Artikel Kesehatan Pemerintah Kota Metro

Pandangan Umum Fraksi-Fraksi dan Jawaban Walikota Metro Atas Penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019

Rapat Paripurna DPRD Kota Metro tentang Pandangan Umum Fraksi- Fraksi DPRD Kota Metro Atas Penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 dan sekaligus Jawaban Walikota Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi,  yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Senin (12/08/2019).

Dalam kesempatannya, setiap fraksi diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 diantaranya, fraksi PAN, Gerindra, Golkar, Kebangkitan Nasional, Demokrat,  PKS dan fraksi PDI Perjuangan.

Pada penyampaiannya, para fraksi pun mengapresiasi kepada Pemerintah Daerah Kota Metro, karena secara optimal dapat meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), yang semula PAD hanya 890 milyar kini menjadi 940 milyar lebih.

Dikesempatannya, Walikota Metro Achmad Pairin juga memberikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi yang berdasarkan pertanyaan mengenai nota keuangan Raperda APBD perubahan 2019. “Dalam menyusun program prioritas APBD perubahan, tentunya kami mendasarkan diri pada program yang manfaatnya dapat diterima secara langsung oleh masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya, Achmad Pairin pun menjelaskan  kepada seluruh fraksi bahwa,  APBD perubahan ini dilaksanakan untuk menganggarkan kembali diklat Kepala Sekolah sampai tingkat TK/Paud, penganggaran honorarium PNS dan PNSD, penganggaran perencanaan interior gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai yang pelaksanaanya akan dilakukan tahun 2020 dan terkait penambahan insentif dokter pada APBD perubahan tahun 2019, penambahan 11 Dokter Spesialis yang terdiri dari spesialis anak, bedah, forensik, patologi, rehab medik dan konservasi gigi guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Selain itu, kenaikan pendapatan juga diarahkan pada pelaksanaan usulan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019 yang hanya dapat dilaksanakan dalam jangka waktu efektif 4 bulan. Adapun presentase usulan Musrenbang yang diakomodir sebesar 30%,  dan terbesar yaitu di Dinas PUTR, Dinas PKP serta menambahkan anggaran PBI JKN untuk kuota tambahan 1950 orang di Dinas Kesehatan.

Rakor Bulan Agustus Pemerintah Kota Metro

Rapat Koordinasi (Rakor) Bulan Agustus Tahun 2019 Pemerintah Kota Metro, bertempat di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro. Rakor bulanan ini dihadiri oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Staf Ahli Walikota, Assisten Kota Metro, Kepala OPD Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, Rabu (07/08/2019).

Diawal rapat Unit Kerja Polisi Pamong Praja (Pol-PP) menyampaikan mengenai masalah pedagang kaki lima yang ada di Lapangan Samber, tentang bongkar muat yang bertempat di Jl. Imam Bonjol untuk dapat segera dipindahkan ke Terminal Tejoagung.

Sedangkan Dinas Kesehatan menyampaikan mengenai Pos Pembinaan Terpadu (Pospindu) yang belum optimal di masyarakat Kota Metro. “Oleh karena itu, saya minta dukungan para Kepala OPD, terutama Camat dan Lurah agar mensosialisasikan pentingnya Pospindu pada anak dibawah 5 tahun, segera melakukan screening ataupun deteksi dini untuk mengantisipasi penyakit yang tidak menular,” ungkap Erla Andrianti.

Kemudian dalam menanggapi hal ini, Assisten I Ridhwan juga membahas mengenai masalah tawuran yang terjadi di Kota Metro. “Walaupun tawuran di Kota Metro itu tidak sering terjadi, tapi saya menghimbau agar setiap sekolah memberikan pembinaan agar anak-anak tidak melakukan tawuran,” ungkapnya.

Tambahnya, Assisten I mengingatkan kembali bahwa tanggal 8 Agustus akan diadakan acara pemecahan Rekor Muri Gerakan Menabung Siswa Paud, diminta agar setiap OPD dan panitia terkait saling mempersiapkan acara tersebut terkait sarana dan prasarana dan sebagainya.

