Artikel Kesehatan Pemerintah Kota Metro

PKK dan YKI Kota Metro Ajak Pegawai Dept. Chandra Cegah Penyakit Kanker Serviks Secara Dini

PKK Kota Metro melakukan kegiatan Gerakan Sosialisasi dan Pemeriksaan IVA dalam rangka Penurunan Kanker Serviks, bersama dengan Chandra Dept Store Kota Metro, Kamis ( 23/03/17).

Ketua panitia Silvi melaporkan Kegiatan ini dilakukan untuk menindak lanjuti kegiatan pokja 4. Selain itu, kegiatan ini akan dilakukan di setiap puskesmas dan YKI yang ada di Kota Metro, Guna menangulangi penyakit mematikan, nomor 2 bagi kaum wanita di Dunia.

Pada penyampainnya Yeti Anggraini mengatakan, cegahlah penyakit mematikan ini dengan Pemeriksaan IVA secara dini. ” Karna pencegahan Kanker Serviks secara dini akan lebih efektif dari pada mengobati,” Ucapnya.

Kanker serviks umumnya dikenal dengan penyakit kanker leher rahim, jenis penyakit ini banyak dialami oleh kaum hawa (wanita). Saat ini,kanker serviks menjadi penyebab kematian wanita nomor dua di dunia. setelah penyakit jantung koroner.

Namun bila tidak dilakukan upaya deteksi dini dan pengobatannya, maka dalam kurun waktu setahun ke depan, diprediksi penyakit kanker leher rahim ini akan menjadi penyebab kematian wanita nomor satu.

Rapat Koordinasi Tim KPA Kota Metro

Wakil Walikota Metro, Djohan, menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Tim Komisi Penanggulangan AIDS Kota Metro Tahun 2017, yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, Rabu (08/03/2017).

Rapat yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro tersebut mendapat apresiasi langsung oleh Wakil Walikota Metro, yang diharapkan Rakor Tim KPA tersebut dapat menghasilkan berbagai keputusan yang dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Kota Metro.

Dari pengembangan tugas Tim Pengumpul Data pada Dinas Kesehatan Kota Metro 2017, terdapat 54 kasus HIV/AIDS di Kota Metro dengan perincian masih hidup 26 orang dan telah meninggal 28 orang rata- rata penderita berasal dari luar Kota Metro.

Dalam sambutannya, Djohan mengajak untuk bersama-sama mengambil langkah antisipatif,supaya dapat mengungkap kasus  lebih banyak lagi dan berusaha agar penyakit HIV/AIDS yang sudah ada tidak menular atau menyebar luas.  “Mari kita berusaha agar penyakit tersebut tidak menyebar luas dan menular ke kepada yang lainnya. Itulah tugas kita, tugas Komisi Penanggulangan AIDS Kota Metro ini”, ungkapnya.

“Kepada peserta rapat ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan setelah kegiatan ini berakhir, hendaknya dapat mensosialisasikan kembali, kepada rekan-rekan yang belum sempat hadir”, ucap Djohan.

Wakil Walikota Metro tersebut juga meminta kepada Stakehorder terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Metro, kiranya kegiatan tersebut dapat diintegrasikan dengan program pencegahan dan pengendalian penyakit. “Kedepan KPA Kota Metro harus terus galang kerjasama dengan berbagai organisasi lain.Sosialisasi pencegahan HIV ini juga, terutama kita sasarkan pada anak sekolah”, tutup Djohan.

Sebanyak 1272 Lansia Serentak Senam LLI di Mulyosari

Para lansia yang tergabung dalam Organisasi Lanjut Lansia Indonesia (LLI) cabang Kota Metro, lakukan senam LLI secara rutin, yang kali ini bertempat di Lapangan Kelurahan Mulyosari, Metro Barat, Minggu (26/02/2017).

Sebanyak 1272 orang terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak yang rata-rata berumur 40 tahun lebih, memulai senam pagi hari ini pada pukul 06.30 WIB. Peserta senam ini merupakan pengurus LLI maupun perwakilan lansia dari 22 kelurahan dan 5 Kecamatan di Kota Metro.

Berdasarkan sambutan Wakil Walikota Metro, Djohan mengatakan, kita patut bersyukur mempunyai walikota yang peduli akan LLI. Dengan digelarnya senam LLI ini, semoga kita semua sehat.

“Dengan harapan, agar kita bersama-sama menjaga kesahatan. Yang mana senam bisa membawa kita sehat. Mudah-mudahan acara seperti ini,  tetap berjalan dengan meriah,” ujar Djohan.

Tambahnya, Bapak dari tiga anak ini, meminta semua warga LLI tetap semangat. Baik dimanapun tempatnya, gebyar senam LLI ini harus tetap harus semangat.

“Sementara untuk peserta yang belum memakai seragam, kedepannya pasti kami akan anggarkan seragam secara bertahap. Jadi tetap semangat, jangan sampai karna tidak punya seragam menjadi tidak semangat,”ujar Wakil Walikota Metro Djohan.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Ahmad Pairin memberikan apresiasinya terhadap LLI Kota Metro, yang mana acara ini dianggapnya sangat meriah.

