Artikel Perekonomian Pemerintah Kota Metro

Walikota Metro Bagikan Dana Insentif kepada 179 RT dan 38 RW di Kecamatan Metro Utara

Usai melakukan kegiatan yang sama di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Walikota Metro, Achmad Pairin juga menyerahkan dana operasional secara simbolis kepada unsur pendukung (RT dan RW) di Kecamatan Metro Utara. Pembagian dana ini masuk pada triwulan ke IV Tahun Anggaran 2017, yang dilangsungkan di Aula Kecamatan Metro Utara, Kamis (14/12/2017).

Camat Metro Utara, Usman Amadin, dalam laporannya menjelaskan jumlah RT/RW di Kecamatan Metro Utara berjumlah 179 RT dan 38 RW.  Ia juga mengucapkan terimakasih kepada RT/RW dan seperangkat kelurahan, yang selama ini telah bekerja bersama-sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara pada kesempatan ini, Walikota Metro mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada RT dan RW, atas apa yang telah dilakukan selama masa jabatannya.

“Selama ini, apa yang kita kerjakan telah mengacu pada aturan dan untuk wujudkan kedalam visi Kota Metro. Saya juga berharap, dengan bantuan yang akan diberikan, mampu meningkatkan semangat dan loyalitas dalam bekerja, sehingga tercipta SDM yang berkualitas, yang selalu mengedepankan asas pelayanan yang cepat dan tepat terhadap masyarakat, ” ucap Pairin.

Tambahnya, Achmad Pairin juga menyampaikan bahwa, pada tahun 2018 dalam  penyerahan insentif RT/RW akan disertakan pemberian baju seragam dan kaos. “Hal ini diperuntukkan demi keseragaman pada saat melangsungkan suatu kegiatan seperti dapa hari ini, jumat bersih, car free day, maupun kegiatan lainnya,” ungkapnya.

Audiensi Pembentukan BMT Cahaya Umayyah, Walikota Metro Minta Agar Waspada

Rombongan Posdaya Masjid Nurul Iman menemui Walikota Metro Achmad Pairin, guna melakukan audiensi terkait pembentukan Koperasi KSPPS BMT Cahaya Umayyah binaan LPPM UM Metro. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Walikota Metro didampingi oleh Asisten II Prayetno, Kepala Dinas sosial, Pihak Universitas Muhammadiyah Metro, Camat Metro Timur, Lurah Tejoagung dan tamu undangan.


Pada laporannya, ketua Posdaya Masjid Nurul Iman Siti Nurjanah menyampaikan, Posdaya Nurul Iman pada tahun 2016 sempat dinobatkan sebagai posdaya rujukan tingkat Nasional.

Menindaklanjuti hal tersebut, Posdaya Masjid Nurul Iman diharuskan memiliki lembaga keuangan yang akan bekerja sama dengan pihak Yayasan Damandiri. Dengan harapan Pemerintah Kota Metro dapat menyaksikan MoU tersebut, Kamis (10/08/17).

Koperasi KSPPS BMT Cahaya Umayyah didukung oleh Yayasan Damandiri, yang akan memiliki program berupa Projec Managemen Unit –  Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (PMU-TABUR PUJA). “Pihak DAM Mandirilah yang paling banyak memberi pinjaman di posdaya se Indonesia, dan alhamdulillah tahun ini posdaya masjid nurul imanlah yang mendapatkan program tersebut,” terangnya.

Selain itu, pada program ini Koperasi KSPPS BMT Cahaya Humaya akan meminjamkan dana kepada pengusaha kecil posdaya se Kota Metro. ” Dengan syarat setiap posdaya harus merekrut 100 anggota lalu dikelompokkan menjadi 10 kelompok. Disitulah mereka akan mendapatkan pinjaman maksimal Rp.2,000.000/orang namun, pada tahap kesatu ini kami hanya mencoba lima posdaya dulu,” ucap Siti Nurjanah.

Menanggapi hal ini Walikota Metro berpesan, “Hati-hati dalam menjalankan pekerjaan ini, karena hal tersebut bersangkutan dengan masyarakat. Dari pada itu, tujuan dibentuknya koperasi ini juga pasti demi mensejahterakan pedagang cilik, karena yang paling utama nasabah tidak merasa terbebani atas bunganya”.

