Artikel Pertanian Pemkot Metro

Pengurus Forikan Metro Tahun 2017 Resmi Dikukuhkan

Walikota Metro mengukuhkan Pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Metro Masa Bakti 2017-2019, dengan Ketua PKK Kota Metro sebagai Ketua Umum Forikan dan Wakil Ketua TP PKK Kota Metro sebagai Ketua Harian Forikan Kota Metro. Agenda yang berlangsung di Aula Pemda Kota Metro (19/04) tersebut dihadiri Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Plt Sekda Kota Metro, Asisten II Sekda Kota Metro, Kepala Satker, serta Pengurus Forikan Kota Metro.

Laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Lusia Parjiem, maksud dan tujuan Pengukuhan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Metro masa bakti 2017-2019 yakni untuk menyatukan gerak dan langkah pengurus dan semua elemen yang terlibat dalam Forikan dan dapat memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing sehingga dapat menghasilkan program kerja yang realistis dan tepat sasaran.

Walikota Metro, Achmad Pairin, dalam sambutannya memberikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan tersebut, serta mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Metro masa bakti 2017-2019. “Semoga dengan dikukuhkannya Pengurus Forikan yang baru, kedepan dapat bersinergi dengan berbagai program pemerintah, dalam rangka meningkatkan kegemaran konsumsi ikan bagi masyarakat dan juga meningkatkan sumber daya manusia, terkait pengolah hasil perikanan”.

Dengan adanya budaya gemar memasyarakatkan makan ikan (gemarikan), Walikota Metro mengharapkan  produksi ikan di Kota Metro bisa lebih bagus dan berkembang. “Forikan ini memiliki tugas yakni bagaimana membuat masyarakat menjadi gemar makan ikan, yang sehingga otomatis masyarakat di Kota Metro harus bisa untuk membudidayakan ikan melalui dinas terkait dan Forikan Kota Metro”. Achmad Pairin juga berharap kedepan untuk disetiap kecamatan memiliki sentra sebaran produksi benih yang lebih terfokus.

Usai pengukuhan, dilanjutkan dengan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Forikan Kota Metro Masa Bakti 2017-2019, yang membahas tentang kegiatan Forikan diantaranya memberikan penyuluhan tentang manfaat ikan bagi kesehatan, lomba masak serba ikan dan inovasi masakan ikan, pemberian makanan tambahan anak sekolah, balita dan ibu hamil, pelatihan pengolahan hasil perikanan, dan pemasangan Billboard. Serta membahas tentang sasaran dan target Gemarikan, sasarannya adalah seluruh masyarakat terutama ibu dan anak-anak, ibu penyedia menu keluarga, ibu melahirkan, anak-anak dalam masa pertumbuhan, dan Target Gemarikan adalah mendorong dan memeratakan peningkatan konsumsi ikan nasional, menjadikan masyarakat indonesia lebih sehat, cerdas dan kuat.

Pairin Ikut Tanam, Gebyar Penanaman 5000 Polibeg Sayuran Loncang

Gebyar Penanaman 5000 Polibeg Sayuran Loncang di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, telah dihadiri Walikota Metro Ahmad Pairin, Minggu (16//04/2017). Tak hanya itu, pada kesempatan ini turut hadir Camat Metro Pusat Triana Apresia, Luruh Yosomulyo, serta kepala RT dan RW setempat.

Kegiatan yang dibentuk oleh, Formayos yang bekerjasama dengan Kelompok Wanita Tani Yosomakmur dan Karang Taruna Baskoro RW 14, bertemakan meningkatkan ekonomi kreatif berbasis partisipatif dari, oleh dan untuk rakyat.

