Artikel Pemerintahan Kota Metro

Rakor Pemkot Metro Bulan Februari Tahun 2019

Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kota Metro bulan Februari tahun 2019 yang berlangsung di Aula Pemda Kota Metro, Kamis (21/02/19).
Kegiatan yang dipimpin oleh Walikota Metro dihadiri oleh Wakil Walikota Metro, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD Kota Metro, Kabag, Camat, Lurah se Kota Metro serta Instansi Vertikal.
Dalam arahannya Walikota Metro Achmad Pairin menyampaiakan bahwa pada rakor pada hari ini membahas tentang kegiatan yang telah dilakukan bersama yaitu musrenbang. Dimana kegiatan ini dengan harapan, dapat membawa perubahan serta perencanaan yang pas serta memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Para Lurah saya mengajak, agar berwawasan lebih tinggi, dengan harapan program yang akan dilaksanakan yaitu pemansangan lampu dapat terwujud sehingga Metro lebih terang,” ucapnya.
Selain itu, Achmad Pairin juga mengucapakan terimakasih atas kesigapan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro atas penanganan masalah wabah penyakit DBD yang siklusnya 5 tahun sekali.
Pada kesempatannya, Wakil Walikota Metro Djohan juga menegaskan agar perencanaan musrenbang ini harus berasal dari masyarakat yang juga akan disinkronkan oleh kebijakan pusat/provinsi, sehingga apa yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik.
“Selain itu, visi misi Kota Metro sebagai kota wisata keluarga, dengan begitu kita pun harus memiliki central oleh-oleh, karena selama ini banyak orang dari luar Metro  masih sulit mecarinya,” jelanya.

Musrenbang di Kelurahan Hadimulyo Timur

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri acara Musrenbang di Kelurahan Hadimulyo Timur, Jumat (20/02/19).

Heri selaku Lurah Kelurahan Hadimulyo Timur menyampaikan laporannya bahwa, Kelurahan Hadimulyo Timur adalah merupakan kelurahan pecahan dari 3 kelurahan di Metro Pusat.Kelurahan  jumlah RW 15 dan Ketua RT 45.

“Kemudian realisasi pokok PBB tahun ini sebanyak Rp.150.000.000 per desember, dan sudah masuk sebesar Rp. 118.000.000  atau sebesar 89,32 %,” ungkapnya.

Kepala Bapedda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, menyampaikan tema untuk 2020 yakni “Kita Mantapkan Pembangunan Manusia, Infrastruktur dan wisata keluarga Untuk Metro Sejahtera”. Tema tersebut disusun oleh Bappeda yang di bantu oleh Staf Ahli Walikota Metro.

Sedangkan dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin, mengucapkan terima kasihnya atas kehadiran saudara-saudara yang telah hadir di Musrenbang kali ini.

“Saya harapkan untuk saling berkordinasi antara Lurah, RW, RT agar dapat terjalin kerja sama, guna menyelesaikan apa yang belum selesai. Tapi saya salut seluruh Ketua RW, RT hadir semua pada kesempatan ini,” ungkap Pairin.

Diakhir sambutan Pairin mengatakan bahwaa, baru kali ini RT, RW semuanya hadir di acara Musrenbang.  “Semoga dengan pertemuan ini dapat mendapatkan solusi guna pembangunan di Keluarahan Hadimulyo Timur yang bermanfaat,” tutupnya Achamad Pairin.

Masyarakat Imopuro Kenakan Peci dan Sarung saat Musrenbang Kelurahan

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri acara Musrenbang di Kelurahan Imopuro, Jumat (15/02/19).

Nazirwan ali selaku Lurah Kelurahan Imopuro menyampaikan laporannya bahwa, Kelurahan Imopuro adalah merupakan kelurahan pecahan dari 3 kelurahan di Metro Pusat. Serta berbatasan dengan Kelurahan Hadimulyo dan juga Kelurahan yosomulyo, PBB tahun 2018 sudah mencapai 92,67 % yang kedepannya akan ditingkatkan.

“Kami mengharapkan pembagian makam Rumah Sakit Ahmad Yani menjadi lebih teratur, jangan sampai acak-acakan dan bukan penduduk sekitar RSUD.A.Yani dimakamkan di pemakaman tersebut sehingga yang ditakutkan menimbulkan kekacauan bahkan penggalian makam setelah dimakamkan,” ucap Nazirwan.

Bangkit Haryo Utomo Kepala Bapedda menyampaikan bahwa Bappeda di bantu oleh staf ahli walikota metro telah menyusun tema untuk 2020 yakni, Pemantapan Pembangunan Manusia infrastruktur dan wisata keluarga untuk metro sejahtera. Adapun tema tersebut di susun berdasarkan masa kepemimpinan Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro yang akan berakhir pada bulan februari tahun 2021 karena masing-masing memiliki 9 (sembilan) jatah wilayah.

“Saya pribadi mengucapkan terimakasih karena bapak ibu bersedia hadir di sini sedangkan ini dijam istirahat siang atau tidur siang namun justru mau membantu kami merencanakan pembangunan kedepannya” tutup Bangkit.

Sedangkan dalam arahan Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa apresiasi yang sebesar-besarnya kepada saudara  yang sudah menyambut kehadiran kami dengan menggunakan atribut ciri khas nya yakni memakai peci dan sarung.

Dalam acara tersebut Pairin memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp.200.000 kepada 3 undangan yang hadir yang dapat menjawab pertanyaan seputar Visi dan Misi Kota Metro, serta DBD.

Turut serta hadir para Asisten , Para Staf Ahli, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Metro Pusat, Lurah Imopuro,  babinsa, Kapolsek, Kepala bapedda, Tim Tekhnis, Rt/Rw se kelurahan Imopuro, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta tamu undangan.

