Himpaudi Kota Metro Peringati Hari Ikan Nasional Tahun 2019

Himpaudi Kota Metro adakan acara Peringatan Hari Ikan Nasional Kota Metro Tahun 2019, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Metro, Senin (23/11/19).

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala OPD di Kota Metro, Ketua Himpaudi Kota Metro Siti Aisyah Djohan, tamu undangan serta anak-anak Paud dan Pendidik Paud se-Kota Metro.

Laporan ketua Himpaudi Kota Metro Siti Aisyah menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan program kerja Himpaudi dengan tujuan untuk mendorong gerakan cegah stunting dan memastikan anak agar gemar makan ikan. Selain itu, kegiatan ini juga telah dilaksanakan serentak se-Indonesia, termasuk di 70 lembaga PAUD yang ada di Kota Metro.

“Pada hari ini juga bertepatan dengan hari guru dan  saya memberikan apresiasi kepada semua para pendidik. Sukses untuk Himpaudi dan sukses untuk kita semua,” ucap Kadis Pendidikan Ria Andari.

Selanjutnya, Asisten I Ridhwan yang pada kesempatannya juga membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat mendorong visi misi Kota Metro. Dan selain itu, makan ikan juga memiliki peran penting bagi anak yakni menambah vitamin pada tubuh dan mencegah stunting. “Mari kita terapkan bersama, ajak anak-anak makan ikan. Bila tidak mau, terus ajak sehingga anak tumbuh dengan baik dan mendapatkan gizi yang seimbang,” ujar Ridhwan.

Kegiatan dilanjutkan dengan penadatanganan MoU program gerakan memasyarakatkan makan ikan (GEMARIKAN) antara Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro serta Himpaudi Kota Metro.

Jawaban dan Pendapat Walikota Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Penyampaian Raperda APBD Tahun Anggaran 2020

DPRD Kota Metro menggelar Rapat Paripurna tentang Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Penyampaian Raperda APBD Tahun Anggaran 2020, Jawaban Walikota atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi dan Pendapat Walikota atas Raperda Inisiatif DPRD Kota Metro serta Tanggapan/ Jawaban Fraksi-Fraksi atas Pendapat Walikota Metro, yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Kamis (21/11/19).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Metro Tondi Muammar Gaddafi Nasution, dan dihadiri Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Anggota DPRD Kota Metro, Fokorpimda Kota Metro, Para Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro, Kepala OPD serta para tamu undangan di Lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Dalam rapat tersebut setiap fraksi diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2020 yang diantaranya, Fraksi Nasdem, Demokrat, Golkar, PKS, PDI, dan fraksi PAN.

Pada kesempatannya Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh fraksi terkait komposisi belanja langsung sebesar 59,8 persen dan belanja tidak langsung sebesar 40,2 persen. Dimana komposisi ini dialokasikan untuk pencapaian Visi dan Misi Kota Metro.

Selanjutnya, Achmad Pairin memberikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi terkait dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kami telah melakukan beberapa upaya seperti pemasangan Tapping Box pada rumah makan, perbaikan regulasi, pembaharuan data wajib pajak PBB, Pekan Panutan PBB yang memberikan reward kepada Pemungut Pajak dan selajutnya pemasangan Tapping Box pada wajib pajak parkir yang sudah menggunakan elektronik parkir,” ucapnya.

“Untuk mandatory item dana pendidikan, telah memenuhi alokasi sebesar 20,01 persen. Akan tetapi, yang perlu digarisbawahi adalah Kota Pendidikan yang telah disepakati dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah pendidikan secara menyeluruh di sendi-sendi kehidupan masyarakat. Dengan kata lain, pendidikan yang dimaksud bukan hanya pendidikan formal, tetapi juga di tingkat pendidikan dasar maupun pendidikan anak usia dini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, Dana Insentif Daerah (DID) dan APBD Kota Metro. Sarana dan prasarana yang akan dibangun ataupun yang ditingkatkan tentunya telah melalui proses Musrenbang, penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD, asistensi dengan Pemerintah Pusat dan tentunya verifikasi lapangan oleh Dinas Pendidikan maupun Bappeda sebagai perencanaan,” jelas Pairin.

Kemudian Walikota Metro juga menjawab mengenai optimalisasi pemanfaatan aset daerah, berpijak pada Peraturan Walikota Nomor 16 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pemanfaatan Aset Tanah/Bangunan Milik Pemerintah Kota Metro dalam Bentuk Sewa, telah dilakukan inventarisir terhadap aset yang dimanfaatkan oleh pihak ketiga yaitu masyarakat dan memberlakukan sewa terkait dengan pemanfaatan sewa tanah dan sewa bangunan dengan besaran sebagaimana tercantum dalam Peraturan Walikota tersebut.

Sosialisasi KIM dan Bimtek di Kecamatan Metro Utara

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro melakukan Sosialisasi dan Bimtek Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Metro, yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Utara, pada Rabu (20/11/2019).

Sekretaris Diskominfo Subehi, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, berkembang sangat pesat dan inovasi terus bergerak begitu dinamis, sehingga membuat akses ke belahan dunia lain dapat dilakukan tanpa batas ruang dan waktu.