Penanaman Sayuran Loncang selain sebagai pengisi waktu luang para ibu-ibu dilingkungan sekitar, kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu perekonomian keluarga. Tak hanya itu, para warga sekitar menggunkan pupuk sekam, dan memanfaatkan limbah dedaunan.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Metro Ahmad Pairin berharap kegiatan seperti ini dapat berjalan dengan baik, sehingga kegiatan ini dapat berkembang di Yosomulyo. “Sementara untuk permasalahan-permasalahan yang ada segera dikoordinasikan dengan pamong setempat,” ujarnya.

Djohan Hadiri Pengukuhan Pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan 2017

Ketua KTNA Provinsi Lampung mengukuhan Pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Metro Masa Bakti 2016 – 2021, yang berlangsung di hamparan Sawah Kompleks Stadion Tejosari Metro Timur (20/03/2017). Dihadiri oleh Wakil Walikota Metro Djohan, Anggota DPRD Kota Metro, perwakilan Fokorpimda Kota Metro,  Kepala Dinas/Satker terkait, Camat dan Lurah, Anggota PERHIPTANI dan KTNA Kota Metro.

Ketua KTNA Provinsi Lampung, Kaslan, menjelaskan bahwa KTNA adalah organisasi profesi yang awalnya beranggotakan kelompok-kelompok tani yang kemudian tergabung menjadi Gapoktan dan selanjutnya berhimpun menjadi KTNA Kecamatan sampai menjadi KTNA Nasional. Ia mengatakan, KTNA sebagai penyuluh swadaya yang artinya KTNA akan menjadi mitra Pemerintah, dan serta dapat memberikan informasi kepada pemerintah.

Lanjutnya, Ketua KTNA Provinsi Lampung pada sambutannya menyampaikan, mulai tahun 2016, KTNA dipercaya Gubernur Lampung untuk memberdayakan KWT menyalurkan bantuan dari Pemerintah Provinsi sebanyak 257 unit sumur bor untuk seluruh masing-masing Kecamatan. Di Kota Metro sendiri telah menerima 6 unit sumur bor pada tahun 2016.

Wakil Walikota Metro, Djohan, memberikan apresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya kegiatan yang berlangsung di hamparan Sawah Kompleks Stadion Tejosari Metro Timur, dalam rangka memajukan dan meningkatkan hasil-hasil pertanian di Kota Metro. Djohan meminta kepada pengurus KTNA yang baru dikukuhkan, kiranya dapat melakukan berbagai terobosan, yang salah satunya adalah dengan terus meningkatkan kualitas dan kinerja para penyuluh dan anggota KTNA serta masyarakat pada umumnya.

“Seluruh anggota KTNA diharapkan siap untuk membesarkan petani dan melaksanakan tugasnya. Lakukan terobosan dengan lahan yang semakin sempit tetapi hasilnya dapat lebih besar. Selamat bekerja kepada segenap pengurus KTNA Kota Metro yang baru saja dikukuhkan. Saya berharap dapat menjalin komunikasi 2 arah serta saling bersinergi antara Kelompok Tani dan Pemerintah, untuk bersama-sama membesarkan Petani Kota Metro ”, ujarnya.

Ridho Ficardo Launching Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Pola Billing system di Kota Metro

Halaman Kantor Bank Lampung Cabang Metro, Selasa (14/03/17). Gubernur Lampung Ridho Ficardo Launching Pendistribusian Pupuk Bersubsidi, Melaui Pola Billing system (Pembelian Online) Tahun 2017 yang  bekerja sama dengan PT.Bank Lampung.

Direktur Pt. Bank lampung Purwantari Budiman dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah mempercayakan Pt. Bank Lampung sebagai bank pelaksana implementasi pupuk bersubsidi di Provinsi Lampung. Dengan harapan melalui system kelompok tani, pendistribusian pupuk bersubsidi pola billing system ini, dapat lebih mudah dalam pemasarannya.

Ada pun jenis pupuk yang dipasarkan secara online yaitu, jenis pupuk Urea, Organik, Za, Npk dan Sp 36. “ Program billing system ini 100% murni dikembangkan oleh sumberdaya manusian internal Bank Lampung. Kedepannya Bank lampung juga akan menunjang kebutuhan masyarakat lampung dengan jasa perbankkan, khususnya panda pembiayaan di sektor pertanian” Ucapnya.

