Artikel Lingkungan Pemerintah Kota Metro

SMPN 4 Metro dan Lapangan Iringmulyo Metro Timur Menjadi Target Jumat Bersih

 

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional pada tanggal 25 Juli 2018, Pemerintah Kota Metro pada kesempatan ini memusatkan Kegiatan Jumat Bersih bertempat di SMPN 4 Metro, Lapangan Iringmulyo Metro Timur dan area sekitarnya, Jumat (20/07/2018).

Kegiatan yang berlangsung ini melibatkan petugas kebersihan Kota Metro serta seluruh Satuan Kerja di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, yang dinilai sangat membantu dalam menjaga keindahan dan kebersihan, terutama menjelang pelaksanaan lomba LSS tingkat nasional.  Tak hanya itu, pada kegiatan ini memacu antusias para pelajar untuk membersihkan sekolahnya. 

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro Prayetno, menilai Jumat bersih yang dipusatkan di SMPN 4 Metro dan sekitarnya dalam rangka penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) ini diharapkan mampu dilakukan secara maksimal, sehingga pada hari penilaian lokasi ini sudah siap untuk di perlombakan.

Prayetno juga mengutarakan, bahwa kegiatan jumat bersih ini dilakukan tidak hanya pada saat adanya perlombaan, tetapi akan terus dilakukan. “Kegiatan kebersihan ini diharapkan dapat menggugah warga Kota Metro akan pentingnya nilai kebersihan dan keindahan di Kota Metro, sehingga kesehatan dan kenyamanan akan dapat dirasakan bersama.” ujarnya.

Masyarakat Kota Metro Terlibat dalam Program Gerbang BSW

Kamis, (19/07/2018) bertempat di Aula Kecamatan Metro Utara, Pemerintah Kota Metro launching program baru Gerakan Membangun Bumi Sai Wawai (Gerbang BSW). Kegiatan ini bertemakan Kita Tingkatkan Gotong Royong Untuk Membangun Kota Metro Tahun 2018.

Berdasarkan penyampaian Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menjelaskan bahwa, program Gerbang BSW ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Kota Metro.

“Dimana program ini akan dilaksanakan di 5 Kecamatan se-Kota Metro, dengan  melibatkan kasi pembangunan kecamatan, kasi ekonomi pembangunan kelurahan, ketua LPM, ketua RT/RW dari Kelurahan. Terlebih lagi, bantuan ini bukan berbentuk dana melainkan, berbentuk barang sederhana yang tidak menggunakan teknologi tinggi dan akan dilaksanakan oleh setiap pokja,” ujar Kepala Bappeda.

Sementara dalam membuka acara ini, Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, bantuan dari program Gerbang BSW akan melibatkan masyarakat sepenuhnya. Guna melihat semangat gotong royong para masyarakat, yang akan membawa nama baik setiap Kelurahan nya.

“Sedangkan dalam program ini, setiap Kelurahan akan mendapatkan bantuan senilai Rp. 150.000.000. Jika program ini berjalan dengan baik, maka kami akan menambahkan anggaran untuk program ini di tahun selanjutnya,” ucap Pairin.

Sedangkan dalam penyampaian Camat Metro Utara Usman Amadi, melaporkan bahwa RT/RW yang akan terlibat sebelumnya akan mengalami seleksi. Kemudian dengan bantuan dari program Gerbang BSW akan digunakan untuk pembangunan pelebaran jalan dan pembangunan tersier.

“Dengan ini kami juga berharap, kegiatan ini akan berjalan dengan baik disetiap wilayahnya masing-masing. Sehingga pembangunan setiap daerah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Sosialisasi Forum Anak Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPP dan KB) Kota Metro mengadakan sosialisasi forum anak Kota Metro tahun 2018, berlangsung di Lec Kartika Kota Metro, Selasa (10/7/2018).

Berdasarkan laporan ketua pelaksana, Juni Kuswati melaporkan bahwa, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi antara Lurah, Camat, dunia usaha dan OPD terkait dalam mendukung keberadaan forum anak baik di Kelurahan, Kecamatan maupun Kota Metro.

“Meningkatkan fungsi dan peran pengurus forum anak sebagai pelopor dan pelapor dalam proses pembangunan. Meningkatkan fungsi dan peran serta sekolah, guna mendukung keberadaan forum anak Kota Metro,” ungkapnya.

