Serah Terima Jabatan Lurah Rejomulyo Metro Selatan

Asisten I Kota Metro Ridhwan mewakili Walikota Metro menghadiri pelaksanaan serah terima jabatan Lurah Rejomulyo di Balai Kelurahan Rejomulyo Metro Selatan, Selasa (14\01\2020).

Acara yang dihadiri oleh Staf Ahli Kota Metro, Kepala OPD Kota Metro, Unsur Pimpinan Kecamatan Metro Selatan, para Lurah se-Kecamatan Metro Selatan, serta para Tokoh Masyarakat

Pada sambutan Camat Metro Selatan menyampaikan, selamat kepada Mutiara, S.E yang sudah dikukuhkan menjadi Lurah Rejomulyo tepatnya, kemarin pada tanggal 07 Januari 2020.

“Proses ini merupakan tangung jawab ASN yang telah ditunjuk oleh pemerintah untuk melaksanakan tugas yang ada, dan dapat melaksanakan tugas dengan rasa penuh tanggung jawab, sehingga pelaksanaan pelayanan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Semoga tugas yang  telah diterima dapat terlaksana dengan baik dan juga tidak mendapatankan  halangan,” terang Juanda.

Sementara dalam penyampaian Ridhwan mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Metro mengucapkan selamat kepada Muriara, S.E sebagai Lurah Rejomulyo.

“Dengan Sertijab ini, kami berharap kepada saudara-saudara kiranya dapat menerima amanah ini dengan baik dan meneruskan tongkat estafet pimpinan dari pejabat sebelumnya. Sehingga dapat meningkatkan dan menyempurnakan lagi berbagai hal yang terkait dengan kegiatan administrasi dan koordinasi dibidang pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ridhwan mengingatkan kepada seluruh Lurah dan Aparatur Pemerintah Kota Metro, agar tetap menanamkan dan melaksanakan prinsip Tata Kelola Pemerintahan yang baik.

“Prinsip ini yaitu transparasi, aspirasi, dan akuntabilitas. Tentunya hal ini harus berlaku pada semua level pemerintahan,” terang Ridhwan di akhir sambutan.

Sertijab Camat Sekaligus Pelantikan TP PKK Kecamatan Metro Timur

Pemerintah Kota Metro mengadakan Serah Terima Jabatan Camat Metro Timur yang semula Rosita menjadi Jonizar Arifin, yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Metro Timur, Selasa (14/01/2020).

Turut Hadir pada acara tersebut Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Asisten I Kota Metro, Para Staf Ahli Kota Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Kepala OPD se-Kota Metro, Forkopimcam Metro Timur, Camat dan Lurah, Ketua RT/RW se-Kota Metro, Danramil Metro Timur, serta tamu undangan.

Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat Metro Timur tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima jabatan yang disaksikan oleh Walikota Metro, beserta staf jajarannya.

Pada kesempatannya, Rosita selaku pejabat lama menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro yang telah mempercayakan jabatan Camat kepadanya. “Selama kurang lebih empat tahun lima bulan saya dipercayakan sebagai Camat Metro Timur, dan sekarang diberi amanah dalam mengemban jabatan sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Metro. Saya mohon bantuan dan arahannya agar dapat mengemban tugas ditempat yang baru dengan sebaik-baiknya,” ujar Rosita.

Pada kesempatan yang sama juga, Jonizar Arifin selaku pejabat baru menyampaikan agar seluruh pejabat yang ada di Kecamatan Metro Timur dapat mendukung dan membantu dalam menjalankan tugas ini, sehingga  dapat memberikan yang terbaik untuk Pemerintah Kota Metro.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Metro Heriyati Achmad Pairin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada Ketua TP PKK lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik, semoga apa yang telah dilakukan masih terus dirasakan manfaatnya bagi keluarga dan masyarakat Kecamatan Metro Timur. “Saya ucapkan selamat bertugas kepada Ny. Eva Livia Ayu Jonizar sebagai ketua TP PKK Kecamatan Metro Timur. Amanah yang ibu emban cukup berat, namun saya percaya bahwa ibu dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, apalagi hal ini bukanlah hal baru bagi ibu yang memang sudah pernah bertugas di PKK,” tutupnya.

Selanjutnya, dalam kesempatannya Walikota Metro Achmad Pairin menyambut baik atas terlaksananya kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada camat lama yang sudah mengemban tugas dengan baik, dengan berbagai pencapaian, juga prestasi yang telah diraih selama ini.

