Wisuda AKPER Dharma Wacana Kota Metro

Asisten 1 Ridwan, menghadiri Rapat Senat Dalam Rangka Wisuda Pascasarjana AKPER Dharma Wacana Diploma III (D3) yang pertama di tahun 2017 ini,  acara di selenggarakan di Wisma Haji Metro, Rabu (18/10/17).

Turut dihadiri Ketua Kopertis Wilayah II Sumbagsel Slamet Widodo, Ketua Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana Metro Bandari Septiana, Kabid Sumber Daya Manusia Dan Pemberdayaan Masyarakat Pada Dinas Kesehatan Kota Metro Lukman, Direktur Akper Dharma Wacana Metro Nia Risa Dewi, Ketua PPNI Kota Metro Hendarto, Para Dosen, Wisudawan dan Wisudawati yang turut hadir.

Sebanyak125 Wisudawan/Wisudawati telah berhasil menyelesaikan studi Akademi Perawat (AKPER) pada Fakultas dan Program Pascasarjana di Darma Wacana Metro.

Rektor Darma Wacana Metro, Nia Risa Dewi memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan/wisudawati, dengan harapan para wisudawan/wisudawati dapat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan, sebagai seorang perawat kita harus tanggap dan menjadi perawat yang berbudi luhur.

“Saya mengingatkan kepada wisudawan-wisudawati sekalian, agar jangan lantas berpuas diri karena tantangan kedepan terkhusus dalam Era Teknologi Informasi dan Masyarakat Ekonomi Asean saat ini semakin hebat dan kompetisi semakin ketat untuk itu, saya berharap wisudawan-wisudawati terus berusaha meningkatkan kualitas diri pribadi dan kemampuan yang dimiliki, dan terus berproses untuk menjadi manusia yang berbudi luhur” Terangnya  Nia Risa Dewi.

Ridwan juga berpesan agar Wisudawan/Wisudawati agar sesalu menjujung  tinggi kejujuran “Saya berpesan dan berharap kepada para Wisudawan dan Wisudawati agar dapat terus menjunjung tinggi kejujuran dan kebenaran hakikat ilmu pengetahuan, mampu mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan yang telah didapatkan, serta dapat menjaga martabat dan nama baik almamater”. ungkapnya.

“Selamat dan Sukses kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studinya, dan kepada Direktur, Guru Besar, Dosen dan Karyawan Akper Dharma Wacana Metro atas nama Pemerintah Kota Metro saya ucapkan terimakasih atas dedikasi, loyalitas, pengabdian, dan kerja kerasnya yang telah mendidik, mengajar dan membimbing serta mengantarkan para mahasiswa sampai dengan menyelesaikan pendidikannya dan diwisuda pada hari ini” Tutup Ridwan.

Kunjungan Tim Penilai Lomba LSS-UKS Tingkat Provinsi di Kota Metro

SMPN 4 Kota Metro dan SDN 4 Metro Utara mewakili Kota Metro dalam Lomba Sekolah Sehat – Usaha Kesehatan Sekolah (LSS-UKS) Tingkat Provinsi Lampung, Senin (16/10/2017).

Dalam agenda tersebut, dihadiri oleh Ratna Dewi selaku Ketua Tim Penilai LSS-UKS tingkat Provinsi Lampung beserta rombongan, Wakil Walikota Metro Djohan, Unsur Fokorpimda Kota Metro, Ketua Tim penggerak PKK, Para Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro, Kepala Satker di Lingkungan Pemkot Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro.

Wakil Walikota Metro Djohan menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Tim Penilai dari Provinsi Lampung.  Ia berharap, dengan kehadiran Ketua Tim beserta rombongan dapat memberikan motivasi, masukan dan koreksi agar Kota Metro dalam hal Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) kedepannya dapat menjadi lebih baik lagi.

“Lomba seperti ini perlu di kembangkan, karena program UKS memuat kegiatan tentang pendidikan kesehatan, usaha mewujudkan lingkungan sekolah sehat serta menyelenggarakan pelayanan kesehatan. Selain itu, peserta didik kita akan memperoleh pengetahuan akan kesehatan, yang mencakup hal-hal yang berbahaya bagi kesehatan,” ungkap Djohan.

