Artikel Pertanian Pemkot Metro

Ridho Ficardo Launching Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Pola Billing system di Kota Metro

Halaman Kantor Bank Lampung Cabang Metro, Selasa (14/03/17). Gubernur Lampung Ridho Ficardo Launching Pendistribusian Pupuk Bersubsidi, Melaui Pola Billing system (Pembelian Online) Tahun 2017 yang  bekerja sama dengan PT.Bank Lampung.

Direktur Pt. Bank lampung Purwantari Budiman dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah mempercayakan Pt. Bank Lampung sebagai bank pelaksana implementasi pupuk bersubsidi di Provinsi Lampung. Dengan harapan melalui system kelompok tani, pendistribusian pupuk bersubsidi pola billing system ini, dapat lebih mudah dalam pemasarannya.

Ada pun jenis pupuk yang dipasarkan secara online yaitu, jenis pupuk Urea, Organik, Za, Npk dan Sp 36. “ Program billing system ini 100% murni dikembangkan oleh sumberdaya manusian internal Bank Lampung. Kedepannya Bank lampung juga akan menunjang kebutuhan masyarakat lampung dengan jasa perbankkan, khususnya panda pembiayaan di sektor pertanian” Ucapnya.

Dalam sambutannya Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa, Kota Metro memiliki area persawahan sekitar 2.985 hektar, namun ada kebanggan bahwa dari 1.430 hektar sawah di Kota Metro, dapat 3 kali panen dalam setahun dan  sekitar 1.555 hektar dapat panen 2 kali dalam setahun, dengan hasil rata-rata 7 ton/ hektar.

Terkait dengan penerapan billing system di Kota Metro, saya berharap kelompok tani yang sudah terdata dapat melakuakan penebusan melalui billing system. Dan dapat memenuhi 6 prinsip yaitu prinsip tepat,  tepat jenis, tepat jumlahnya, harganya, tempatnya, waktu dan tepat untuk mutunya.

Gubernur Lampung Ridho Ficardo pada kesempatan yang sama juga menyampaikan, pupuk merupakan darah bagi petani di Provinsi Lampung. “ Ketika melakukan survey kebijakan public, pupuk  memang menjadi  permasalahan menonjol di Provinsi Lampung” Ucapnya.

Permasalahan pupuk Pemerintah Provinsi Lampung menaruh perhatian yang sangat serius, karena survey akhir tahun bulan  desember  lalu, pupuk dinyatakan naik. “Bila permasalahan pertanian masih belum tunta,s kita tidak dapat menyelesaikan kemiskinan diprovinsi Lampung, karena pertanian adalah lokomotif dari mata pencaharian masyarakat lampung.Maka dari itu, kita harus memastikan pertanian bisa mensejahterakan masyarakat,” Ujarnya.

“Kita dituju sebagai lumbung pangan, yang menjadi bahaya saat ini  adalah dengan posisi provinsi lampung yang sangat strategis dengan pembangunan-pembangunan, seperti jalan tol, bandara raden intan. Namun dari segi pertanian kita akan tergerus oleh pembangunan-pembangunan yang akan menganggu kesejahteraan petani,” Tutup Ridho.

Turut hadir dalam kegiatan Walikota Metro Achmad Pairin dan  Wakil Walikota Metro  Djohan ,Ketua Tim Pokja Pupuk Nasional Abdul Salam, Asisten Deputi Pengembangan Industri Kementrian Bidang Pertanian Bapak I Wayan, Forkopimda Provinsi Lampung , Direksi Komisi Bank Lampung, Manager Penjualan Retail Petrokimia Lukman Harun,Para Kepala Dinas ,ASN Dari Provinsi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kota Seprovinsi Lampung,Anggota P3a Seprovinsi Lampung serta Direktur Utama Pt. Bank Lampung Purwantari Budiman.

Ditjen Hortikultura Serahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Kota Metro

Dalam rangka gerakan percepatan tanam padi sawah musim tanam rendeng 2016-2017, Pj. Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Ir. Sukarman datang langsung di Kelurahan Mulyosari, Metro Barat untuk menyerahan alat mesin pertanian kepada kelompok tani se-Kota Metro, Jumat (17/02/2017).

