Artikel Perekonomian Pemerintah Kota Metro

Penyerahan Bantuan CSR dan 5 Unit Motor, saat Upacara Bulanan Pemkot Metro

Upacara Bulanan Pemerintah Kota Metro yang berlokasi di Lapangan Samber, dibarengi dengan penyerahan Bantuan CSR dan Bantuan Motor Pengangkut Sampah, Jumat (17/01/20).

Walikota Metro beserta jajarannya secara langsung menyerahkan Hibah yang berupa 5 Unit Motor Pengangkut Sampah dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Tahun Anggaran 2020, dalam rangka meningkatkan fasilitasi bank sampah.

Sementara dari PT. Bank Lampung memberikan bantuan CSR senilai Rp. 184.480.000 untuk 9 item diantanya, Pendidikan di TK Khodijah Rp. 25.000.000-, Ekonomi Kerakyatan Kube E-warung  Drupadi Rp.18 .990.000-, Kube E- warung Sentosan Rp. 19.900.000-, Kube E- warung Bina Makmur Rp. 12.880.000-, Kelompok Tani Mandiri Jasa Bersama Rp. 15.000.000-, Wulandari Handmade Rp. 20.740.000-, Rumah Tapis Dewi Sartika Rp. 22.000.000-, Pelestarian Lingkungan Hidup Kelompok Bank Sampah Rp. 27.000.000-,  dan Infrastruktur Dinas kepemudaan dan olahraga Rp. 23.000.000,-.

Berdasarkan sambutan Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan kepada pegawai ASN untuk disiplin dalam bekerja, yang berdasarkan tupoksinya masing-masing.

“Saya berharap, kita harus tanamkan sejak dini kedisiplin kerja. Sehingga kegiatan kedinasan harus diiringi dengan tanggung jawab, agar menghasilkan kinerja yang baik,” kata Pairin berdasarkan liputan dari Kominfo Metro .

Pada kesempatan yang sama Pairin juga mengucapkan terimakasih kepada PT. Bank Lampung Cabang Metro dan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI atas bantuan yang diberikan untuk Kota Metro.

“Sehingga dari bantuan ini juga, kita kami bersama-sama saling bahu membahu, untuk mewujudkan visi Kota Metro sebagai, Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif,” tutup Pairin. (sr/dk)

Pemkot Metro Hadiri Kegiatan Pengubian dan Panen Padi Demplot Adaptasi Spesifik Lokalita

Pemkot Metro Hadiri Kegiatan Pengubian dan Panen Padi Demonstrasi Plot (Demplot) Adaptasi Spesifik Lokalita di Kelompok Tani Hadi Makmur IV, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Selasa (31/12/19).

Acara yang dihadiri oleh Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Dandim 0411 Lampung Tengah, Kepala BPS Kota Metro, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Metro, Kepala Bappeda Kota Metro, Kepala Dinas PUPR Kota Metro, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Komandan Rayon Militer Kota Metro, Penyuluh Pertanian dan POPT se-Kota Metro, Camat Lurah se-Kota Metro, serta Ketua Gapoktan Kelompok Tani.

Dalam laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro Heri Wiratno menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro yang telah hadir pada panen perdana Kelompok Tani Hadimulyo. Dengan luas lahan 2.980 ha yang tersedia, terdapat lahan seluas 100 ha yang tidak bisa ditanami karena tidak tersedianya air. Lahan lainnya yang sudah ditanami saat ini sudah siap untuk dipanen yang sudah dimulai sejak tanggal 26 Desember 2019.

“Telah dilaksanakan program dari Pemerintah untuk mendapatkan pupuk subsidi dari Kota Bandarlampung, serta para petani mendapatkan benih bibit dari pusat dan mendapatkan asuransi dari pertanian. Adapun kendala yang dihadapi sekarang adalah kekurangan air sehingga tidak dapat menanam secara serentak. Akan tetapi, pada akhir Januari diharapkan dapat panen secara serentak dan pada bulan Februari dan bulan Juli yang akan datang akan ditanami kembali. Saat ini harga padi berkisar antara Rp. 5.500,- dan paling rendah Rp. 5.100,-,” papar Heri Wiratno.


Walikota Metro Achmad Pairin dalam sambutannya mengatakan dengan luas lahan 2.980 ha dengan rata-rata produktivitas 6 ton perhektar, maka target produksi pada tahun 2019 diprediksi sekitar 35.760 ton gabah. Hal ini dikarenakan, pada tahun 2019 sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami musim kemarau yang cukup panjang sehingga di Kota Metro juga hanya dapat bertanam padi 2 kali setahun yang biasanya sampai 3 kali setiap tahunnya.