Terangnya, Djohan mengatakan dalam rangka memotivasi UKS di unit sekolah,  maka secara rutin Pemkot Metro telah melalukan kegiatan lomba secara berjenjang dari kelurahan hinga tingkat kota.

“Tentunya kami berharap kepada tim penilain, dapat kiranya memberikan pembinaan dan arahannya. Kami juga siap menerima hasil akhirnya, yang nantinya hasil tersebut akan kami menjadikan masukan, guna membangun lingkungan sekolah yang sehat di seluruh sekolah-sekolah yang ada di Kota Metro,” kata Djohan di akhir sambutan.

Selaku Ketua Tim Penilai LSS-UKS tingkat Provinsi Lampung Ratna Dewi mengatakan, Lomba Sekolah Sehat – Usaha Kesehatan Sekolah merupakan salah satu upaya dalam pembinaan dan mengevaluasi peserta dalam program UKS, yang berdampak postitif pada anak didik.

“Kegiatan ini sebagai mewujudkan Visi UKSN yaitu, Anak Didik Sehat, Cerdas dan Berkualista, Berakhlak Mulia. Untuk mencapai visi tersebut, maka telah ditetapkan tujuan meningkatkan prestasi belajar anak didik, melalui peningkatkan drajat kesehatan. Dengan sasaran UKS kedepan yaitu, bertupa strata UKSN media dan UKSN modern. Dan dengan harapkan seluruh anak didik mendapatkan jaminan kesehatan yang didanai oleh sekolahan,” ucap Ratna Dewi.

Tak hanya itu, ia mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada tim pembina UKS tingkat Kota Metro, Kecamatan, dan tim pembina UKS di sekolah, serta seluruh forum yang terkait atas terselenggaranya kegiatan penilaian ini. “Diharapkan dalam penilaian ini dapat lebih meningkatkan pelaksanaan program UKSN, yang merupakan program nasional yang wajib untuk kita laksanakan.” ungkap Ratna Dewi.

11 Mahasiswa dari Kepolisian, Akan Tangani Pedagang Kaki Lima di Pasar Kopindo Metro

Pemerintah Kota Metro menyambut kedatangan rombongan Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan ke 72 yang akan bertugas di wilayah Polres Metro, yang berlangsung di Operation Room (OR) Setda, Senin (9/10/2017).

Rombongan Mahasiswa STIK-PTIK yang berjumlah 11 orang dan 1 pendamping ini dalam rangka menjalankan kegiatan pendidikan dengan program pengabdian kepada masyarakat, yang mengangkat permasalahan tentang cara menertibkan pedagang kaki lima di kawasan Pasar Kopindo Kota Metro.

Berdasarkan penjelasan Perwira Pendamping Kombes Pol Drs. H.R Sukma Haryoko mengatakan, para mahasiswa ini secara keseluruhan berjumlah 81 orang yang disebar ke 6 Kabupaten/Kota untuk melakukan program pendidikan selama 5 hari. Dimana Kota Metro ini salah satunya yang di Provinsi Lampung di jadikan program pengabdian masyarakat.

“Kedatangan kami disini, bertujuan untuk mencari solusi, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Polres dalam memberikan masukan-masukan dari segi pendidikan. Dan rencananya pada pukul 03.00 Wib nanti malam, para mahasiswa ini akan turun langsung ke Pasar Kopindo Kota Metro. Dan harapan saya kegiatan ini tidak hanya berjalan pada malam ini saja dan selama 4 hari, sehingga program walikota ini selesai,” terang Sukma Haryoko.

Tambahnya, Sukma Haryoko menjelaskan bahwa, rombongan kami akan terlebih dahulu menemui tokoh-tokoh masyarakat, dan para pejabat-pejabat yang berkaitan dengan permasalahan yang ada. “Sehingga sekembalinya kami dari sini dapat mencapai solusi yang diinginkan Pemkot Metro, sehingga Pasar Kopindo tidak menjadi permasalahan di Kota Metro,” tutupnya.

