Pembukaan Taman Edukasi, Sarana Rekreasi dan Pendidikan di Kota Metro

Kamis, (12/07/2018) telah diresmikanya Taman Edukasi Metro oleh Walikota Metro Achmad Pairin, yang bertempat di Jl. Gunung Lawu, Kelurahan Yosorejo, Metro Timur, Kota Metro.

Pembukaan Taman Edukasi Metro ini dihadiri Wakil Walikota Metro, Ketua DPRD Kota Metro, Assten II, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olaraga dan Pariwisata dan perwakilan cabang Bank yang ada di Kota Metro.

Sebelum membuka acara ini, Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan harapannya, agar Taman Edukasi ini dapat dinikmati warga Kota Metro, terlebih juga masyarakat di luar Kota Metro.

 

“Hal ini perlu kita promosikan di berbagai media. Sehingga cakupan informasi untuk warga lebih luas. Dan saya perlu tambahkan bahwa, Taman Edukasi ini kedepannya perlu di kembangkan lagi, terlebih kepada kualitas agar sama dengan daerah lain,” ungka Pairin.

Achmad Pairin juga berkeinginan, kedepannya wahana ini menjadi yang terbaik sehingga mendukung visi Kota Metro. “Kami juga siap bergabung untuk bekerjasama misalnya, Dinas Pertanian dapat memberikan masukan mengenai tanaman. Dan saya minta berikan pelayanan terbaik, dengan senyuman kepada setiap pengunjung,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan penyampaian pemilik Taman Edukasi Metro Ismayati,  mengatakan taman edukasi ini berkesinambungan dalam mewujudkan visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan wisata keluarga.

 

Pada kesempatan ini juga, kami mengundang Kepala Sekolah PAUD dan TK , SD se-Kota Metro. Kami mengundang para Kepala sekolah dimaksudkan untuk bekerjasama merawat tempat ini, sehingga pada anak dapat belajar sambil bermain.

“Wahana di Taman Edukasi ini memberikan fasilitas berupa menanam sayur, selfie area, member makan hewan, bersawah, play groud dan green house. Sementara biaya masuk hanya Rp. 30.000 sudah mendapatkan susu kotak dan kue,” ucap Ismayati.

 

Tambahnya, Ismayati yang juga istri dari pengusaha Bawang Lanang memaparkan bahwa, pada taman ini terdapat beberapa hewan seperti Ikan, Kelinci, Kambing, Burung, Kura-Kura, dan ayam berbagai ras.

“Saya berkeinginan, taman edukasi yang pertama di Kota Metro dan katanya terlengkap di Lampung ini, mampu dan setara dengan taman edukasi yang ada di Pulau Jawa,” ucapnya.

Pengangkatan dan Mutasi Guru Sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Pemkot Metro

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya (BKPSDM) Kota Metro melaksanakan pemberhentian, pengangkatan dan mutasi guru sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Selasa (10/07/2018) bertempat di Aula Pemda Kota Metro.

Adapun PNS fungsional guru yang dikukuhkan sebagai Kepala Sekolah berjumlah 57 orang dengan rincian Kepala SMP berjumlah 10 orang dan Kepala SD berjumlah 47 orang. Akan tetapi pada saat Pengukuhan ada 2 orang Kepala SD Negeri yang tidak dapat hadir dikarenakan izin yakni Kepala SD Negri 1 Metro Barat serta Kepala SD Negri 5 Metro Barat.

Walikota Metro Achmad Pairin mengapresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya kegiatan ini. “Mudah-mudahan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi atas usaha kita bersama, dalam rangka memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan di Kota Metro,” ujar Pairin.

Pairin juga mengingatkan kepada Kepala Sekolah yang baru saja dikukuhkan, agar bertindak sesuai aturan yang berlaku. “Tauladanilah Ki Hajar Dewantara yang merupakan tokoh pendidikan dengan semboyan nya; Ing ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani,” ucapnya.

Setelah sumpah yang telah dibacakan oleh Walikota Metro yang diikuti oleh 57 orang, maka dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan pemberian ucapan selamat.

Sosialisasi Forum Anak Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPP dan KB) Kota Metro mengadakan sosialisasi forum anak Kota Metro tahun 2018, berlangsung di Lec Kartika Kota Metro, Selasa (10/7/2018).

Berdasarkan laporan ketua pelaksana, Juni Kuswati melaporkan bahwa, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi antara Lurah, Camat, dunia usaha dan OPD terkait dalam mendukung keberadaan forum anak baik di Kelurahan, Kecamatan maupun Kota Metro.