Kepala Dinas Ketahan Pangan, Pertanian dan Perikanan Lusia Parjiem menyampaikan bahwa, tujuan dan sasaran dari kegiatan ini untuk mewujudkan swasembada dan swasembada pangan yang berkelanjutan, untuk mencapai sasaran tanam Provinsi Lampung seluas 113.895 ha.

“Adapun tema dalam agenda tersebut adalah Gerakan Percepatan Tanam Mewujudkan Swasembada dan Swasembada Pangan Berkelanjutan” kata Lusia Parjiem.

Ditjen Hortikultura Ir. Sukarman mengatakan, semoga alat-alat yang diberikan dapat bermanfaat. “Kami harapakan alat-alat yang kami berikan jangan sampai ngangur, bisa di pinjamkan ke daerah lain sehingga daerah lain bisa merasakan hasilnya. Sementara untuk pemeliharaan, hal ini bisa didapatkan dari uang sewa,” ujarnya.

Ir. Sukarman juga menambahkan, agar tim penggerak PKK Kota Metro diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk membudidaya cabe dan bawang merah, yang lebih utama cabe merah dimana saat harganya semakin mahal.

“Harapan kami alat yang kami bantu dapat dipeliharan dan semoga kedepan alatnya bisa bertambah. Dan jika kurang dapat di usulkan kembali, ini merupakan program kami dalam pempercepatan tanam Padi, Jagung dan Kedelai (PAJALE). Kami juga akan memberikan 10 juta bibit cabe yang akan di bagikan se-Indonesia,” ucap Sukarman.

Sementara itu, dari sambutan Walikota Metro Ahmad Pairin mengatakan, terikasihnya atas bantuan alat- alat dari Pemerintah Pusat. Di Kota Metro seluas 2985 Ha lahan untuk tanam padi, namun lahan yang sudah panen 3 kali seluas 1430 Ha.

“Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Pusat memberikan 2 alat penyedot air, hal ini dirasakan saat bermanfaat dalam pertanian, yang mana lahan di area sekitar bisa panen 3 kali dengan rata-rata 7 ton per Ha, yang semula hanya 2 kali panen,” ujar Pairin.

Acara ini dilanjut dengan penyerahan 10 unit Hand tractor, 10 unit Pompa air, 5 unit Transplanter, dan 20 unit Hand sprayer, kepada Kelompok Tani di Kota Metro.

Sertijab Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian, Dan Perikanan Kota Metro

2-3

Penandatanganan Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Dan Perikanan Kota Metro berlangsung di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan Kota Metro (06/01/2017).

Yeri Ehwan selaku Kadis periode lama, menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Dinas kepada Lusia Parjiem. Yang semula menjabat Sekretaris DPRD Kota Metro, kini telah resmi menjadi Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan Kota Metro.

Yeri mengucapkan selamat datang kepada Ibu Lusia atas jabatannya sebagai Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan Kota Metro. Mudah-mudahan dengan kepemimpinan Ibu Lusia Parjiem dalam mengemban tugas, semua dapat berjalan dengan lebih baik, dan harapannya silaturahmi dan persahabatan antara atasan dengan seluruh pegawai didalam lingkungan kerja ini tetap terbina dengan baik. Ucapnya dalam sambutannya.

Setelah dilaksanakannya sertijab tersebut, Lusia Parjiem menyampaikan bahwa ia akan segera melaksanakan tugasnya, dan apa yang telah diprogramkan oleh pejabat yang lama akan terus dilaksanakan.“Saya mengharapkan kerjasamanya dan dukungan dari seluruh pegawai pada dinas ini, dan dapat menyatukan pendapat untuk melaksanakan tugas agar dapat berjalan dengan baik dan lancar”, ungkap Lusia.

Pada Sambutan Walikota Metro yang disampaikan oleh Plh. Sekda Kota Metro Khaidarmansyah, mengharapkan agar Kepala Dinas yang baru dapat meneruskan berbagai hal terkait dengan kedinasan dari pejabat sebelumnya, dan khususnya untuk bidang pelayanan publik agar dapat tetap mempertahankan dan meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Selamat kepada  Lusia Parjiem sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Dan Perikanan Kota Metro yang baru, dan terimakasih kepada Sdr Yeri Ehwan atas segala upaya dan dharma bhaktinya selama menjadi Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian, Dan Perikanan Kota Metro”.