Tambahnya, Juni Kuswati memaparkan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini berjumlah 70 orang terdiri dari, Camat 5 orang, Lurah 22 orang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 8 orang, perwakilan sekolah 4 orang, pengurus forum anak Kelurahan dan Kota Metro 26 orang.

Sementara dalam sambutan Asisten I Ridhwan mengatakan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dan mengucapkan selamat datang kepada narasumber dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Lampung atas kesediannya untuk hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan forum anak Kota Metro.

“Harapan kami melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan dan memberikan masukan serta, meningkatkan motivasi kita semua untuk bersama-sama meningkatkan mutu kehidupan anak-anak di Kota Metro dan di Provinsi Lampung pada umumnya,” kata Ridwan.

Dengan itu, Ridhwan menambahkan bahwa, peran Pemerintah Kota Metro dalam menjamin terpenuhinya hak anak, dengan memfasilitasi terbentuknya forum anak di setiap Kelurahan dan Kecamatan.

“Selain itu, upaya yang sungguh-sungguh dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, sangat diperlukan untuk memaksimalkan peran dan fungsi forum anak Kota Metro, dalam rangka mewujudkan Kota Metro sebagai Kota layak anak. Oleh karena itu hadiri yang hadir diharapkan paham dan mengerti tentang forum anak,” ungkapnya.

Diakhir sambutan, Ridwan menegaskan kembali kepada para peserta, untuk dapat mengikuti kegiatan ini, serta mensosialisasikan dan mengimplementasikan masalah Perlindungan Anak ini kepada keluarga terdekat dan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. “Sehingga masalah Perlindungan Anak dapat tersosialisasikan dengan lebih baik di tengah-tengah masyarakat,” tutup Ridhwan.

Pemerintah Kota Metro Adakan Sosialisasi Kerukunan Beragama

Walikota Metro Achmad Pairin membuka kegiatan sosialisasi kerukunan dalam kehidupan beragama di Kota Metro. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang bertempat di Aula Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Selasa (08/05/2018).

Sosialisasi yang bertemakan Peran Tokoh Agama Dalam Mendukung Terwujudnya Pilkada yang Jujur, Aman dan Damai, menghadirkan Narasumber dari Polres, Kodim, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Metro. Mengenai peserta sosialisasi berjumlah 200 orang, yang terdiri dari Lurah dan Tokoh Agama se- Kota Metro.

Dalam sambutannya Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, apresiasinya atas terselenggaranya sosialisasi kerukunan umat beragama. Dengan harapan dapat meningkatkan kualitas kehidupan antar umat beragama khususnya di Kota Metro. Selain itu, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan akan tercipta kemitraan dan hubungan yang harmonis antara Pemerintah dengan Masyarakat.

“Setiap peserta dari sosialisasi ini diminta untuk memperhatikan materi yang disampaikan dengan seksama. Kemudian lakukan diimplementasikan dalam berbagai program peningkatan kerukunan antar Umat beragama sesuai dengan wewenangnya masing-masing,” tegas Pairin.

Sementara dalam sambutan Plt. Kepala Kantor Kesbangpol Kota Metro Nur Elman menambahkan, bahwa sosialisasi tersebut bertujuan agar para Peserta memahami pentingnya kerukunan dan harmonisasi kehidupan antar Umat beragama. Selain itu juga untuk menyambut pelaksanaan Pilkada serentak 2018, Pileg 2018, dan Pilpres 2019, agar bisa berjalan dengan jujur, aman, dan damai.

“Sosialisasi ini akan dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali, yang terakhir akan dilaksanakan di Aula Kecamatan Metro Utara pada 15 Mei 2018 mendatang,” pukasnya.

 

Pemerintah Kota Metro Canangkan BBGRM ke-15 dan HKG PKK ke 46 tahun 2018

Pemerintah Kota Metro canangkan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-15. Kegiatan ini bersamaan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 46 tahun 2018,  yang bertempat di Lapangan Hati Kudus, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kamis (03/05/2018).

 

Berdasarkan laporan Asisten I Ridhwan sebagai ketua panitia mengatakan, tujuan pelaksanaan ini untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dan peran serta masyarakat dalam pembangunan, serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan untuk meningkatkan peran dan fungsi lembaga kemasyarakatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

“Waktu dan tempat pelaksanaan pencanangan BBGRM ke-15 dan HKG PKK ke 46 tahun 2018 di tingkat nasional, akan dilaksanakan awal bulan Oktober tahun 2018 di Bali. Sedangkan pencanangan BBGRM dan HKG PKK tingkat Provinsi Lampung laksanakan pada bulan Juni tahun 2018, di Kabupaten Lampung Selatan. Sementara untuk tingkat Kota Metro dilaksanakan pada hari ini,” jelas Ridhwan.