Walikota Metro Tanggapi Raperda Inisiatif Hak Keuangan Dan Administratif Pimpinan Dan Anggota DPRD

Setelah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dibahas dan disampaikan ke Pimpinan Kota Metro, Jumat kemarin. Hari ini Senin (10/7/2017), Dewan Perwakilan Rakyah Daerah (DPRD) Kota Metro kembali menggelar Rapar Paripurna untuk mendengarkan pendapat Walikota atas penyampaian Raperda Inisiatif DPRD Kota Metro, di ruang sidang DPRD Kota Metro.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, dan anggota DPRD Kota Metro, Walikota dan Wakil Walikota Kota Metro, Anggota Fokorpimda Kota Metro, Sekda Kota Metro, Staff Ahli Walikota Kota Metro dan Asisten Sekda Kota Metro, Kepala Satker di Lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Adapun pendapat Achmad Pairin selaku Walikota Kota Metro atas diajukannya Raperda Inisiatif tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD Kota Metro menyambut baik Raperda tersebut, mengingat hal tersebut menunjukan dinamika di dalam menyikapi perubahan peraturan dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Metro.

“Sesuai Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD, maka perlu dilakukan pengaturan kembali yang mengatur hak tersebut untuk Kota Metro,” ujarnya.

Lanjut Pairin, terkait Raperda inisiatif tersebut ada beberapa hal yang menjadi perhatian agar Raperda tersebut nantinya dapat dilaksanakan dengan baik. Sedangkan isi Raperda terdapat perubahan dan penambahan beberapa jenis tunjangan pimpinan dan anggota DPRD terkait besaran dan tuntunan atas tunjangan tersebut.

“Hal ini yang perlu dikaji dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Kota Metro, sehingga dapat diakomodir pada APBD Kota Metro dengan tepat dan tetap yang mengedepankan transparansi dan keseimbangan, akuntabilitas, efektif, dan efisien di dalam berpihak pada kepentingan pada pelayanan publik. Dengan kata lain, harapannya agar dapat mempertahankan kerjasama yang baik dan harmonis dalam mengemban amanat masyarakat Kota Metro,” kata Pairin diakhir jawaban.

Walikota Metro Paparkan APBD TA 2016 Telah Terealisasi Sebesar 94,94 %

DPRD Kota Metro mengadakan Rapat Paripurna yang membicaraankan tentang Penyampaian LKPJ APBD Tahun Anggaran 2016. Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Anna Morinda, dan terdiri dari 24 anggota dewan, telah berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Jumat (07/07/2017).

Sementara itu, dalam laporannya, Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan bahwa, realisasi anggaran Tahun Anggaran 2016, yang telah ditargetkan sebesar Rp. 914,4 milyar, dan telah tereaslisasi sebesar Rp. 868,4 milyar, atau sebesar 94,93 persen.

”Sementara penutupan perhitungan realisasi anggaran tahun 2016 diperoleh nilai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp. 53,60 milyar lebih,” ujar Pairin.

Lanjutnya, ia mengatakan SILPA Kota Metro sebesar Rp. 53,60 milyar, dana tersebut dari SILPA pada KAS Daerah sebesar Rp. 47,37 milyar, SILPA pada KAS BLUD A. Yani sebesar Rp. 5,36 milyar, SILPA pasa BLUD Puskesmas sebesar Rp. 609,36 juta, serta SILPA dana JKN pada Puskesmas-Puskesmas Non BLUD sebesar Rp. 257,93 juta.

“Sampai dengan 31 Desember 2016, nilai total aset Pemerintah Daerah Kota Metro sebesar Rp. 1,91 Trilyun. Nilai Kewajiban (pendapatan diterima dimuka dan utang) sebesar Rp. 22,86 Milyar. Sementara Nilai kekayaan bersih Pemerintah Kota Metro sebesar Rp. 1,88 Trilyun,” jelas Pairin.

Pada akhir laporannya, Achmad Pairin juga memaparkan bahwa, pada penutupan Laporan Oprasional Tahun Anggaran 2016, baik dari kegiatan oprasional dan kegiatan non oprasional diperoleh nilai Surplus/ Defisit Laporan Oprasional sebesar Rp. 164,26 milyar.

Siang pada siang hari ini juga dilanjutkan dengan pembahasan tentang Penyampaian Raperda Inisiatif DPRD Kota Metro Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Terkait hal ini telah diatur kedalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Walikota Metro Achmad Pairin Launching Program Keluarga Harapan

Walikota Metro membuka kegiatan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Non Tunai Kota Metro 2017, yang berlangsung di Lapangan Hadimulyo Barat, Kota Metro (22/06/2017). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Fokorpimda Kota Metro, Sekda Kota Metro, para Pejabat di Lingkungan Pemkot Metro, Pimpinan BRI cabang Kota Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, Pelaksana PKH Kota Metro, serta undangan yang turut hadir.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Ellya Lusianna, Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Metro telah berjalan sejak tahun 2013 atau berjalan di tahun ke lima. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya perbaikan tingkat pendidikan anak usia SD sampai SMP dan meningkatkan taraf kesehatan anak balita dan ibu hamil serta menyusui. Pada tahun 2017 ini terjadi perubahan lembaga bayar yang semula dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia secara tunai beralih ke lembaga perbankan yaitu BRI yang disalurkan secara non tunai.