“Meningkatkan fungsi dan peran pengurus forum anak sebagai pelopor dan pelapor dalam proses pembangunan. Meningkatkan fungsi dan peran serta sekolah, guna mendukung keberadaan forum anak Kota Metro,” ungkapnya.

Tambahnya, Juni Kuswati memaparkan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini berjumlah 70 orang terdiri dari, Camat 5 orang, Lurah 22 orang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 8 orang, perwakilan sekolah 4 orang, pengurus forum anak Kelurahan dan Kota Metro 26 orang.

Sementara dalam sambutan Asisten I Ridhwan mengatakan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dan mengucapkan selamat datang kepada narasumber dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Lampung atas kesediannya untuk hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan forum anak Kota Metro.

“Harapan kami melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan dan memberikan masukan serta, meningkatkan motivasi kita semua untuk bersama-sama meningkatkan mutu kehidupan anak-anak di Kota Metro dan di Provinsi Lampung pada umumnya,” kata Ridwan.

Dengan itu, Ridhwan menambahkan bahwa, peran Pemerintah Kota Metro dalam menjamin terpenuhinya hak anak, dengan memfasilitasi terbentuknya forum anak di setiap Kelurahan dan Kecamatan.

“Selain itu, upaya yang sungguh-sungguh dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, sangat diperlukan untuk memaksimalkan peran dan fungsi forum anak Kota Metro, dalam rangka mewujudkan Kota Metro sebagai Kota layak anak. Oleh karena itu hadiri yang hadir diharapkan paham dan mengerti tentang forum anak,” ungkapnya.

Diakhir sambutan, Ridwan menegaskan kembali kepada para peserta, untuk dapat mengikuti kegiatan ini, serta mensosialisasikan dan mengimplementasikan masalah Perlindungan Anak ini kepada keluarga terdekat dan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. “Sehingga masalah Perlindungan Anak dapat tersosialisasikan dengan lebih baik di tengah-tengah masyarakat,” tutup Ridhwan.

Rakor Bulan Juli Membahas Perubahan Bidang Pendidikan

Pemerintah Daerah Kota Metro menggelar Rapat Koordinasi (RAKOR) bulan Juli Tahun 2018, di Aula Pemerintah Kota Metro, Jumat (06/07/2018).

Rapat koordinasi dipimpin oleh Walikota Metro Achmad Pairin yang diwakili Wakil Walikota Metro Djohan. Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro A. Nasir, para Asisten, para Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)Kota Metro, Camat, Lurah se-Kota Metro.

Rakor tersebut membahas beberapa permasalahan, diantaranya tentang penataan pedagang kaki lima sekitaran Taman Kota Metro. Dinas terkait dituntut untuk segera menertibkan para pedagang ke tempat yang sudah disediakan yaitu Nuwo Intan.

Pada rakor tersebut, Wakil Walikota Metro Djohan, menyampaikan kepada Dinas terkait untuk segera menangani penataan parkir di ruas Jl. ZA Pagar Alam, kerusakan selokan di Jl. Imam Bonjol, penerangan dan penyerapan anggaran, terlebih kepada Dinas yang mendapat dana DAK.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Ria Andari melaporkan bahwasanya, penerimaan peserta didik baru di Kota Metro melalui tahun ini berdasarkan sistem zonasi.

“Dimana dari sistem ini, kita ingin meratakan pendidikan di Kota Metro, tidak hanya terpusat pada SD dan SMP favorit saja.  Sistem zonasi itu sendiri yaitu, lokasi tempat tinggal berdekatan dengan satuan pendidikan yang bersangkutan berdasarkan jarak, hal ini telah ditetapkan oleh kami,” ungkap Ria Andari.

Tambahnya, Ria Andari menegaskan bahwa, jika orang tua murid tetap ingin menyekolahkan anaknya ke sekolahan yang diinginkan, maka harus menggunakan sistem prestasi. “Berkenaan dengan ini, saya ingin informasi kan mengenai pendaftaran sekolah, untuk tingkat SD pada tanggal 5 – 9 Juli 2018 melalui sistem manual. Sementara tingkat SMP pada tanggal 7 – 12 Juli 2018 melalui sistem online,” paparnya.

Kemudian Sekda Kota Metro A. Nasir menyampaikan bahwa, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Camat dan para Lurah untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwasanya, Dinas Pertanian telah mengadakan asuransi gagal panen untuk petani.