“Saya berpesan, siapapun pemimpinnya tetaplah berbuat baik untuk kemajuan Kota Metro, hal tersebut juga dalam upaya membantu Walikota dan Wakil Walikota untuk mensukseskan program-program dalam sektor pertanian”. Ucap Khaidarmansyah.

Usai sambutan, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama.

Menteri Pertanian dan Ketua MPR RI Panen Raya di Kota Metro

dsc_0390

Pemerintah Kota Metro mendapatkan kunjungan kerja oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Kunjungannya kali ini dihamparan sawah daerah Margorejo, Metro Selatan, Kota Metro, Jumat (30/12/2016).

Pada kunjungannya kali ini dihadiri oleh Dirjen Holtikultura, Staf Khusus Menteri Pertanian, Tim Pakar Upsus, Anggota Komite II DPD RI, Staf Khusus Kasad, Kasdam, Sekertaris Provinsi Lampung, Walikota Metro, Wakil Walikota Metro dan Forkopimda Metro.

Dalam kesempatan yang sama Walikota Metro mengatakan, masyarakat dan Pemerintah Daerah senang atas kehadiran tokoh nasional RI. Luas wilayah pertanian di Kota Metro 2.985 hektar pertanian padi yang sebagian telah panen sebanyak tiga kali. Sedangkan untuk persediaan gabah di Kota Metro mengalami surplus antara tahun 2015-2016. Keberhasilan ini merupakan kerjasama semua penyuluh pertanian di Kota Metro. Selain itu Walikota Metro juga menyampaikan hasil kunjungannya kesejumlah pasar untuk memantau harga kebutuhan pokok. Hasilnya tidak ada kenaikan harga secara signifikan.

Menteri Pertanian RI menyatakan, anggaran untuk bidang pertanian mengalami kenaikan setelah menjadi menteri yang didukung oleh Ketua MPR RI. Harga bawang Rp. 27.000 di Kota Metro sudah bagus karena menjaga diharga petani agar tidak mengalami penurunan. Selain itu harga jagung juga tetap dijaga agar petani sejahtera dilakukan bekerjasama dengan bulog. Andi Amran Sulaiman juga meminta kepada seluruh ibu di Indonesia agar giat menanam cabe agar tidak kesulitan membeli cabe dan bibitnya akan diberikan secara gratis. Diharapkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat meningkatkan produksi panen dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sambutan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan,  berharap dengan adanya bantuan alat yang diberikan dapat meningkatkan jumlah hasil pertanian sehingga selanjutnya dapat menjaga kestabilan harga. “Jika melihat sila ketiga bermakna kita bersumpah bersepakat, negara harus hadir dan berpihak kepada rakyatnya. Saya juga berharap Indonesia selanjutnya jadi lumbung pangan dunia. Untuk kebijakan harga jagung telah bertataniaga dengan bulog. Selain itu kesulitan yang dialami dalam perdagangan karena diakibatkan adanya mafia perdagangan”ungkap Zulkifli Hasan.

Ketua DPD Perhiptani Provinsi Sutono, Kukuhkanan Pengurus DPD Perhiptani Kota Metro

2-1Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kota Metro Masa Bhakti 2016-2021 di Aula Pemerintah Kota Metro, Jumat (23/12/16). Pengukuhan pengurus DPD Perhiptani ini langsung dikukuhkan oleh DPD Perhiptani Provinsi Lampung Sutono.

Dalam sambuatan Ketua DPD Provinsi Lampung mengatakan bahwa penyuluh Perhiptani ini sebuah organisasi profesi, yang bersifat keilmuan dan keahlian. Dan dari pengukuhan semua ini untuk membantu pemerintah, terutama kepada pelaku utama (petani, peternak) bisa menambah ilmu pengetahuannya untuk memecahkan setiap permasalahannya.

Lebih lanjut, Sutono mengatakan harapannya kedepan, untuk memberikan penghargaan kepada petani atau peternak yang perprestasi, agar lebih dapat membangun semangat dan memberi motivasi kepada pelaku utama.

“Dan kedepannya tantangan bagi DPD Kota Metro, untuk membuat suatu produk yang berlebelkan Kota Metro. Seperti memanfaatkan lahan dimusim gadu, untuk ditanami jagung manis, melon atau umbi-umbian. Dapat juga membudidayakan persemaian Bougenville yang nantinya dapat berbunga dimusim kemarau,” ucap Sutono.