“Apa lagi para peserta mengenakan seragam yang mencirikan sekali, bahwa itu seragam anggota LLI. Harapan saya juga, dengan senam ini warga Kota Metro terutama para lansia sehat semua,” ucap Pairin.

Banyak Acara Banyak Hadiah, Di Car Free Day Minggu Ini

Pemerintah Kota Metro adakan Car Free Day setiap bulannya pada Minggu 1 dan ke-3. Pada car free day kali ini, dimeriahkan dengan jalan sehat dan donor darah, yang berlangung di Jl Z.A Pagar Alam, Depan Rumah Dinas Walikota Metro, Minggu (19/02/2017).

Tepatnya car free day di Minggu ke 3 ini, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Metro, merayakan hari raya Cap Go Meh dengan jalan sehat. Jalan sehat ini memberikan 80 hadiah, dengan hadiah utamanya berupa sebuah sepedah.

Dari sisih lain, Palang Merah Indonesia (PMI) turut meberikan 100 bingkisan secara cuma-cuma, kepada pendonor darah yang sukarela. Tak hanya itu, 30 kacamatan gratis dari yayasan lotari diberikan kepada pelajar SD Negri 5, SD Negri 7 dan SD Negri 4 Kota Metro.

Sementara itu, Walikota Metro Ahmad Pairin mengatakan, semoga kegiatan car free day ini tetap berjalan, sesungguhnya acara ini milik kita semua, warga masyarakat Kota Metro.

“Biasanya, setiap acara car free day berlangsung ada sponsor yang memeberikan sepeda, namun hari ini tidak, karena ada kegiatan lain. Namun jangan kuwatir, di bulan depan akan ada lagi,”  ujar Pairin.

Sedangkan Wakil Walikota Metro Djohan, mengutarakan rasa terimakasihnya kepada PSMTI. “Semoga kegiatan ini akan tetap berjalan, dari tahun ke tahun, bulan ke bulan. Sehingga warga Kota Metro sehat walafiat,” tutup Djohan.

PKK Metro Tinjau Persiapan Lomba UKS Tingkat Nasional

Tim Penggerak PKK Kota Metro melakukan peninjaun dalam rangka lomba UKS tingkat Nasional yang terletak di TK Tiara Persada. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Heriyati Pairin, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Siti Aisyah Djohan, Camat Metro Utara, Lurah Banjarsari, dan Dinas terkain, Kamis (02/02/2017).

Tim Penggerak PKK melakukan peninjauan ke TK Tiara Persada dalam rangka mempersiapkan lomba UKS tingkat nasional. Dalam peninjauan tersebut diharapkan TK Tiara Persada dapat mempersiapkan perlombaan yang akan datangdan menghimbau warga sekitar agar mendukung acara tersebut.

Perlombaan ini diperkirakan akan dinilai oleh tim penilai dari pusat sekitar bulan mei. “Pembinaan tersebut akan dilakukan oleh masing-masing dinas terkait” ungkap Heriyati Pairin.

 

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Screening di Google Play

 

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)  Kesehatan Cabang Metro meluncurkan aplikasi Mobile Screening Day. Peluncuran tersebut dilaksanakan di Aula Pemda Metro yang dibuka oleh Walikota Metro Achmad Pairin dan dihadiri oleh Dinas terkait dan insan pers, Rabu (01/02/2017).

Mobile Screening adalah sebuah aplikasi yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan dan dapat didownload pada play store dari gadget android oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional -Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), melalui aplikasi Mobile Screening BPJS Kesehatan. Aplikasi ini berguna untuk mendeteksi atau mengindentifikasi dini resiko empat penyakit kronis, seperti diabetes melitus, hipertensi, ginjal kronik dan jantung koroner.

Peserta dapat mengunduh aplikasi BPJS Kesehatan mobile di Google Play Store kemudian melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan. Setelah terdaftar dan mengklik tombol login peserta dapat memilih menu Screening riwayat kesehatan kemudian peserta akan diminta mengisi 47 pertanyaan yang terdiri atas kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diderita, riwayat penyakit dalam keluarga peserta, dan pola makan peserta.

Jika peserta memiliki risiko rendah maka akan disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan melakukan latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari. Namun apabila dari hasil skrining,  memiliki potensi sedang atau tinggi maka mereka akan memperoleh legalisasi atau nomor skrining skunder dan akan diarahkan untuk mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat pertama (FKTP).

Walikota Metro Acmad Pairin mengatakan jika Pemerintah kota Metro menyambut baik atas diluncurkannya aplikasi ini. Hal ini dikarenakan aplikasi ini dapat mendeteksi penyakit secara dini sehingga diharapkan angka harapan hidup masyarakat Kota Metro dapat naik. “Saya memberikan apresiasi kepada semua pihak atas diluncurkannya aplikasi ini dan berharap seluruh masyarakat dapat mengetahuinya sehingga keempat penyakit resiko tersebut dapat dicegah secara dini”ungkap Pairin.

error: Isi dilindungi !!