“Kemudian dalam urusan sampah, Dinas Lingkungan Hidup telah mengadakan jemput sampah yang setiap bulannya masyarakat hanya membayar Rp. 10.000.  Hal ini diharapkan dapat di informasikan kepada masyarakat sekitar,” tutup A. Nasir.

Pembukaan LKII Tingkat Nasional HMICabang Metro

Walikota Metro Achmad Pairin Membukaan  Intermediate Training (LKII) Tingkat Nasional HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Metro, yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah, Rabu (04/07/18).

Dalam Sambutannya Walikota Metro Achmad Pairin memberikan ucapan selamat datang kepada Politikus Golkar Dr. Ir. H. Akbar Tandjung yang hadir dalam pembukaan Intermediate Training Tingkat Nasional HMI Cabang Metro. “kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan kepada segenap Anggota HMI sebagai nilai Plus yang sangat berharga, yaitu berupa persahabatan, ilmu dan wawasan, keterampilan manajerial serta berorganisasi yang seringkali tidak diperoleh dari bangku kuliahan,” ucap Pairin.

Selain itu, Achmad Pairin menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Intermediate Training (LK II), Tingkat Nasional Cabang Metro tahun 2018 ini, yang merupakan salah satu media silaturahmi dan komunikasi antar sesama Kader Himpunan Mahasiswa Islam.

“Saya meminta kepada seluruh kader HMI khususnya HMI Kota Metro, untuk dapat menjalankan amanah organisasi, sebagaimana yang tertuang dalam AD/ART menjadi pelopor dalam membina mahasiswa muslim mencapai akhlakul karimah, mengembangkan potensi kreatif keilmuan, sosial dan budaya serta sebagai Garda terdepan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemaslahatan ummat manusia,” tutupnya.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Metro Djohan, Fokorpimda Kota Metro, Sekda Kota Metro A. Nasir, Asisten I Kota Metro dan Seluruh Kepala OPD di Kota Metro.

Pelepasan Pelajar Kota Metro ke Ajang OSN Tingkat Nasional

Wakil Walikota Metro Djohan, melepas siswa-siswi SD dan SMP Kota Metro untuk perwakilan Provinsi Lampung dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), yang berlangsung di OR Setda Kota Metro, Kamis (28/06/2018).

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Metro, Ria Andari melaporkan bahwa, 5 pelajar Kota Metro akan mewakili Provinsi Lampung dalam lomba OSN siswa SD dan SMP Tingkat Nasional, pada tanggal 01 Juli 2018 di Kota Padang, Sumatra Barat.

“Berikut nama-nama peserta dari tingkat SMP yaitu, Amrina Husnun Fatmawati dari SMPN 1 Metro dan Nikolas Steven dari SMP Cahaya Bangsa Metro. Sementara peserta dari tingkat SD yaitu, Kevin Adi Sanjaya dari SDK BPK Penabur Metro, Miqdad Hammam dari MIM Hadimulyo Barat dan yang terakhir, Hawa Alifia Azzahra dari SDIT Al Muhsin Metro,” ujar Ria.

Lebih lanjutnya, Ria memaparkan secara rinci pelajar yang akan diberangkatkan ke lomba OSN Tingkat Nasional diantaranya, dari 8 pelajar SMP yang dikirim, 2 diantaranya berasal dari Kota Metro. “Dan sebanyak 10 peserta dari tingkat SD, 3 peserta diantaranya dari Kota Metro,” ungkapnya.

Sedangkan dalam penyampaian Wakil Walikota Metro Djohan, berpesan kepada para siswa untuk tetap menjaga kesehatan dan pola makan sesampai di Kota Padang. “Kita patut bangga kepada pelajar Kota Metro, dimana dari 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, 5 pelajar Kota Metro dapat mewakili Lampung dalam ajang OSN siswa SD dan SMP Tingkat Nasional,” ungkapnya.

 

 

“Saya minta tolong pada para pendamping untuk menjaga kesehatan dan mental anak-anak. Selain itu juga, mari kita mendukung dan mendoakan mereka agar sampai tujuan dengan selamat. Dan somoga membawa hasil yang terbaik, yang membawa harum Provinsi Lampung, khusunya Kota Metro,” ungkap Djohan di akhir pesannya.

Kemudian kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan reward dari Pemerintah Kota Metro  kepada 5 pelajar berupa uang saku.