. Melakukan rehabilitasi dan pemeliharaan pengumpulan data dan pelaporan;
  5. Menyusun perencanaan teknis irigasi, pengawasan, pembinaan operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas.

4.3.    Seksi Bina Kelembagaan dan Penyuluhan.

Seksi bina kelembagaan dan penyuluhan mempunyai tugas, melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian P3A, perizinan dan penyuluhan dibidang pengairan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Melakukan pengelolaan perizinan pengawasan air dan sumber air serta rekomendasi perizinan penambangan bahan galian C pada air sungai;
  2. Melaksanakan bimbingan teknis pengairan, latihan dan penyuluhan pengairan;
  3. Melaksanakan pengembangan dan pemeliharaan sumberdaya air;
  4. Melaksanakan pembinaan secara rutin atau berkala kepada P3A;
  5. Melakukan pengawasan garis sempadan sungai dan saluran tersier sesuai dengan kewenangannya;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas.
  1. UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT)

Pengaturan mengenai Unit Pelaksana Teknis (UPT) akan dilakukan lebih lanjut dengan peraturan Walikota .

 

 

 

error: Isi dilindungi !!