Artikel Kesehatan Pemerintah Kota Metro

Pembukaan Pasar Senja Ramadhan 1440 H Pemkot Metro

Pembukaan Pasar Senja Ramadhan 1440 H Pemerintah Kota Metro, dengan tema Melalui Pasar Senja Ramadhan Tahun 2019 Kita Sajikan Keanekaragaman Menu Yang Berkualitas, Sehat, Utuh dan Halal, Selasa (07/05/2019).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Samber Park Kota Metro ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Metro Djohan, Sekda Kota Metro A. Nasir, Kepala OPD se-Kota Metro, Fokorpimda Kota Metro, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Dharma Wanita Kota Metro, Camat, Lurah, para pedagang, dan tamu undangan.

Pada laporannya, Kadis Perdagangan Kota Metro Leo Hutabarat menyampaikan, bahwa peserta berjumlah 200 pedagang kecil di Kota Metro, dengan tujuan kegiatan ini dapat memudahkan masyarakat dalam mencari makanan siap saji dan sebagai sarana menumbuhkan ekonomi rakyat.

Dalam kesempatannya, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa kegiatan pasar senja Ramadhan 1440 H dimulai sejak tanggal 6 Mei – 3 Juni 2019, dengan harapan kegiatan ini dapat sesuai dengan program yang direncanakan. Karena bisa diketahui bersama bahwa setiap program tidak dapat berjalan secara optimal tanpa didukung oleh semua pihak khususnya para pedagang dan pengunjung.

“Kepada seluruh penyelenggara agar terus memperhatikan pasar senja ini sehingga dapat disempurnakan pada masa-masa yang akan datang”, ucapnya.

Selain itu, Achmad pairin pun menjelaskan bahwa pasar senja ini sangat baik sehingga dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat terutama untuk berbelanja berbagai jenis makanan siap saji untuk berbuka puasa, serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Car Free Day Kota Metro Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1440 H

Pemerintah Kota Metro secara rutin mengadakan senam pada Minggu ke-1 dan ke-3 setiap bulannya. Hal ini yang biasanya dilaksanakan di Lapangan Samber (Samber Park) Kota Metro, dan disebut dengan Car Free Day Kota Metro.

Car Free Day kali ini selain berhadiah 2 sepeda gunung, Walikota Metro menambahkan hadiah berupa 5 buah amplop yang berisikan uang tunai Rp. 200.000 untuk berbuka puasa bagi warga yang beruntung.

Pada kesempatan ini, Walikota Metro Achmad Pairin menyambut para peserta senam dengan gembira. Dimana senam pada hari ini merupakan senam terakhir menjelang Bulan Suci Ramadhan 1440 H, dan diramaikan oleh para anggota IDeA Indonesia Metro.

“Atas nama Pemerintah daerah dan keluarga, saya mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin,” ujar Pairin, Minggu (05/05/2019)

Ia juga menambahkan, mengenai adanya tenda yang berada di Lapangan Samber, yang akan difungsikan sebagai tempat para penjual takjil.

Sedangkan itu, Wakil Walikota Metro Djohan mengingatkan kepada warga Kota Metro yang beragama lain atau yang tidak menjalankan ibadah puasa, untuk saling menghargai dan menghormati orang yang sedang berpuasa.

“Semoga ibadah kita, termasuk puasa dan ibadah yang lainnya nantinya dapat menjadi amalan dan berkah, serta diterima oleh Allah SWT,” ujarnya diakhir sambutan car free day.

Deklarasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) Kecamatan Metro Pusat

Walikota Metro yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Ridwan membuka langsung Deklarasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) Kecamatan Metro Pusat yang berlangsung di aula kecamatan Metro Pusat, Senin (29/04/2019).

Dalam kesempatan ini turut hadir Camat Metro Pusat, Lurah se-kecamatan Metro Pusat, Kapolsek Metro Pusat, Kepala Puskes Metro Pusat, Babinsa, Babinkamtimbas  serta para kader se-kecamatan Metro Pusat. Deklarasi STBM ini meliputi Kelurahan Metro, Kelurahan Imopuro, Kelurahan Yosomulyo, Kelurahan Hadimulyo Barat serta Kelurahan Hadimulyo Timur.

Camat Metro Pusat dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya Metro Pusat merupakan kecamatan yang tingkat kepadatan penduduknya paling tinggi di Kota Metro. Hal ini merupakan PR berat bagi kami yang berada di Kecamatan Metro Pusat untuk mengupayakan perilaku hidup bersih dan sehat bagi masyarakat.