Ellya menjelaskan bahwa penerima  manfaat akan menerima bantuan melalui buku tabungan dan kartu yang berfungsi sebagai kartu ATM yang selanjutnya disebut Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan empat kali dalam satu tahun (per triwulan). Hasil verifikasi komitmen pendidikan dan kesehatan jumlah KPM untuk tahap I Tahun 2017 berjumlah 2.585 KPM dan tahap II Tahun 2017 berjumlah 2.585 KPM dengan total bantuan berjumlah Rp 2.585.000.000.

“Pada kesempatan hari ini akan disalurkan bantuan secara simbolis kepada 150 KPM dari 5 Kecamatan di Kota Metro. Untuk penerima bantuan yang lain dapat mencairkan bantuannya di agen BRI Link di wilayahnya masing-masing”, ujar Ellya Lusianna.

Walikota Metro, Achmad Pairin, diawal sambutannya mengucapkan selamat hari raya idul fitri kepada seluruh masyarakat terkhusus warga Kota Metro, dan serta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Non Tunai Kota Metro 2017. Dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi warga Kota Metro didalam mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif.

Tambahnya, Pairin juga menyampaikan mengenai pendataan bagi lansia dan angka kemiskinan, agar dapat dilakukan secara profesional. Untuk masalah pendataan hendaknya dapat dilakukan secara profesional, jangan hanya melihat data pada tahun sebelumnya, karena yang diketahui bersama bahwa lansia pada setiap tahunnya pasti akan bertambah. Dan untuk angka kemiskinan, dari tahun ke tahun harapan kami dapat menurun.

“Harapan kami, untuk masalah lansia dan ekonomi kerakyatan dapat menurun dari tahun ketahun. Dan juga pada kesempatan ini, saya ucapkan terimakasih kepada BRI yang akan melaksanakan tugasnya. Dan Selamat kepada penerima yang telah mendapatkan kebijakan bantuan. Saya tegaskan kembali agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut sesuai dengan petunjuk dari pemerintah, antara lain terkait dengan pendidikan dan kesehatan”, ungkap Pairin.

 

Pemkot Metro Lakukan Monitoring Harga Jelang Lebaran

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro bersama dengan Fokorpimda Kota Metro, Sekda Kota Metro, Kepala BBPOM Lampung dan Satker terkait mengadakan kunjungan lapangan ke beberapa pasar di Kota Metro, diantaranya Pasar Margorejo dan Pasar Kopindo guna melihat persediaan barang-barang terutama dari 11 bahan pokok, Selasa (20/06/2017).

Dari hasil monitoring pasar ini, Walikota Metro menyampaikan, untuk persediaan barang terutama 11 bahan pokok sudah cukup, dan harga stabil. Achmad Pairin juga mengatakan bahwa monitoring ini juga telah dilakukan pemeriksaan lab. “Kita telah melakukan pemeriksaan lab pada bahan-bahan pokok ini, dan selanjutnya kami  memasang stiker jika bahan tersebut bagus serta layak dikonsumsi akan kita pasangkan stiker pada tempat penjualan tersebut”, ungkapnya.

“Dengan hasil pemeriksaan lab, hingga saat ini yang kita lihat tidak ditemukan adanya bahan-bahan terlarang atau tidak layak pakai/konsumsi. Dan untuk yang belum diperiksa hingga saat ini masih dalam proses untuk pengujian”, tambah pairin.

Sementara itu, Kepala BBPOM Lampung, Setia Murni, menyampaikan bahwa monitoring yang dilakukan bersama-sama dengan Walikota dan Wakil Walikota beserta jajaran, sektor tertkait dan dari Satgas Polres Metro yakni bertujuan untuk melakukan pengawasan dan pengamatan guna untuk melihat ketersediaan barang dan kesetabilan harga.

“Selain dalam hal ketersediaan barang dan kesetabilan harga, keamanan juga sangat kami fokuskan, yakni dari hasil yang ada hingga saat ini tidak ditemukan barang/bahan yang kadaluarsa ataupun yang ilegal, dan untuk makanan-makanan segar telah kami lakukan uji dari beberapa sampel dan tidak ditemukan bahan yang terlarang”, ujar Murni.