“Kemajuan ini mendorong munculnya perubahan dan pergeseran penggunaan media tradisional menjadi media berbasis digital, sehingga kita dapat melakukan aktivitas yang beragam sesuai kebutuhan. Melalui sosialisasi ini diharapkan setiap Kecamatan dan Kelurahan di Kota Metro dapat terbentuk kelompok-kelompok informasi masyaratkat,” ujarnya.

Lanjutnya Subehi mengatakan, keberadaan KIM sangat diperlukan dalam pergerakan partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi yang menghubungkan dalam proses diseminasi informasi dan sebagai aspirasi pemerintah dan masyarakat maupun masyarakat itu sendiri.

“Kami Diskominfo Kota Metro mengapresiasi kehadiran peserta dalam mengikuti sosialisasi KIM di Kecamatan Metro Utara dengan harapan bisa memberi manfaat bagi kita semua dan masyarakat informasi Indonesia,” tutup Subehi dalam sambutanya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Antar Lembaga Raden Wara Rara Solehati melaporkan, kegiatan Sosialialisasi dan Bimtek KIM berdaskan perubahan Anggaran SKPD atas program pengembagan komunikasi, informasi dan media massa Tahun 2019.

“Tujuan pelaksanaan kegiatan untuk mendorong tumbuh dan kembangnya kelompok informasi masyarakat secara mandiri. Sebagai wahana informasi dalam masyarakat dan meningkatkan peranan KIM dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dan pemerintah dengan masyarakat,” papar Wara.

Tambanya, KIM  dikenal dengan Klompencapir yakni sebuah program pemerintah untuk mengembangkan dan memberdayakan kelompok informasi yang ada di masyarakat dan juga sebagai mitra dialog. Dimana pemerintah berperan sebagai merumuskan kebijakan publik, dan sebagai sarana peningkatan pemberdayaan masyarakat dibidang informasi.

Kegiatan Sosialisasi KIM diikuti oleh 40 (empat puluh) peserta dari 4 (empat) Kelurahan di wilayah Kecamatan Metro Utara, dengan narasumber dari Praktisi Kehumasan, Camat Metro Utara dan Dinas Kominfo.

Acara diakhiri dengan pembagian Doorprize yaitu Tumblr (Botol Minum) dalam rangka ikut mengkampanyekan pengurangan sampah plastik di Kota Metro. (Ian/Yol).

Walikota Metro Hadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Muhammadiyah Metro

Walikota Metro Achmad Pairin, hadiri sidang terbuka Senat Universitas Muhammadiyah Metro dan Pelaksanaan Wisuda, Rabu (20/11/2019).

Walikota Metro mengucapkan selamat kepada segenap Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Metro atas terlaksananya acara Milad ke-53 dan Wisuda Pascasarjana ke-8, Sarjana ke-38 dan Ahli Madya Universitas Muhammadiyah Metro.

“Kami ingin menyampaikan pesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, untuk tetap berkomitmen pada kebenaran akan ilmu pengetahuan yang anda yakini. Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, semoga anda semua dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang anda miliki dalam upaya mendukung terwujudnya Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan Pariwisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Pastisifatif,” terangnya.

Tambahnya, Pairin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Universitas dan Fakultas, para Guru Besar, para Dosen dan Karyawan UM Metro atas dedikasi, loyalitas, dan keria keras selama ini dalam memotivasi, mendidik, dan membimbing para wisudawan. (dk)

Pelatihan Jurnalistik Tingkat SMA dan SMK se-Kota Metro

Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Metro mengadakan pelatihan jurnalistik tingkat SMA dan SMK se-Kota Metro, Rabu (13/11/19).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Subehi dan dihadiri oleh Ketua GOW Kota Metro, Kadis PPPAPPKB Kota Metro dan seluruh peserta ini bertema “Melalui Diklat Jurnalistik, Kita Bangkitkan Semangat Kreatifitas Menulis Menuju Pelajar Metro Yang Cerdas dan Terampil”.

Pada laporannya, Miswati menyampaikan bahwa kegiatan yang bertempat di Aula Kelurahan Metro ini berlangsung selama satu hari, dengan tujuan untuk melaksanakan program kerja IKWI dan juga sebagai sarana membagikan pengetahuan kepada para siswa tentang ilmu kejurnalistikan.

Dan pada kesempatannya, Ketua GOW Kota Metro Siti Aisyah mengucapkan selamat karena kegiatan ini dapat terlaksana, dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, dan para siswa dapat menjadikan pelatihan ini sebagai sarana penyaluran bakat sebagai penulis/jurnalis.

Selanjutnya, Sekretaris Diskominfo Metro Subehi pun mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. “Jadikan  pelatihan ini sebagai sarana pengembangan ilmu jurnalistik, serta wadah dalam mengembangkan ilmu dalam pembuatan sebuah berita,” ucapnya.

Penerimaan CPNS di Lingkungan Pemerintah Kota Metro

Pemerintah Kota Metro telah mengumumkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Metro dari formasi umum dan formasi khusus (disabilitas) Tahun Anggaran 2019.

Untuk informasi lebih lanjut dapat didownload file berikut ini : Pengumuman Penerimaan CPNS Pemerintah Kota Metro TA. 2019

Di mana link di atas berisi tentang tata cara pendaftaran seleksi, pelaksanaan ujian dan ketentuan lain-lain. Sedangkan di Kota Metro membutuhkan sebanyak 140 formasi yang terdiri dari, formasi umum 137 dan 3 formasi khusus.