Artikel Pemerintahan Kota Metro

Pemkot Metro Tanda Tangani MoU Dengan Pemkot Bandung

Berdasarkan pada peraturan Nomor: 54/130/D-13/01/2017 tanggal 24 Januari 2017, yang berisikan Permohonan Kerjasama antara Pemerintah Kota Metro dan Pemerintah Kota Bandung, sebagai upaya peningkatan pelayanan publik melalui pengembangan e-Government di Kota Metro. Maka dari itu, Pemerintah Kota Metro melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Bandung, Kamis (23/03/2017).

Kerjasama yang berlaku selama 12 (dua belas) bulan sejak saat ini, dimaksudkan sebagai pedoman dalam melaksanakan alih pengetahuan dan pengalaman antar aparatur pemerintahan. Dalam menciptakan sinergitas penyelenggaraan pembangunan dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing daerah.

Dalam kesempatan kerjasama ini, Pemerintah Kota Metro memfokuskan pada Pengembangan Smart City, Pengembangan ekonomi kreatif, Pengembangan sumber daya manusia, Perencanaan Daerah, Pendidikan dan Pelatihan, Kebudayaan dan Pariwisata, Promosi dan Pengembangan Industri, Perdagangan dan Investasi, Kebersihan dan Pertamanan.

Selain itu, tujuan Pemerintah Kota Metro dari kesepakatan tersebut, untuk percepatan pembangunan daerah, peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat, dengan memanfaatkan sumber daya dari kedua pihak.

Penandatangan kerja sama ini dilakukan oleh, Wakil Walikota Metro Djohan dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan Kamil. Dari pihak Pemkot Metro turut hadir, Plt Dinas Komunikasi dan Informatika Farida Rahma, Pj Kabag Hukum Kota Metro, dan para perwakilan dari instansi terkait.

Pemkot Metro Bahas Pembentukan Perwali Disabilitas

Kamis (23/03/2017),  Asisten I Ridhwan, membuka rapat Perwali tentang  komite perlindungan dan hak-hak penyandang distabilitas, yang diadakan ruang OR Setda Kota Metro. Peserta dalam rapat ini diantaranya, Bappeda Kota Metro dan  para SKPD terkait.

Disabilitas adalah orang yang memiliki kekurangan dari anggota tubuhnya sehingga hal ini perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah. Maka dari itu Pemerintah Kota Merto akan membuat Perwali tentang perlindungan bagi penyandang disabilitas.

Berdasarkan penyampaiannya,  Ridhwan mengatakan rapat pembahasan Perwali disabilitas ini akan dilaksanakan sebanyak 2 (dua) sesi. Dikarenakan rapat kali ini, sebagai awalan kita untuk membicarakan tugas masing-masing bidang, dan untuk menampung aspirasi dari SKPD terkait.

 

Tambahnya, ia menegaskan bahwa bagian komite perlindungan dan hak-hak penyandang distabilitas,  masuk dalam bidang sosial budaya pada Bappeda Kota Metro. Yang sudah tersusun pada tugas kelompok dalam draf rumusan kedudukan komite perlindungan distabilitas, untuk periode 2016-2019.

“Saya meminta kepada para peserta rapat,  yang khususnya yang hadir saat ini, untuk dapat bekerja sama guna menghasilkan perwali yang bermanfaat bagi penyandang disabilitas,” ujar Ridhwan.

Plt Sekda Metro Ajak Peserta Sosialisasi Berantas Pungli

 

Pemerintah Kota Metro menyelenggarakan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (SABER PUNGLI) Kota Metro di Aula Pemda Kota Metro (23/03/17).  Agenda tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kota Metro, Staf Ahli Kota Metro, Asisten Sekda, Kepala Dinas / Badan / Satker Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, serta Peserta Sosialisasi.

Menurut laporan Inspektur Kota Metro M.Jihad Helmi, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Pungli, melakukan upaya-upaya preventif melalui sosialisasi, pelatihan dan kegiatan lain dalam rangka pencegahan. Selain itu juga bertujuan untuk bersama masyarakat mengawasi apabila terjadi praktek pungli di Kota Metro dan bagi petugas pelayanan publik agar dapat bekerja lebih profesional serta mengacu pada aturan yang berlaku.

Dalam sambutan Walikota Metro yang diwakili Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Budi Haryo Utomo mengatakan, jika Praktik PUNGLI dapat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu Pemerintah Kota Metro, memandang perlu untuk melakukan berbagai upaya nyata, melakukan pemberantasan tegas secara terpadu sehingga dapat menimbulkan efek jera kepada para pelakunya.