Tambahnya, Camat Metro Pusat mengatakan, pelaksanaan STBM di Kecamatan Metro Pusat berdasarkan data per tahun 2018 masih ada 124 KK yang  tidak memiliki jamban dan 113 KK yang suka BAB sembarangan.  Hal ini tentunya bukan suatu prestasi, melainkan sebagai pemicu dalam menggiatkan untuk  merubah pola pikir masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat khususnya.

Deklarasi STBM Kecamatan Metro Pusat ini merupakan tindak lanjut masing-masing kelurahan yang sudah berupaya dalam proses pengentasan pembuatan jamban untuk KK yang belum memiliki jamban atau masih BAB sembarangan.

“Kalau di akumulasikan se-kecamatan Metro Pusat  akan dibuat sekitar tujuh puluh lima jamban pada tahun 2019 ini melalui dana kelurahan, dan sisanya akan dialokasikan dari CSR atau swadaya masyarakat sendiri,” tutupnya.

Asisten I Ridwan  menyampaikan sebagaimana hasil rapat minggu lalu bahwasanya Metro Pusat pada gelombang kedua ini mendapat kesempatan pertama dibandingkan kelurahan yang lain untuk mendeklarasikan STBM. Metro Pusat yang berkomitmen untuk sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Atas nama Pemerintah Kota Metro kami menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui sektor kesehatan di Kota Metro,” ucapnya.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat adalah suatu strategi intervensi yang menitikberatkan pada percepatan kondisi sanitasi total melalui perkembangan perilaku hidup higienis yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.  Suatu masyarakat dikatakan mencapai kondisi sanitasi total apabila seluruh komponen masyarakat telah melaksanakan lima pilar STBM. Yakni tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan yang aman, mengelola sampah dengan aman serta mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.

“Deklarasi STBM merupakan konmitmen yang harus ditingkatkan dengan monitoring evaluasi secara bertahap serta pemberitaan terus menerus kepada masyarakat sehingga tujuan STBM dapat membumi menjadi kebutuhan kehidupan masyarakat kita,“ tutupnya.

Senam Pagi LLI Kota Metro di Kelurahan Karangrejo

Pemerintah Kota Metro mengadakan senam pagi Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) secara rutin tiap bulannya, yang pada minggu keempat ini bertempat di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Minggu (28/04/2019) pukul 06.30 WIB.

Pada kesempatan ini turut hadiri Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Kepala Dinas Sosial, Camat Metro Utara, serta para Lurah se-Kota Metro dan tidak ketinggalan para anggota LLI setiap Kelurahan di Kota Metro.

Dalam sambutan Wakil Walikota Metro Djohan mengungkapkan bahwa, senam pada pagi ini merupakan senam yang terakhir sebelum kita menunaikan ibadah puasa.

“Oleh karena itu, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Mudah-mudahan kita semua bisa menjalankan ibadah ini hingga hari kemenangan mendatang yaitu Hari Raya Idul Fitri,” ungkap Djohan.

Sedangkan Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan bahwasanya, semalam beliau dan para rombongan baru mengantarkan rombongan Kafilah Kota Metro untuk mengikuti lomba MTQ tingkat Provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

“Oleh karena itu, saya minta kepada masyarakat Kota Metro, khususnya para anggota LLI untuk mendoakan para Kafilah kita dalam mengikuti lomba MTQ disana. Dan semoga pada tahun ini, Kota Metro dapat menduduki peringkat yang lebih baik dari yang sebelumnya Kota Metro berapa urutan ke 8 se-Lampung,” ujar Pairin.

Pada kesempatan ini juga, Pemerintah Kota Metro membagikan 2 sepeda dan 5 amplop yang berisi uang tunai 200 ribu kepada anggota LLI yang beruntung. Dan kali ini anggota yang berutung yang mendapatkan sepeda dari Kelurahan Rejomulyo dan Karangrejo.

Tak sampai disitu, acara senam pagi LLI Kota Metro turut dimeriahkan dengan pengobatan gratis kepada peserta. Untuk akhir acara, para pengurus LLI Kelurahan mengadakan rapat 4 bulanan yang berlokasi di Aula Kelurahan Karangrejo. (Sr)

Pemerintah Kota Metro Gelar Rapat Kesehatan Daerah

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro mengadakan acara rapat kesehatan daerah yang berlangsung di Grand Sekuntum. Acara yang diadakan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat, Rabu (24/04/19).