“Untuk mencapai target hasil produksi pertanian sebagaimana yang kita harapkan, kita memerlukan partisipasi dari semua pihak. Hal itu dapat dilakukan dengan berkoordinasi, melakukan bimbingan, menyediakan subsidi benih, pupuk, alat dan mesin pertanian serta pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang rendah,” tutup Pairin.

Peninjauan Pasar Menjelang Tahun Baru 2020

Pemerintah Kota Metro menggelar penetrasi pasar untuk menekan harga bahan pokok di Pasar Kopindo Kota Metro menjelang Tahun Baru 2020, Jumat (27/12/19).

Wakil Walikota Djohan, Sekda Kota Metro, Asisten, Kabag Perekonomian Pemerintah Kota, serta Forkopimda, juga ikut turun dalam meninjau penetrasi pasar ini.

Penetrasi pasar ini bertujuan untuk meninjau perbedaan harga bahan-bahan pokok yang beredar di pasar. Adapun bahan-bahan pokok yang disediakan saat penetrasi pasar yakni, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, beras, minyak, gula, kecap, dan terigu.

Wakil Walikota Metro Djohan menyampaikan, bahwa masyarakat sangat antusias untuk berbelanja di penetrasi pasar bahkan rela mengantre dari pagi hari.

“Alhamdulillah penetrasi pasar kali, bahan-bahan pokok yang di jual di bazar dan di pedagang tidak jauh berbeda, dan masyarakat juga sangat mengapresiasi penetrasi pasar kali ini, sehingga mereka meminta kegiatan ini tidak hanya berlangsung hari ini saja,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Kota Metro, dan Kabag Perekonomian Pemerintah Kota Metro juga menyampaikan tingkat inflasi Kota Metro saat ini menduduki tingkat terbaik se-Sumatera, sehingga ketika ada kenaikan harga bahan pokok di pasar pemerintah cepat mengadakan penetrasi agar harga bahan pokok menjadi normal kembali, dan untuk penetrasi kali ini kita juga dibantu oleh pengusaha-pengusaha.

“Penetrasi pasar tersebut dilaksanakan untuk menekan harga kebutuhan pokok jelang Tahun Baru 2019. Supaya stabil harganya. Kalaupun naik tidak melonjak signifikan,” tutup Sekda Kota Metro.

Apel Mingguan, Sekaligus Penyerahan Bantuan Kepada KUBE

Pemerintah Kota Metro menggelar Apel Mingguan, sekaligus memberikan apresiasi dan menyerahkan bantuan kepada 2 (dua) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kota Metro, di Halaman Sekretariat Derah Kota Metro, Senin (23/12/19).

Pada kesempatan ini Wakil Walikota Metro Djohan, mengapresiasi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPP dan KB) Prayetno, atas terlaksananya program sehari belajar di luar.

Kemudian pada kesempatan ini, RS Mardi Waluyo menyerahkan bantuan kepada KUBE E-Warung Semangka dari Kelurahan Ganjar Asri, Metro Barat senilai Rp. 19.975.000 dan Chandra Departement Store menyerahkan KUBE E-Warung Keluarga Bulan dari Kelurahan Sumbersari Metro Selatan senilai Rp. 11.800.000-. (Sr)

Rapat Teknis Daerah Sensus Penduduk 2020

Kepala BPS Kota Metro, Mimik Nurjanti, melepas pegawai BPS Kota Metro untuk mengikuti Rapat Teknis Daerah Sensus Penduduk 2020 (Ratekda SP2020). Ratekda SP2020 dilaksanakan dalam dua gelombang oleh BPS Provinsi Lampung, di Hotel Novotel Bandar Lampung, Rabu (27/11/19).

Gelombang pertama tanggal 13-17 November 2019 dihadiri 187 KSK (Koordinator Statistik Kecamatan) atau staf yang mewakili. Gelombang kedua tanggal 18-22 November 2019, dihadiri oleh seluruh kepala BPS Kabupaten/Kota dan Kasubag serta Kasi se-BPS Provinsi Lampung.

Kepala BPS Kota Metro menjelaskan bahwa, pelaksanaan SP2020 akan dilakukan secara berbeda dari sensus penduduk tahun-tahun sebelumnya. SP2020 difokuskan pada pematangan persiapan lapangan, sosialisasi awal hingga strategi dan kendala yang akan dihadapi petugas SP2020 di lapangan. SP2020 dilakukan dengan metode kombinasi, yaitu sensus online dan pendataan door to door di lapangan.