“Keberadaan Satgas Saber Pungli Kota Metro, diharapkan dapat merubah pelayanan publik yang semula kurang baik menjadi lebih baik lagi.. Silakan laporkan, bila terdapat berbagai tindakan  diluar aturan yang berlaku. Baik secara langsung ataupun tidak langsung melalui media elektronik ataupun non-elektronik dalam bentuk pemberian informasi, pengaduan, pelaporan, atau bentuk lain sesuai ketentuan perundang-undangan”ujar Plt. Sekda Kota Metro.

Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Budi Haryo Utomo berharap, agar keberadaan Satgas Saber Pungli dapat dijadikan momentum serta motivasi bagi semuanya, khususnya para Aparatur Sipil Negara untuk bekerja ddengan profesional, transparan, efektif dan efesien dalam mendukung penerapan prinsip-prinsip tata pemerintah yang baik. Selain itu juga berpesan agar para peserta sosialisasi dapat bekerja dengan baik, menanyakan pada narasumber materi yang kurang jelas dan mensosialisasikan kembali materi yang telah diberikan pada orang lain.

 

Demi Menunjang Kesehatan Dan Kebersihan Lingkungan, Pemkot Metro Beri Material Bangunan Secara Gratis

Pemerintah Kota Metro memberikan pembinaan sekaligus menyerahkan bantuan Stimulan Kepada Warga Binaan, yang bertempat di Aula Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan (22/03/2017). Hal ini bertujuan untuk meningkatan Peranan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3-KSS).

Menurut  Suparjo Rustam selaku Lurah Rejomulyo, warga binaan yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari 100 orang . Yang tersebar di 7 RW diantaranya RW I, RW II, RW III masing-masing berjumah 20 orang, dan RW IV, RW V, RW VI, RW VII masing-masing berjumlah 10 orang.  Dengan mata pencaharian yang mayoritas sebagai petani, peternak dan pembudidaya ikan.

“Saya berharap kepada peserta agar dapat memanfaatkan waktu yang telah disediakan oleh para pembina dengan sebaik-baiknya,” ujar .

Berdasarkan laporan Kepala Dinas PP PA PP & KB Kota Metro, Erla Andrianti menjelaskan bahwa, sasaran dari kegiatan ini adalah Kelurahan Rejomulyo Metro Selatan, yakni perempuan yang berasal dari keluarga pra sejahtera yang sudah berkeluarga sebanyak 100 orang.

Tambahnya, pembinaan P3-KSS bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi warga binaan agar dapat seimbang dengan masyarakat lain. “Selain itu, untuk meningkatkan partisipasi perempuan di bidang pembangunan, meningkatkan pendapatan warga binaan agar dapat hidup layak dan mandiri, meningkatkan derajat kesehatan bagi warga binaan. Serta agar dapat memanfaatkan lahan pekarangan dengan tanaman obat-obatan,” terang Erla .

Bantuan dari Pemerintah Kota Metro, dimaksudkan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan program P3-KSS tersebut. Melalui Walikota Metro, Wakil Walikota Metro dan Ketua TP PKK Kota Metro menyerakhan bantuan berupa material bangunan kepada warga binaan secara simbolis. Dimana bantuan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga untuk menunjang derajat kesehatan dan kebersihan di lingkungan keluarga.

Didalam sambutannya, Walikota Metro menyampaikan, Program pemberian bantuan bagi warga binaan P3-KSS ini, merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemkot Metro dan Tim Penggerak PKK sebagai program lintas sektoral. Yang diharapkan dapat mengubah pola pikir serta perilaku warga binaan.

“Saya berharap kepada Tim Penggerak PKK, dan Dinas terkait, serta warga binaan untuk bersama-sama melaksanakan program ini dengan sebaik-baiknya. Semoga dari program ini kaum perempuan dapat menunjukkan eksistensi kiprahnya, dalam pembangunan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat diberbagai sektor kehidupan”, ungkapnya.

Tambahnya, Wakil Walikota Metro Djohan mengatakan pesannya kepada para penerima bantuan, untuk memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. “Dan bantuan seperti ini kedepan akan kami upayakan untuk ditambah lagi, tentunya sesuai dengan APBD yang ada”, ucapnya.

Iringmulyo Kembali Mewakili Kota Metro Dalam Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi

Dalam menindak lanjuti lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro, yang diadakan pada tanggal 2 sampai 9 Maret yang lalu. Pemkot Metro mengadakan rapat penetapan pemenang lomba, yang berlangsung di OR Setda Kota Metro, Selasa (21/03/2017).