“Selamat bertugas kepada bapak Jonizar sebagai Camat Metro Timur, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran di pemerintahan Kota Metro atas pencapaian prestasi dan kemajuan Kota Metro,” tutup Pairin. (ian/nv)

Pemerintah Kota Metro Melakukan Survei Potensi Wisata di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melakukan survei lokasi potensi objek wisata di sebuah goa yang akan dijadikan sebagai objek wisata baru di Kota Metro, Kecamatan Metro Selatan, Rabu (08/01/20).

Peninjauan lokasi objek wisata tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Metro Achmad Pairin, dan diikuti Wakil Walikota Metro Djohan, Asisten 1, Kepala Disporapar, dan Forkopimda. Kegiatan ini dilakukan untuk pengecekan kelayakan tempat untuk menambah objek wisata di Kota Metro, sehingga dapat meningkatkan daya tarik masyarakat Kota Metro maupun masyarakat dari luar Kota Metro.

Achmad Pairin menyampaikan bahwa pemerintah Kota Metro akan menyiapkan rancangan infrastruktur guna memperindah lokasi goa sehingga lokasi tersebut dapat menarik pengunjung. Pemerintah Kota Metro juga akan merencanakan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan antara objek wisata Goa Wara dengan objek wisata taman bunga.

Tidak hanya Goa Wara, Walikota Metro juga melakukan survei langsung pada objek wisata Taman Bunga Celosia di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan.

 

Pemerintah Kota Metro Melakukan Peninjauan ke Beberapa Lokasi Banjir di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melakukan peninjauan ke beberapa lokasi banjir di Kota Metro, yang diakibatkan hujan deras yang terjadi pada Selasa, 31 Desember 2019, Kamis (02/01/20).

Dalam peninjauan lokasi banjir ini, Walikota Metro Achmad Pairin didampingi Wakil Walikota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro, Asisten, Staf Ahli, Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda, Lingkungan Hidup, dan beberapa OPD terkait. Adapun lokasi peninjauan tersebut diantaranya di Kelurahan Hadimulyo Timur, Hadimulyo Barat, Yosorejo, Tejo Agung, dan Tejosari.

Sementara itu, dalam menanggapi persoalan banjir ini Walikota Metro mengatakan akan berupaya mengatasinya, dan akan menindaklanjuti persoalan banjir kali ini. “Kami akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk penangan banjir kali ini, Pemerintah Kota Metro akan melakukan pengerukan sungai dan gorong-gorong dari Perumahan Pemda sampai ke Kali Bunut,” papar Achmad Pairin.

Tambahnya, Achmad Pairin juga menjelaskan bahwa, dengan longsornya jembatan daerah Tejosari juga akan disampaikan dan ditindaklanjuti langsung oleh pihak Provinsi. “Sementara untuk mencegah kejadian ini terulang, Pemerintah Kota Metro akan segera membenahi infrastruktur yang saat ini kurang memadai. Kemudian untuk masalah longsornya jembatan di daerah Tejosari akan kami laporkan terlebih dahulu ke pihak Provinsi, karena menjadi kewenangan Provinsi,” tutup Achmad Pairin. (ins/dk)

Rakornis Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung

Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Kota Metro Tahun 2019, yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Skuntum, Selasa (26/11/2019).

Kegiatan ini dihadiri Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Subogo, Plh. Sekda Kota Metro Misnan dan Kepala Dinas se-Provinsi Lampung, serta mitra perhubungan.

Berdasarkan laporkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro Zulfikri mengungkapkan bahwa, kegiatan ini berdasarkan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

“Acara rapat koordinasi ini dihadiri oleh 16 Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dan 10 stakeholder Mitra Perhubungan. Dengan tujuan untuk menjalin integritas dan sinergitas pembangunan serta pelayanan perhubungan di Provinsi lampung yang berkelanjutan,” ujar Zulfikri.

Sementara dalam sambutan Plh. Sekda Kota Metro Misnan mengucapkan selamat datang kepada para Kepala Dinas Perhubungan se-Provinsi Lampung, beserta stakeholder Mitra Perhubungan.