Dalam sambutannya Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa, Kota Metro memiliki area persawahan sekitar 2.985 hektar, namun ada kebanggan bahwa dari 1.430 hektar sawah di Kota Metro, dapat 3 kali panen dalam setahun dan  sekitar 1.555 hektar dapat panen 2 kali dalam setahun, dengan hasil rata-rata 7 ton/ hektar.

Terkait dengan penerapan billing system di Kota Metro, saya berharap kelompok tani yang sudah terdata dapat melakuakan penebusan melalui billing system. Dan dapat memenuhi 6 prinsip yaitu prinsip tepat,  tepat jenis, tepat jumlahnya, harganya, tempatnya, waktu dan tepat untuk mutunya.

Gubernur Lampung Ridho Ficardo pada kesempatan yang sama juga menyampaikan, pupuk merupakan darah bagi petani di Provinsi Lampung. “ Ketika melakukan survey kebijakan public, pupuk  memang menjadi  permasalahan menonjol di Provinsi Lampung” Ucapnya.

Permasalahan pupuk Pemerintah Provinsi Lampung menaruh perhatian yang sangat serius, karena survey akhir tahun bulan  desember  lalu, pupuk dinyatakan naik. “Bila permasalahan pertanian masih belum tunta,s kita tidak dapat menyelesaikan kemiskinan diprovinsi Lampung, karena pertanian adalah lokomotif dari mata pencaharian masyarakat lampung.Maka dari itu, kita harus memastikan pertanian bisa mensejahterakan masyarakat,” Ujarnya.

“Kita dituju sebagai lumbung pangan, yang menjadi bahaya saat ini  adalah dengan posisi provinsi lampung yang sangat strategis dengan pembangunan-pembangunan, seperti jalan tol, bandara raden intan. Namun dari segi pertanian kita akan tergerus oleh pembangunan-pembangunan yang akan menganggu kesejahteraan petani,” Tutup Ridho.

Turut hadir dalam kegiatan Walikota Metro Achmad Pairin dan  Wakil Walikota Metro  Djohan ,Ketua Tim Pokja Pupuk Nasional Abdul Salam, Asisten Deputi Pengembangan Industri Kementrian Bidang Pertanian Bapak I Wayan, Forkopimda Provinsi Lampung , Direksi Komisi Bank Lampung, Manager Penjualan Retail Petrokimia Lukman Harun,Para Kepala Dinas ,ASN Dari Provinsi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kota Seprovinsi Lampung,Anggota P3a Seprovinsi Lampung serta Direktur Utama Pt. Bank Lampung Purwantari Budiman.

Ditjen Hortikultura Serahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Kota Metro

Dalam rangka gerakan percepatan tanam padi sawah musim tanam rendeng 2016-2017, Pj. Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Ir. Sukarman datang langsung di Kelurahan Mulyosari, Metro Barat untuk menyerahan alat mesin pertanian kepada kelompok tani se-Kota Metro, Jumat (17/02/2017).

Kepala Dinas Ketahan Pangan, Pertanian dan Perikanan Lusia Parjiem menyampaikan bahwa, tujuan dan sasaran dari kegiatan ini untuk mewujudkan swasembada dan swasembada pangan yang berkelanjutan, untuk mencapai sasaran tanam Provinsi Lampung seluas 113.895 ha.

“Adapun tema dalam agenda tersebut adalah Gerakan Percepatan Tanam Mewujudkan Swasembada dan Swasembada Pangan Berkelanjutan” kata Lusia Parjiem.

Ditjen Hortikultura Ir. Sukarman mengatakan, semoga alat-alat yang diberikan dapat bermanfaat. “Kami harapakan alat-alat yang kami berikan jangan sampai ngangur, bisa di pinjamkan ke daerah lain sehingga daerah lain bisa merasakan hasilnya. Sementara untuk pemeliharaan, hal ini bisa didapatkan dari uang sewa,” ujarnya.