“Sensus online dilakukan oleh seluruh masyarakat secara mandiri di website sensus.bps.go.id. Masyarakat perlu mempersiapkan dokumen kependudukan seperti kartu keluarga, KTP dan surat akta nikah ataupun cerai, yang akan diinput dalam website tersebut. Dengan sensus online ini, diharapkan oleh BPS dapat mempermudah masyarakat untuk memuktahirkan data dirinya sendiri,” terangnya.

Lanjutnya Mimik mengatakan, untuk menjangkau masyarakat yang belum melakukan pemuktahiran data dirinya di sensus online, BPS akan tetap melakukan pengumpulan data lapangan melalui door to door, pada 1-30 Juli 2020. Sedangkan, tanggal 31 Juli 2020 ditetapkan sebagai census date, yaitu untuk mendata masyarakat yang tidak menetap.

“Selain persiapan SP2020, Ratekda tersebut juga memberi penghargaan, dimana BPS Kota Metro memenangkan beberapa kategori, yaitu Juara 2 video dukungan testimoni Camat terhadap SP2020, yang dimenangkan oleh Kecamatan Metro Timur. Selain itu BPS Kota Metro juga mendapatkan penghargaan sebagai Juara 1, pengelolaan kegiatan diseminasi statistik dan Juara 1 lomba pembuatan Markas Koordinasi (MAKO) SP2020,” ungkap Mimik.

Mimik menyebutkan, dengan pemberian berbagai penghargaan tersebut dapat memacu semangat kerja pegawai BPS Kota Metro untuk dapat lebih professional, integritas dan amanah (PIA) dalam memproduksi data yang berkualitas bagi kota Metro khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Jawaban dan Pendapat Walikota Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Penyampaian Raperda APBD Tahun Anggaran 2020

DPRD Kota Metro menggelar Rapat Paripurna tentang Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Penyampaian Raperda APBD Tahun Anggaran 2020, Jawaban Walikota atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi dan Pendapat Walikota atas Raperda Inisiatif DPRD Kota Metro serta Tanggapan/ Jawaban Fraksi-Fraksi atas Pendapat Walikota Metro, yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Kamis (21/11/19).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Metro Tondi Muammar Gaddafi Nasution, dan dihadiri Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Anggota DPRD Kota Metro, Fokorpimda Kota Metro, Para Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro, Kepala OPD serta para tamu undangan di Lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Dalam rapat tersebut setiap fraksi diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2020 yang diantaranya, Fraksi Nasdem, Demokrat, Golkar, PKS, PDI, dan fraksi PAN.

Pada kesempatannya Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh fraksi terkait komposisi belanja langsung sebesar 59,8 persen dan belanja tidak langsung sebesar 40,2 persen. Dimana komposisi ini dialokasikan untuk pencapaian Visi dan Misi Kota Metro.

Selanjutnya, Achmad Pairin memberikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi terkait dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kami telah melakukan beberapa upaya seperti pemasangan Tapping Box pada rumah makan, perbaikan regulasi, pembaharuan data wajib pajak PBB, Pekan Panutan PBB yang memberikan reward kepada Pemungut Pajak dan selajutnya pemasangan Tapping Box pada wajib pajak parkir yang sudah menggunakan elektronik parkir,” ucapnya.

“Untuk mandatory item dana pendidikan, telah memenuhi alokasi sebesar 20,01 persen. Akan tetapi, yang perlu digarisbawahi adalah Kota Pendidikan yang telah disepakati dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah pendidikan secara menyeluruh di sendi-sendi kehidupan masyarakat. Dengan kata lain, pendidikan yang dimaksud bukan hanya pendidikan formal, tetapi juga di tingkat pendidikan dasar maupun pendidikan anak usia dini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, Dana Insentif Daerah (DID) dan APBD Kota Metro. Sarana dan prasarana yang akan dibangun ataupun yang ditingkatkan tentunya telah melalui proses Musrenbang, penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD, asistensi dengan Pemerintah Pusat dan tentunya verifikasi lapangan oleh Dinas Pendidikan maupun Bappeda sebagai perencanaan,” jelas Pairin.

Kemudian Walikota Metro juga menjawab mengenai optimalisasi pemanfaatan aset daerah, berpijak pada Peraturan Walikota Nomor 16 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pemanfaatan Aset Tanah/Bangunan Milik Pemerintah Kota Metro dalam Bentuk Sewa, telah dilakukan inventarisir terhadap aset yang dimanfaatkan oleh pihak ketiga yaitu masyarakat dan memberlakukan sewa terkait dengan pemanfaatan sewa tanah dan sewa bangunan dengan besaran sebagaimana tercantum dalam Peraturan Walikota tersebut.