Berdasarkan dari laporan Wakil Ketua Tim Penilai, I Made Wiriyana mengatakan, dari rekapitulasi tim penilai menghasilkan nilai akhir yang diperoleh Kelurahan Purwosari  sebesar (314), Ganjar Asri sebesar (354), Iringmulyo sebesar (376,5), dan Rejomulyo sebesar (372,5) sementara Kelurahan Hadimulyo Timur sebesar (332).

“Sementara itu, dari hasil nilai tersebut kami menobatkan bahwa juara 1 yaitu Kelurahan Iringmulyo, juara 2 Kelurahan Rejomulyo dan juara ke 3 dari Kelurahan Ganjar Asri.  Dalam penilaian ini semua adalah hasil penilaian secara real, dimana ada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing Kelurahan,” ujar I Made.

Adapun sambutan dari Asisten I Kota Metro Ridwan mengatakan bahwa, pemenang dapat dilihat dari hasil pengamatan dan penilaian angka. Dapat dilihat betapa antusiasnya masyarakat di Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur baik dari masyarakatnya maupun aparat setempat.

“Hal ini dapat kita lihat semangat mereka untuk SIAP MENANG” hingga ketingkat nasional. Jadi berdasarkan data yang diperoleh, saya kira Metro Timur memang layak menjadi pemenang,” ucap Ridwan.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menjegaskan bahwa, pemenang lomba dapat dilihat berdasarkan 5 indikator penilaian yaitu, partisipasi masyarakat, administrasi kelurahan, PKK, karang taruna dan sumber daya manusia.

“Dari 5 indikator tersebut, maka Kelurahan Iringmulyo lah yang diputuskan menjadi pemenang. Dimana kita sebagai tim penilai harus mendukung siapapun yang menjadi pemenang untuk dapat mewakili Kota Metro ke Tingkat Provinsi. Dan mudah-mudahan kedepannya, dalam menghadapi lomba tingkat provinsi bisa menjadi lebih semangat lagi,” jelas Bangkit.

Asisten II Buka Acara Rapat Dekopinda dan BPKH Dekopinda Kota Metro

Asisten II Pemerintah Kota Metro Prayetno membuka acara Rapat Kerja Daerah Dewan Koperasi Daerah Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) dan Rapat Kerja Badan Pelayanan Badan Pelayanan Konsultasi Hukum  (BPKH) Dekopinda Kota Metro 2017. Dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua Dekopindo Provinsi Lampung, Ketua Dekopindo Metro, dan Tamu Undangan yang terletak di Ruang Pertemuan Hotel Grand Sekuntum, Selasa (21/03/2017).

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) adalah lembaga yang didirikan oleh gerakan koperasi yang kepengurusannya dipilih oleh dan dari anggota. Dekopin didirikan pada tanggal 12 Juli 1947, yang setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Koperasi di Indonesia. Kelembagaan pemerintah yang membidangi koperasi secara langsung dibentuk tahun 1978, melalui pengangkatan Menteri Muda Koperasi, atas usul Dekopin.

Ketua Dekopindo Metro Juniansyah mengatakan, acara ini merupakan agenda tahunan Dekopindo yang sudah berlansung selama 5 tahun yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro. Tujuan dilaksanakannya acara ini untuk menyusun program kerja selama satu tahun yang akan dikerjakan dan membahas bidang-bidang.”Output kegiatan ini agar koperasi bisa bekerja sesuai aturan dan bermanfaat bagi anggota serta calon anggota Koperasi”ungkap Juniansyah.

Dalam sambutannya Asisten II Pemerintah Kota Metro Prayetno menjelaskan, pembangunan perkoperasian merupakan bagian integral dari pembangunan perekonomian nasional, karenanya koperasi diharapkan menjadi salah satu pilar ekonomi bangsa, sesuai dengan amanah konstitusi yang tertuang dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945, bahwa ekonomi disusun berdasarkan demokrasi ekonomi, dan bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi.

“Sukses penyelenggaraan Rakerda Dekopinda Kota Metro kali ini dapat menjadi sebuah barometer awal bagi pelaksanaan program DEKOPINDA kedepannya. Oleh karena itu Pemerintah Kota Metro berharap peserta Rakerda dapat mengikuti seluruh rangkaian acara ini dengan tertib, serta memberikan aspirasi dan masukan yang konstruktif, agar kedepannya Dekopinda memiliki kemampuan menjadi lokomotif dinamisasi bagi gerakan koperasi yang lebih sehat, tangguh dan mandiri” ucap Prayetno.

 

error: Isi dilindungi !!