 

 

Pada kegiatan ini juga, Walikota Metro yang didamping Wakapolres, Kepala SKPD menyerahkan secara simbolis hadiah pemenang lomba Gotong Royong, Lomba Kelurahan, Lomba Tumpeng, pemberian bantuan bibit ternak kambing dan budidaya ikan, bantuan transport bagi Guru Honor, penyerahan Uang oprasional Linmas se-Kota Metro, pemberian bantuan buku masing-masing 25 judul dan pembagian pemenang lomba selfie.

Sementara dalam sambutan Ketua PKK Kota Metro Heryati Pairin mengucapkan, tema Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46 tahun 2018 kita tingkatkan kerukunan keluarga dan lingkungan untuk mewujudkan Indonesia damai.

“Selain itu, tujuan dari Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 46 yaitu untuk memasyarakatkan gerakan PKK, sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat. Serta meningkatkan pemahaman segenap jajaran tim penggerak PKK dalam rangka memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ucap Heryati.

Sedangkan dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin menuturkan bahwa, kegiatan gotong royong dirasa sangat bermanfaat dalam menjalin hubungan kerjasama. “Bersamaan ini saya atas nama Pemerintah Daerah memberi apresiasia terhadap semua pihak yang terlibat dalam kegiatan BBGRM,” ujarnya.

“Dan untuk para pemenang perlombaan yang baru saja tadi di berikan hadiah, semoga dapat melaju ke tingkat selanjutnya. Dan harapan saya, kegiatan seperti ini dapat berjalan setiap tahunnya untuk mencapai visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif,” kata Pairin sebelum memukul kentongan, sebagai simbul pembukaan kegiatan ini.

Pembukaan FLS2N Tingkat SD dan SMP di Kota Metro

Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP di Kota Metro, yang dibuka oleh Wakil Walikota Metro digelar di Gedung Nuwo Budayo, Senin (09/04/18).

 

Berdasarkan laporan ketua panitia yang selaku Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendidikan Kota Metro, Puspita Dewi melaporkan kegiatan FLS2N akan berlangsung selama 5 (lima) hari yang dimulai pada tanggal 9 April hingga 13 April mendatang.

“Kemudian kategori perlombaan tingkat SD berupa, menyanyi tunggal, seni tari, pantomim, gambar cerita, baca puisi. Sementara tingkat SMP berupa menyanyi tunggal, seni tari, gitar solo, desain poster, musik tradisional, serta paduan suara. Cabang perlombaan ini merupakan persiapan kita untuk FLS2N tingkat Provinsi dan Nasional,” papar Puspita Dewi.

Lebih lanjutnya, Puspita Dewi juga melaporkan mengenai pelaksanaan FLS2N di tingkat Provinsi. “Untuk tingkat SMP akan diakan pada tanggal 27-30 April dan tingkat SD pada tanggal 9-12Mei 2018. Sementara jumlah peserta saat ini, yang mengikuti lomba dari tingkat SD sebanyak 61 sekolah dan tingkat SMP sebanyak 26 sekolah,” ungkapnya.

Dalam sambutan Wakil Walikota Metro Djohan, mengucapkan apresiasi dengan harapan, kegiatan ini mampu meningkatkan dan menyalurkan berbagai potensi untuk mendorong minat dan bakat para pelajar se Kota Metro di bidang seni.

“Dimana yang kita ketahui, para pelajar merupakan aset bangsa kita. Oleh sebab itu, kegiatan ini sebagai upakan paya kita bersama dalam membina dan meningkatkan SDM kedepannya.

Lebih lanjutnya, Djohan menegaskan bahwa, dengan adanya perkembangan teknologi merupakan tantangan kita bersama dalam menyaring informasi positif terlebih dikalangan pelajar.

“Jangan sampai kecanggihan menjadi bumerang kita. Semoga kegiatan ini mampu menyaring kreatifitas dan bakat yang posotif, dalam bidang seni dan budaya mewujudkan visi Kota Metro,” tegas Djohan.