Sementara dalam penyambutan Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan ucapan selamat datang dan bertugas para Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan ke 72 di Kota Metro selama 5 hari, yang akan menangani masalah penertiban Pasar Kopindo Kota Metro. Ia juga memaparkan visi Kota Metro, luas daerah dan potensi yang dimiliki Kota Metro, baik dari segi Sumber Daya Manusia sampai segi pendidikan.

Tak hanya itu, Achmad Pairin juga menceritakan kondisi yang pernah dialami Kota Metro, yang dianggapnya masalah yang tersulit yaitu penertiban pasar. “Dan jika ada hal-hal yang membuat saudara-saudara kesulitan, dapat bicarakan langsung dengan Bapak Sekda A. Natsir,” ungkapnya.

Pelaksanaan Tes CAT BLUD RSUD A Yani Kota Metro

Kota Metro, Kamis (5/10/17). RSUD Jend. A Yani Kota Metro menggelar ujian tes CAT (Computer Assisted Tes) Pegawai Kontrak BLUD RSUD A Yani Kota Metro Tahun 2017 yang berlangsung di SMK N 3 Kota Metro.

Sebelum pelaksanaan tes, adapun alur dan mekanisme pelaksanaan  test cat tenaga kontrak BLUD RSUD A. Yani Metro yang harus diikuti oleh para peserta diantaranya :

  1. Tahap I, maksimal 60 orang peserta masuk & duduk diruang tunggu umum,
  2. Tahap II, maksimal 60 orang peserta masuk  ke ruang simulasi  dengan  mengisi daftar hadir, dan diberi nomor ruang tes dan penitipan barang,
  3. Tahap III, maksimal 60 orang peserta masuk ruang tes cat, dan
  4. Tahap IV, setelah selesai peserta wajib menyerahkan nomor ruang dengan mengambil barang.

Dalam arahannya Direktur RSUD Jend. A Yani Kota Metro Erla Andrianti melaporkan, dalam seleksi ini BLUD RSUD A Yani Kota Metro akan memilih 60 orang peserta yang terdiri dari perawat, bidan, rekam medik, Komputer, tenaga laboratorium dan hukum. Selain itu, dalam tes cat ini 290 peserta mengikuti tes yang terbagi menjadi lima sesi dan setiap sesinya terdiri dari 60 orang peserta.

Selain itu, Erla Andrianti juga mengharapkan pada sistem cat ini BLUD RSUD A Yani Metro dapat memperoleh tenaga kontrak yang berkualitas, dapat mencegah deskriminasi dan menghindari kkn. “Sistem cat ini, semoga dapat menjadi contoh bagi instansi atau kabupaten lain yang akan merekrut tenaga kerja, karna sistem ini sangat terbuka dan mengutamakan kualitas,” terangnya.

Mendukung Kota Layak Anak, Kota Metro Mulai Menerapkan Sekolah Ramah Anak

Menyandang Kota Layak Anak, Pemerintah Kota Metro kedatangan tamu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), untuk melakukan pengembangan Sekolah Ramah Anak di Kota Metro, Selasa (03/10/2017).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Walikota Metro ini, bertujuan untuk mempercepat mewujudkan program perlindungan anak di sekolahan. Program tersebut bernama Sekolah Ramah Anak, yang langsung dihadiri Asdep Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Kementrian PPA RI  Elvi Hendrani beserta rombongan.

Kedatangan Elvi Hendrani, ke Kota Metro untuk bertemu dengan Walikota Metro, dan langsung ditemui oleh Wakil Walikota Metro Djohan untuk melakukan kerja sama membentuk sekolah ramah anak.

Asdep Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Kementerian PPPA RI,  Elvi Hendrani mengatakan, sebelum melakukan kunjungan yang ke 3 kalinya, tim kami telah melakukan pembinaan kepada 100 orang dari 17 sekolah yang ada di Kota Metro.