Musrenbang di Kelurahan Tejoagung

Walikota Metro terus melakukan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang),  yang saat ini berlangsung di Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Rabu (13/02/19).

Pada sambutannya Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa musrenbang ini dilakukan untuk mencermati usulan yang diajukan masyarakat dan memverifikasi ke lapangan untuk memastikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat serta sarana diskusi untuk mewujudkan Metro yang sejahtera.
Selain itu, Achmad Pairin juga berharap agar Camat dan Lurah mampu menyusun skala prioritas untuk pembangunan di wilayah masing-masing. “Dalam skala prioritas pun pemerintah Kota Metro memperhatikan, terutama kapasitas anggaran yang kita miliki yakni dari pajak,”  jelasnya.
Selanjutnya, adapun penguatan pembangunan yang datang dari pemerintah pusat melalui pengelokasian dana Kelurahan sebesar Rp. 352.941.000 dan juga Pemkot Metro memiliki kegiatan Gerbang Bumi Sai Wawai yang diperuntukkan untuk membangun infrastruktur di wilayah Kelurahan dan diarahkan untuk lampu penerangan di lingkungan (LPL) di Kota Metro.

Wakil Walikota Metro Djohan, Minta Masyarakat Terus Amati Musrenbang

Musrenbang Tingkat Kelurahan yang kali ini berlangsung di Kelurahan Tejosari di hadiri langsung oleh Wakil Walikota Metro Djohan, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD,  kepala puskesmas, Babinsa, Kantipmas, Rabu (13/02/2019).

Berdasarkan laporan Lurah Tejosari Amsori mengatakan, atas nama warga dan pamong Kelurahan Tejosari pada tahun 2018 pencapaian pajak di PBB  86%.

 

“Untuk pelakasanaan Program Gerbang Bumi Sai Wawai, telah diserap ke12 titik lokasi pembangunan dari RW 1 sampai dengan RW 9. Kemudian digunakan 8 pokja untuk pembangunan jalan dan gorong gorong,” papar Lurah Tejosari.

Lanjutnya, ia juga berterimakasih kepada Walikota, Wakil Walikota beserta jajarannya atas terealisainya pembangunan jalan dan drainase menggunakan dana DAK. “Sebelumnya, acara ini dilakukan dengan pra musrenbang,” ungkapnya.

 

Pada amanantnya, Wakil Walikota Metro Djohan, menegaskan perihal Kelurahan Tejosari yang memiliki potrnsi sebagai Wisata Keluarga, hal ini mengarah kepada visi Kota Metro.

“Pada kesempatan ini juga saya sampaikan bahwa, untuk penguatan pembangunan di tahun mendatang, Pemerintah Pusat melalui pengalokasian dana Kelurahan sebesar Rp. 352.941.000. Oleh karena itu, Lurah dan Camat semestinya mampu menyusun skala prioritas untuk pembangunan di wilayahnya masing-masing,” kata Djohan.

Tambahnya, Djohan mengajak masyarakat untuk terus perpartisipasi dalam kegiatan musrenbang dari tingkat Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat Kota. “Sehingga masyarakat tau, rencana mana yang akan terreaslisai dan yang tertunda di setiap daerah. Dan ingat musrenbang ini untuk pembangunan di Tahun 2020,” tandasnya.

Musrenbang Kelurahan Yosorejo

Pemerintah Kota Metro kembali melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di Kelurahan Yosorejo, Metro Timur, Senin (11/02/19).

Plt. Lurah Yosorejo Heri Suparmi mengapresiasi atas kehadiran Walikota Metro di Aula Kelurahan untuk menyampaikan sambutan dan dengar pendapat langsung dari masyarakat Kelurahan Yosorejo, sehingga walikota metro dapat lebih dekat lagi dengan masyarakat dan memahami keluhan masyarakat.

“Dengan kehadiran Walikota Metro dapat memberi semangat pada kami semua dalam membantu memajukan pembangunan Kota Metro,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Metro dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadirannya bukan hanya karena adanya musrembang, tetapi juga silaturahmi saya dan teman-teman kepada masyarakat.

“Kehadiran saya dan kawan-kawan di hadapan masyarakat kelurahan Yosorejo yang berjumlah 6430 jiwa adalah untuk bersilaturahi, sehingga kita mengajak semua RW, RT dan Tokoh Masyarakat  agar dapat lebih dekat,” tuturnya.

Lanjutnya, Kita semua tahu bahwa perencanaan yang kita lakukan hari ini merupakan modal awal kita untuk melakukan perbaikan pembangunan yang ada di lingkungan Kota Metro.

“Kita berkumpul ini guna untuk membahas perencanaan di tahun 2020 sehingga kita dapat menghasilkan banyak pembangunan yang dibutuhkan semua masyarakat, dimana tahun ini kelurahan  mendapatkan anggaran yang berbeda dari tahun sebelumnya,” ungkap.

Walikota Metro mengatakan, tahun ini dana kelurahan sudah adanya kebijakan terkait operasional dana desa yang mengatur penggunaan dan fungsi dana desa agar semakin tepat sasaran dengan memberikan anggaran ke setiap kelurahan yang ada di Indonesia secara merata yakni Rp. 352.000.000,- yang di setujui oleh presiden.

“Selain itu juga, Kota Metro mendapatkan tambahan anggaran untuk penerangan sebesar Rp.150.000.000,- untuk masing-masing kelurahan untuk 300 titik yang akan di pasang lampu jalan dengan anggaran untuk setiap titik sebesar Rp. 500.000,-’’ tutupnya.