Ir. Sukarman juga menambahkan, agar tim penggerak PKK Kota Metro diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk membudidaya cabe dan bawang merah, yang lebih utama cabe merah dimana saat harganya semakin mahal.

“Harapan kami alat yang kami bantu dapat dipeliharan dan semoga kedepan alatnya bisa bertambah. Dan jika kurang dapat di usulkan kembali, ini merupakan program kami dalam pempercepatan tanam Padi, Jagung dan Kedelai (PAJALE). Kami juga akan memberikan 10 juta bibit cabe yang akan di bagikan se-Indonesia,” ucap Sukarman.

Sementara itu, dari sambutan Walikota Metro Ahmad Pairin mengatakan, terikasihnya atas bantuan alat- alat dari Pemerintah Pusat. Di Kota Metro seluas 2985 Ha lahan untuk tanam padi, namun lahan yang sudah panen 3 kali seluas 1430 Ha.

“Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Pusat memberikan 2 alat penyedot air, hal ini dirasakan saat bermanfaat dalam pertanian, yang mana lahan di area sekitar bisa panen 3 kali dengan rata-rata 7 ton per Ha, yang semula hanya 2 kali panen,” ujar Pairin.

Acara ini dilanjut dengan penyerahan 10 unit Hand tractor, 10 unit Pompa air, 5 unit Transplanter, dan 20 unit Hand sprayer, kepada Kelompok Tani di Kota Metro.

Sertijab Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian, Dan Perikanan Kota Metro

2-3

Penandatanganan Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Dan Perikanan Kota Metro berlangsung di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan Kota Metro (06/01/2017).

Yeri Ehwan selaku Kadis periode lama, menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Dinas kepada Lusia Parjiem. Yang semula menjabat Sekretaris DPRD Kota Metro, kini telah resmi menjadi Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan Kota Metro.

Yeri mengucapkan selamat datang kepada Ibu Lusia atas jabatannya sebagai Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan Kota Metro. Mudah-mudahan dengan kepemimpinan Ibu Lusia Parjiem dalam mengemban tugas, semua dapat berjalan dengan lebih baik, dan harapannya silaturahmi dan persahabatan antara atasan dengan seluruh pegawai didalam lingkungan kerja ini tetap terbina dengan baik. Ucapnya dalam sambutannya.

Setelah dilaksanakannya sertijab tersebut, Lusia Parjiem menyampaikan bahwa ia akan segera melaksanakan tugasnya, dan apa yang telah diprogramkan oleh pejabat yang lama akan terus dilaksanakan.“Saya mengharapkan kerjasamanya dan dukungan dari seluruh pegawai pada dinas ini, dan dapat menyatukan pendapat untuk melaksanakan tugas agar dapat berjalan dengan baik dan lancar”, ungkap Lusia.

Pada Sambutan Walikota Metro yang disampaikan oleh Plh. Sekda Kota Metro Khaidarmansyah, mengharapkan agar Kepala Dinas yang baru dapat meneruskan berbagai hal terkait dengan kedinasan dari pejabat sebelumnya, dan khususnya untuk bidang pelayanan publik agar dapat tetap mempertahankan dan meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Selamat kepada  Lusia Parjiem sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Dan Perikanan Kota Metro yang baru, dan terimakasih kepada Sdr Yeri Ehwan atas segala upaya dan dharma bhaktinya selama menjadi Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian, Dan Perikanan Kota Metro”.

“Saya berpesan, siapapun pemimpinnya tetaplah berbuat baik untuk kemajuan Kota Metro, hal tersebut juga dalam upaya membantu Walikota dan Wakil Walikota untuk mensukseskan program-program dalam sektor pertanian”. Ucap Khaidarmansyah.

Usai sambutan, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama.

error: Isi dilindungi !!