“Dari pembinaan tersebut, telah menghasilkan 4 sekolah yang diantaranya, SMP Negeri 4 Metro, SD Aisyiah Kota Metro, SD Negeri 4 Metro Timur dan SD Negeri 5 Metro Barat yang terpilih sebagai pelopor dan akan diawasi oleh tim fasilitator kita, yaitu Ibu Sowiyah,” ujar Elvi Hendrani.

“Dan pada kesempatan ini, 4 sekolah tersebut diberikan bantuan sejumlah  Rp. 25.000.000. Dana tersebut yang terbagi Rp. 2.000.000 berbentuk alat permainan dan buku. Sementara Rp. 23.000.000 diperuntukkan guna penunjang sarana dan prasarana mendukung sekolah ramah anak,” terang Elvi Hendrani.

Wakil Walikota Metro Djohan mengungkapkan harapannya agar semua sekolah dapat menjadi sekolah ramah anak. Dan 4 sekolah ini akan diperlombakan “Yang dilihat bukan hanya bantuannya saja, terlebih lagi yang terpenting kelayakan ruang lingkup pendidikan yang meliputi ruang bermainnya,” ungkap Djohan.

“Mudah-mudahan Kota Metro menjadi kota yang benar-benar layak anak, dengan salah satunya dibangun pendidikan dari sekolahan. Pendidikan tersebut, tidak hanya berupa pelajaran, melainkan proses mereka bersosialisasi dan bermain. Hal inilah yang patut kita perhatikan sekarang ini,” ucap Djohan.

Hari Kunjung Perpustakaan, Menarik Minat Seluruh Masyarakat dan Siswa di Kota Metro

Bulan September dalam kalender nasional memiliki dua momen penting yang diantaranya sebagai Bulan Gemar Membaca dan tanggal 14 September diperingati sebagai Hari Kunjung Perpustakaan.

Tepatnya pada Pada hari ini, Rabu (27/09/2017) Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro mengadakan Hari Kunjung Perpustakaan yang  dimeriahkan oleh 100 meter Lorong membaca yang bertempat di sepanjang ruas Jl. Ade Irma Suryani.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro Syahcri Ramadan menyampaikan tema kegiatan ini yaitu, Melalui Hari Kunjungan Perpustakaan Kita Tingkatkan Minat dan Budaya Baca Masyarakat Kota Metro.

“Selain itu tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah, untuk menumbuh kembangkan gemar membaca melalui berbagai bacaan dan media. Menarik minat baca anak tentang buku-buku cerita budaya daerah, serta menumbuh kembangkan kecintaan kepada masyarakat akan budaya baca,” ucapnya.

Lebih lanjut, Syahcri Ramadan mengatakan peserta yang mengikuti lapak baca sebanyak 67 peserta. “Peserta tersebut diantaranya dari 11 SD, 7 SMP, 8 SMA, 1 Perguruan Tinggi, 8 OPD, 11 Rumah Pintar, 21 peserta umum dan pribadi. Dimana kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan kembali semangat literasi di Kota Metro,” paparnya.

“Tak hanya itu, kegiatan peringatan ini sudah dilaksanakan dari bulan Agustus dan puncaknya pada hari ini. Dengan awalnya hanya terdiri dari 4 kegiatan lomba diantaranya, lomba mewarnai tingkat TK, Lomba bercerita tingkat SD, Lomba pidato Bahasa Inggris tingkat SMP dan Lomba cipta dan baca puisi tingkat SMA,” jelas Syahcri Ramadan.

Sementara pada saat pembukaan acara Hari Kunjung Perpustakaan tersebut, Walikota Metro Achmad Pairin mengapresiasi kegiatan ini. Dimana dari kegiatan ini juga mampu dalam mendukung visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadikan orang di Kota Metro menjadi pandai, salah satunya dengan membiasakan diri untuk membaca dan melalui kegiatan inilah kita dapat membiasakan diri untuk membaca. Semoga program yang bagus ini dapat berjalan terus, untuk panitia yang berpartisipasi, saya ucapkan terimakasih,” ucap Pairin sebelum membuka acara tersebut.