Dalam menanggapi hal ini, Sekda Kota Metro A. Nasir menyampaikan penertiban pedagang di Lapangan Samber agar segera ditindaklanjuti sesegera mungkin. “Tawuran pelajar ini jangan dianggap enteng, saya minta dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan perlu dilakukan pemeriksaan tas-tasnya, agar tidak menutup kemungkinan ada hal-hal yang tidak benar disitu,” ujar Natsir.

Sedangkan Wakil Walikota Metro Djohan, menyikapi acara Pemecahan Rekor Muri perlu dijaga kerapiannya, setiap undangan harus hadir tepat waktu. Perlu juga diantisipasi arus lalu lintas, diharapkan Dinas Perhubungan dan Pol-PP membantu masalah kerapian tersebut.

“Karena bukan hanya jumlah yang dinilai, tapi kerapian juga dinilai, apalagi akan lebih baik bila hadir diacara tersebut tepat waktu dan rapi. Kepada seluruh Camat dan Lurah serta Pol-PP,  setiap jalan yang mengarah ke lokasi diharapkan dipasangkan umbul-umbul, sehingga lingkungan disekitar dapat terlihat lebih indah dan rapi,” tegas Djohan.

GOW Kota Metro Serahkan Bantuan Bahan Bangunan ke-5 Warga

Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Metro yang ke-82, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro mengadakan bakti sosial berupa stimulan bedah rumah, Selasa (06/08/2019).

Acara yang diketuai oleh Siti Aisyah Djohan dan Heriyati sebagai Penasehat GOW melakukan Bakti Sosial berupa bantuan bahan bangunan kepada 5 warga Kota Metro, diantaranya dari 3 Kecamatan 2 Kelurahan.

Dalam kesempatan ini, para rombongan menyempatkan diri secara langsung menyerahkan bantuan tersebut ke 2 Kelurahan ini diantaranya, Kelurahan Sumber Sari di kediaman Bapak Agus Setionugroho dan Kelurahan Yosodadi di kediaman Bapak Suko.

Pada penyerahan ini Ketua GOW Kota Metro berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan dan memberikan manfaat kepada warga Kota Metro.

“Saya harap jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan yang kami berikan. Semoga kedepannya, dari bantuan yang kami berikan dapat membuat rumah warga Kota Metro menjadi rumah yang sehat dan layak huni,” ujar Siti Aisyah.

GOW Kota Metro Adakan Seminar Teknologi dan Kesehatan

Dalam memperingati Hari Jadi Kota Metro ke- 82 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro Tahun 2019, melakukan Seminar Teknologi dan Kesehatan bertempat di Aula Grand Sekuntum Kota Metro, Selasa (06/08/2019).

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua GOW Kota Metro Siti Aisyah Djohan, serta Penasehat Heriyati, beserta 27 Ketua Organisasi Wanita (GOW) Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Metro dan tamu undangan seminar.

Ketua GOW Kota Metro Siti Aisyah Djohan menyampaikan tema pada seminar kali ini yaitu, Digital Tanpa Batas Usia, Waktu dan Ruang.

“Dengan tujuan agar wanita Kota Metro, lebih mengenal tentang digital dan sekaligus mengimplementasikan. Sehingga menambah wawasan dalam pengembangan kualitas diri, serta dapat mempromosikan Kota Metro secara lebih luas,” ujar Ketua GOW.

Sementara itu dalam Seminar ini, Penasehat GOW Heriyati, memberikan apresiasi yang baik dan berharap melalui seminar ini dapat membantu masyarakat Kota Metro.

“Khususnya bagi para ibu-ibu diharapkam dapat mempromosikan wisata ataupun produk unggulan masyarakat Kota Metro, agar dapat dikenal lebih luas lagi. Sebagai masyarakat yang baik, mari kita gunakan internet sebagai media yang berguna dan mencerdaskan kita, dan bukan untuk membelokkan kita” ujar Heriyati.

Kemeriahan Car Free Day di Bulan Agustus

Pemerintah Kota Metro kembali menyelenggarakan acara Car Free Day (CFD) pada Minggu pertama di Bulan Agustus 2019, yang berlangsung di Samber Park Kota Metro, Minggu (04/08/2019).