Tambahnya, ia juga tak luput mengucapakan selamat terhadap Pengurus DPD Perhiptani Kota Metro. “Semoga sukses. Awal dari kesuksesam itu diperlukan pengorbanan tenaga, waktu, pemikiran dan dana. Kita harus membuat petani kita sejahtera, dari penyuluhnya yang bangkit dan professional,” ujarnya .

Walikota Metro mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, dengan harapan para penyuluh pertanian dapat terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanannya kepada segenap masyarakat di Kota Metro, dimana sekitar 27% dari jumlah keluarga yang ada, menggantungkan kehidupan perekonomian keluarganya dari usaha pertanian.

“Saya berharap dan berpesan kepada para pengurus Perhiptani Kota Metro yang baru saja dikukuhkan, kiranya mampu memberikan sumbangan pemikiran kepada pihak-pihak terkait, antara lain dengan melakukan sinkronisasi dan sinergitas kerja, yang dituangkan dalam suatu program kerja terpadu”, ungkapnya.

Kunjungan Kerja Anggota DPRRI Komisi IV Terhadap Pemerintah Kota Metro

4-1

Kunjungan kerja Anggota DPRRI Komisi IV ke Pemerintah Kota Metro. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPRRI Komisi IV beserta rombongan, Walikota Metro Achmad Pairin, Bupati Lampung Tengah Mustofa, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Wakil Walikota Metro Djohan. Selain itu turut hadir Forkopimda, Kepala SKPD, Camat dan Lurah Kota Metro, Senin (19/12/2016).

Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan selamat atas kedatangannya Anggota DPR RI Komisi IV beserta rombongan. Berdasarkan laporan Walikota Metro, Kota metro memiliki luas wilayah 68,74 m2 dengan penduduk 164.010 dan menurut data yang diterima jika panen mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan bantuan dari pemerintah pusat untuk sektor pertanian. Namun tidak hanya itu saja, banyak permasalahan yang dihadapi di Kota Metro salah satunya mengenai harga gabah program nasional yang lebih murah dari pasaran.

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim menyampaikan, jika industri di Kabupaten Lampung Timur didominasi berbasis pertanian. Hal ini menyebabkan banyak permasalahan mengenai pertanian terutama harga tanaman singkong. Penyebabnya produksi singkong yang terus meningkat tetapi tidak diiringi oleh peningkatan kesejahteraan para petani. Selain itu untuk permasalahan Kelautan diharapkan Komisi IV DPRRI dapat memberikan bantuan berupa kapal, jaring dan perlengkapan lainnya untuk nelayan.

Bupati Lampung Tengah Mustofa, memaparkan mengenai permasalahan yang dihadapi di Kabupaten Lampung Tengah terutama masalah pertanian. Mustofa berharap agar program-program pertanian nasional dapat membantu masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Dalam sambutannya Wakil Ketua anggota DPR RI Komisi IV Herman Khaeron menyatakan kedatangannya saat ini dikarenkan Provinsi Lampung menjadi lumbung padi nasional. Hal ini berhubungan dengan ruang lingkup yang dibidangi oleh Komisi IV yakni pertanian, pangan, maritim dan kehutanan. Menurut Herman Khaeron pertemuan yang dihadiri ketiga pemimpin daerah di Provinsi lampung dianggap strategis. Program prioritas yang dimiliki Komisi IV terletak pada komoditi pertanian terutama jagung dan padi sehingga pemberian subsidi terhadap benih serta pupuk akan diberikan keseluruh Indonesia.

“Jika mengukur situasi saat ini gabah kering panen dan giling memang terlalu rendah untuk semua daerah dan kurangnya komunikasi yang menyebabkan terjadi perbedaan harga. Harga pembelian pemerintah dimaksudkan untuk menjaga harga gabah dimasyarakat agar tidak jatoh ketika terjadi panen raya. Kami memperjuangakan harga gabah agar sama di seluruh Indonesia tapi kenyataannya kondisi perekonomian tiap daerah berbeda. Selain itu untuk sektor kehutanan dan lingkungan hidup Komisi IV DPR RI juga akan memberikan dukungannya untuk kepentingan masyarakat” ungkap Herman Khaeron.

 

 

error: Isi dilindungi !!