“Semoga kehadiran disini dapat meningkatkan jalinan silaturahmi diantara kita semua. Dimana kegiatan ini dalam rangka menyamakan presepsi terhadap tanggung jawab dan cara pandang sebagai penyelenggara Perhubungan Darat, dalam penanganan tugas sehari-hari. Hal ini dilakukan demi tercapainya tujuan berupa peningkatan pelayanan transportasi darat yang berkualitas di Provinsi Lampung,” ungkap Misnan.

Lanjutnya, Misnan berharap dari rapat koordinasi ini dapat menggali dan mengimbau berbagai masukan, serta kontribusi pemikiran dari para stakeholder mitra perhubungan dan Kepala Dinas Perhubungan selaku Pembina teknis di daerah.

“Kiranya dari seluruh pembahasan materi yang disampaikan pada acara ini, dapat menghasilkan komitmen bersama untuk menindaklanjuti dan dilaksanakan sebaik-baiknya oleh semua pihak terkait, pada seluruh Dinas Perhubungan kabupaten kota se-Provinsi Lampung,” tutup Misnan. (Sr/Dk)

Rapat Paripurna Membahas Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun Anggaran 2020

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengadakan rapat Paripurna membahas Raperda APBD Tahun 2020 dan Raperda Usul Pemerintah Daerah Kota Metro serta Penyampaian Raperda Inisiatif DPRD Kota Metro yang berlangsung di Lantai 2 Gedung DPRD Kota Metro, Rabu (20/11/19).

Rapat Paripurna dihadiri oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD serta anggota DPRD Kota Metro, Forkopimda Kota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro, tokoh agama, Ormas, Organisasi Wanita Kota Metro, dan beserta rekan LSM.

Dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin, menyampaikan penyusunan anggaran Kota Metro tahun 2020 tentunya berpedoman pada dokumen perencanaan RKPD dan Kebijakan Umun Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Dalam dokumen-dokumen tersebut telah disusun kegiatan dan anggaran pembangunan prioritas berdasarkan Musrenbang, pokok-pokok pikiran DPRD, Kebijakan Pemerintah Pusat, Kebijakan Pemerintah serta hasil evaluasi yang dilaksanakan oleh OPD di Kota Metro.

“Selanjutnya, adapun perhitungan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor  33 Tahun 2019 yaitu, Program Pendidikan dengan akolasi anggaran sebesar 20,01 persen, Program Kesehatan dengan alokasi anggaran sebesar 27,94 persen, Program Pembangunan infrastruktur dengan alokasi anggaran sebesar 20,05 persen, dana Kelurahan alokasi anggaran sebesar 1,24 persen, dan Anggaran APIP dengan alokasi anggaran sebesar 0,96 persen,” terang Pairin.

“Untuk melaksanakan program-program prioritas tersebut, pemerintah telah merencanakan Pendapatan Daerah Tahun 2020 sebesar Rp. 943,59 miliyar yang terdiri dari Pendapatan Asli Derah sebesar Rp. 178,46 miliyar dan Dana Perimbangan sebesar  Rp. 638,66 miliyar dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp. 126,46 miliyar. Dari sisi belanja daerah, tahun 2020 diproyeksikan sebesar Rp. 1,006 triliun yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 405,78 miliyar dan Belanja Langsung sebesar Rp. 603,74 miliyar. Dalam persentase Belanja Langsung sebesar 59,8 persen dan Belanja Tidak Langsung  sebesar 40,2 persen. Komposisi ini terbilang sangat baik dengan pengalokasian belanja pembangunan lebih besar daripada belanja aparatur,” papar Pairin.

Pairin menambahkan yang perlu ditekankan pada alokasi Belanja Tidak Langsung adalah pembiayaan pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 yang dialokasikan untuk KPU, Bawaslu, Polres dan Kodim sebagai stakeholder pelaksana Pilkada.

“Selanjutnya terkait Raperda, yang pertama Rencana Pembangunan Induksi Kota Metro Tahun 2019-2020, memerlukan sebuah roadmap untuk menetapkan rencana pembangunan industri secara terarah. Selanjutnya, terkait Raperda Penyelengaraan kearsipan, perlu kepastian hukum pedoman penataan penyelengaraan kearsipan di Kota Metro. Terakhir adalah Raperda Penataan Kelurahan, ini sangat diperlukan untuk penguatan secara kelembagaan serta mendudukan fungsi LKK sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat,” tutup Pairin.

Walikota Metro juga berharap dengan Keanggotaan DPRD yang baru ini mampu memberikan corak yang baru dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Metro dengan hasil yang lebih baik.