Pada Car Free Day minggu pertama ini, dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan seperti, senam bersama, penampilan Barongsai, pengundian doorprize 2 Sepeda dan hadiah lainnya. Dimana kegiatan ini dilakukan Pemerintah Kota Metro dengan tujuan untuk melakukan kegiatan positif di hari libur.

Dalam sambutannya Walikota Metro Achamd Pairin menyampaikan bahwa, pada bulan Agustus ini akan banyak kegiatan dalam memperingati HUT Kota Metro ke-82 dan HUT RI ke-74.

“Oleh karena itu, untuk mendukung perayaan ini, saya himbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, agar terhidar dari wabah penyakit dan selalu melakukan olahraga. Saya juga ingin sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H pada 11 Agustus 2019 mendatang,” ujar Pairin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DISPOPAR) Kota Metro Try Hendiyanto, menyampaikan mengenai banyaknya kegiatan dalam memeriahkan HUT Kota Metro dan HUT RI, yang akan dimulai pada tanggal 04 Agustus seperti lomba basket di STO, tanggal 05 Agustus akan diadakan Piala Merpora Sepak Bola di Stadion Tejosari, Lomba Lari 10 meter, dan pada tanggal 17 Agustus 2019 dilaksanakan Upacara memperingari HUT RI ke-74 di Stadion Tejosari dan puncaknya pada tanggal 20 Agustus pembukaan Metro Fair di Lapangan Samber.

“Untuk itu saya mengajak masyarakat Kota Metro pada tanggal 1-30 Agustus 2019, mari kita bersama-sama untuk dapat memasang Bendera Merah Putih dan umbul-umbul di rumah masing-masing,” kata Try Hendiyanto.

KAGAMA dan P2WKKM Turut Meriahkan HUT Kota Metro

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Metro ke-82 dan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Paguyuban Penggemar Wayang Kulit Kota Metro (P2WKKM) mengadakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Samber, Sabtu malam (03/08/2019).

Dalam sambutan Ketua DPD Kagama Lampung Soeradi Soedjarwo, mengatakan tema acara Kagama malam ini adalah Kagama Peduli Pelestarian Budaya Nusantara. Dengan menggandeng Komunitas KOSTI dan P2WKKM bertujuan ingin menghibur masyarakat luas dengan sepuas-puasnya, mengingatkan bahwa kita sebagai orang Indonesia harus bisa melestarikan kebudayaan kita sendiri.

“Wayang Kulit ini sudah mendapatkan penghargaan dari Unesco dan sangat di kagumi oleh dunia, jadi kita wajib melestarikan kebudayaan wayang kulit ini semoga bisa lestari menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri,” ujarnya.

Pagelaran pentas wayang kulit dengan lakon Semar Membangun Desa, ini diadakan dengan harapan Kota Metro menjadi tambah sejuk, tambah guyub, tambah rukun, sehingga Kota Metro tambah maju di bawah pimpinan Walikota dan Wakil Walikota serta Indonesia bertambah jaya. “Jadi Kota Metro boleh maju, Indonesia boleh jaya tetapi wayang kulit juga harus tetap jadi,” imbuhnya.

Sedangkan dalam sambutan Wakil Walikota Djohan berharap kegiatan ini mampu memotivasi dan menggelorakan semangat kebersamaan bagi seluruh stake holder terkait untuk membangun Kota Metro dan seluruh masyarakat Kota Metro agar selalu bersama, bergandengan tangan, bahu-membahu, gotong royong, serta bekerja sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing, sehingga dapat membangun Kota Metro ini dengan lebih baik lagi.

“Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan apresiasi dan mudah-mudahan dengan perayaan ini, dapat menjadi wadah dalam menggalang persatuan dan kesatuan. Menggugah kesadaran kita semua agar menanamkan rasa memiliki, kecintaan dan kebanggaan terhadap budaya daerah Kota Metro khususnya, serta dijadikan sarana intropeksi dan mengevaluasi atas apa yang telah,  sedang dan akan kita semua lakukan kedepannya,” ujar Djohan.

Dalam kesempatan kali ini juga Wakil Walikota menyerahkan wayang kulit kepada Ki Kunto Guritno selaku dalang pada malam ini dan menandakan pagelaran wayang kulit dimulai.