Walikota Metro yang diwakili oleh Sekertaris Daerah Kota metro, A. Nasir AT dalam sambutannya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Ditengah meningkatnya penyebaran fasilitas pelayanan kesehatan, bertambahnya jumlah dan kompetensi tenaga kesehatan serta distribusi obat yang terus diperbaiki,” tuturnya.

Lanjutnya, kita saat ini masih terus menghadapi tantangan pembangunan kesehatan diantaranya terkait kasus kematian ibu, kasus kematian bayi, prevalensi gizi kurang dan stunting, beberapa penyakit menular dan penyakit tidak menular tertentu.

“Disamping itu beberapa faktor determinan sosial juga belum dapat kita selesaikan semuanya seperti penyedian air bersih, sanitasi rumah tangga, ketahanan pangan, akses informasi dan pendidikan khususnya bagi perempuan, perilaku masyarakat terkait merokok, pola makan dan pola konsumsi,” papar.

Nasir juga mengatakan, pemerintah telah menerbitkan berbagai regulasi yang memungkinkan daerah melakukan inovasi dan mendorong peran serta masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat guna mencapai standar pelayanan yang disyaratkan dalam penyelenggaraan di era desentralisasi dan otonomi daerah.

“Saat ini kita berada pada tahap dimana akses terhadap pelayanan kesehatan berkualitas mulai berkembang dan meningkat, masyarakat harus turut terlibat dan turut memanfaatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya.

Diakhir sambutan, A. Nasir berharap kepada publik lintas sektoral, pihak swasta dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan berwawasan kesehatan dan terus bersama-sama membangun Kota Metro sebagai kota sehat.

Ribuan Masyarakat Lampung Meriahkan Pembukaan Lampung Fair 2019

Walau diguyur hujan, ribuan masyarakat Provinsi Lampung dari berbagai kabupaten/kota menghadiri acara pembukaan Lampung Fair 2019 yang bertempat di Pusat Kebudayaan dan Olahraga (PKOR) Way Halim, Kota Bandar Lampung, Jumat malam (19/4/2019).

Dimana kegiatan ini hadiri oleh Anggota Fokorpimda Provinsi Lampung, para Bupati dan Walikota beserta istri se Provinsi Lampung, serta para tokoh agama dan masyarakat Provinsi Lampung.

Pada pembukaan Pekan Raya Lampung Fair 2019, panitia penyelenggara menghadirkan salah satu grup band ibu kota, yakni Padi, guna menghibur para pengunjung yang datang.

Selain itu, selama pergelaran tersebut berlangsung masyarakat yang hadir dihibur oleh artis-artis Nasional lainnya, yakni Marion Jola, Cakra Khan, grup band Armada dan lainnya.

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dalam sambutanya mengatakan, Pekan Raya Lampung Fair 2019 dengan tema Kemilau Lampung Semarak Sumatra, akan berlangsung selama 2 minggu. Kegiatan ini selain memberikan hiburan juga memberikan informasi yang postif yang terjadi di Provinsi Lampung dan sekitarnya.

“Dengan kegiatan ini, saya ucapkan terimakasih kepada Bupati/walikota yang telah mempersiapkan etalase yang berisi informasi tentang pembangunan dengan baik. Saya juga akan sampaikan bahwa, pertumbuhan di sektor wisata Provinsi Lampung berada di posisi ke 3 se Indonesia,” kata Ridho.

Tambahnya di akhir sambutan, Ridho berharap pegelaran Lampung Fair yang merupakan pesta rakyat ini, dapat menghibur masyarakat serta bisa memberikan informasi-informasi positif yang sifatnya membangun kepada mereka.

Dalam laporan Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Provinsi Lampung Taufik Hidayat mengatakan tujuan dilaksanakan Lampung Fair ini yaitu, pertama sebagai sarana informasi ke masyarakat tentang hasil pembangunan yang sudah tercapai maupun yang akan segera dilaksanakan.

Kemudian yang kedua sebagai media pameran dagangan, ekspos, promosi dan investasi, dan juga sebagai ajang hiburan masyarakat.

“Sebanyak 56 OPD Provinsi Lampung mengikuti perhelatan ini, 14 anjungan dari kabupaten/kota, 21 stan BUMN dan swasta, serta 300 UMKM. Selain itu terdapat 10 stan mitra praja utama, 10 stan PKK dan Dekranasda, 10 stan TNI-Polri dan 17 stan untuk otomotif,” terangnya.

Usai pembukaan para rombongan yang di Ketua Gubernur Lampung, melakukan kunjungan ke semua Anjungan Kabupaten/ Kota se-Provinsi Lampung, salah satunya di anjungan Kota Metro. (Sr/Gt)